Changan Lumin Raih Best Light EV 2026, Sinyal Awal Mobil Listrik Kompak di Indonesia05 Jun 2026
Changan Lumin Raih Best Light EV 2026, Sinyal Awal Mobil Listrik Kompak di Indonesia05 Jun 2026
Jakarta, Goodcar.id - Pasar mobil listrik di Indonesia terus berkembang, termasuk di segmen kendaraan kompak untuk penggunaan perkotaan. Salah satu model yang mulai mencuri perhatian adalah Changan Lumin, yang baru saja meraih penghargaan Best Light EV dalam ajang OTOMOTIF Award 2026.
Penghargaan tersebut diberikan dalam acara yang digelar di Jakarta pada Kamis (4/6), menjadi pencapaian awal bagi Changan di Indonesia. Mengingat, model ini baru resmi meluncur pada November 2025, sehingga capaian tersebut terbilang cukup cepat dalam membangun eksistensi di pasar nasional.
Ajang OTOMOTIF Award sendiri dikenal sebagai salah satu tolok ukur industri otomotif di Tanah Air. Penilaian dilakukan melalui serangkaian pengujian independen oleh tim redaksi dan tester profesional, mencakup berbagai aspek mulai dari performa, efisiensi, hingga relevansi produk terhadap kebutuhan konsumen.
CEO Changan Indonesia, Setiawan Surya, menilai penghargaan ini bukan sekadar simbol, melainkan indikasi bahwa produk mereka mulai diterima oleh pasar.
“Kami menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh jajaran redaksi dan tim penguji Tabloid OTOMOTIF atas penghargaan The Best Light EV yang diberikan kepada Changan Lumin. Bagi kami, penghargaan tersebut memiliki arti yang sangat istimewa karena diraih dalam waktu yang relatif singkat sejak Lumin kami hadirkan di Indonesia. Pengakuan ini juga menjadi bukti bahwa inovasi, kualitas, dan value yang kami tawarkan mampu mendapatkan kepercayaan dari media otomotif terkemuka maupun masyarakat Indonesia,” ujar Setiawan Surya.
Ia juga menambahkan bahwa penghargaan ini menjadi dorongan bagi Changan untuk terus mengembangkan produk yang relevan dengan kebutuhan konsumen domestik.
Spesifikasi Changan Lumin: Fokus Mobilitas Perkotaan
Secara teknis, Changan Lumin dirancang sebagai kendaraan listrik kompak untuk mobilitas harian. Mobil ini menggunakan motor listrik tipe Permanent Magnet Synchronous Motor dengan tenaga 35 kW atau sekitar 48 PS dan torsi maksimum 83 Nm.
Sumber energinya berasal dari baterai Lithium Iron Phosphate (LFP) berkapasitas 27,98 kWh. Dengan konfigurasi tersebut, jarak tempuhnya diklaim mencapai hingga 301 kilometer berdasarkan standar NEDC. Selain itu, dukungan DC fast charging turut disematkan untuk meningkatkan fleksibilitas penggunaan.
Di dalam kabin, pendekatan yang diambil lebih ke arah fungsional. Tersedia panel instrumen digital 7 inci serta layar sentuh 10,25 inci yang sudah mendukung Apple CarPlay dan konektivitas Bluetooth. Fitur lain seperti keyless entry, start-stop button, hingga konfigurasi kursi belakang 50:50 memperkuat aspek kepraktisan.
Kehadiran Changan Lumin di segmen light EV menambah pilihan di pasar yang sebelumnya didominasi oleh beberapa model dengan karakter serupa. Desain kompak dan orientasi penggunaan di area urban menjadi pendekatan yang kini semakin relevan, terutama di kota besar dengan tingkat kemacetan tinggi.
Penghargaan yang diraih dalam OTOMOTIF Award 2026 dapat dilihat sebagai indikator awal bahwa segmen ini mulai mendapatkan perhatian lebih luas, baik dari industri maupun konsumen. Meski demikian, tantangan tetap ada, terutama dalam hal edukasi pasar, infrastruktur pengisian daya, serta persepsi terhadap kendaraan listrik entry-level.
Menutup pernyataannya, Setiawan menegaskan arah pengembangan Changan ke depan.
“Lebih dari sekadar penghargaan, pencapaian ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus menghadirkan kendaraan yang relevan dengan kebutuhan konsumen Indonesia, mulai dari teknologi yang mudah digunakan, efisiensi energi yang optimal, hingga pengalaman berkendara yang menyenangkan. Ke depannya, Changan akan terus memperkuat komitmen dalam menghadirkan inovasi mobilitas yang lebih cerdas, berkelanjutan, dan dapat diakses oleh lebih banyak masyarakat Indonesia,” tutupnya.
Dengan capaian ini, Changan Lumin tidak hanya menambah daftar pemenang penghargaan, tetapi juga membuka babak baru dalam persaingan mobil listrik kompak di Indonesia yang semakin ramai.
Lihat Selengkapnya
5 Kelebihan Hyundai New CRETA, SUV Lincah Harga Rp200 jutaan05 Jun 2026
5 Kelebihan Hyundai New CRETA, SUV Lincah Harga Rp200 jutaan05 Jun 2026
Jakarta, Goodcar.id – Kebutuhan kendaraan yang nyaman semakin relevan di tengah mobilitas perkotaan yang padat. Data TomTom Traffic Index 2025 mencatat, Jakarta memiliki rata-rata waktu tempuh 26 menit 19 detik untuk jarak 10 kilometer. Dalam setahun, waktu yang terbuang akibat kemacetan bahkan mencapai 125 jam.
Kondisi ini membuat mobil bukan sekadar alat transportasi, tetapi juga ruang kedua untuk beraktivitas. Menjawab kebutuhan tersebut, Hyundai Motor Company menghadirkan Hyundai New CRETA sebagai SUV yang menitikberatkan pada kenyamanan kabin dan pengalaman berkendara.
Berikut lima kelebihan Hyundai New CRETA yang jadi sorotan.
1. Kabin Luas, Lebih Fleksibel untuk Berbagai Kebutuhan
Salah satu kelebihan utama Hyundai New CRETA terletak pada kabinnya yang lega. Ruang kepala dan kaki dirancang cukup lapang untuk menunjang kenyamanan penumpang, baik saat perjalanan harian maupun perjalanan jarak jauh.
Konfigurasi kursi belakang dengan skema 60:40 juga memberikan fleksibilitas. Pengguna bisa menyesuaikan ruang untuk membawa barang, mulai dari koper hingga perlengkapan aktivitas akhir pekan tanpa harus mengorbankan kenyamanan penumpang.
2. Interior Premium dengan Fitur Penunjang Kenyamanan
Masuk ke dalam kabin Hyundai New CRETA, nuansa modern langsung terasa. Salah satu fitur yang cukup mencolok adalah panoramic sunroof yang membuat kabin terasa lebih terbuka dan terang.
Selain itu, tersedia ventilated front seats yang membantu menjaga suhu kursi tetap sejuk—fitur yang cukup relevan untuk iklim tropis seperti Indonesia. Ada juga console armrest dengan air purifier yang berfungsi menjaga kualitas udara di dalam kabin tetap bersih.
Fitur-fitur ini menunjukkan bahwa pendekatan kenyamanan tidak hanya soal ruang, tetapi juga detail pengalaman selama berkendara.
3. Teknologi Modern yang Terintegrasi
Hyundai New CRETA juga dibekali teknologi yang mengarah ke pengalaman berkendara lebih praktis dan terhubung. Salah satunya adalah panoramic integrated display yang menggabungkan layar infotainment dan cluster digital dalam satu tampilan.
Selain itu, sistem audio BOSE® 8-speaker memberikan kualitas suara yang merata di seluruh kabin. Kombinasi ini membuat perjalanan, terutama di kondisi macet, terasa lebih tidak membosankan.
4. Bagasi Luas dan Fitur Praktis untuk Mobilitas Harian
Kelebihan Hyundai New CRETA berikutnya ada pada aspek kepraktisan. Area bagasi dirancang cukup luas untuk menampung berbagai kebutuhan, baik untuk aktivitas harian maupun perjalanan luar kota.
Fitur power tailgate juga mempermudah akses keluar-masuk barang. Pengguna tidak perlu repot membuka bagasi secara manual, terutama saat membawa banyak barang.
5. Program Kepemilikan yang Relatif Kompetitif
Di luar aspek produk, Hyundai juga menawarkan sejumlah program kepemilikan untuk New CRETA. Salah satunya adalah program Triple Zero yang mencakup bunga 0%, tanpa biaya administrasi, dan tanpa biaya provisi.
Selain itu, tersedia trade-in benefit hingga Rp20 juta serta program resale value guarantee yang menjanjikan nilai jual kembali hingga 70% pada tahun ketiga.
Harga Hyundai New CRETA sendiri dipasarkan mulai dari Rp299,7 juta (OTR Jakarta).
Di tengah kondisi lalu lintas yang semakin padat, Hyundai New CRETA mencoba menawarkan pendekatan berbeda lewat kenyamanan kabin dan kelengkapan fitur. Mulai dari ruang yang lega, fitur interior yang mendukung, hingga teknologi terintegrasi, SUV ini diarahkan untuk menjawab kebutuhan mobilitas masyarakat urban.
Meski demikian, keputusan akhir tetap bergantung pada preferensi dan kebutuhan masing-masing konsumen, terutama dalam mempertimbangkan fitur, harga, serta value jangka panjang dari sebuah kendaraan.
Lihat Selengkapnya
Carens dan Sonet Jadi Bintang, Kia Raih Puluhan Pemesanan di IIMS Surabaya 202605 Jun 2026
Carens dan Sonet Jadi Bintang, Kia Raih Puluhan Pemesanan di IIMS Surabaya 202605 Jun 2026
Surabaya, GoodCar.id – Kia Sales Indonesia menutup partisipasinya di Indonesia International Motor Show (IIMS) Surabaya 2026 dengan hasil positif. Selama pameran otomotif yang berlangsung di Surabaya tersebut, Kia berhasil membukukan puluhan Surat Pemesanan Kendaraan (SPK) sekaligus mencatat tingginya antusiasme pengunjung terhadap jajaran produk unggulannya.
Keberhasilan ini menjadi sinyal positif bagi Kia di pasar otomotif Indonesia, khususnya di wilayah Jawa Timur yang selama ini menjadi salah satu pasar potensial untuk segmen kendaraan keluarga dan SUV. Berbagai model yang dipamerkan, mulai dari The all-new Carens, The new Sonet, hingga Seltos Concept, berhasil menarik perhatian pengunjung berkat kombinasi desain modern, teknologi terkini, serta pengalaman berkendara yang sesuai dengan kebutuhan konsumen Indonesia.
Tidak hanya menghadirkan kendaraan terbaru, Kia juga menawarkan pengalaman pameran yang lebih interaktif melalui berbagai aktivitas menarik yang sukses meningkatkan keterlibatan pengunjung selama gelaran berlangsung.
The All-New Carens dan Sonet Jadi Primadona
Dari seluruh lini kendaraan yang ditampilkan, The all-new Carens dan The new Sonet menjadi model yang paling banyak menarik perhatian pengunjung.
Kedua model tersebut berhasil menjawab kebutuhan konsumen yang menginginkan kendaraan dengan desain modern, fitur lengkap, dan kenyamanan untuk penggunaan sehari-hari maupun perjalanan keluarga.
The all-new Carens hadir sebagai kendaraan keluarga modern yang menawarkan kabin luas, fitur keselamatan yang lengkap, serta teknologi yang mendukung kenyamanan selama perjalanan. Sementara itu, The new Sonet menjadi pilihan menarik bagi konsumen yang mencari SUV kompak dengan karakter sporty, desain progresif, dan efisiensi untuk mobilitas perkotaan.
Selain itu, kehadiran Seltos Concept turut menambah daya tarik booth Kia dengan menampilkan arah pengembangan desain dan inovasi kendaraan Kia di masa depan.
Booth Interaktif Tingkatkan Antusiasme Pengunjung
Salah satu faktor yang turut mendukung kesuksesan Kia di IIMS Surabaya 2026 adalah konsep booth yang dirancang lebih interaktif dan dekat dengan pengunjung.
Kia menghadirkan berbagai aktivitas menarik, termasuk World Cup AI Photobooth yang memungkinkan pengunjung mendapatkan pengalaman foto berbasis teknologi kecerdasan buatan. Selain itu, tersedia juga Hanbok Costume Experience yang menghadirkan nuansa budaya Korea Selatan dan menjadi salah satu area favorit pengunjung selama pameran berlangsung.
Pendekatan ini tidak hanya memperkenalkan produk, tetapi juga memperkuat pengalaman merek yang lebih emosional dan berkesan bagi para pengunjung.
Melalui konsep tersebut, Kia berhasil menciptakan interaksi yang lebih dekat dengan masyarakat sekaligus memperkenalkan identitas global merek yang berasal dari Korea Selatan.
Test Drive Jadi Daya Tarik Utama
Tingginya minat pengunjung juga terlihat dari antusiasme terhadap sesi test drive yang disediakan selama pameran.
Banyak pengunjung memanfaatkan kesempatan untuk mencoba langsung The all-new Carens dan The new Sonet guna merasakan kenyamanan, performa, serta berbagai fitur yang ditawarkan kedua model tersebut.
Pengalaman berkendara secara langsung menjadi salah satu faktor penting yang mendorong keputusan pembelian. Konsumen dapat merasakan karakter kendaraan, kualitas kabin, hingga teknologi yang dihadirkan sebelum menentukan pilihan.
VP Operations Kia Sales Indonesia, Harry Yanto, mengatakan bahwa respons positif dari masyarakat Surabaya menunjukkan semakin tingginya relevansi produk Kia dengan kebutuhan konsumen Indonesia.
“Respons pengunjung di Surabaya menunjukkan bagaimana produk Kia semakin relevan dengan kebutuhan konsumen Indonesia. Mulai dari kendaraan keluarga, SUV perkotaan, hingga compact SUV dengan karakter lebih progresif, semuanya mendapat sambutan positif,” ujar Harry.
Program Penjualan Menarik Dukung Keputusan Pembelian
Selain produk yang kompetitif, Kia juga menghadirkan berbagai program penjualan yang menjadi daya tarik tambahan selama IIMS Surabaya 2026.
Pengunjung mendapatkan penawaran berupa program angsuran ringan dengan bunga 0 persen serta berbagai pilihan skema pembiayaan yang fleksibel. Program tersebut memberikan kemudahan bagi konsumen yang ingin memiliki kendaraan Kia dengan proses pembelian yang lebih ringan.
Tidak hanya itu, Kia juga menawarkan program purna jual melalui Kia Total Care untuk pengguna The all-new Carens dan The new Sonet.
Program ini mencakup layanan servis gratis selama empat tahun serta garansi kendaraan hingga tujuh tahun atau 200.000 kilometer. Dukungan tersebut menjadi salah satu bentuk komitmen Kia dalam memberikan pengalaman kepemilikan kendaraan yang lebih nyaman dan bebas khawatir.
Perkuat Kehadiran di Pasar Indonesia
Partisipasi di IIMS Surabaya 2026 menjadi kelanjutan dari momentum positif yang telah dibangun Kia sejak awal tahun melalui berbagai pameran otomotif nasional.
Menurut Harry Yanto, ajang seperti IIMS Surabaya memberikan kesempatan bagi Kia untuk memahami kebutuhan konsumen secara lebih dekat sekaligus membangun hubungan yang lebih kuat dengan pelanggan.
“IIMS Surabaya memberikan kesempatan bagi kami untuk mendengar langsung kebutuhan dan preferensi konsumen. Antusiasme pengunjung, dari test drive hingga promo yang kami hadirkan, menunjukkan kepercayaan yang terus tumbuh,” katanya.
Ke depan, Kia berkomitmen untuk terus memperkuat posisinya di Indonesia melalui pengembangan lini produk yang lebih beragam, peningkatan kualitas layanan, serta perluasan jaringan dealer di berbagai wilayah.
Dengan strategi tersebut, Kia optimistis dapat menghadirkan pengalaman kepemilikan kendaraan yang semakin mudah, nyaman, dan sesuai dengan kebutuhan konsumen Indonesia yang terus berkembang.
Lihat Selengkapnya
Foton eTruckmate Blind Van Diserahkan ke Pos Indonesia, 21 Unit Siap Operasi04 Jun 2026
Foton eTruckmate Blind Van Diserahkan ke Pos Indonesia, 21 Unit Siap Operasi04 Jun 2026
Jakarta, Goodcar.id – Sebanyak 21 unit Foton eTruckmate dengan karoseri blind van resmi diserahkan kepada PT Pos Indonesia. Armada ini akan digunakan untuk mendukung distribusi barang dan layanan pengiriman di berbagai wilayah operasional di seluruh Indonesia.
Penyerahan Foton eTruckmate Blind Van ini menjadi bagian dari langkah elektrifikasi kendaraan niaga ringan di sektor logistik. Sejumlah perusahaan mulai mempertimbangkan kendaraan listrik sebagai alternatif operasional, terutama untuk distribusi dalam kota yang menuntut efisiensi dan fleksibilitas.
Penggunaan Foton eTruckmate Blind Van juga menandai pergeseran bertahap dari kendaraan berbahan bakar konvensional menuju kendaraan listrik di sektor distribusi barang. Selama ini, kendaraan logistik masih didominasi oleh mesin diesel dan bensin.
Platform Modular untuk Beragam Karoseri
Foton eTruckmate menggunakan chassis modular monocoque dengan struktur sasis yang dirancang fleksibel. Platform ini memungkinkan kendaraan dikembangkan ke berbagai bentuk karoseri seperti blind van, box, bak terbuka, hingga microbus.
Konsep modular tersebut membuat Foton eTruckmate Blind Van tidak hanya berfungsi sebagai kendaraan niaga, tetapi juga sebagai basis kendaraan yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan operasional.
Pada penggunaan oleh PT Pos Indonesia, konfigurasi blind van dipilih karena menawarkan ruang kargo tertutup yang lebih aman. Model ini dinilai sesuai untuk pengiriman paket dan barang logistik yang membutuhkan perlindungan selama proses distribusi.
Dimensi kendaraan yang kompak juga mendukung mobilitas di kawasan perkotaan. Foton eTruckmate Blind Van dirancang tetap lincah saat melintas di jalan sempit, kawasan padat, maupun area distribusi terbatas.
Spesifikasi Teknis Foton eTruckmate Blind Van
Dari sisi teknis, Foton eTruckmate Blind Van dibekali motor listrik penggerak roda belakang. Tenaga yang dihasilkan mencapai 35 kW (rated) atau setara 47,6 PS, dengan output maksimum 102 PS (peak).
Torsi yang dihasilkan mencapai 220 Nm, memberikan karakter akselerasi instan yang dibutuhkan dalam operasional distribusi harian, terutama pada kondisi lalu lintas stop-and-go di area perkotaan.
Foton eTruckmate Blind Van menggunakan baterai Lithium Iron Phosphate (LFP) berkapasitas 41,86 kWh. Dalam kondisi penuh, kendaraan ini diklaim mampu menempuh jarak hingga 220 kilometer berdasarkan standar pengujian NEDC.
Untuk pengisian daya, kendaraan ini telah mendukung sistem DC fast charging. Pengisian baterai dari 20 persen hingga 80 persen dapat dilakukan dalam waktu sekitar 32 menit, yang dinilai cukup efisien untuk mendukung operasional dengan frekuensi tinggi.
Dari sisi daya angkut, Foton eTruckmate Blind Van disebut memiliki kapasitas muatan di atas 1 ton. Kapasitas ini cukup untuk kebutuhan distribusi barang ringan hingga menengah, termasuk paket e-commerce, suku cadang, dan produk konsumsi.
Fitur Keselamatan dan Kenyamanan
Foton eTruckmate Blind Van dilengkapi fitur keselamatan standar untuk kendaraan niaga. Sistem pengereman menggunakan ABS (Anti-lock Braking System) dan EBD (Electronic Brakeforce Distribution) untuk menjaga stabilitas saat pengereman, terutama ketika kendaraan membawa muatan.
Pada bagian kabin, tersedia sistem pendingin udara (AC) yang menunjang kenyamanan pengemudi selama menjalankan distribusi harian dengan durasi operasional panjang.
Radius putar kendaraan yang relatif kecil juga menjadi salah satu keunggulan. Kemampuan ini membantu kendaraan bermanuver di area padat seperti pasar, kawasan ritel, gudang distribusi, hingga lingkungan permukiman.
Efisiensi Operasional Kendaraan Listrik
Penggunaan Foton eTruckmate Blind Van oleh PT Pos Indonesia juga berkaitan dengan efisiensi operasional. Kendaraan listrik memiliki jumlah komponen bergerak yang lebih sedikit dibandingkan mesin pembakaran internal, sehingga kebutuhan perawatan cenderung lebih sederhana.
Selain itu, penggunaan baterai LFP dikenal memiliki stabilitas termal yang baik serta umur pakai yang lebih panjang untuk penggunaan intensif.
Chief Operating Officer PT Indomobil Global Transportasi, Edi Napis, menyatakan pengembangan kendaraan listrik tidak hanya berfokus pada produk, tetapi juga pada ekosistem pendukungnya.
“Foton Indonesia tidak hanya menghadirkan produk kendaraan listrik berkualitas, tetapi juga membangun ekosistemnya secara menyeluruh, termasuk layanan purna jual dan infrastruktur pendukung,” ujar Edi.
Peran di Sektor Logistik
Penyerahan 21 unit Foton eTruckmate Blind Van ini menunjukkan kendaraan listrik mulai mendapatkan peran dalam operasional logistik skala besar. Kebutuhan distribusi yang terus meningkat, terutama akibat pertumbuhan e-commerce, mendorong perusahaan mencari solusi yang lebih efisien.
Foton eTruckmate Blind Van menjadi salah satu opsi kendaraan niaga listrik yang dirancang untuk distribusi dalam kota. Kombinasi antara jarak tempuh, kapasitas muatan, dan fleksibilitas karoseri membuat kendaraan ini relevan untuk kebutuhan operasional harian.
Meski demikian, implementasi kendaraan listrik di sektor logistik masih menghadapi tantangan, terutama terkait ketersediaan infrastruktur pengisian daya. Namun, penggunaan armada ini oleh PT Pos Indonesia menunjukkan bahwa proses transisi menuju kendaraan listrik mulai berjalan di sektor distribusi nasional.
Lihat Selengkapnya
Goodfriends bisa bertanya lebih jauh tentang ketersediaan unit, promo & benefit menarik, negosiasi harga ataupun simulasi kredit yang sesuai dengan kebutuhan Anda.