Lengkap! Ini Daftar Brand Mobil yang Ikut IIMS 2026 di JIExpo Kemayoran29 Jan 2026
Lengkap! Ini Daftar Brand Mobil yang Ikut IIMS 2026 di JIExpo Kemayoran29 Jan 2026
Jakarta, Goodcar.id - Perhelatan Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026 yang akan berlangsung pada 5–15 Februari 2026 di JIExpo Kemayoran, Jakarta, tinggal menghitung hari. Salah satu hal yang paling ditunggu pengunjung adalah deretan brand mobil yang ikut IIMS 2026, karena pameran ini selalu menjadi panggung utama peluncuran mobil baru, teknologi terbaru, hingga debut merek global di Indonesia.
Dyandra Promosindo memastikan bahwa IIMS 2026 diikuti lebih dari 180 brand otomotif dan industri pendukung, dengan 35 merek kendaraan roda empat yang akan meramaikan lantai pameran. Jumlah ini menjadikan IIMS sebagai salah satu pameran otomotif terbesar di Asia Tenggara.
Presiden Direktur Dyandra Promosindo, Daswar Marpaung, menyebut industri otomotif nasional tetap menunjukkan peran strategisnya sebagai penggerak ekonomi.
“IIMS 2026 tidak hanya hadir sebagai pameran, tetapi juga sebagai bagian dari upaya menjaga kepercayaan dan optimisme industri otomotif nasional,” ujar Daswar.
Daftar Brand Mobil yang Ikut IIMS 2026
Berikut ini adalah daftar lengkap merek mobil (roda empat) yang dipastikan ikut IIMS 2026 di JIExpo Kemayoran : BAIC, BMW, BYD, Changan, Chery, Citroën, Daihatsu, DFSK, Ford, GAC AION, Geely, GWM (Great Wall Motor), Honda, Hyundai, iCAR, JAECOO, Jeep, JETOUR, KIA, Lepas, Maxus, Mazda, Morris Garages (MG), Mercedes-Benz, MINI, Mitsubishi Motors, Nissan, Prestige, Seres, Subaru, Suzuki, Toyota, VinFast, Wuling, XPeng.
Dengan komposisi tersebut, IIMS 2026 akan menampilkan kombinasi lengkap antara merek Jepang, Eropa, Korea, hingga Tiongkok, termasuk deretan brand yang fokus pada mobil listrik (EV), hybrid, dan SUV terbaru.
Banyak Brand Siapkan Peluncuran & Debut Model Baru
Sejumlah merek dipastikan tidak sekadar pamer unit. Mereka akan membawa peluncuran, world premiere, hingga first appearance khusus di panggung IIMS 2026.
Toyota akan memboyong tiga model hybrid elektrifikasi terbarunya, Mazda menyiapkan New Mazda CX-60 Sport, Hyundai membawa SUV premium baru, XPeng akan memperkenalkan The Next P7 untuk pertama kalinya di Indonesia, sementara Wuling, MG, Chery, dan Geely juga menyiapkan model-model elektrifikasi andalan.
Kehadiran iCAR dan Lepas bahkan akan menjadi world premiere di Indonesia lewat IIMS 2026.
IIMS 2026 Jadi Etalase Utama Industri Otomotif
Project Manager IIMS 2026, Rudi MF, menegaskan bahwa pameran tahun ini dirancang semakin relevan dengan kebutuhan pasar.
“Kami memberikan ruang lebih luas bagi brand otomotif untuk menampilkan produk terbaik mereka dan mendekatkan teknologi baru kepada masyarakat,” ujarnya.
Dengan target transaksi lebih dari Rp8 triliun dan pengunjung hampir 580 ribu orang, IIMS 2026 kembali menegaskan posisinya sebagai panggung utama brand mobil di Indonesia.
Lihat Selengkapnya
Toyota Masih Raja, BYD Curi Perhatian di Pasar Mobil 202514 Jan 2026
Toyota Masih Raja, BYD Curi Perhatian di Pasar Mobil 202514 Jan 2026
Jakarta, GoodCar.id - Pasar mobil baru nasional sepanjang 2025 menampilkan dinamika persaingan yang semakin ketat di tengah tekanan penurunan volume penjualan. Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) mencatat bahwa meskipun pasar belum sepenuhnya pulih, merek-merek besar masih mampu menjaga dominasinya, sementara sejumlah produsen baru mulai mencuri perhatian konsumen. Toyota kembali mengukuhkan diri sebagai pemimpin pasar otomotif Indonesia. Keunggulan jaringan, lini produk yang luas, serta kepercayaan konsumen membuat merek asal Jepang ini sulit tergeser, baik dari sisi penjualan ke konsumen maupun distribusi ke dealer.
Penjualan Retail Mobil Nasional 2025 (Gaikindo):
Toyota – 258.923 unit
Daihatsu – 137.835 unit
Honda – 71.233 unit
Mitsubishi Motors – 70.338 unit
Suzuki – 64.838 unit
BYD – 44.342 unit
Mitsubishi Fuso – 25.613 unit
Isuzu – 25.295 unit
Wuling – 20.607 unit
Hino – 20.517 unit
Kehadiran BYD di enam besar retail menjadi sorotan tersendiri. Capaian ini mencerminkan meningkatnya minat konsumen terhadap kendaraan listrik, sekaligus menandai pergeseran preferensi pasar yang mulai terbuka terhadap teknologi baru dan merek non-tradisional.
Penjualan Wholesales Mobil Nasional 2025 (Gaikindo):
Toyota – 250.431 unit
Daihatsu – 130.677 unit
Mitsubishi Motors – 71.781 unit
Suzuki – 66.345 unit
Honda – 56.500 unit
BYD – 46.711 unit
Mitsubishi Fuso – 25.235 unit
Isuzu – 25.121 unit
Chery – 19.391 unit
Hyundai – 19.007 unit
Secara total, penjualan retail mobil nasional sepanjang 2025 mencapai 833.692 unit, sementara wholesales tercatat 803.687 unit. Angka tersebut melampaui target revisi Gaikindo sebesar 780 ribu unit, namun masih belum menyamai capaian tahun sebelumnya. Pada 2024, penjualan retail tercatat 889.680 unit dan wholesales 865.723 unit.
Kondisi ini menunjukkan bahwa industri otomotif Indonesia tengah memasuki fase konsolidasi. Persaingan tidak lagi hanya soal volume, tetapi juga efisiensi, inovasi produk, dan kemampuan merek dalam membaca perubahan perilaku konsumen di tengah tantangan ekonomi dan transisi teknologi.
Lihat Selengkapnya
Mitsubishi Mulai Produksi Nissan Rogue PHEV dan Navara untuk 202614 Jan 2026
Mitsubishi Mulai Produksi Nissan Rogue PHEV dan Navara untuk 202614 Jan 2026
Jakarta, Goodcar.id - Mitsubishi Motors Corporation resmi memulai produksi dua model kendaraan untuk Nissan Motor Corporation, yaitu Nissan Rogue Plug-in Hybrid (PHEV) dan Nissan Navara. Kedua model ini diproduksi di fasilitas yang berbeda dan ditujukan untuk pasar global dengan jadwal peluncuran pada awal 2026.
Produksi Nissan Rogue PHEV dimulai pada 12 Januari di pabrik Okazaki, Prefektur Aichi, Jepang. Model ini direncanakan meluncur di pasar Amerika Utara pada kuartal pertama 2026. Sementara itu, Nissan Navara mulai diproduksi lebih awal, tepatnya pada 20 Desember 2025, di pabrik Laem Chabang, Thailand, dan akan dipasarkan di kawasan Oseania pada akhir kuartal pertama 2026.
Produksi Disesuaikan dengan Pasar Tujuan
Penentuan lokasi produksi disesuaikan dengan karakter dan kebutuhan masing-masing pasar. Nissan Rogue PHEV diproduksi di Jepang untuk memenuhi permintaan pasar Amerika Utara, yang dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan peningkatan terhadap kendaraan dengan teknologi elektrifikasi.
Sementara Nissan Navara diproduksi di Thailand, negara yang selama ini menjadi basis produksi kendaraan pickup dan kendaraan niaga untuk kawasan Asia Pasifik dan Oseania. Infrastruktur industri otomotif di Thailand dinilai mendukung distribusi kendaraan ke berbagai negara di wilayah tersebut.
Bagian dari Kerja Sama Mitsubishi dan Nissan
Produksi Rogue PHEV dan Navara merupakan bagian dari kerja sama antara Mitsubishi Motors dan Nissan dalam kerangka aliansi global. Kedua perusahaan bekerja sama dalam pengembangan dan produksi kendaraan, termasuk di segmen pickup dan kendaraan elektrifikasi.
Melalui kerja sama ini, Nissan memperoleh pasokan kendaraan untuk memperkuat jajaran produknya di sejumlah pasar utama. Di sisi lain, Mitsubishi Motors memanfaatkan fasilitas produksinya untuk memenuhi kebutuhan produksi tersebut.
Rogue PHEV untuk Pasar Amerika Utara
Nissan Rogue PHEV disiapkan untuk pasar Amerika Utara sebagai bagian dari pengembangan kendaraan elektrifikasi Nissan. Model plug-in hybrid ini menggabungkan mesin pembakaran internal dengan motor listrik dan baterai yang dapat diisi ulang melalui sumber listrik eksternal.
Kehadiran Rogue PHEV diharapkan memperluas pilihan kendaraan elektrifikasi di segmen SUV, yang masih menjadi salah satu segmen dengan permintaan tinggi di Amerika Utara.
Sementara itu, Nissan Navara tetap difokuskan untuk pasar Oseania, wilayah yang memiliki permintaan tinggi terhadap kendaraan pickup. Produksi Navara di Thailand memungkinkan efisiensi produksi dan distribusi ke pasar tujuan di kawasan tersebut.
Navara diposisikan sebagai model penting bagi Nissan di segmen kendaraan niaga ringan, yang masih memiliki kontribusi besar terhadap penjualan di Oseania.
Mitsubishi Juga Akan Terima Pasokan EV
Selain memproduksi kendaraan untuk Nissan, Mitsubishi Motors dijadwalkan menerima pasokan model kendaraan listrik baru yang dikembangkan dari Nissan LEAF generasi terbaru. Model EV tersebut direncanakan akan diperkenalkan di pasar Amerika Utara pada paruh kedua 2026.
Pertukaran pasokan kendaraan ini menjadi bagian dari kerja sama kedua perusahaan dalam pengembangan dan distribusi kendaraan listrik.
Mitsubishi Motors menyatakan akan terus memperkuat bisnis regional dan memperluas portofolio produk melalui berbagai bentuk kemitraan. Produksi Rogue PHEV dan Navara menjadi bagian dari langkah tersebut, seiring dengan fokus perusahaan pada pengembangan kendaraan dan efisiensi operasional.
Dengan jadwal produksi dan peluncuran yang telah ditetapkan, kedua model ini akan mulai hadir di pasar global pada 2026.
Lihat Selengkapnya
20 Mobil Terlaris Indonesia November 2025, Listrik China Melejit, Jepang Masih Dipercaya15 Dec 2025
20 Mobil Terlaris Indonesia November 2025, Listrik China Melejit, Jepang Masih Dipercaya15 Dec 2025
Jakrta, Goodcar.id - Data dari GAIKINDO untuk November 2025 menyebutkan jika BYD Atto memimpin daftar mobil terlaris nasional dengan penjualan 8.333 unit.
BYD jelas berhasil memanfaatkan momentum insentif, tren elektrifikasi, dan rasa ingin tahu konsumen.
Namun, jika tren ini dibaca lebih dalam, ceritanya tidak sesederhana “mobil China mengalahkan mobil Jepang”.
Terbukti dari data, setelah BYD Atto 1, pasar justru kembali dikuasai mobil-mobil Jepang yang sudah lama hidup dan tumbuh bersama konsumen Indonesia.
Jepang Masih Pegang Fondasi Pasar
Misalnya, di posisi kedua, Toyota Avanza mencatat 3.912 unit. Disusul Toyota Calya (3.122 unit) dan Toyota Rush (2.597 unit).
Angka-angka ini menunjukkan masyarakat masih belum sepenuhnya percaya EV dan masih memilih merek yang terbukti awet, mudah dirawat, dan punya jaringan luas.
Toyota Kijang Innova Zenix juga tetap kuat dengan 2.508 unit, sementara Innova Reborn membukukan 1.967 unit.
Di segmen bawah, Daihatsu Sigra (2.105 unit) dan Honda Brio (1.839 unit) masih menjadi tulang punggung volume. Ini segmen yang paling sensitif terhadap biaya kepemilikan, dan di sinilah merek Jepang masih unggul telak.
Toyota Agya (1.416 unit) dan Suzuki Fronx (1.412 unit) juga tampil seimbang.
Suzuki Fronx memang pendatang baru, tapi tetap membawa nama besar Jepang yang bisa jadi membuat konsumen lebih tenang saat mengambil keputusan.
Lanjut, Mitsubishi menempatkan Destinator (1.814 unit), Xpander (1.427 unit), dan Xpander Cross (720 unit) di daftar ini.
Tidak ada lonjakan ekstrem, tapi terlihat stabil pada segen ini.
Di segmen big SUV, Toyota Fortuner (917 unit) dan Mitsubishi Pajero Sport (912 unit) kembali beradu tipis.
Selain BYD Atto, hanya Jaecoo J5 EV yang masuk 20 besar dengan 653 unit. Angka ini layak diapresiasi, namun juga menunjukkan bahwa dominasi mobil China masih terbatas.
Konsumen boleh tertarik, tapi kepercayaan jangka panjang belum sepenuhnya terbentuk.
Singkatnya, pasar otomotif Indonesia mulai terbuka pada hal baru, tapi kepercayaan tidak dibangun dalam semalam.
Dan untuk saat ini, faktanya brand-brand Jepang masih memegang kunci kepercayaan itu.
20 Mobil Terlaris di Indonesia November 2025 (Non-Komersial)
BYD ATTO 14 – 8.333 unit
Toyota Avanza – 3.912 unit
Toyota Calya – 3.122 unit
Toyota Rush – 2.597 unit
Toyota Innova Zenix – 2.508 unit
Daihatsu Sigra – 2.105 unit
Toyota Innova – 1.967 unit
Honda Brio – 1.839 unit
Mitsubishi Destinator – 1.814 unit
Mitsubishi Xpander – 1.427 unit
Toyota Agya – 1.416 unit
Suzuki Fronx – 1.412 unit
Daihatsu Terios – 979 unit
Toyota Raize – 938 unit
Toyota Fortuner – 917 unit
Mitsubishi Pajero Sport – 912 unit
Suzuki XL7 – 865 unit
Mitsubishi Xpander Cross – 720 unit
Jaecoo J5 EV – 653 unit
Honda HR-V – 609 unit
Lihat Selengkapnya
Goodfriends bisa bertanya lebih jauh tentang ketersediaan unit, promo & benefit menarik, negosiasi harga ataupun simulasi kredit yang sesuai dengan kebutuhan Anda.