Beranda / Mobil Baru / Katalog / KIA Seltos

KIA Seltos

Rp 425 Juta - Rp 525 Juta
Kapasitas Mesin
1,497 CC
Mesin
1.5L Petrol Engine, 4 Cylinder 16 Valve DOHC
Roda Penggerak
FWD
Jenis Bahan Bakar
Bensin
Pintu
5
Tempat Duduk
5
Foto Interior
Foto Eksterior
Pilihan Warna
Ciptakan gayamu dengan berbagai pilihan warna
4 Pilihan Warna
Glacier White Pearl
Sparkling Silver
Aurora Black Pearl
Gravity Grey
Tipe Kendaraan
KIA Seltos 1.5 MPi
Rp 425 Juta
Dapatkan Ekslusif Promo
KIA Seltos 1.5 T-GDi
Rp 525 Juta
Dapatkan Ekslusif Promo
KIA Seltos 1.4 T-GDi
Rp 446 Juta
Dapatkan Ekslusif Promo
Fitur Kendaraan
KIA Seltos 1.5 MPi
KIA Seltos 1.5 T-GDi
KIA Seltos 1.4 T-GDi
Kapasitas Mesin
1,497 CC
Jenis Bahan Bakar
Bensin
Mesin
1.5L Petrol Engine, 4 Cylinder 16 Valve DOHC
Pintu
5
Roda Penggerak
FWD
Tempat Duduk
5
Power Steering
USB
Engine On
Camera Back
Parking Sensor
Bluetooth
ABS EBD
Airbag
Alarm
Immobilizer
Overhead Airbag
Side Airbag
Blind Spot Monitor
Collision Avoidance System
Stability Control
Brake Assist
Tire Pressure Monitor
Child Safety Lock
Emergency Stop Signal
Isofix Child Seat
Central Lock
Power Door Lock
Cruise Control
Headup Display
Navigation
Reading Lamp
Stereo Am Fm
Wireless Charger
Apple Carplay
Android Auto
Touch Screen
Rear Ac
Electric Seat Adjust
Sunroof
Headrest Adjust
Wiper Auto
Led Daytime
Electric Foldable Mirror
Seat Belt Warning
Hands Free Communication
Welcome Light
Lihat Semua

KIA SELTOS
Artikel Terkait
Lihat Semua
Honda ST125 Dax Dapat Warna Baru, Apa yang Berubah Selain Tampilan?
02 Sep 2026
Honda ST125 Dax Dapat Warna Baru, Apa yang Berubah Selain Tampilan? 02 Sep 2026 Jakarta, Goodcar.id – Honda ST125 Dax mendapat penyegaran untuk pasar Indonesia. PT Astra Honda Motor (AHM) menghadirkan dua pilihan warna baru, yakni Candy Energy Orange dan Pearl Shining Black, yang mulai melengkapi pilihan Honda ST125 Dax dengan karakter visual berbeda. Penyegaran ini membuat Honda ST125 Dax tampil dengan kombinasi warna yang lebih ekspresif. Candy Energy Orange memadukan warna oranye dan hitam, sedangkan Pearl Shining Black mengandalkan dominasi hitam. Keduanya tetap dipadukan dengan sejumlah komponen berlapis krom yang menjadi bagian dari identitas desain motor tersebut. Namun, perubahan pada Honda ST125 Dax kali ini lebih banyak berada di sektor tampilan. Tidak ada perubahan pada mesin maupun fitur utama yang dibawa model sebelumnya. AHM masih mempertahankan konsep ST125 Dax sebagai motor leisure dengan desain yang mengambil inspirasi dari model Dax yang pertama kali diperkenalkan secara global pada 1969. Direktur Marketing PT Astra Honda Motor Octavianus Dwi mengatakan pilihan warna baru ditujukan untuk memberikan alternatif bagi konsumen dalam menyesuaikan tampilan motor dengan karakter masing-masing. “Honda ST125 Dax memiliki karakter yang kuat dan modern, sehingga setiap detail pada motor ini dapat menjadi bagian dari ekspresi pengendaranya. Kami berharap pilihan warna baru ini dapat semakin melengkapi kesenangan berkendara dan gaya hidup para pecinta Honda Dax di Indonesia,” ujar Octa. Desain Honda ST125 Dax Masih Pertahankan Karakter Klasik Honda ST125 Dax tetap mengandalkan desain yang menjadi ciri khasnya. Salah satu bagian paling menonjol adalah rangka berbentuk T atau T-shape yang sekaligus menjadi bagian dari struktur penempatan tangki bahan bakar. Kesan retro kemudian diperkuat melalui penggunaan setang berlapis krom dengan posisi relatif tinggi. Bagian knalpot juga dibuat dengan bentuk khas dan dilengkapi pelindung berlapis krom yang semakin menegaskan karakter klasik motor ini. Di bagian tengah rangka terdapat aksen garis hitam dengan tulisan Dax. AHM juga mempertahankan logo Wing Honda bergaya klasik serta emblem ST125 dengan elemen visual anjing Dachshund yang menjadi bagian dari identitas model tersebut. Meski membawa tampilan retro, perangkat pencahayaan Honda ST125 Dax sudah menggunakan teknologi LED. Lampu depan, lampu belakang, dan lampu sein menggunakan LED, sementara panel instrumen digital menggunakan model negative display yang dibuat sederhana tetapi tetap memberikan informasi utama bagi pengendara. Jok 778 mm dan Bisa Dipakai Berboncengan Honda ST125 Dax memiliki ketinggian jok 778 mm dari permukaan tanah. Dimensi jok yang dibuat lebih panjang memungkinkan motor ini digunakan untuk membawa penumpang. AHM juga memasangkan besi pegangan di bagian belakang untuk membantu memberikan posisi pegangan tambahan bagi pembonceng. Konfigurasi tersebut membuat Honda ST125 Dax tidak hanya diarahkan untuk penggunaan seorang diri, meski karakter utamanya tetap sebagai motor untuk aktivitas berkendara santai. Untuk mendukung mobilitas perkotaan, motor ini memiliki bobot 107 kg dengan jarak sumbu roda 1.198 mm. Ukuran tersebut turut menjadi bagian dari karakter Honda ST125 Dax yang relatif ringkas. Mesin Honda ST125 Dax Masih 125 cc Di sektor mesin, Honda ST125 Dax masih menggunakan mesin satu silinder SOHC berkapasitas 125 cc dengan sistem pendingin udara dan transmisi empat percepatan. Mesin tersebut memiliki diameter piston dan langkah 50 x 63,1 mm dengan rasio kompresi 10:1. Sistem suplai bahan bakar menggunakan teknologi PGM-FI. Di atas kertas, mesin Honda ST125 Dax menghasilkan tenaga maksimum 6,6 kW pada 7.000 rpm dan torsi puncak 10,4 Nm pada 5.000 rpm. Sistem kopling sentrifugal turut digunakan untuk membuat pengoperasian motor lebih sederhana. Karakter tersebut sesuai dengan konsep ST125 Dax yang memang tidak mengejar konfigurasi motor performa tinggi, melainkan kemudahan dan kepraktisan berkendara santai. Dibekali ABS dan IMU Sektor keselamatan menjadi salah satu bagian yang tetap dipertahankan pada Honda ST125 Dax. Motor ini menggunakan rem cakram berdiameter 220 mm di depan dan 190 mm di belakang. Sistem pengereman tersebut dilengkapi Anti-lock Braking System (ABS) satu channel. Honda juga membekali motor ini dengan Inertial Measurement Unit (IMU) yang bekerja untuk membantu mencegah roda belakang terangkat ketika terjadi pengereman mendadak. Suspensi depan menggunakan inverted telescopic, sedangkan bagian belakang mengandalkan suspensi ganda. Kombinasi tersebut menopang roda berukuran 12 inci dengan ban 120/70 di depan dan 130/70 di belakang. Harga Honda ST125 Dax Rp84,5 Juta Dengan hadirnya dua warna baru, Honda ST125 Dax kini tersedia dalam pilihan Candy Energy Orange dan Pearl Shining Black. Kedua pilihan warna tersebut dipasarkan dengan harga Rp84.500.000 On The Road (OTR) DKI Jakarta. Dengan demikian, penyegaran Honda ST125 Dax kali ini belum mengubah sisi teknis maupun fitur utama motor. Perubahan utamanya berada pada pilihan warna, sementara desain ikonik, mesin 125 cc, ABS satu channel, IMU, hingga konfigurasi kaki-kakinya masih dipertahankan. Bagi calon konsumen, hal tersebut membuat pertimbangan pembelian Honda ST125 Dax kembali pada daya tarik desain dan karakter berkendaranya. Sementara dari sisi produk, pilihan warna baru menjadi pembeda utama yang ditawarkan AHM pada model tersebut. Lihat Selengkapnya
5 Mobil Listrik Rp300 Jutaan, BYD Atto 3 Hingga NIssan Leaf
02 Sep 2026
5 Mobil Listrik Rp300 Jutaan, BYD Atto 3 Hingga NIssan Leaf 02 Sep 2026 Jakarta, Goodcar.id - Mobil listrik bekas kini mulai menjadi alternatif bagi konsumen yang ingin masuk ke era elektrifikasi dengan anggaran lebih terjangkau. Salah satu segmen yang menarik perhatian adalah mobil listrik bekas di kisaran Rp300 jutaan. Menariknya, pada rentang harga tersebut konsumen tidak hanya menemukan mobil listrik berukuran kompak. Beberapa SUV dan hatchback listrik yang ketika baru dibanderol jauh lebih mahal juga mulai masuk pasar mobil bekas. Berdasarkan penelusuran sejumlah pasar mobil bekas, terdapat beberapa model yang layak dipertimbangkan, mulai dari BYD Atto 3, Hyundai Ioniq 5, Chery Omoda E5, MG 4 EV hingga Nissan Leaf. Namun, harga mobil bekas sangat bergantung pada tahun produksi, kilometer, kondisi kendaraan, lokasi dan status penjual. Karena itu, daftar berikut menggunakan kisaran harga penawaran yang ditemukan di pasar, bukan patokan harga transaksi final. 1. BYD Atto 3 BYD Atto 3 menjadi salah satu SUV listrik yang menarik di pasar bekas. Model ini sudah dapat ditemukan di kisaran Rp300 jutaan. Salah satu listing BYD Atto 3 bekas tahun 2024 yang ditemukan ditawarkan Rp344 juta dengan jarak tempuh 22.804 km. Ada pula unit Atto 3 Superior 2024 dengan kilometer sekitar 12.900 km yang ditawarkan Rp400 juta. Harga tersebut menarik jika dibandingkan dengan harga Atto 3 baru. Sebagai gambaran, harga baru BYD Atto 3 Advanced pada 2026 tercatat sekitar Rp415 juta. Atto 3 menggunakan baterai berkapasitas besar untuk kelasnya dan menawarkan posisi berkendara ala SUV. Karena itu, model ini cocok bagi konsumen yang menginginkan mobil listrik dengan kabin cukup lega tetapi tetap mudah digunakan untuk aktivitas harian. Sebelum membeli, calon konsumen tetap perlu meminta pemeriksaan kondisi baterai, termasuk data dari sistem BMS, serta memastikan sisa garansi baterai dan komponen kendaraan. 2. Hyundai Ioniq 5 Hyundai Ioniq 5 menjadi pilihan menarik jika konsumen menginginkan mobil listrik dengan kelas dan dimensi yang lebih besar. Depresiasi membuat Ioniq 5 mulai masuk radar konsumen dengan dana sekitar Rp300–400 jutaan. Salah satu listing yang ditemukan menawarkan Hyundai Ioniq 5 tahun 2023 dengan harga Rp428 juta dan jarak tempuh 35.000–40.000 km. Artinya, untuk unit tertentu, konsumen mungkin perlu menyiapkan dana sedikit di atas Rp400 juta. Namun model ini tetap layak dimasukkan dalam daftar mobil listrik bekas sekitar Rp300 jutaan karena selisih harga tersebut tidak terlalu jauh dari batas anggaran. Keunggulan Ioniq 5 ada pada dimensi kabin, kenyamanan serta teknologi pengisian cepat. Mobil ini juga memiliki desain yang berbeda dibandingkan mayoritas SUV konvensional. Yang perlu diperhatikan adalah kondisi baterai dan sistem kelistrikan. Pada mobil listrik bekas dengan harga relatif tinggi, pemeriksaan menggunakan perangkat diagnostik menjadi penting sebelum transaksi. 3. Chery Omoda E5 Chery Omoda E5 justru menjadi salah satu model yang cukup mudah ditemukan di kisaran harga Rp300 jutaan. Penelusuran listing menunjukkan beberapa Omoda E5 tahun 2024 ditawarkan sekitar Rp300–314 juta. Bahkan terdapat unit dengan kilometer 5.000–10.000 km yang dipasang Rp300 juta. Ada pula unit tahun 2025 dengan kilometer di bawah 5.000 km yang ditawarkan sekitar Rp310 juta. Harga tersebut membuat Omoda E5 menarik karena konsumen bisa mendapatkan SUV listrik yang relatif muda dengan anggaran sekitar Rp300 jutaan. Namun, konsumen tetap perlu membandingkan harga unit bekas dengan harga mobil barunya. Pada Mei 2026, harga baru Omoda E5 Pure tercatat Rp379,9 juta, sedangkan Omoda E5 berada di Rp419,9 juta. Dengan kondisi tersebut, selisih harga antara unit baru dan bekas perlu diperhitungkan secara matang. Unit bekas dengan harga terlalu dekat dengan mobil baru tentu perlu dipertimbangkan kembali. 4. MG 4 EV Bagi konsumen yang mengutamakan sensasi berkendara, MG 4 EV menjadi salah satu pilihan menarik. Harga bekas MG 4 EV saat ini sudah berada di bawah Rp300 juta untuk beberapa unit. OTO.com mencatat MG 4 EV bekas mulai sekitar Rp293 juta, sementara jumlah unit yang tersedia memang masih terbatas. Di pasar lain, terdapat pula unit MG 4 EV tahun 2024 yang ditawarkan sekitar Rp228 juta. Dengan demikian, konsumen yang memiliki anggaran Rp300 jutaan sebenarnya memiliki ruang untuk mencari unit dengan kondisi lebih baik atau kilometer lebih rendah. MG 4 EV menarik karena karakter berkendaranya berbeda dari SUV listrik. Bentuk hatchback membuatnya relatif kompak, sementara penggerak listrik memberikan respons akselerasi yang instan. Namun karena jumlah unit bekasnya tidak sebanyak beberapa model populer lainnya, calon pembeli perlu lebih teliti dalam memeriksa riwayat kendaraan, kondisi baterai dan ketersediaan komponen. 5. Nissan Leaf Nissan Leaf menjadi pilihan menarik bagi konsumen yang ingin memiliki mobil listrik dengan pengalaman penggunaan yang sudah cukup lama di Indonesia. Harga Leaf bekas saat ini sangat bervariasi. OTO.com mencatat Nissan Leaf bekas mulai dari Rp350 juta untuk unit tahun 2023 dengan jarak tempuh 25.005 km. Namun penelusuran di marketplace lain menunjukkan harga yang lebih rendah. Mobil123, misalnya, menampilkan beberapa Nissan Leaf 2023 dengan harga sekitar Rp295–305 juta, bahkan terdapat unit di bawah Rp300 juta. Perbedaan harga tersebut menunjukkan bahwa konsumen harus melihat unit secara individual, bukan hanya menggunakan harga rata-rata sebagai patokan. Leaf juga membutuhkan perhatian khusus pada kondisi baterai. Sebelum membeli, calon pemilik sebaiknya meminta pemeriksaan kesehatan baterai dan memastikan kapasitas baterai masih sesuai dengan kebutuhan penggunaan sehari-hari. Membeli mobil listrik bekas tidak cukup hanya dengan membandingkan harga jual. Kondisi baterai menjadi salah satu faktor terpenting karena baterai merupakan komponen paling mahal dalam sebuah mobil listrik. "Calon pembeli sebaiknya meminta data pakai baterai atau State of Health (SoH), melakukan diagnostic scan dan mencoba proses pengisian daya sebelum melakukan transaksi," kata Heru, pedagang mobil di Kawasan Tebet Jakarta Selatan. Iya mengatakan sebaiknya konsumen juga memeriksa sisa garansi baterai, riwayat servis, riwayat kecelakaan, kemungkinan bekas terendam banjir serta kondisi sistem pengisian. Hal lain yang tidak kalah penting adalah membandingkan harga mobil bekas dengan harga mobil listrik baru. Perkembangan harga mobil listrik baru yang semakin kompetitif membuat depresiasi beberapa model berlangsung cukup cepat. Lihat Selengkapnya
Duet Rifat–El Mayka Sungkar Menjuarai Grup R pada Putaran 3 Kejurnas Sprint Rally 2026
31 Aug 2026
Duet Rifat–El Mayka Sungkar Menjuarai Grup R pada Putaran 3 Kejurnas Sprint Rally 2026 31 Aug 2026 Jakarta, Goodcar.id - Program regenerasi The Legend Continues yang dijalankan Rifat Sungkar terus menunjukkan perkembangan positif. Berduet bersama putranya, El Mayka Rifat Sungkar, Rifat berhasil menjadi juara Kelas R3 sekaligus tampil sebagai yang terdepan di Grup R pada Putaran 3 Kejurnas Sprint Rally 2026 di Sirkuit Bhayangkara, Kejayan, Pasuruan, Jawa Timur, 29–30 Agustus. Duet ayah dan anak yang turun dengan nama Team RS-Telkomsel 5G tersebut membukukan catatan waktu 22 menit 34,7 detik setelah menyelesaikan empat Special Stage (SS) yang menjadi bagian dari putaran tiga kejurnas tahun ini. Bagi Rifat, hasil tersebut bukan sekadar tambahan prestasi di ajang sprint rally. Balapan di Pasuruan juga menjadi bagian dari proses mempersiapkan Mayka untuk memahami dunia reli secara lebih menyeluruh melalui program The Legend Continues, sebuah program regenerasi yang disiapkan Rifat untuk memastikan estafet prestasi keluarga Sungkar di dunia motorsport Indonesia terus berlanjut. Rifat melihat perkembangan putranya semakin bagus, terutama dalam hal akurasi jarak, detail saat menyusun pace note, hingga intonasi saat berkomunikasi selama berada di dalam mobil. “Perkembangannya terus bergulir. Akurasi jaraknya sudah semakin bagus, detailing ketika membuat pace note juga semakin baik. Intonasi saat berkomunikasi selama balapan juga mulai semakin jelas. Ini semua proses yang harus dijalani secara bertahap,” ujar Rifat. Namun, pembelajaran Mayka di Putaran 3 tidak berhenti pada kemampuan teknis sebagai navigator. Rifat mulai memberikan pemahaman yang lebih dalam mengenai strategi balapan. Menurut Rifat, reli tidak selalu dimenangkan dengan menjadi yang tercepat pada setiap SS. Seorang pereli harus mampu menentukan kapan waktunya menyerang dan kapan harus mengurangi risiko. “Di putaran ini saya mulai mengajarkan strategi balapan. Dalam reli tidak selalu harus fastest di setiap SS. Kadang kita harus attack, tetapi kadang juga harus lepas. Yang penting adalah bagaimana kita bisa mengatur balapan secara keseluruhan,” jelas Rifat. Pemahaman strategi tersebut menjadi penting karena setiap SS memiliki karakter dan tantangan berbeda. Kecepatan harus berjalan beriringan dengan kemampuan membaca kondisi, mengelola risiko dan menjaga konsistensi hingga seluruh rangkaian perlombaan selesai. Selain strategi, Mayka juga mulai diperkenalkan lebih jauh pada aspek regulasi yang menjadi bagian penting dalam sebuah perlombaan reli. Rifat memberikan pemahaman mengenai Time Control (TC), perhitungan waktu, serta berbagai aturan dan prosedur yang harus dipatuhi oleh setiap pereli. “Di reli ada banyak hal yang harus dipahami selain kecepatan. Ada aturan, ada jam TC, bagaimana menghitung waktu dan bagaimana kita harus menjalani setiap tahapan. Saya ingin Mayka memahami bahwa menjadi bagian dari tim reli bukan hanya membaca pace note, tetapi juga memahami keseluruhan sistem kompetisinya,” tutur Rifat. Menariknya, proses pembentukan Mayka tidak hanya dilakukan melalui motorsport. Saat ini, ia juga tengah menjalani Indonesia Junior League, kompetisi sepak bola yang oleh Rifat dimanfaatkan sebagai bagian dari latihan fisik. Sepak bola dinilai memberikan latihan yang relevan untuk membangun stamina, koordinasi, konsentrasi dan kemampuan mengambil keputusan dalam situasi yang dinamis. Itu adalah kemampuan yang juga dibutuhkan seorang navigator di dalam mobil reli. “Sepak bola menjadi ajang latihan fisik untuk Mayka. Aktivitasnya di sana juga membantu membangun stamina dan konsentrasi. Jadi prosesnya tidak hanya dilakukan di dalam mobil reli,” kata Rifat. Hasil di Pasuruan menjadi salah satu indikator bahwa proses tersebut mulai memperlihatkan hasil. Menjadi juara Kelas R3 dan terdepan di Grup R bersama sang ayah menjadi pencapaian tersendiri bagi Mayka, sekaligus menambah jam terbangnya menghadapi situasi kompetisi yang sesungguhnya. Meski demikian, Rifat menegaskan bahwa perjalanan Mayka masih panjang. Setiap perlombaan menjadi ruang belajar untuk menambah pengalaman, memperbaiki kemampuan teknis dan memahami karakter olahraga motorsport secara lebih utuh. Bagi keluarga Sungkar, kemenangan di Pasuruan bukan hanya tentang hasil akhir di papan klasemen. Lebih jauh, perjalanan tersebut merupakan bagian dari proses membangun generasi berikutnya, sebuah estafet yang ingin terus dilanjutkan melalui The Legend Continues. serta momentum untuk menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Telkomsel, BRI, dan Belkote atas dukungan luar biasa yang menjadi bahan bakar utama kesuksesan tim. Lihat Selengkapnya
Jangan Asal Pindah ke N, Begini Cara Parkir Paralel Changan Nevo Q05
28 Aug 2026
Jangan Asal Pindah ke N, Begini Cara Parkir Paralel Changan Nevo Q05 28 Aug 2026 BOGOR, Goodcar.id – Bagaimana cara parkir paralel Changan Nevo Q05? Parkir paralel pada mobil listrik ternyata tidak bisa dilakukan dengan cara yang sama seperti mobil konvensional. Pada Changan Nevo Q05, pengemudi perlu mengaktifkan fitur khusus agar kendaraan tetap berada dalam posisi netral dan dapat digeser ketika diperlukan. Fitur ini menjadi penting ketika mobil harus ditinggalkan di area parkir paralel yang sempit atau lokasi tertentu yang memungkinkan kendaraan perlu didorong oleh petugas parkir. Pengguna Nevo Q05 tidak cukup hanya memindahkan posisi transmisi ke N, tetapi harus mengaktifkan mode khusus melalui layar head unit. Technical Support Changan Indonesia Feri Nugroho menjelaskan, pengaturan tersebut dapat ditemukan langsung dari sistem infotainment kendaraan. Langkahnya dimulai dengan masuk ke menu pengaturan kendaraan, kemudian mencari bagian perawatan atau keselamatan. "Caranya dari head unit, masuk ke pengaturan mobil atau gambar mobil, masuk ke pengaturan, kemudian perawatan atau keamanan," ujar Feri saat ditemui dalam media drive Changan Nevo Q05 di Bogor, Kamis (20/8/2026). Cara Mengaktifkan Mode Parkir Paralel Changan Nevo Q05 Pada menu tersebut, pengguna akan menemukan pilihan yang berkaitan dengan kondisi kendaraan saat hendak ditinggalkan dalam posisi netral. Feri menjelaskan, pada Nevo Q05 tersedia dua pilihan, yakni netral parking mode dan tow away mode. " Sebenarnya ada dua opsi di sini, ada pakai mode diderek atau mode parkir gigi N, artinya parkir paralel gigi netral ini ya," kata Feri. Jika tujuan pengguna adalah memarkir mobil secara paralel dan memungkinkan kendaraan digeser, pilihan yang digunakan adalah netral parking mode. Setelah mode tersebut dipilih, pengemudi perlu menginjak pedal rem. Selanjutnya, indikator pada sistem kendaraan akan berubah menjadi abu-abu. Setelah indikator tersebut muncul, posisi kendaraan baru dapat dipindahkan ke posisi netral. "Injak rem, kemudian kalau warnanya sudah abu-abu, baru bisa dipindah," kata dia. Setelah posisi gigi berada di N dan mode parkir paralel sudah aktif, mobil dapat dikunci seperti biasa. Dalam kondisi tersebut, kendaraan tetap berada pada posisi netral sehingga dapat didorong apabila memang dibutuhkan. Cara ini berbeda dengan sekadar memindahkan tuas transmisi ke N. Mode khusus tersebut diperlukan agar sistem kendaraan memahami bahwa mobil memang sengaja ditinggalkan dalam kondisi netral, bukan sekadar berhenti sementara. Ada Dua Mode, Fungsinya Berbeda Feri menjelaskan, tow away mode juga dapat digunakan ketika kendaraan membutuhkan perlakuan seperti mobil yang akan diderek. Pada mode ini, posisi kendaraan tetap netral ketika mobil dikunci. Namun, terdapat perbedaan ketika kendaraan kembali dibuka. Pada tow away mode, rem parkir akan aktif secara otomatis ketika mobil kembali di-unlock. Sementara itu, netral parking mode dirancang untuk mempertahankan posisi gigi netral ketika mobil dikunci maupun kembali dibuka. Mode inilah yang lebih relevan digunakan ketika kendaraan ditinggalkan dalam kondisi parkir paralel dan sewaktu-waktu perlu digeser. Dengan demikian, pemilik Nevo Q05 perlu memilih mode sesuai kebutuhan. Jangan sampai mobil sudah diposisikan N, tetapi mode parkir netral belum diaktifkan karena kondisi tersebut tidak sama dengan mengaktifkan fitur parkir paralel. Bisa Ditinggal Berjam-jam hingga Berhari-hari Salah satu hal yang cukup menarik dari fitur ini adalah tidak adanya batas waktu khusus untuk meninggalkan kendaraan dalam kondisi netral. Menurut Feri, pemilik mobil dapat menggunakan mode tersebut untuk waktu yang cukup lama, termasuk meninggalkan kendaraan sejak pagi hingga beberapa hari berikutnya. "Nggak ada sih dia, berapa jam, berapa lama, kita nggak ada (batasannya), bebas dia. Mau dari pagi sampai malam, atau sampai lusa bisa, 100% aman," terang Feri. Artinya, fitur tersebut bukan hanya ditujukan untuk kondisi parkir sebentar di depan tempat tertentu. Pengguna dapat memanfaatkannya ketika harus meninggalkan mobil di area parkir paralel yang memungkinkan kendaraan digeser selama mobil berada di sana. Tidak Menguras Power Battery Pertanyaan lain yang muncul adalah konsumsi daya ketika mobil ditinggalkan dalam kondisi tersebut. Sebab, berbeda dengan mobil bensin yang menggunakan mekanisme transmisi konvensional, Nevo Q05 merupakan mobil listrik yang mengandalkan sistem elektrifikasi. Feri memastikan penggunaan mode netral untuk parkir paralel tidak membuat power battery terkuras secara signifikan. "Nggak (memakan daya aki), dia kan posisinya malah netral ya, jadi nggak terlalu berpengaruh ke daya atau power battery," buka Feri. Dengan kata lain, pemilik tidak perlu khawatir baterai utama mobil terkuras hanya karena kendaraan ditinggalkan dalam mode netral untuk kebutuhan parkir paralel. Fitur Parkir Paralel Bukan Hanya di Nevo Q05 Fitur untuk memungkinkan kendaraan Changan diposisikan netral ketika ditinggalkan juga tidak hanya tersedia pada Nevo Q05. Feri mengatakan sistem serupa tersedia pada seluruh model Changan yang dipasarkan. "Untuk seluruh model Changan ya, sebenarnya seluruh model Changan kita bisa parkir paralel," ucap Feri. Bagi pemilik mobil listrik, fitur semacam ini menjadi salah satu hal yang perlu dipahami sebelum menggunakan kendaraan di area parkir tertentu. Terutama pada parkir paralel, mobil terkadang perlu digeser oleh petugas agar kendaraan lain dapat keluar atau masuk. Pada Nevo Q05, prosesnya tidak cukup hanya dengan memilih posisi N. Pengguna harus masuk ke pengaturan kendaraan, mengaktifkan mode parkir yang sesuai, menginjak pedal rem, memastikan indikator berubah menjadi abu-abu, kemudian memindahkan kendaraan ke posisi netral. Setelah langkah tersebut dilakukan dengan benar, mobil dapat dikunci dan ditinggalkan. Jadi, ketika menghadapi parkir paralel dengan Nevo Q05, jangan asal pindahkan gigi ke N. Pastikan fitur Netral Parking Mode atau mode yang sesuai sudah diaktifkan terlebih dahulu agar kendaraan memang siap untuk digeser ketika diperlukan. Lihat Selengkapnya

TANYA LEBIH JAUH TENTANG UNIT

Goodfriends bisa bertanya lebih jauh tentang ketersediaan unit, promo & benefit menarik, negosiasi harga ataupun simulasi kredit yang sesuai dengan kebutuhan Anda.