Jakarta, Goodcar.id - Mengemudikan mobil bukan sekadar menginjak pedal gas dan rem. Ada berbagai teknik berkendara yang perlu dikuasai agar kendaraan dapat dikendalikan dengan aman, salah satunya adalah parkir paralel.
Teknik ini sering dianggap sulit karena menuntut pemahaman menyeluruh terhadap dimensi mobil, jarak, serta koordinasi kemudi yang presisi.
Tidak sedikit pengemudi yang masih kesulitan saat harus memarkirkan mobil secara paralel. Padahal, kemampuan ini sangat penting, terutama ketika berkendara di area perkotaan dengan keterbatasan lahan parkir. Meskipun mobil modern kini dilengkapi sensor dan kamera parkir, kehati-hatian dan kejelian pengemudi tetap menjadi faktor utama.
Parkir paralel tidak bisa hanya mengandalkan teknologi. Pengemudi harus memiliki feeling yang baik serta rutin melatih keterampilan parkir, baik menggunakan mobil manual maupun matik, agar terbiasa membaca ruang dan posisi kendaraan.
Sebab parkir paralel adalah teknik memarkirkan mobil sejajar dengan tepi jalan, di antara dua kendaraan lain yang sudah terparkir dalam satu garis lurus. Metode ini umum diterapkan di kawasan padat penduduk karena mampu memaksimalkan penggunaan ruang parkir yang terbatas.
Menguasai parkir paralel membantu pengemudi memanfaatkan celah parkir secara efisien. Meski kerap dianggap sebagai manuver yang rumit, teknik ini sejatinya merupakan kombinasi antara kontrol kemudi yang tepat, kesadaran ruang, serta kemampuan memperkirakan jarak kendaraan secara akurat.
Prinsip Dasar Cara Parkir Paralel
Secara konsep, parkir paralel dilakukan dengan menggerakkan mobil membentuk pola menyerupai huruf “S” saat mundur. Dimulai dengan posisi mobil sejajar kendaraan di depan, lalu diarahkan secara bertahap hingga seluruh bodi masuk ke ruang parkir.
Kunci keberhasilan teknik ini adalah melakukan setiap gerakan secara perlahan dan terkontrol. Pengemudi disarankan rutin memeriksa kondisi sekitar melalui kaca spion dan kamera parkir. Latihan di area yang aman dan lapang akan membantu membangun kepercayaan diri serta insting parkir yang lebih baik.
Langkah-Langkah Parkir Paralel yang Tepat
Meskipun terlihat menantang, parkir paralel sebenarnya bisa dikuasai dengan mengikuti urutan langkah yang benar berikut ini.
Saat menemukan ruang parkir, posisikan mobil sejajar dengan kendaraan yang ada di depannya. Idealnya, beri jarak sekitar setengah meter agar mobil memiliki ruang gerak yang cukup tanpa menyia-nyiakan lahan parkir.
Setelah posisi lurus, pindahkan tuas persneling ke posisi mundur (R), lalu putar setir ke arah kiri hingga mentok untuk mulai memasukkan bagian belakang mobil ke area parkir.
Mundurkan mobil secara perlahan sampai membentuk sudut sekitar 45 derajat. Bagi pemula, sudut ini bisa diperkirakan dengan melihat kaca spion kiri. Saat bagian tengah mobil belakang mulai terlihat jelas, artinya posisi sudut sudah mendekati ideal.
Tahapan ini memang membutuhkan latihan karena menentukan keberhasilan langkah selanjutnya.
Manfaatkan kamera mundur atau spion untuk memastikan posisi mobil. Jika dirasa cukup, luruskan setir secara perlahan sambil tetap memundurkan kendaraan hingga bodi mobil masuk ke ruang parkir dengan aman.
Meluruskan setir sebaiknya dilakukan saat mesin menyala agar kemudi lebih ringan dan mudah dikendalikan.
Saat mobil sudah hampir sejajar, perhatikan jarak antara bagian depan dan belakang kendaraan dengan mobil di sekitarnya. Hentikan mobil ketika posisi bodi sudah seimbang agar tidak mengganggu kendaraan lain.
Parkir yang lurus dan rapi akan mengurangi risiko tersenggol atau tertabrak kendaraan lain.
Ketika ujung mobil sejajar dengan kendaraan di depan, putar setir penuh ke arah kanan. Mundurkan mobil secara perlahan hingga seluruh bodi masuk sempurna ke ruang parkir paralel.
Pastikan Anda terus memantau pergerakan mobil melalui kaca spion selama proses ini.
Langkah terakhir adalah meluruskan roda depan agar posisi mobil benar-benar sejajar dengan tepi jalan. Majukan atau mundurkan mobil secukupnya sambil mengoreksi arah setir hingga posisi akhir terlihat rapi dan proporsional.
Jika roda sudah lurus, maka proses parkir paralel selesai dengan aman dan tertib.
Latihan Rutin Kunci Keberhasilan
Tidak perlu takut ketika menghadapi situasi parkir paralel. Semakin sering Anda berlatih, semakin terbiasa pula membaca ruang dan mengendalikan mobil. Perkembangan teknologi memang memudahkan proses parkir, namun keterampilan dasar pengemudi tetap menjadi fondasi utama.
Sebelum memarkir kendaraan, pastikan seluruh kaca spion telah diatur dengan benar. Dengan visibilitas yang optimal, kesalahan parkir paralel dapat diminimalkan.