Penjualan Pabrikan Mobil China Melesat, Peta Industri Otomotif Global Berubah03 Mar 2026
Penjualan Pabrikan Mobil China Melesat, Peta Industri Otomotif Global Berubah03 Mar 2026
Jakarta, Goodcar.id - Tiga produsen mobil asal China sukses menembus daftar 10 besar industri otomotif global 2025. Kepastian ini muncul setelah Stellantis merilis laporan keuangan resminya pada 26 Februari 2026, yang sekaligus melengkapi data penjualan tahunan para raksasa otomotif dunia.
Dari laporan tersebut, peta persaingan global sepanjang 2025 pun semakin jelas, dengan dominasi pemain lama mulai mendapat tekanan serius dari produsen China.
Empat peringkat teratas industri otomotif global 2025 masih dihuni nama-nama mapan. Toyota, Volkswagen, Hyundai Motor, dan General Motors tetap menjadi produsen dengan volume penjualan terbesar di dunia.
Di posisi kelima, Stellantis mencatat penjualan lebih dari 5,4 juta unit sepanjang 2025. Kinerja ini didorong pertumbuhan penjualan sebesar 11 persen secara tahunan pada paruh kedua tahun tersebut, menunjukkan konsolidasi grup multi-merek ini masih cukup solid di tengah persaingan ketat.
BYD, SAIC, dan Geely Menguat, Nissan Tersingkir
Perubahan signifikan justru datang dari pabrikan China. BYD, SAIC, dan Geely berhasil memperbaiki posisi mereka di peringkat global. Sebaliknya, Nissan harus rela keluar dari jajaran 10 besar.
BYD menjadi sorotan utama dengan lonjakan ke posisi keenam. Sepanjang 2025, produsen ini mencatat total penjualan 4,602 juta unit, di mana 2,25 juta unit di antaranya merupakan mobil listrik murni. Angka tersebut melonjak 27,86 persen dibanding tahun sebelumnya. Dikutip dari Carnewschina, capaian ini membuat BYD untuk pertama kalinya melampaui Tesla dalam penjualan kendaraan listrik global.
Menurut laporan media China CLS, salah satu pendorong utama kinerja pabrikan otomotif China adalah dukungan kebijakan pemerintah. Program tukar tambah kendaraan yang digulirkan sepanjang 2025 menghasilkan transaksi lebih dari 2,6 triliun yuan atau sekitar 380 miliar dollar AS (setara Rp 6.376 triliun), dengan melibatkan sekitar 360 juta konsumen.
Melalui program ini, lebih dari 11,5 juta kendaraan ditukar, dan sekitar 60 persen di antaranya merupakan kendaraan energi baru atau new energy vehicle (NEV). Kebijakan tersebut terbukti efektif mendorong penjualan sekaligus mempercepat transisi elektrifikasi di pasar domestik China.
Pangsa Pasar Global China Terus Membesar
Secara global, posisi industri otomotif China juga semakin kokoh. Sekretaris Jenderal China Passenger Car Association, Cui Dongshu, menyebut pangsa pasar otomotif China di dunia mencapai 35,6 persen sepanjang 2025, naik dari 34,2 persen pada 2024.
Di sektor ekspor, performa produsen China juga mencatat pertumbuhan signifikan. BYD membukukan penjualan luar negeri sebanyak 1,05 juta unit, melonjak 145 persen dibanding tahun sebelumnya. Sementara SAIC mencatat penjualan internasional 1,071 juta unit atau naik 3,1 persen secara tahunan.
Data China Association of Automobile Manufacturers mencatat produksi kendaraan di China pada 2025 mencapai 34,531 juta unit, dengan total penjualan 34,4 juta unit. Angka tersebut masing-masing naik 10,4 persen dan 9,4 persen dibanding 2024.
Capaian ini sekaligus mengukuhkan China sebagai pasar otomotif terbesar di dunia selama 17 tahun berturut-turut. Dengan kombinasi pasar domestik raksasa, dukungan kebijakan, dan ekspansi global agresif, produsen otomotif China kini menjadi kekuatan utama yang mengubah lanskap industri otomotif dunia.
Lihat Selengkapnya
Chery Rilis Pickup Diesel PHEV di Australia, Klaim Pertama di Dunia ?23 Feb 2026
Chery Rilis Pickup Diesel PHEV di Australia, Klaim Pertama di Dunia ?23 Feb 2026
Jakarta, Goodcar.id - Chery Automobile mengambil langkah yang tidak biasa. Pabrikan asal Wuhu, China, itu memastikan akan meluncurkan pickup diesel plug-in hybrid (PHEV) pertamanya di Australia pada kuartal keempat 2026. Model ini punya kode internal KP31 dan sebelumnya diperkenalkan di China dengan nama Rely P3X.
Secara resmi, model tersebut akan dipasarkan langsung menggunakan merek Chery di Australia. Keputusan ini menegaskan keseriusan Chery masuk ke segmen ute—sebutan lokal untuk pickup truck—yang selama ini identik dengan dominasi merek Jepang dan Amerika.
Dalam keterangan resminya, Chery menyebut KP31 sebagai pickup diesel PHEV pertama di dunia.
Debut Global Berawal dari Rely P3X
Sebelum mengarah ke pasar Australia, model ini lebih dulu tampil di China dengan nama Rely P3X. Rely sendiri diproyeksikan sebagai sub-brand independen yang fokus menggarap kendaraan pickup.
Di bawah lini Rely, sudah ada beberapa model seperti R08, R08 Pro, dan R08 EV. Tahun lalu, Chery juga memperkenalkan dua mobil konsep tambahan, yakni P2X dan P3X. Kini, versi produksi massal P3X dipastikan meluncur di Australia dengan identitas baru sebagai Chery KP31.
Unit konsepnya bahkan sempat dipamerkan di Australia. Sementara versi produksi massal dijadwalkan mulai dijual pada Q4 2026.
Dimensi Besar dengan Gaya Boxy
Secara tampilan, Chery KP31 hadir sebagai dual-cab ute berukuran besar. Panjang bodinya mencapai 5.610 mm, membuatnya masuk kategori pickup bongsor.
Desainnya mengusung gaya boxy dengan garis tegas. Bagian depan menampilkan bumper besar, lampu berbentuk bulat, serta emblem Chery yang dapat menyala. Di sekeliling bodi terdapat aksen plastik tebal yang menegaskan karakter tangguhnya. Mobil ini juga dibekali ban BF Goodrich AT dan spion berukuran besar, memperkuat kesan siap kerja maupun petualangan.
Sekilas, proporsinya mengingatkan pada pickup Amerika dengan postur gagah dan kokoh.
Klaim Diesel PHEV Pertama di Dunia
Sorotan utama tentu ada di balik kap mesinnya. Chery mengklaim KP31 sebagai pickup pertama yang memadukan mesin diesel dengan sistem plug-in hybrid.
Mesin yang digunakan adalah 2.5-liter internal combustion engine (ICE) dengan efisiensi termal diklaim mencapai 47 persen. Untuk ukuran mesin diesel produksi massal, angka tersebut tergolong tinggi.
Detail motor listrik dan kapasitas baterai memang belum diumumkan. Namun dalam presentasi sebelumnya di China, platform diesel-PHEV KP31 ditampilkan menggunakan sistem penggerak 4WD konvensional, dengan paket baterai ditempatkan di bagian belakang rangka.
Sejumlah spesifikasi target yang sudah disebutkan antara lain:
Payload hingga 1 ton
Kemampuan towing 3,5 ton
Getaran diklaim 30 persen lebih rendah
Konsumsi bahan bakar 10 persen lebih efisien
Meski begitu, angka resmi tenaga dan torsi gabungan masih belum dipublikasikan.
Hadapi Pasar Australia yang Ketat
Australia dikenal sebagai salah satu pasar pickup paling kompetitif. Model-model seperti BYD Shark 6 dan GWM Cannon Alpha Hi4 sudah lebih dulu bermain di segmen ini.
Masuknya Chery KP31 jelas bukan tanpa tantangan. Strategi yang dibawa cukup spesifik: menawarkan kombinasi mesin diesel dengan sistem plug-in hybrid sebagai pembeda di tengah ketatnya persaingan.
Chery juga menyatakan bahwa pada 2027 akan hadir varian tambahan dengan sistem PHEV berbasis mesin bensin untuk pasar yang sama.
Ekspansi ke Australia sendiri bukan langkah awal Chery di segmen pickup. Model Rely R08 sebelumnya sudah dipasarkan di China dengan harga mulai 88.800 yuan, lalu merambah pasar Amerika Latin dan Timur Tengah. Di beberapa negara, model tersebut dikenal dengan nama Chery Himla.
Jika tidak ada perubahan jadwal, Chery KP31 akan resmi meluncur di Australia pada Q4 2026. Detail lengkap terkait tenaga, kapasitas baterai, dan harga jualnya masih dinantikan.
Lihat Selengkapnya
Daftar 20 Mobil Terlaris Januari 2026, Innova Masih Tak Tergoyahkan20 Feb 2026
Daftar 20 Mobil Terlaris Januari 2026, Innova Masih Tak Tergoyahkan20 Feb 2026
Jakarta, Goodcar.id - Pasar otomotif nasional membuka tahun 2026 dengan catatan positif. Data penjualan wholesales Januari 2026 mencatat total distribusi pabrik ke diler sebanyak 66.447 unit. Angka ini naik 7 persen dibanding periode yang sama tahun lalu yang berada di angka 62.084 unit.
Sementara itu, penjualan retail atau dari diler ke konsumen juga ikut tumbuh. Sepanjang Januari 2026, angka retail mencapai 66.936 unit, meningkat 4,5 persen dibanding Januari 2025 yang mencatat 64.076 unit. Kenaikan ini menjadi sinyal bahwa daya beli konsumen mulai kembali stabil di awal tahun.
Lalu, model apa saja yang paling laris di Januari 2026?
Posisi pertama daftar mobil terlaris Januari 2026 ditempati oleh Toyota Innova. Jika digabungkan antara varian Reborn (2.728 unit) dan Zenix (2.673 unit), totalnya mencapai 5.401 unit.
Angka ini menunjukkan bahwa segmen MPV medium masih sangat kuat. Kombinasi pilihan mesin konvensional dan hybrid pada generasi terbaru membuat Innova tetap relevan untuk kebutuhan keluarga maupun fleet.
Di posisi kedua ada Daihatsu Gran Max Pick Up dengan 4.925 unit. Model ini konsisten menjadi tulang punggung sektor usaha kecil dan distribusi logistik ringan.
Karakter tangguh, harga kompetitif, dan biaya operasional yang relatif terjangkau membuat Gran Max PU tetap stabil meski pasar kendaraan penumpang semakin kompetitif.
Posisi ketiga dihuni oleh Honda Brio dengan total 3.672 unit. Kontribusi terbesar datang dari varian Satya sebanyak 3.430 unit, sementara Brio RS menyumbang 242 unit.
Brio masih jadi pilihan utama anak muda dan keluarga muda yang mencari city car irit dan lincah untuk penggunaan harian.
Kejutan dari Mobil Listrik
Menariknya, daftar 5 besar juga diwarnai model elektrifikasi. BYD Atto 1 mencatat 3.361 unit dan langsung menempati posisi empat. Ini menunjukkan bahwa penerimaan kendaraan listrik semakin kuat di pasar domestik.
Tak hanya itu, Jaecoo J5 EV juga masuk 10 besar dengan 1.942 unit. Kehadiran dua model EV di jajaran terlaris jadi indikator perubahan tren konsumen yang mulai melirik kendaraan tanpa emisi.
Berikut Daftar 20 Mobil Terlaris Januari 2026:
Toyota Innova – 5.401 unit
Daihatsu Gran Max Pick Up – 4.925 unit
Honda Brio – 3.672 unit
BYD Atto 1 – 3.361 unit
Toyota Avanza – 3.236 unit
Daihatsu Sigra – 2.610 unit
Toyota Calya – 2.579 unit
Toyota Rush – 2.345 unit
Mitsubishi Xpander – 1.949 unit
Jaecoo J5 EV – 1.942 unit
Toyota Hilux – 1.340 unit
Mitsubishi Destinator – 1.314 unit
Toyota Agya – 1.175 unit
Mitsubishi L300 – 1.165 unit
Toyota Raize – 1.070 unit
Toyota Fortuner – 1.062 unit
Isuzu Traga – 1.042 unit
Daihatsu Terios – 946 unit
Daihatsu Ayla – 900 unit
BYD M6 – 851 unit
MPV dan Kendaraan Niaga Masih Dominan
Dari daftar tersebut terlihat bahwa MPV dan kendaraan niaga ringan masih mendominasi pasar. Model seperti Toyota Avanza, Daihatsu Sigra, hingga Mitsubishi Xpander tetap menjadi pilihan utama keluarga Indonesia.
Di sisi lain, kendaraan komersial seperti Gran Max PU, Mitsubishi L300, dan Isuzu Traga menunjukkan bahwa sektor usaha masih bergerak aktif.
Namun yang paling menarik adalah konsistensi model elektrifikasi menembus papan atas. Kehadiran BYD Atto 1 dan Jaecoo J5 EV menjadi sinyal bahwa pasar Indonesia mulai membuka ruang lebih luas untuk kendaraan listrik.
Dengan capaian 66.447 unit di awal tahun dan pertumbuhan 7 persen secara wholesales, Januari 2026 bisa dibilang menjadi pembuka yang cukup optimistis bagi industri otomotif nasional. Tantangannya sekarang adalah menjaga momentum tersebut di tengah dinamika ekonomi dan persaingan model yang semakin ketat.
Lihat Selengkapnya
Deretan Mobil yang Paling Cocok untuk Kumpul Imlek16 Feb 2026
Deretan Mobil yang Paling Cocok untuk Kumpul Imlek16 Feb 2026
Jakarta, Goodcar.id - Kumpul keluarga saat Imlek adalah momen kebersamaan yang berharga — dari berbagi angpao hingga berkumpul bersama sanak saudara. Mobil keluarga yang tepat bisa membuat perjalanan jadi lebih nyaman, aman, dan penuh makna. Berikut rekomendasi mobil keluarga terbaik yang cocok untuk #Imlek2026, lengkap dengan alasan kenapa masing-masing model layak dipilih.
Pilihan MPV & SUV untuk Keluarga Besar
Mobil keluarga ideal umumnya menawarkan kapasitas penumpang luas, kenyamanan ekstra, dan fitur keamanan lengkap — terutama untuk perjalanan jarak jauh menuju kampung halaman.
1. Toyota bZ4X
SUV listrik 5-penumpang yang menggabungkan kenyamanan kabin dengan teknologi ramah lingkungan.
2. Hyundai Ioniq 5
Jarak tempuh jauh dan interior lapang membuatnya cocok untuk perjalanan keluarga saat libur panjang.
3. BYD M6
MPV listrik dengan kabin lega yang ideal untuk keluarga besar.
4. Denza D9
Tampilan premium dan kabin lapang jadi nilai plus bagi yang ingin kenyamanan ekstra.
5. Volvo ES90
Sedan premium dengan fitur keselamatan kelas dunia — cocok bagi keluarga yang mengutamakan keamanan.
6. Geely EX5
SUV listrik kompak namun fungsional untuk keluarga dengan gaya hidup aktif.
7. Chery J6
SUV keluarga dengan kombinasi ruang lapang dan kenyamanan berkendara.
8. Aion UT
Pilihan bagi keluarga kecil yang butuh ruang cukup tapi tetap kompak di kota.
9. MG 4 EV
Hatchback elektrik yang nyaman untuk perjalanan urban dan liburan keluarga.
Mobil 'Tradisional' yang Masih Relevan
Selain pilihan listrik di atas, beberapa kendaraan tradisional dengan mesin bensin atau hybrid tetap menjadi favorit keluarga Indonesia:
Toyota Innova – MPV legendaris yang dikenal kapabel di perjalanan jauh.
Toyota Avanza / Veloz – Hampir identik dengan mudik dan kumpul keluarga.
Honda CR-V – SUV dengan kenyamanan kabin dan handling yang baik.
Mitsubishi Xpander – Kombinasi kabin luas dengan konsumsi bahan bakar efisien.
Kenapa Memilih Mobil Keluarga Tepat Itu Penting?
Kapasitas Penumpang yang Cukup
Untuk berkumpul bersama keluarga besar saat Imlek, mobil dengan konfigurasi 7-seater atau kabin lega membuat perjalanan jauh jauh lebih nyaman.
Kenyamanan Perjalanan
Fitur seperti jok empuk, AC yang cepat dingin, sunroof, serta sistem infotainment akan membuat waktu tempuh panjang jadi lebih menyenangkan.
Keselamatan Terjamin
Fitur seperti ABS, EBD, airbag, lane assist, dan blind spot detection sangat penting saat berkendara bersama keluarga.
Pilihan EV Lebih Hemat & Ramah Lingkungan
Mobil listrik kini makin relevan untuk keluarga modern — biaya operasional lebih hemat dan bebas emisi saat berkendara di wilayah urban.
Lihat Selengkapnya
Goodfriends bisa bertanya lebih jauh tentang ketersediaan unit, promo & benefit menarik, negosiasi harga ataupun simulasi kredit yang sesuai dengan kebutuhan Anda.