Maxus Mifa 7 Raih Penghargaan Favorit EV Medium MPV di Indonesia International Motor Show 202615 Feb 2026
Maxus Mifa 7 Raih Penghargaan Favorit EV Medium MPV di Indonesia International Motor Show 202615 Feb 2026
Jakarta, Goodcar.id - Maxus kembali mencuri perhatian di ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026. Lewat lini MPV listriknya, Maxus Mifa 7 sukses meraih penghargaan Favorit EV Medium MPV, menegaskan posisinya sebagai salah satu pemain kuat di segmen kendaraan listrik keluarga menengah.
Penghargaan ini menjadi indikator bahwa respons pasar terhadap Mifa 7 cukup positif, terutama di tengah persaingan MPV listrik yang semakin ramai di Indonesia. Kehadiran teknologi elektrifikasi, desain modern, serta pendekatan premium menjadi kombinasi yang dinilai relevan dengan kebutuhan konsumen urban saat ini.
Tak hanya menghadirkan model reguler, Maxus juga memanfaatkan momentum IIMS 2026 dengan memperkenalkan varian kolaborasi eksklusif bersama Lombardi, yakni Maxus Mifa 7 – Lombardi.
Kolaborasi Eksklusif Maxus dan Lombardi
Maxus Mifa 7 – Lombardi merupakan hasil kerja sama dengan Lombardi yang dikenal sebagai spesialis konversi dan personalisasi interior kendaraan premium. Kolaborasi ini menghadirkan sentuhan kemewahan yang lebih personal tanpa mengesampingkan fungsi utama sebagai kendaraan keluarga maupun profesional.
Secara dimensi, Mifa 7 – Lombardi memiliki panjang 4.907 mm, lebar 1.885 mm, dan tinggi 1.756 mm, dengan wheelbase 2.975 mm. Proporsi tersebut memberikan ruang kabin yang lega di setiap baris, sekaligus menjaga stabilitas berkendara.
Dari sisi eksterior, tampilannya tetap modern dengan hidden door handles, panoramic sunroof power tilt-and-slide, serta power sliding door di kedua sisi. Sistem pencahayaan sudah menggunakan LED untuk lampu utama, DRL, hingga lampu belakang, menghadirkan kesan futuristik sekaligus fungsional.
Privacy glass dari pilar B ke belakang serta laminated glass dari pilar A hingga C turut mendukung kenyamanan kabin dengan meredam panas dan kebisingan dari luar.
Kabin Premium dengan Konfigurasi 2+2+3
Masuk ke dalam, Maxus Mifa 7 – Lombardi menawarkan konfigurasi tujuh penumpang (2+2+3). Nuansa interior didominasi warna Cocoa Brown yang dipadukan material nappa pada jok baris pertama dan kedua.
Kursi baris kedua menjadi salah satu fokus utama.
Tersedia leg rest kanan dan kiri berbahan suede dengan memory foam yang menyesuaikan bentuk kaki. Headrest bergaya luxury turut melengkapi kenyamanan ergonomis penumpang.
Untuk menunjang mobilitas, tersedia meja lipat multifungsi yang sudah dilengkapi wireless charging. Fitur ini membuat baris kedua bisa difungsikan sebagai ruang kerja berjalan maupun area santai selama perjalanan.
Sistem hiburan mengandalkan dual screen 12,3 inci untuk panel instrumen dan layar sentuh utama.
Dukungan Apple CarPlay dan Android Auto memungkinkan konektivitas smartphone yang seamless. Sistem audio delapan speaker premium serta wireless smartphone charger semakin memperkuat karakter MPV listrik kelas atas.
Performa dan Jarak Tempuh
Maxus Mifa 7 – Lombardi menggunakan baterai berkapasitas 90 kWh. Motor listriknya mampu menghasilkan tenaga maksimum 180 kW dan torsi 350 Nm.
Untuk jarak tempuh, klaimnya mencapai hingga 570 km berdasarkan standar NEDC. Angka tersebut menjadikan Mifa 7 kompetitif untuk penggunaan harian maupun perjalanan jarak jauh antar kota.
Sistem pengisian daya sudah mendukung konektor CCS2, dengan kemampuan AC 11 kW dan DC fast charging hingga 130 kW. Pengisian AC dari 5–100 persen membutuhkan sekitar 8,5 jam, sementara pengisian cepat DC dari 30–80 persen dapat dicapai dalam waktu sekitar 30 menit.
Fitur Keselamatan Lengkap
Sebagai MPV listrik premium, Maxus membekali Mifa 7 – Lombardi dengan sistem keselamatan aktif dan pasif yang komprehensif.
Tersedia airbag lengkap termasuk far-side airbag. Selain itu, fitur Advanced Driver Assistance System (ADAS) mencakup Forward Collision Warning, Autonomous Emergency Braking, Lane Keeping Assist, hingga Adaptive
Cruise Control
Fitur pendukung lain seperti 360° view imaging, Blind Spot Assist, Rear Cross Traffic Alert, dan Door Open Warning dirancang untuk meningkatkan rasa aman dalam berbagai kondisi berkendara, baik di dalam kota maupun perjalanan jauh.
Harga dan Garansi
Meski hadir sebagai varian kolaborasi eksklusif, Mifa 7 – Lombardi tetap mendapatkan perlindungan garansi resmi dari Maxus. Konsumen memperoleh garansi baterai 8 tahun atau 200.000 km, garansi kendaraan 5 tahun atau 100.000 km, serta gratis perawatan berkala hingga 5 tahun atau 75.000 km.
Untuk pasar Indonesia, Maxus Mifa 7 – Lombardi dipasarkan dengan harga Rp 799 juta on the road Jakarta, sedangkan versi standar Rp650 juta.
Dengan raihan penghargaan Favorit EV Medium MPV di IIMS 2026 serta peluncuran varian kolaborasi Lombardi, Maxus memperlihatkan keseriusannya menggarap segmen MPV listrik premium. Kombinasi teknologi, kenyamanan, serta pendekatan personalisasi menjadi strategi yang ditawarkan untuk menjawab kebutuhan konsumen kendaraan listrik di Indonesia yang terus berkembang.
Lihat Selengkapnya
iCAR Sabet Tiga Penghargaan di IIMS 2026, V23 Curi Perhatian Publik15 Feb 2026
iCAR Sabet Tiga Penghargaan di IIMS 2026, V23 Curi Perhatian Publik15 Feb 2026
Jakarta, Goodcar.id - iCAR Indonesia menandai debut perdananya di ajang Indonesia International Motor Show (IIMS 2026) dengan torehan tiga penghargaan sekaligus. Brand kendaraan listrik yang berada di bawah naungan iCAR Indonesia ini meraih Best APM Outdoor Activity, Favorite New Car Launch, dan Favorite Newcomer Car Brand.
Capaian tersebut menjadi indikator kuat bahwa kehadiran iCAR di industri otomotif nasional langsung mendapat respons positif dari publik maupun pelaku industri. Dalam pameran otomotif tahunan yang digelar di JIExpo Kemayoran, Jakarta, iCAR tidak hanya memamerkan produk, tetapi juga menghadirkan pengalaman interaktif yang relevan dengan karakter kendaraan listrik yang diusung.
Adventure Park dimana iCAR V23 Diuji Langsung
Penghargaan Best APM Outdoor Activity diberikan atas konsep Chery x iCAR Adventure Park. Area ini dirancang sebagai lintasan khusus untuk menguji kapabilitas iCAR V23 secara langsung di hadapan pengunjung.
Di area tersebut, iCAR V23 melewati sejumlah trek ekstrem yang dibuat menyerupai kondisi medan aktual. Salah satunya Articulation Track untuk menguji fleksibilitas suspensi dan artikulasi roda saat menghadapi kontur tidak rata. Kemudian ada Side Slope Track yang difungsikan untuk mengukur stabilitas kendaraan ketika melaju dalam posisi miring sekaligus menguji performa sistem Intelligent All-Wheel Drive (i-WD).
Trek lain yang menjadi perhatian adalah Elevation Track dengan sudut tanjakan hingga 38 derajat. Jalur ini memperlihatkan kemampuan iCAR V23 dalam menaklukkan medan curam serta menampilkan geometri bodi seperti approach angle dan departure angle dalam kondisi ekstrem.
Seluruh sesi pengujian dilakukan dengan pendampingan professional driver. Pendekatan ini memberi ruang bagi pengunjung untuk merasakan langsung karakter kendaraan, tanpa sekadar melihat spesifikasi di atas kertas.
Selain aktivitas outdoor, iCAR juga membawa pulang penghargaan Favorite New Car Launch berkat peluncuran resmi iCAR V23 di IIMS 2026. Mobil listrik ini diperkenalkan dengan tema “Born to Play”.
Konsep peluncuran dibuat berbeda dari seremoni otomotif konvensional. Nuansa arcade-like dengan elemen visual dinamis dan atmosfer interaktif menjadi pembeda. Pendekatan ini menegaskan positioning iCAR V23 sebagai kendaraan listrik yang menggabungkan teknologi dengan karakter ekspresif.
Secara produk, iCAR V23 masuk kategori New Energy Vehicle (NEV). Model ini dibekali teknologi cerdas serta fitur Advanced Driver Assistance Systems (ADAS) untuk menunjang keselamatan dan kenyamanan berkendara. Kombinasi tersebut diarahkan untuk menjawab kebutuhan mobilitas urban sekaligus aktivitas luar ruang.
Sebagai pendatang baru, iCAR juga dinobatkan sebagai Favorite Newcomer Car Brand di IIMS 2026. Penghargaan ini mencerminkan tingkat awareness yang berhasil dibangun dalam waktu relatif singkat.
Strategi brand experience yang terintegrasi selama pameran menjadi salah satu faktor kunci. iCAR tidak hanya menampilkan produk di dalam booth, tetapi juga memperluas interaksi melalui aktivitas test track dan pendekatan visual yang konsisten.
Mark Yang, Country Director iCAR Indonesia, menyatakan bahwa penghargaan tersebut menjadi dorongan bagi perusahaan untuk terus memperkuat inovasi di pasar Indonesia.
“Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus menghadirkan inovasi serta pengalaman yang bermakna bagi konsumen Indonesia. Kami percaya mobilitas bukan sekadar tentang berpindah tempat, tetapi juga tentang ekspresi diri dan cara menjalani gaya hidup,” ujar Mark Yang.
Industri kendaraan listrik di Indonesia tengah berada dalam fase pertumbuhan. Masuknya pemain baru seperti iCAR menambah dinamika persaingan di segmen ini. Dengan pendekatan creative mobility dan positioning sebagai premium brand, iCAR mencoba membangun diferensiasi sejak awal kemunculan.
Ke depan, iCAR menyatakan komitmennya untuk memperluas jangkauan serta menghadirkan lini produk yang selaras dengan kebutuhan pasar domestik. Fokusnya tetap pada elektrifikasi dan penguatan identitas brand di tengah kompetisi kendaraan listrik yang semakin padat.
Tiga penghargaan di IIMS 2026 menjadi pijakan awal yang signifikan. Debut iCAR di panggung otomotif nasional tidak hanya soal peluncuran produk baru, tetapi juga strategi membangun pengalaman yang terukur dan terstruktur di hadapan publik.
Lihat Selengkapnya
Tips Maksimalkan Test Drive di IIMS, Jangan Cuma Gas!15 Feb 2026
Tips Maksimalkan Test Drive di IIMS, Jangan Cuma Gas!15 Feb 2026
Jakarta, Goodcar.id - Pameran otomotif seperti Indonesia International Motor Show (IIMS) selalu jadi momen favorit buat coba mobil incaran. Bukan cuma lihat desain atau duduk di bangku penumpang, pengunjung juga bisa merasakan langsung performa kendaraan lewat sesi test drive.
Tapi masalahnya, banyak orang datang ke IIMS cuma buat “coba gas”, tanpa benar-benar memahami apa yang harus diperhatikan saat test drive. Padahal, waktu yang diberikan biasanya terbatas, antrean panjang, dan rute sudah ditentukan panitia. Jadi kalau nggak dimaksimalkan, kesempatan emas itu bisa lewat begitu saja.
Berikut beberapa tips agar test drive di IIMS benar-benar membantu kamu menentukan pilihan.
Datang Lebih Pagi, Hindari Antrean Panjang
Sesi test drive di IIMS biasanya ramai, terutama saat akhir pekan. Datang lebih pagi bisa jadi strategi paling aman supaya tidak menghabiskan waktu hanya untuk mengantre.
Selain itu, kondisi lalu lintas di area sekitar venue juga relatif lebih lengang di pagi hari, sehingga kamu bisa merasakan mobil lebih optimal tanpa terlalu banyak berhenti.
Atur Posisi Duduk Sebelum Jalan
Sebelum mobil bergerak, pastikan posisi duduk sudah nyaman. Atur jok, setel setir, dan cek visibilitas spion.
Posisi duduk yang tepat akan memengaruhi kenyamanan berkendara, terutama untuk perjalanan jarak jauh. Banyak orang melewatkan tahap ini dan langsung fokus ke akselerasi, padahal ergonomi adalah faktor utama dalam penggunaan harian.
Rasakan Respons Pedal Gas dan Rem
Test drive bukan ajang balapan. Fokuslah pada respons pedal gas dan karakter pengereman.
Perhatikan apakah akselerasi terasa halus atau agresif. Cek juga respons rem saat pengereman ringan maupun mendadak (tentu dalam batas aman sesuai arahan petugas).
Hal-hal seperti ini lebih relevan untuk pemakaian sehari-hari dibanding sekadar melihat angka tenaga mesin di brosur.
Dengarkan Suara Kabin
Saat mobil berjalan, coba kurangi volume musik dan dengarkan kondisi kabin. Apakah ada suara angin berlebih? Bagaimana suara mesin masuk ke dalam kabin?
Kedap suara menjadi salah satu faktor kenyamanan yang sering tidak disadari. Di pameran seperti IIMS, area test drive biasanya tidak terlalu panjang, jadi manfaatkan setiap detik untuk memperhatikan detail ini.
Uji Suspensi di Permukaan Berbeda
Beberapa area test drive IIMS biasanya memiliki variasi permukaan jalan, termasuk polisi tidur atau kontur bergelombang ringan.
Rasakan bagaimana suspensi bekerja. Apakah bantingan terasa keras atau empuk? Apakah mobil terasa stabil saat melewati tikungan?
Karakter suspensi akan sangat berpengaruh pada kenyamanan harian, terutama jika kamu sering melewati jalan berlubang atau tidak rata.
Coba Fitur yang Sering Dipakai
Manfaatkan waktu untuk mencoba fitur penting seperti kamera parkir, head unit, konektivitas smartphone, atau fitur bantuan berkendara jika tersedia.
Jangan sungkan bertanya ke petugas mengenai cara kerja fitur tersebut. Kadang ada teknologi yang terlihat canggih, tetapi belum tentu intuitif saat digunakan.
Jangan Malu Bertanya Setelah Selesai
Setelah test drive selesai, manfaatkan momen untuk berdiskusi dengan tenaga penjual. Tanyakan hal-hal teknis seperti estimasi inden, biaya servis berkala, atau detail garansi.
Keputusan membeli mobil bukan hanya soal rasa saat dikemudikan, tetapi juga soal biaya kepemilikan jangka panjang.
Kalau kamu mencoba lebih dari satu mobil di IIMS, biasakan mencatat kesan singkat setelah turun dari mobil.
Tuliskan poin seperti kenyamanan jok, visibilitas, performa, dan fitur favorit. Cara ini membantu kamu membandingkan secara objektif, bukan sekadar berdasarkan perasaan sesaat.
Perlu diingat, test drive di IIMS biasanya berlangsung singkat dengan rute terbatas. Pengalaman ini memang memberi gambaran awal, tetapi belum tentu sepenuhnya mencerminkan penggunaan harian.
Meski begitu, dengan strategi yang tepat, sesi singkat tersebut bisa jadi bahan pertimbangan penting sebelum mengambil keputusan.
Jadi saat datang ke IIMS berikutnya, jangan cuma fokus pada pedal gas. Gunakan waktu test drive secara maksimal agar pilihan mobil benar-benar sesuai kebutuhan, bukan sekadar karena impresi pertama.
Lihat Selengkapnya
Hasil Investigasi JETOUR T2 di Tol Jagorawi, Kemenhub dan KNKT Paparkan Temuan Teknis15 Feb 2026
Hasil Investigasi JETOUR T2 di Tol Jagorawi, Kemenhub dan KNKT Paparkan Temuan Teknis15 Feb 2026
JAKARTA, Goodcar.id – Hasil investigasi insiden yang melibatkan JETOUR T2 di Tol Jagorawi resmi dipaparkan pada 13 Februari 2026. Proses klarifikasi dilakukan bersama Kementerian Perhubungan Republik Indonesia dan Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT), serta dihadiri manajemen PT JETOUR Sales Indonesia.
Audiensi investigasi dipimpin Direktur Sarana dan Keselamatan Transportasi Jalan Kemenhub RI, Yusuf Nugroho, bersama jajaran regulator dan tim teknis pengujian kendaraan bermotor. Forum tersebut membahas kronologi kejadian, sistem keselamatan kendaraan, serta analisis teknis penyebab kebakaran.
Klarifikasi Regulasi dan Sistem Keselamatan
Dalam pemaparannya, Yusuf Nugroho menyampaikan bahwa klarifikasi dilakukan untuk memperoleh penjelasan teknis secara menyeluruh.
“Kami mengapresiasi PT Jetour Sales Indonesia atas respon cepat dalam melakukan investigasi terhadap kejadian yang ada. Tujuan diselenggarakannya klarifikasi ini adalah untuk memperoleh penjelasan terkait kronologi dan hasil investigasi atas insiden kendaraan merek Jetour, dengan fokus pada spesifikasi teknis kendaraan, sistem keselamatan (safety system), serta mekanisme perlindungan terhadap risiko kebakaran,” ujar Yusuf.
Berdasarkan hasil rapat klarifikasi, sistem keselamatan kendaraan disebut bekerja sesuai desain dan standar yang ditetapkan. Saat benturan terjadi, airbag mengembang penuh dan sisi penumpang tetap terlindungi. Struktur kendaraan dilaporkan tetap stabil, tidak terguling, serta pintu masih dapat dibuka setelah benturan.
Temuan tersebut mengindikasikan bahwa integritas struktur dan fungsi keselamatan berjalan sesuai rancangan serta memenuhi persyaratan regulasi yang berlaku.
Tabrak Samping dan Gesekan Ekstrem
Hasil investigasi teknis menyebut insiden yang melibatkan JETOUR T2 merupakan tabrak samping, bukan tabrak belakang. Benturan terjadi secara ekstrem dan menyebabkan kerusakan berat pada roda depan dan belakang sisi kiri kendaraan.
Akibat kerusakan tersebut, bagian bawah kendaraan mengalami gesekan langsung dengan permukaan aspal. Dari kondisi inilah muncul api sebagai dampak lanjutan pasca benturan keras, yang kemudian menyebabkan kendaraan terbakar.
Penjelasan teknis ini menjadi bagian utama dalam klarifikasi, sekaligus membedakan antara penyebab kebakaran akibat sistem internal dan akibat kondisi eksternal pasca benturan.
Standar Keselamatan dan Regulasi
Secara teknis, JETOUR T2 disebut telah memenuhi sejumlah standar keselamatan internasional, termasuk ASEAN NCAP, ECE R153, dan ECE R34. Standar tersebut berkaitan dengan uji tabrak, sistem perlindungan bahan bakar, serta regulasi keselamatan kendaraan bermotor yang berlaku di berbagai negara.
Kesesuaian terhadap regulasi domestik juga ditegaskan dalam forum klarifikasi, termasuk pemenuhan uji tipe kendaraan bermotor dan sertifikasi laik jalan.
President Director PT JETOUR Sales Indonesia, Peter Zhang, menyampaikan komitmen perusahaan dalam proses investigasi.
“Sejak awal kami berkomitmen untuk menelaah insiden ini secara teknis, terbuka, dan berbasis fakta. Hasil investigasi menunjukkan bahwa sistem keselamatan kendaraan bekerja sesuai standar yang berlaku. Keselamatan konsumen merupakan prioritas utama kami dan kami akan terus memastikan setiap produk JETOUR memenuhi regulasi dan standar kualitas tertinggi,” ujar Peter Zhang.
Komitmen Evaluasi Berkelanjutan
PT JETOUR Sales Indonesia menegaskan akan terus mematuhi seluruh ketentuan keselamatan kendaraan di Indonesia. Perusahaan juga menyampaikan komitmen untuk melakukan evaluasi berkelanjutan terhadap produk serta menjaga transparansi komunikasi kepada publik.
Pemaparan hasil investigasi ini menjadi bagian dari proses resmi yang melibatkan regulator dan otoritas keselamatan transportasi, dengan pendekatan berbasis data teknis serta verifikasi langsung terhadap kondisi kendaraan pasca insiden.
Dengan disampaikannya hasil klarifikasi bersama Kementerian Perhubungan dan KNKT, investigasi insiden JETOUR T2 di Tol Jagorawi kini memiliki penjelasan teknis yang terdokumentasi secara resmi.
Lihat Selengkapnya
Maxus Mifa 7 Raih Penghargaan Favorit EV Medium MPV di Indonesia International Motor Show 202615 Feb 2026
Maxus Mifa 7 Raih Penghargaan Favorit EV Medium MPV di Indonesia International Motor Show 202615 Feb 2026
Lihat Selengkapnya
iCAR Sabet Tiga Penghargaan di IIMS 2026, V23 Curi Perhatian Publik15 Feb 2026
iCAR Sabet Tiga Penghargaan di IIMS 2026, V23 Curi Perhatian Publik15 Feb 2026
Lihat Selengkapnya
Hasil Investigasi JETOUR T2 di Tol Jagorawi, Kemenhub dan KNKT Paparkan Temuan Teknis15 Feb 2026
Hasil Investigasi JETOUR T2 di Tol Jagorawi, Kemenhub dan KNKT Paparkan Temuan Teknis15 Feb 2026
Lihat Selengkapnya
IIMS 2026 Ditutup Meriah di Hari Valentine, Catat 200 Peserta dan 20 Ribu Tenaga Kerja15 Feb 2026
IIMS 2026 Ditutup Meriah di Hari Valentine, Catat 200 Peserta dan 20 Ribu Tenaga Kerja15 Feb 2026
Lihat Selengkapnya
Indomobil eMotor QT dan QT Pro Borong Penghargaan di IIMS 202615 Feb 2026
Indomobil eMotor QT dan QT Pro Borong Penghargaan di IIMS 202615 Feb 2026
Lihat Selengkapnya
Honda PCX160 2026 Tampil Lebih Mewah dan Berkelas13 Feb 2026