Beranda / Mobil Baru / Katalog / Wuling BinguoEV

Wuling BinguoEV

Rp 348 Juta - Rp 408 Juta
Jarak Tempuh
-
Mesin
Permanent Magnet Synchronous
Roda Penggerak
FWD
Jenis Bahan Bakar
Listrik
Pintu
5
Tempat Duduk
5
Foto Interior
Foto Eksterior
Pilihan Warna
Ciptakan gayamu dengan berbagai pilihan warna
3 Pilihan Warna
Milk Tea
Galaxy Blue
Mousse Green
Tipe Kendaraan
Wuling BinguoEV Premium Range AC/DC
Rp 408 Juta
Dapatkan Ekslusif Promo
Wuling BinguoEV Long Range AC/DC
Rp 358 Juta
Dapatkan Ekslusif Promo
Wuling BinguoEV Long Range AC
Rp 348 Juta
Dapatkan Ekslusif Promo
Fitur Kendaraan
Wuling BinguoEV Premium Range AC/DC
Wuling BinguoEV Long Range AC/DC
Wuling BinguoEV Long Range AC
Jarak Tempuh
-
Jenis Bahan Bakar
Listrik
Mesin
Permanent Magnet Synchronous
Pintu
5
Roda Penggerak
FWD
Tempat Duduk
5
Power Steering
USB
Engine On
Camera Back
Parking Sensor
Bluetooth
ABS EBD
Airbag
Alarm
Immobilizer
Collision Avoidance System
Stability Control
Brake Assist
Tire Pressure Monitor
Child Safety Lock
Emergency Stop Signal
Isofix Child Seat
Central Lock
Power Door Lock
Cruise Control
Navigation
Reading Lamp
Heater
Stereo Am Fm
Apple Carplay
Android Auto
Touch Screen
Rear Ac
Electric Seat Adjust
Headrest Adjust
Wiper Auto
Led Daytime
Electric Foldable Mirror
Seat Belt Warning
Hands Free Communication
Welcome Light
Lihat Semua

WULING BINGUOEV
Artikel Terkait
Lihat Semua
Jaecoo J5 Salip BYD Atto 1 di Daftar 10 Mobil Listrik Terlaris Indonesia
14 Apr 2026
Jaecoo J5 Salip BYD Atto 1 di Daftar 10 Mobil Listrik Terlaris Indonesia 14 Apr 2026 Jakarta, Goodcar.id - Penjualan mobil listrik Indonesia di awal 2026 sulit ditebak. Setelah tampil dominan selama dua bulan pertama, BYD Atto 1 akhirnya harus turun tahta di Maret 2026, digeser oleh Jaecoo J5 yang tampil konsisten sejak awal tahun. Jika dilihat dari data penjualan Januari hingga Maret 2026, terjadi pergerakan angka yang cukup ekstrem, baik kenaikan maupun penurunan yang mencerminkan betapa dinamisnya pasar EV di Indonesia saat ini. Jaecoo J5 Naik Stabil, Dari 1.942 ke 2.959 Unit Performa Jaecoo J5 bisa dibilang paling konsisten sepanjang kuartal pertama 2026. Mengacu data GAIKINDO 2026, di Januari, Jaecoo J5 mencatatkan penjualan 1.942 unit. Angka ini kemudian melonjak tajam di Februari menjadi 2.926 unit, atau naik hampir 1.000 unit dalam sebulan. Menariknya, tren positif ini tidak berhenti. Di Maret, Jaecoo J5 kembali meningkat menjadi 2.959 unit. Meski kenaikannya tidak sebesar bulan sebelumnya, stabilitas di angka hampir 3.000 unit menunjukkan bahwa permintaan terhadap model ini masih sangat kuat. Kenaikan bertahap ini menjadi kunci utama Jaecoo J5 dalam merebut posisi puncak. Bukan sekadar “meledak” sesaat, tapi tumbuh dengan pola yang sehat. BYD Atto 1 Dari 3.700 ke 672 Unit, Turun Drastis Kebalikan dari Jaecoo, BYD Atto 1 justru mengalami fluktuasi tajam. Di Januari, model ini sudah kuat dengan 3.361 unit, lalu bahkan naik ke 3.700 unit di Februari. Namun, kejutan terjadi di Maret. Penjualannya anjlok drastis menjadi hanya 672 unit. Artinya, ada penurunan lebih dari 3.000 unit dalam satu bulan—angka yang sangat signifikan di industri otomotif. Penurunan ini menjadi titik balik dalam persaingan. Dari yang sebelumnya unggul jauh, BYD Atto 1 langsung terlempar ke posisi lima besar. Tidak hanya dua model teratas, pergerakan menarik juga terjadi pada model lain. BYD M6 misalnya, mengalami penurunan dari 851 unit di Januari ke 523 unit di Februari, namun kembali naik ke 976 unit di Maret. Ini menunjukkan adanya pemulihan permintaan di segmen MPV listrik. Sementara itu, Geely EX2 justru menunjukkan tren naik stabil: dari 423 unit di Januari, meningkat ke 776 unit di Februari, dan kembali naik ke 949 unit di Maret. Ini jadi salah satu model dengan pertumbuhan paling konsisten setelah Jaecoo J5. Berbeda lagi dengan Wuling Darion EV yang sempat naik dari 790 unit di Januari ke 1.019 unit di Februari, namun turun cukup jauh ke 301 unit di Maret. Pola ini menunjukkan adanya lonjakan sesaat yang tidak berlanjut. SUV Listrik Mulai Mendominasi Kalau dilihat lebih dalam, tren menarik lain adalah mulai dominannya SUV listrik. Selain Jaecoo J5, model seperti BYD Sealion 07 langsung melesat ke posisi dua di Maret dengan 1.236 unit, meskipun sebelumnya tidak masuk posisi teratas di dua bulan awal. Hal ini menunjukkan bahwa konsumen Indonesia mulai mengarah ke kendaraan listrik dengan dimensi lebih besar, ground clearance tinggi, dan tampilan yang lebih gagah. Persaingan juga semakin menarik dengan kehadiran model seperti Denza D9 yang naik dari 392 unit di Januari menjadi 455 unit di Maret, serta VinFast VF3 yang langsung masuk 10 besar di Maret dengan 258 unit. Di sisi lain, model seperti AION juga menunjukkan fluktuasi. AION UT naik dari 266 unit (Januari) ke 407 unit (Februari), lalu turun ke 242 unit di Maret. Sedangkan AION V relatif stabil di kisaran 200–300 unit sepanjang tiga bulan. Artinya, tidak ada satu pun pemain yang benar-benar aman. Semua brand masih mencari momentum terbaiknya. Perubahan angka yang sangat dinamis ini menunjukkan bahwa konsumen Indonesia semakin rasional dalam memilih mobil listrik. Mereka tidak lagi terpaku pada satu brand saja. Faktor seperti harga, fitur, desain, hingga ketersediaan unit menjadi penentu utama. Ini juga menjelaskan kenapa model baru seperti Jaecoo J5 bisa langsung melesat, sementara model yang sudah kuat seperti BYD Atto 1 bisa turun drastis. Dari data Januari hingga Maret, terlihat jelas pola naik-turun yang tajam. Jaecoo J5 naik dari 1.942 → 2.926 → 2.959 unit, sementara BYD Atto 1 justru turun dari 3.361 → 3.700 → 672 unit. 10 Mobil Listrik Terlaris Januari - Maret 2026 Januari BYD Atto 1: 3.361 unit Jaecoo J5: 1.942 unit BYD M6: 851 unit Wuling Darion EV: 790 unit BYD Sealion 7: 613 unit Geely EX2: 423 unit Denza D9: 392 unit Aion UT: 266 unit Chery J6: 215 unit Aion V: 214 unit Februari BYD Atto 1: 3.700 unit Jaecoo J5: 2.926 unit Wuling Darion EV: 1.019 unit Geely EX2: 776 unit BYD M6: 523 unit AION UT: 407 unit BYD Sealion 7: 343 unit Geely EX5: 335 unit Aion V: 332 unit Denza: 270 unit Maret Jaecoo J5: 2.959 unit BYD Sealion 07: 1.236 unit BYD M6: 976 unit Geely EX2: 949 unit BYD Atto 1: 672 unit Denza D9: 455 unit Wuling Darion EV: 301 unit VinFast VF3: 258 unit AION V: 238 unit AION UT: 242 unit Lihat Selengkapnya
GIICOMVEC 2026 Sedot 12.685 Pengunjung, Industri Kendaraan Komersial Masih Bergairah!
14 Apr 2026
GIICOMVEC 2026 Sedot 12.685 Pengunjung, Industri Kendaraan Komersial Masih Bergairah! 14 Apr 2026 Jakarta, Goodcar.id - Gelaran GIICOMVEC 2026 resmi berakhir setelah berlangsung selama empat hari pada 8–11 April 2026. Pameran ini untuk pertama kalinya digelar di Jakarta International Expo (JIExpo), Kemayoran, dan mencatatkan angka kunjungan yang cukup signifikan. Dalam penyelenggaraan keempatnya, GIICOMVEC 2026 berhasil menarik sebanyak 12.685 trade visitors. Angka tersebut meningkat hampir 10 persen dibandingkan edisi sebelumnya, menunjukkan adanya pertumbuhan minat dari pelaku industri terhadap sektor kendaraan komersial di Indonesia. Dominasi Pelaku Industri dan Bisnis Sebagai pameran berkonsep business-to-business (B2B), GIICOMVEC 2026 memang tidak menyasar pengunjung umum. Mayoritas pengunjung yang hadir berasal dari berbagai sektor industri, mulai dari logistik, konstruksi, hingga distribusi. Para trade visitors ini memanfaatkan GIICOMVEC 2026 sebagai ajang untuk memperluas jaringan bisnis (networking), sekaligus mencari solusi operasional yang lebih efisien. Aktivitas eksplorasi teknologi dan diskusi bisnis menjadi salah satu fokus utama selama pameran berlangsung. GIICOMVEC 2026 menghadirkan total 14 merek kendaraan komersial global yang ikut berpartisipasi. Sejumlah nama besar yang hadir antara lain Daihatsu, Isuzu, Hino, hingga Mitsubishi Fuso. Selain itu, merek lain seperti Foton, Wuling, Toyota, Suzuki, hingga pemain global seperti Ford juga ikut meramaikan pameran. Kehadiran berbagai merek ini memperlihatkan beragam pilihan kendaraan komersial, mulai dari truk ringan, pick-up, hingga kendaraan berbasis listrik yang mulai banyak diperkenalkan ke pasar Indonesia. Tidak hanya kendaraan, GIICOMVEC 2026 juga diramaikan oleh lebih dari 45 merek industri pendukung. Mereka menghadirkan berbagai solusi yang berkaitan langsung dengan operasional kendaraan komersial. Mulai dari teknologi karoseri, penyedia suku cadang, hingga sistem manajemen armada berbasis digital menjadi bagian penting dalam pameran ini. Kehadiran sektor pendukung ini memperkuat posisi GIICOMVEC sebagai ekosistem lengkap bagi pelaku industri. Seminar dan Workshop Diikuti Lebih dari 1.200 Peserta Selain pameran produk, GIICOMVEC 2026 juga menghadirkan berbagai sesi seminar dan workshop yang membahas perkembangan industri kendaraan komersial. Lebih dari 1.200 peserta tercatat mengikuti rangkaian program ini. Topik yang dibahas mencakup tren teknologi, tantangan industri, hingga peluang bisnis di masa depan. Partisipasi tinggi dalam sesi edukatif ini menunjukkan bahwa pelaku industri tidak hanya mencari produk, tetapi juga insight untuk menghadapi perubahan pasar yang semakin dinamis. Kesuksesan GIICOMVEC 2026 juga tidak lepas dari dukungan berbagai asosiasi industri. Beberapa di antaranya seperti Asosiasi Pengusaha Truk Indonesia, Asosiasi Rantai Pendingin Indonesia, hingga Asosiasi Karoseri Indonesia turut berperan aktif selama pameran berlangsung. Selain itu, dukungan juga datang dari sponsor utama seperti Sailun Group, serta sponsor lainnya seperti Pertamina Lubricants dan Lalamove. Kehadiran berbagai pihak ini menunjukkan kolaborasi lintas sektor yang semakin kuat dalam mendorong pertumbuhan industri kendaraan komersial di Indonesia. Penyelenggara GIICOMVEC 2026 menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam kesuksesan acara ini. Mulai dari trade buyers, peserta pameran, sponsor, hingga dukungan pemerintah melalui Kementerian Perindustrian Republik Indonesia. Dengan capaian jumlah pengunjung dan partisipasi industri yang meningkat, GIICOMVEC 2026 kembali menegaskan perannya sebagai salah satu pameran kendaraan komersial terbesar di Indonesia yang berfokus pada kebutuhan bisnis dan solusi industri. Lihat Selengkapnya
Wuling Tampilkan Formo Max dan Mitra EV di GIICOMVEC 2026, Solusi Mobilitas Komersial Modern untuk Bisnis Indonesia
13 Apr 2026
Wuling Tampilkan Formo Max dan Mitra EV di GIICOMVEC 2026, Solusi Mobilitas Komersial Modern untuk Bisnis Indonesia 13 Apr 2026 Jakarta, GoodCar.id – Industri kendaraan komersial di Indonesia terus berkembang seiring meningkatnya kebutuhan mobilitas bisnis yang efisien dan adaptif. Menjawab kebutuhan tersebut, Wuling Motors turut berpartisipasi dalam ajang GIICOMVEC 2026 yang digelar pada 8–11 April 2026 di JIExpo Kemayoran. Dalam pameran ini, Wuling menghadirkan dua lini kendaraan komersial andalannya, yakni Formo Max dan Mitra EV, yang dirancang untuk mendukung berbagai kebutuhan operasional bisnis di Tanah Air. Kehadiran kedua model ini menegaskan komitmen Wuling dalam menyediakan solusi mobilitas yang efisien, fleksibel, dan relevan dengan perkembangan industri. Strategi Wuling di Segmen Kendaraan Komersial Partisipasi Wuling di GIICOMVEC 2026 menjadi langkah strategis dalam memperkuat posisinya di segmen kendaraan niaga. Dengan mengusung konsep kendaraan komersial yang adaptif, Wuling berupaya menjawab tantangan pelaku usaha yang membutuhkan armada dengan biaya operasional rendah namun tetap produktif. Fleet & Commercial Vehicle Sales Manager Wuling Motors, Aditya Triananto, menyampaikan bahwa kedua produk yang ditampilkan dirancang untuk memenuhi kebutuhan bisnis yang beragam, mulai dari usaha kecil hingga skala industri. Formo Max hadir sebagai solusi kendaraan niaga konvensional yang efisien, sementara Mitra EV menjadi representasi masa depan kendaraan komersial berbasis listrik. Formo Max: Pikap Andalan untuk Usaha Harian Wuling menampilkan Formo Max, kendaraan niaga ringan berbentuk pikap yang telah diperkenalkan sejak 2023. Mengusung semangat “Enteng Bikin Untung”, Formo Max dirancang untuk mendukung aktivitas usaha dengan efisiensi tinggi. Kendaraan ini menawarkan kapasitas angkut yang besar, kemudahan penggunaan, serta biaya perawatan yang relatif terjangkau. Selain itu, efisiensi bahan bakar yang optimal menjadikannya pilihan menarik bagi pelaku usaha yang membutuhkan kendaraan operasional harian dengan biaya yang lebih hemat. Dengan karakter yang praktis dan tangguh, Formo Max cocok digunakan untuk berbagai sektor usaha, mulai dari distribusi barang, perdagangan, hingga logistik skala kecil dan menengah. Mitra EV: Solusi Kendaraan Listrik untuk Bisnis Masa Depan Selain kendaraan konvensional, Wuling juga menampilkan Mitra EV, kendaraan komersial listrik pertama dari Wuling yang diperkenalkan pada 2025. Mengusung tagline “Satu Rekan, Banyak Solusi”, Mitra EV dirancang untuk menjawab kebutuhan bisnis modern yang semakin mengarah pada efisiensi energi dan keberlanjutan. Mitra EV hadir dalam dua varian, yakni Minibus dan Blind Van, yang dapat disesuaikan dengan berbagai kebutuhan operasional. Dari sisi performa, kendaraan ini menawarkan dua pilihan jarak tempuh, yaitu hingga 300 km (Long Range) dan 400 km (Premium Range) berdasarkan standar CLTC. Selain efisiensi energi, Mitra EV juga menawarkan kapasitas kargo luas hingga 6,5 meter kubik, yang memungkinkan pengangkutan barang dalam jumlah besar. Fitur pengisian daya cepat serta struktur rangka yang kuat semakin menambah nilai fungsional kendaraan ini. Kemudahan akses juga menjadi keunggulan, dengan desain dua pintu geser (sliding door) yang memudahkan proses bongkar muat, terutama di area perkotaan yang padat. Fleksibilitas Karoseri untuk Berbagai Sektor Salah satu daya tarik utama Mitra EV di GIICOMVEC 2026 adalah fleksibilitasnya dalam berbagai aplikasi karoseri. Wuling menampilkan kendaraan ini dalam berbagai konfigurasi yang disesuaikan dengan kebutuhan industri. Beberapa di antaranya mencakup: Kendaraan logistik hasil kolaborasi dengan JNE Kendaraan layanan medis Kendaraan cold chain untuk distribusi produk suhu terkontrol Transportasi publik dalam bentuk Mikrotrans Keberagaman aplikasi ini menunjukkan bahwa Mitra EV mampu menjadi solusi komprehensif bagi berbagai model bisnis, dari logistik hingga layanan publik. Pengalaman Langsung dan Program Menarik Tidak hanya menampilkan produk, Wuling juga memberikan kesempatan kepada pengunjung untuk merasakan langsung performa Mitra EV melalui fasilitas test drive yang tersedia selama pameran berlangsung. Langkah ini memberikan pengalaman nyata bagi calon konsumen dalam memahami keunggulan kendaraan listrik, khususnya dalam konteks operasional bisnis. Selain itu, Wuling juga menghadirkan program penawaran spesial selama GIICOMVEC 2026. Konsumen yang melakukan pemesanan unit berkesempatan mengikuti program Lucky Dip dengan berbagai hadiah menarik, mulai dari gadget hingga e-wallet. Komitmen Wuling untuk Mobilitas Bisnis Kehadiran Wuling di GIICOMVEC 2026 menegaskan komitmennya dalam mendukung pertumbuhan sektor bisnis melalui solusi mobilitas yang inovatif. Dengan menghadirkan kombinasi kendaraan konvensional dan listrik, Wuling memberikan pilihan yang fleksibel sesuai kebutuhan pelaku usaha. Ke depan, kendaraan komersial tidak hanya dituntut untuk efisien, tetapi juga adaptif terhadap perubahan teknologi dan regulasi lingkungan. Melalui Formo Max dan Mitra EV, Wuling menunjukkan kesiapan dalam menghadapi transformasi tersebut. Langkah ini sekaligus memperkuat posisi Wuling sebagai salah satu pemain utama dalam pengembangan kendaraan komersial di Indonesia, dengan fokus pada efisiensi, fleksibilitas, dan keberlanjutan. Lihat Selengkapnya
Farizon, Ford, dan Sany Debut di GIICOMVEC 2026, Industri Kendaraan Komersial Makin Kompetitif
01 Apr 2026
Farizon, Ford, dan Sany Debut di GIICOMVEC 2026, Industri Kendaraan Komersial Makin Kompetitif 01 Apr 2026 Jakarta, GoodCar.id – Pameran kendaraan komersial terbesar di Indonesia, GAIKINDO Indonesia International Commercial Vehicle Expo 2026, kembali digelar dengan skala yang lebih besar dan line-up peserta yang semakin lengkap. Ajang business to business (B2B) ini akan berlangsung pada 8-11 April 2026 di Hall B, JIExpo Kemayoran, menghadirkan berbagai inovasi terbaru di sektor kendaraan komersial. Salah satu daya tarik utama tahun ini adalah kehadiran tiga merek baru yang untuk pertama kalinya bergabung, yaitu Farizon, Ford, dan Sany. Kehadiran mereka memperkuat posisi GIICOMVEC sebagai platform strategis bagi pelaku industri untuk mengeksplorasi solusi mobilitas bisnis yang semakin inovatif. Industri Kendaraan Komersial Tetap Tumbuh Penyelenggaraan GIICOMVEC 2026 berlangsung di tengah dinamika industri kendaraan komersial yang penuh tantangan. Meski demikian, sektor ini menunjukkan ketahanan dengan pertumbuhan yang tetap positif, didukung kemampuan manufaktur nasional yang semakin kompetitif. Ketua Umum GAIKINDO, Putu Juli Ardika, menegaskan bahwa pameran ini menjadi bukti nyata kekuatan industri otomotif Indonesia. Menurutnya, kemampuan produksi kendaraan komersial dalam negeri telah mampu memenuhi kebutuhan berbagai sektor industri dengan standar global. Selain itu, kinerja ekspor yang tetap stabil menjadi indikator bahwa produk otomotif Indonesia tidak hanya kompetitif di pasar domestik, tetapi juga di pasar internasional. Deretan Merek Global dan Inovasi Teknologi GIICOMVEC 2026 menghadirkan total 14 merek global yang siap menampilkan kendaraan komersial terbaru. Beberapa di antaranya adalah Daihatsu, Isuzu, Mitsubishi Fuso, Toyota, Wuling, hingga Suzuki. Para peserta tidak hanya menampilkan produk unggulan, tetapi juga menghadirkan solusi kendaraan yang lebih efisien dan adaptif terhadap kebutuhan bisnis modern. Inovasi yang ditawarkan mencakup sistem keamanan terkini, teknologi manajemen armada berbasis digital, hingga efisiensi operasional yang semakin optimal. Kehadiran teknologi ini menjadi jawaban atas kebutuhan pelaku usaha yang semakin menuntut efisiensi, produktivitas, serta kemudahan dalam pengelolaan armada kendaraan. Platform Strategis untuk Pelaku Bisnis Ketua Penyelenggara GIICOMVEC sekaligus Ketua Harian GAIKINDO, Anton Kumonty, menyampaikan bahwa pameran ini tidak sekadar menjadi ajang pamer produk, tetapi juga platform strategis yang menghubungkan produsen dengan calon pembeli dari berbagai sektor industri. Menurutnya, GIICOMVEC 2026 dirancang sebagai ruang interaksi bisnis yang mampu menghadirkan solusi nyata bagi kebutuhan transportasi komersial. Mulai dari kendaraan, suku cadang, hingga teknologi pendukung, seluruhnya tersedia dalam satu ekosistem pameran. Hal ini menjadikan GIICOMVEC sebagai salah satu ajang penting dalam mendorong pertumbuhan sektor kendaraan komersial di Indonesia. Dukungan Industri Pendukung yang Komprehensif Selain kendaraan, GIICOMVEC 2026 juga didukung oleh lebih dari 35 merek industri pendukung. Mereka menghadirkan berbagai produk dan layanan yang mencakup suku cadang, pelumas, ban, hingga teknologi terbaru untuk pengelolaan armada. Kehadiran industri pendukung ini memberikan nilai tambah bagi para pelaku bisnis, karena memungkinkan mereka mendapatkan solusi operasional secara menyeluruh dalam satu tempat. Para pengunjung profesional (trade visitors) juga berkesempatan menikmati berbagai penawaran khusus selama pameran berlangsung. Tahun ini, GIICOMVEC didukung oleh Sailun Group sebagai sponsor utama, serta Pertamina Lubricants dan Lalamove sebagai sponsor pendukung. Dorong Pertumbuhan Industri Otomotif Nasional Dengan konsep yang semakin matang dan partisipasi global yang luas, GIICOMVEC 2026 diharapkan mampu menjadi katalis dalam mendorong pertumbuhan industri kendaraan komersial di Indonesia. Pameran ini tidak hanya menjadi ajang showcase teknologi dan produk terbaru, tetapi juga memperkuat kolaborasi antara pelaku industri, memperluas jaringan bisnis, serta membuka peluang investasi baru di sektor otomotif. Kehadiran merek-merek baru serta inovasi teknologi yang ditampilkan menjadi sinyal positif bahwa industri kendaraan komersial Indonesia terus bergerak maju, adaptif terhadap perubahan, dan siap bersaing di tingkat global. Lihat Selengkapnya

TANYA LEBIH JAUH TENTANG UNIT

Goodfriends bisa bertanya lebih jauh tentang ketersediaan unit, promo & benefit menarik, negosiasi harga ataupun simulasi kredit yang sesuai dengan kebutuhan Anda.