Perbedaan Jetour T1 dan T1 i-DM, Kenali Sebelum Pilih04 Jun 2026
Perbedaan Jetour T1 dan T1 i-DM, Kenali Sebelum Pilih04 Jun 2026
Jakarta, Goodcar.id – Seperti apa perbedaan Jetour T1 dan T1 i-DM? Sekilas, Jetour T1 dan T1 i-DM memang terlihat seperti mobil kembar.
Dimensi identik, desain nyaris sama, bahkan daftar fitur keselamatannya dibuat tanpa banyak perbedaan. Buat yang hanya melihat dari luar, dua SUV ini bisa dengan mudah dianggap kembar tanpa karakter, padahal perbedaan justru cukup signifikan.
Secara dimensi perbedaan Jetour T1 dan T1 i-DM tidak ada yang perlu diperdebatkan. Keduanya punya panjang 4.705 mm, lebar 1.967 mm, tinggi 1.843 mm, dan wheelbase 2.800 mm. Proporsinya identik, stance-nya pun serupa.
Perbedaan Jetour T1 dan T1 i-DM lainnya, Jetour T1 punya ground clearance 200 mm, sedikit lebih tinggi dibandingkan T1 i-DM yang berada di angka 190 mm. Selisih ini dimungkin kan karena adanya penambahan bobot baterai dan komponen motor hybrid.
Salah perbedaan Jetour T1 dan T1 i-DM menarik lainnya adalah detail teknis pada departure angle, yakni sudut bagian belakang mobil saat melewati turunan atau keluar dari medan curam.
Pada aspek ini, Jetour T1 i-DM mencatatkan angka 33 derajat, sedikit lebih besar dibandingkan Jetour T1 yang berada di 29 derajat.
Selisih ini memang terlihat kecil di atas kertas, namun tetap memberi implikasi pada kemampuan mobil saat melintasi kontur jalan yang tidak rata.
Dengan sudut yang lebih besar, bagian belakang T1 i-DM memiliki ruang gerak yang lebih baik ketika melewati turunan tajam, sehingga potensi bersinggungan dengan permukaan jalan dapat diminimalkan.
Mesin dan Sistem Penggerak
Perbedaan Jetour T1 dan T1 i-D pada sektor mesin, Jetour T1 memang terlihat lebih unggul dengan 170 PS dan torsi 270 Nm. Sementara T1 i-DM mencatatkan 136 PS dan 220 Nm dari mesin bensinnya.
Namun, perbandingan ini belum lengkap.
T1 i-DM membawa sistem plug-in hybrid yang dipadukan dengan motor listrik bertenaga 204 PS dan torsi 310 Nm. Inilah faktor pembeda utamanya.
Karakter tenaga yang dihasilkan motor listrik jauh berbeda dengan mesin konvensional.
Responsnya instan, tanpa jeda, tanpa perlu menunggu putaran mesin naik.
Dalam kondisi lalu lintas kota yang padat, sensasi berkendaranya bisa terasa lebih ringan dan halus.
Transisinya juga lebih smooth berkat penggunaan Dedicated Hybrid Transmission (1DHT), berbeda dengan T1 yang mengandalkan transmisi 7DCT dengan karakter lebih agresif.
Dengan kata lain, T1 unggul di angka performa konvensional, sementara T1 i-DM menawarkan pengalaman berkendara yang lebih modern dan responsif.
Perbedaan semakin terasa saat membahas baterai. Jetour T1 i-DM dibekali baterai LFP berkapasitas 18,4 kWh, yang menempatkannya sebagai plug-in hybrid dengan kemampuan lebih dari sekadar hybrid biasa.
Dalam kondisi tertentu, mobil ini bisa berjalan dengan dominasi tenaga listrik, memberikan efisiensi yang lebih baik terutama di penggunaan dalam kota.
Sebaliknya, Jetour T1 tetap menggunakan pendekatan konvensional tanpa sistem elektrifikasi tambahan.
Roda, Rem & Suspensi
Masuk ke bagian kaki-kaki, T1 menggunakan ban 235/65 R18, sementara T1 i-DM mengusung ukuran lebih besar, yakni 235/60 R19 dengan run-flat tire.
Suspensi keduanya tetap sama, menggunakan MacPherson di depan dan multi-link di belakang.
Artinya, perbedaan rasa berkendara lebih banyak dipengaruhi oleh ukuran roda dan karakter ban, bukan dari konstruksi suspensinya.
Masuk ke interior, perbedaan mulai terasa lebih jelas. Jetour T1 menggunakan head unit berukuran 12,8 inci, sementara T1 i-DM sudah mengadopsi layar 15,6 inci yang terasa lebih dominan di dashboard.
Keduanya memang sama-sama menggunakan chip Snapdragon 8155 dan memiliki cluster digital 10,25 inci, namun fitur tambahan di T1 i-DM membuat pengalaman kabin terasa lebih lengkap.
T1 i-DM hadir dengan panoramic skyroof 64 inci, sistem audio 9 speaker dari Sony, ambient light dengan 64 pilihan warna, serta fitur 24-hour parking AC. Sementara T1 masih menggunakan konfigurasi 8 speaker dan ambient light satu warna.
Perbedaan ini tidak hanya soal fitur, tapi juga membentuk ambience kabin yang berbeda. T1 i-DM terasa lebih premium dan lebih “hidup”, terutama saat digunakan di malam hari atau perjalanan jauh.
Kabin
Detail kecil lain yang cukup terasa ada di kursi. T1 hanya menyediakan pengaturan elektrik untuk pengemudi, sementara T1 i-DM sudah memberikan electric seat untuk pengemudi dan penumpang depan, lengkap dengan memory seat.
Fitur ventilated seat tetap tersedia di keduanya, menjaga kenyamanan di iklim tropis.
Menariknya, saat masuk ke sektor keselamatan, Jetour justru tidak membuat perbedaan berarti. Kedua model sama-sama dilengkapi 6 airbags, TPMS, ISOFIX, serta fitur standar seperti ABS, EBD, BAS, TCS, ESC, dan EPB.
Fitur ADAS Level 2 juga hadir lengkap di keduanya, mulai dari Blind Spot Detection, Lane Departure Warning, Adaptive Cruise Control, hingga Autonomous Emergency Braking dan 540-degree camera.
Satu-satunya pembeda hanya pada radar parkir, di mana T1 i-DM memiliki sensor depan dan belakang, sementara T1 hanya di belakang.
Ini menunjukkan bahwa Jetour tetap menempatkan keselamatan sebagai prioritas utama tanpa membedakan varian.
Pada akhirnya, memilih antara Jetour T1 dan T1 i-DM bukan soal mana yang lebih unggul secara mutlak. Keduanya dirancang untuk kebutuhan yang berbeda.
T1 cocok untuk pengguna yang menginginkan SUV praktis, simpel, dan tidak ingin repot dengan sistem elektrifikasi. Ground clearance yang lebih tinggi juga memberi rasa aman untuk berbagai kondisi jalan.
Sementara T1 i-DM menawarkan pendekatan yang lebih modern, dengan performa responsif, fitur lebih lengkap, dan potensi efisiensi lebih baik.
Perbedaan Jetour T1 vs T1 i-DM
Jetour T1 :
Mesin 1.5 TGDI 170 PS.
Transmisi 7DCT.
Ground clearance lebih tinggi (200 mm).
Velg 18 inci.
Head unit 12,8 inci.
Audio 8 speaker.
Jetour T1 i-DM
Sistem plug-in hybrid (PHEV).
Motor listrik 204 PS dan torsi 310 Nm.
Baterai LFP 18,4 kWh.
Velg 19 inci RFT.
Head unit 15,6 inci.
Audio Sony 9 speaker.
Kursi elektrik depan lebih lengkap.
Ambient light 64 warna.
Panoramic skyroof.
Parking radar depan-belakang.
Departure angle lebih besar (33°).
Lihat Selengkapnya
Harga dan Spesifikasi Jetour T1 Resmi di Indonesia, SUV Hybrid i-DM Mulai Rp 500 Jutaan03 Jun 2026
Harga dan Spesifikasi Jetour T1 Resmi di Indonesia, SUV Hybrid i-DM Mulai Rp 500 Jutaan03 Jun 2026
Tangerang, Goodcar.id - Berapa harga Jetour T1 di Indonesia? Jetour melalui PT JETOUR Sales Indonesia akhirnya resmi meluncurkan Jetour T1 untuk pasar Indonesia. SUV bergaya urban adventure ini hadir dengan dua pilihan powertrain, yakni mesin bensin (ICE) dan hybrid Intelligent Dual Mode (i-DM).
Dari sisi harga, Jetour T1 dipasarkan mulai Rp 408.000.000 on the road Jakarta untuk varian mesin bensin. Sementara itu, Jetour T1 i-DM sebagai varian hybrid dibanderol Rp 558.000.000 on the road Jakarta.
Menariknya, ada harga perkenalan terbatas untuk konsumen awal. Jetour memberikan program khusus untuk 500 pembeli pertama, di mana Jetour T1 bisa didapatkan dengan harga Rp 388.000.000, sedangkan Jetour T1 i-DM ditawarkan Rp 538.000.000.
Dalam peluncurannya, pihak Jetour menekankan pendekatan fleksibilitas teknologi yang disesuaikan dengan kebutuhan konsumen Indonesia.
“JETOUR terus menghadirkan solusi mobilitas cerdas melalui pengembangan strategi Travel+. Didukung teknologi energi baru, inovasi global, serta ekosistem layanan yang kuat, kami bangga menghadirkan JETOUR T1 sebagai Urban Adventure SUV yang memadukan desain tangguh, teknologi hybrid cerdas, kenyamanan premium, performa andal, dan kepraktisan untuk mendukung berbagai gaya hidup dan perjalanan konsumen Indonesia,” ujar Caroline Ling, President Director PT JETOUR Sales Indonesia.
Sementara itu, pendekatan hybrid pada varian i-DM disebut tidak sekadar mengejar efisiensi bahan bakar.
“Kami melihat banyak konsumen yang tertarik pada teknologi elektrifikasi, tetapi tetap membutuhkan kendaraan yang praktis, nyaman, dan fleksibel untuk berbagai kebutuhan perjalanan. Untuk itu, JETOUR T1 hadir dengan sistem yang tidak hanya memilih antara efisiensi atau performa, tapi mampu menghadirkan keduanya dalam satu pengalaman berkendara yang seamless dan efisien," ujar Moch Ranggy Radiansyah.
Spesifikasi Jetour T1 i-DM: Hybrid dengan Mode Adaptif
Fokus utama Jetour T1 ada pada varian i-DM yang mengusung sistem hybrid adaptif. Teknologi ini menggabungkan mesin bensin ACTECO 1.5 TGDI dengan motor listrik dalam satu sistem terintegrasi.
Mesin bensinnya menghasilkan tenaga 136 PS dengan torsi 220 Nm. Sementara motor listriknya menyumbang tenaga 204 PS dan torsi 310 Nm. Sistem ini didukung Dedicated Hybrid Transmission (DHT) dan baterai LFP berkapasitas 18,4 kWh.
Dari sisi efisiensi, mesin hybrid ini diklaim memiliki thermal efficiency hingga 44,5 persen. Baterainya juga sudah mendukung DC fast charging dari 30 ke 80 persen dalam waktu sekitar 27 menit.
Dalam kondisi penuh, Jetour T1 i-DM mampu menempuh jarak hingga 100 km dalam mode listrik murni berdasarkan standar WLTC.
Sistem i-DM bekerja melalui beberapa mode berkendara, mulai dari Pure EV untuk penggunaan dalam kota, hingga Intelligent Hybrid yang menyesuaikan kondisi jalan secara otomatis. Ada juga mode Parallel Drive untuk akselerasi dan Direct Engine Drive saat kecepatan tinggi.
Dimensi Besar dan Kabin Luas
Dari sisi dimensi, Jetour T1 masuk kategori SUV menengah dengan panjang 4.705 mm, lebar 1.967 mm, tinggi 1.843 mm, serta wheelbase 2.800 mm.
Ukuran ini berdampak langsung pada ruang kabin yang cukup lega. Kapasitas bagasinya mencapai 1.455 liter, memberikan fleksibilitas untuk kebutuhan perjalanan jarak jauh maupun aktivitas harian.
Fitur Interior dan Kenyamanan Kabin
Jetour T1 mengusung pendekatan kenyamanan kabin yang cukup serius. Terdapat 79 titik peredam suara serta penggunaan double-layer acoustic glass yang membantu menjaga tingkat kebisingan tetap rendah, bahkan di bawah 40 dB saat idle.
Fitur Jetour T1 lain yang disematkan antara lain:
24 Hour Parking AC
Nap Mode
Dual Zone AC
Ventilasi kabin otomatis
Leg rest untuk penumpang depan
Selain itu, terdapat fitur Vehicle-to-Load (V2L) 3,3 kW yang memungkinkan mobil menyuplai listrik ke perangkat eksternal, fitur yang mulai relevan untuk kebutuhan outdoor.
Struktur dan Fitur Keselamatan
Dari sisi struktur, Jetour T1 menggunakan platform monocoque dengan komposisi 80 persen high-strength steel. Pendekatan ini bertujuan meningkatkan rigiditas sekaligus keselamatan.
SUV ini juga dilengkapi 13 fitur Advanced Driver Assistance Systems (ADAS), yang mencakup berbagai fungsi bantuan berkendara modern.
Jetour T1 juga telah mengantongi rating lima bintang dari ASEAN NCAP, serta penghargaan desain Red Dot Design Award 2024.
Varian Mesin Bensin Masih Dipertahankan
Selain varian hybrid, Jetour tetap menghadirkan opsi mesin bensin untuk konsumen yang belum ingin beralih ke elektrifikasi.
"JETOUR berkomitmen untuk menghadirkan SUV yang tidak hanya menawarkan desain, teknologi, dan kenyamanan, tetapi juga value yang benar-benar relevan bagi konsumen Indonesia. Melalui JETOUR T1, kami ingin memberikan lebih banyak pilihan kepada konsumen Indonesia yang ingin mulai menikmati manfaat elektrifikasi melalui teknologi i-DM maupun bagi mereka yang masih menginginkan pengalaman berkendara konvensional. Kami percaya setiap konsumen memiliki kebutuhan yang berbeda, dan kami ingin memberikan kebebasan untuk memilih teknologi yang paling sesuai dengan gaya hidup mereka," tambah Moch Ranggy Radiansyah, Marketing Director PT JETOUR Sales Indonesia.
Dengan rentang harga Rp 400–500 jutaan, Jetour T1 masuk ke segmen SUV yang cukup kompetitif di Indonesia. Kehadiran varian hybrid i-DM menjadi pembeda utama, terutama dengan klaim efisiensi dan fleksibilitas mode berkendara.
Lihat Selengkapnya
Spesifikasi Jetour T1 i-DM Mulai Terungkap, SUV Hybrid Siap Tantang Suzuki Jimny28 May 2026
Spesifikasi Jetour T1 i-DM Mulai Terungkap, SUV Hybrid Siap Tantang Suzuki Jimny28 May 2026
Jakarta, Goodcar.id - Spesifikasi Jetour T1 i-DM mulai terungkap seiring sinyal kuat kehadirannya di Indonesia. SUV bergaya urban adventure ini bukan produk yang benar-benar baru, karena sebelumnya sudah meluncur secara global dan mencatat penjualan signifikan dalam waktu relatif singkat.
Dalam pengumuman resminya, Jetour memastikan bahwa T1 akan dibekali teknologi i-DM (Intelligent Dual Mode), sebuah sistem plug-in hybrid yang menggabungkan mesin bensin dan motor listrik untuk efisiensi sekaligus performa.
Jika melihat spesifikasi Jetour T1 i-DM secara fisik, dimensinya tergolong cukup besar untuk kelas SUV ringkas. Mobil ini memiliki panjang 4.705 mm, lebar 1.967 mm, dan tinggi sekitar 1.840 mm dengan wheelbase 2.800 mm.
Mesin 1.5 Turbo + Motor Listrik, Tenaga Gabungan Signifikan
Masuk ke bagian teknis, spesifikasi Jetour T1 i-DM mengandalkan kombinasi mesin bensin 1.500 cc turbo 4-silinder dengan tenaga 132 PS dan torsi 200 Nm.
Mesin tersebut dipadukan dengan motor listrik bertenaga 150 kW atau sekitar 201 dk dengan torsi 310 Nm. Tenaga disalurkan melalui transmisi DHT single gear yang umum digunakan pada sistem hybrid modern.
Dengan konfigurasi tersebut, Jetour mengklaim jarak tempuh gabungan bisa menembus lebih dari 1.000 km. Angka ini cukup relevan untuk penggunaan jarak jauh tanpa terlalu bergantung pada infrastruktur charging.
Baterai 26,7 kWh dan Sistem AWD Pintar
Spesifikasi Jetour T1 i-DM diprediksi juga didukung baterai berkapasitas 26,7 kWh, yang tergolong besar untuk kategori plug-in hybrid. Kapasitas ini memungkinkan mobil melaju dalam mode listrik murni untuk kebutuhan harian di dalam kota.
Salah satu fitur yang cukup menonjol adalah sistem penggerak empat roda pintar XWD. Sistem ini mampu mendistribusikan tenaga secara instan ke roda dengan traksi terbaik, terutama saat menghadapi kondisi jalan licin atau tidak rata.
Selain itu, terdapat fitur Mode X yang dapat menyesuaikan karakter kendaraan secara otomatis dalam hitungan milidetik. Untuk pengguna yang ingin pengaturan manual, tersedia tujuh mode berkendara, termasuk Sport, Snow, dan Sand.
“JETOUR melihat kebutuhan konsumen saat ini terus berkembang menuju kendaraan yang tidak hanya memiliki desain kuat dan karakter berbeda, tetapi juga mampu menghadirkan pengalaman berkendara yang lebih cerdas, efisien, dan nyaman untuk berbagai gaya hidup modern. Kami percaya, JETOUR T1 akan menjadi salah satu langkah penting JETOUR dalam menghadirkan inovasi global yang semakin relevan bagi pasar Indonesia, dan dalam waktu dekat model ini akan segera kami hadirkan secara resmi di Indonesia,” ujar Moch Ranggy Radiansyah, Marketing Director PT Jetour Sales Indonesia.
Berpotensi Jadi Penantang Segmennya Suzuki Jimny
Dengan spesifikasi Jetour T1 i-DM yang sudah terungkap, posisi mobil ini cukup menarik. Di satu sisi, ia bisa menjadi alternatif SUV bergaya off-road ringan seperti Jimny 5-door, namun dengan pendekatan elektrifikasi.
Di sisi lain, T1 i-DM juga berpotensi bersaing dengan SUV elektrifikasi lain yang mulai masuk ke pasar Indonesia, seperti ICAR V23 misalnya.
Jetour memberi sinyal bahwa peluncuran resmi T1 di Indonesia tinggal menunggu waktu. Kehadiran model ini menjadi bagian dari langkah brand tersebut dalam mengikuti tren elektrifikasi global yang semakin cepat.
Jika spesifikasi Jetour T1 i-DM yang beredar saat ini tidak banyak berubah, maka SUV ini berpotensi menjadi salah satu opsi menarik di segmen hybrid dengan karakter yang berbeda dari kebanyakan kompetitor.
Lihat Selengkapnya
5 Keunggulan JETOUR T2 untuk Perjalanan Jauh, Fokus Kenyamanan dan Keamanan25 Mar 2026
5 Keunggulan JETOUR T2 untuk Perjalanan Jauh, Fokus Kenyamanan dan Keamanan25 Mar 2026
Jakarta, Goodcar.id - Keunggulan JETOUR dalam menghadirkan kendaraan untuk perjalanan jauh sepertinya perlu dibuktikan. Terlebih saat ini, dimusim mudik lebaran juttan orang melakukan perjalanan mudik ke kampung halaman dengan menempuh ratusan hingga ribuan kilometer.
Perjalanan lintas kota yang memakan waktu panjang menuntut kendaraan dengan kombinasi kenyamanan, stabilitas, dan fitur keselamatan yang memadai.
Menjawab kebutuhan tersebut, JETOUR T2 diklaim oleh pabrikan hadir dengan pendekatan yang mengutamakan pengalaman berkendara jarak jauh. Mulai dari desain struktur kendaraan hingga kelengkapan fitur, SUV ini dirancang untuk menunjang perjalanan yang lebih nyaman dan aman.
“Perjalanan jarak jauh membutuhkan kendaraan yang mampu memberikan kenyamanan sekaligus rasa aman. JETOUR T2 dirancang untuk mendukung mobilitas tersebut melalui berbagai fitur yang mengutamakan stabilitas dan keselamatan,” ujar Moch Ranggy Radiansyah dalam keterangan resminya.
1. Struktur Kuat dan Stabil untuk Berbagai Kondisi Jalan
Keunggulan JETOUR pada aspek struktur terlihat dari penggunaan Hardtop Cage Body Monocoque dengan material high-strength steel hingga 80 persen. Konstruksi ini dirancang untuk meningkatkan kekuatan bodi sekaligus menjaga kestabilan kendaraan saat melaju di berbagai kondisi jalan.
Distribusi beban yang merata pada struktur monocoque membantu meredam getaran selama perjalanan panjang. Hal ini berkontribusi terhadap kenyamanan berkendara, terutama saat melewati jalan tidak rata atau dalam kondisi lalu lintas padat.
Selain itu, stabilitas kendaraan tetap terjaga saat bermanuver, memberikan kontrol yang lebih baik bagi pengemudi selama perjalanan jarak jauh.
2. Kabin Lapang dan Kapasitas Bagasi Besar
Keunggulan JETOUR juga terlihat pada desain kabin yang luas untuk menunjang kenyamanan penumpang selama perjalanan jauh. Ruang kabin yang lega memberikan fleksibilitas gerak, sehingga membantu mengurangi kelelahan saat duduk dalam waktu lama.
Tersedia hingga 50 ruang penyimpanan di berbagai bagian interior, memungkinkan barang-barang tersusun rapi dan mudah diakses. Penataan ini mendukung kenyamanan sekaligus efisiensi selama perjalanan.
Untuk kebutuhan barang bawaan, kapasitas bagasi mencapai 580 liter dan dapat diperluas hingga 1.494 liter saat kursi baris kedua dilipat. Struktur atap juga mampu menahan beban tambahan, memberikan fleksibilitas dalam membawa perlengkapan perjalanan.
3. Fitur Keselamatan Aktif Berbasis ADAS
Keunggulan JETOUR dalam hal keselamatan ditunjukkan melalui kehadiran Advanced Driver Assistance System (ADAS) Level 2 dari Bosch. Sistem ini dirancang untuk membantu pengemudi dalam mengantisipasi potensi risiko di jalan.
Fitur yang tersedia meliputi Forward Collision Warning (FCW), Autonomous Emergency Braking (AEB), Lane Departure Warning (LDW), Lane Keep Assist (LKA), serta Auto High Beam (AHB). Seluruh fitur tersebut bekerja untuk meningkatkan keamanan selama perjalanan.
Selain itu, terdapat 540 Surround Vision yang membantu memantau kondisi sekitar kendaraan secara menyeluruh. Fitur tambahan seperti Wading Radar serta kemampuan Flood-Ready dan Terrain-Ready juga mendukung kendaraan saat melintasi berbagai kondisi jalan.
4. Teknologi Infotainment Modern
Keunggulan JETOUR pada sektor teknologi terlihat dari sistem infotainment yang dirancang untuk menunjang kenyamanan selama perjalanan panjang. Layar sentuh berukuran 15,6 inci menjadi pusat kontrol berbagai fitur kendaraan.
Dukungan Wireless Apple CarPlay dan Android Auto memudahkan integrasi perangkat smartphone dengan sistem kendaraan. Selain itu, fitur Intelligent Voice Command memungkinkan pengoperasian tanpa harus mengalihkan perhatian dari jalan.
Sistem audio 12-channel dari Sony juga turut meningkatkan kualitas hiburan di dalam kabin, menghadirkan pengalaman audio yang lebih jernih selama perjalanan.
5. Fitur Kenyamanan Lengkap
Keunggulan JETOUR dalam menghadirkan kenyamanan ditunjukkan melalui berbagai fitur pendukung yang dirancang untuk penggunaan jarak jauh. Salah satunya adalah kehadiran 50W wireless charger untuk pengisian daya perangkat secara praktis.
Sistem Dual Zone AC yang dilengkapi CN95 Air Filter membantu menjaga kualitas udara tetap bersih di dalam kabin. Fitur ini menjadi penting dalam perjalanan panjang dengan banyak penumpang.
Selain itu, kursi elektrik dengan memory seat serta fitur heated dan cooled seat di sisi pengemudi memberikan fleksibilitas pengaturan posisi duduk. Kombinasi fitur ini mendukung kenyamanan berkendara dalam durasi panjang.
Keunggulan JETOUR secara keseluruhan terlihat dari integrasi antara struktur kendaraan, fitur keselamatan, teknologi, dan kenyamanan dalam satu paket. Hal ini menjadikan JETOUR T2, SUV yang dijual seharga Rp 568 juta adalah salah satu kendaraan yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan perjalanan jarak jauh.
Dengan pendekatan tersebut, kendaraan ini mampu mendukung mobilitas lintas kota dengan lebih optimal, baik dari sisi kenyamanan maupun keamanan sepanjang perjalanan.
Lihat Selengkapnya
Goodfriends bisa bertanya lebih jauh tentang ketersediaan unit, promo & benefit menarik, negosiasi harga ataupun simulasi kredit yang sesuai dengan kebutuhan Anda.