Beranda / Mobil Baru / Katalog / BYD Atto 4

BYD Atto 4

Rp 464 Juta
Jarak Tempuh
570 KM
Mesin
Roda Penggerak
RWD
Jenis Bahan Bakar
Listrik
Pintu
4
Tempat Duduk
5
Foto Interior
Foto Eksterior
Pilihan Warna
Ciptakan gayamu dengan berbagai pilihan warna
1 Pilihan Warna
Tipe Kendaraan
BYD Atto 4 Electric Listrik
Rp 464 Juta
Dapatkan Ekslusif Promo
Fitur Kendaraan
BYD Atto 4 Electric Listrik
Jarak Tempuh
570 KM
Jenis Bahan Bakar
Listrik
Mesin
Pintu
4
Roda Penggerak
RWD
Tempat Duduk
5
Power Steering
AUX
USB
Engine On
Camera Back
Parking Sensor
Bluetooth
ABS EBD
Airbag
Alarm
Immobilizer
Overhead Airbag
Side Airbag
Blind Spot Monitor
Collision Avoidance System
Stability Control
Brake Assist
Tire Pressure Monitor
Child Safety Lock
Emergency Stop Signal
Isofix Child Seat
Central Lock
Power Door Lock
Cruise Control
Headup Display
Navigation
Reading Lamp
Heater
Stereo Am Fm
Cd Audio
Wireless Charger
Apple Carplay
Android Auto
Touch Screen
Rear Ac
Electric Seat Adjust
Sunroof
Headrest Adjust
Wiper Auto
Led Daytime
Electric Foldable Mirror
Seat Belt Warning
Hands Free Communication
Welcome Light
Lihat Semua

BYD ATTO 4
Artikel Terkait
Lihat Semua
5 Mobil Listrik Rp300 Jutaan, BYD Atto 3 Hingga NIssan Leaf
02 Sep 2026
5 Mobil Listrik Rp300 Jutaan, BYD Atto 3 Hingga NIssan Leaf 02 Sep 2026 Jakarta, Goodcar.id - Mobil listrik bekas kini mulai menjadi alternatif bagi konsumen yang ingin masuk ke era elektrifikasi dengan anggaran lebih terjangkau. Salah satu segmen yang menarik perhatian adalah mobil listrik bekas di kisaran Rp300 jutaan. Menariknya, pada rentang harga tersebut konsumen tidak hanya menemukan mobil listrik berukuran kompak. Beberapa SUV dan hatchback listrik yang ketika baru dibanderol jauh lebih mahal juga mulai masuk pasar mobil bekas. Berdasarkan penelusuran sejumlah pasar mobil bekas, terdapat beberapa model yang layak dipertimbangkan, mulai dari BYD Atto 3, Hyundai Ioniq 5, Chery Omoda E5, MG 4 EV hingga Nissan Leaf. Namun, harga mobil bekas sangat bergantung pada tahun produksi, kilometer, kondisi kendaraan, lokasi dan status penjual. Karena itu, daftar berikut menggunakan kisaran harga penawaran yang ditemukan di pasar, bukan patokan harga transaksi final. 1. BYD Atto 3 BYD Atto 3 menjadi salah satu SUV listrik yang menarik di pasar bekas. Model ini sudah dapat ditemukan di kisaran Rp300 jutaan. Salah satu listing BYD Atto 3 bekas tahun 2024 yang ditemukan ditawarkan Rp344 juta dengan jarak tempuh 22.804 km. Ada pula unit Atto 3 Superior 2024 dengan kilometer sekitar 12.900 km yang ditawarkan Rp400 juta. Harga tersebut menarik jika dibandingkan dengan harga Atto 3 baru. Sebagai gambaran, harga baru BYD Atto 3 Advanced pada 2026 tercatat sekitar Rp415 juta. Atto 3 menggunakan baterai berkapasitas besar untuk kelasnya dan menawarkan posisi berkendara ala SUV. Karena itu, model ini cocok bagi konsumen yang menginginkan mobil listrik dengan kabin cukup lega tetapi tetap mudah digunakan untuk aktivitas harian. Sebelum membeli, calon konsumen tetap perlu meminta pemeriksaan kondisi baterai, termasuk data dari sistem BMS, serta memastikan sisa garansi baterai dan komponen kendaraan. 2. Hyundai Ioniq 5 Hyundai Ioniq 5 menjadi pilihan menarik jika konsumen menginginkan mobil listrik dengan kelas dan dimensi yang lebih besar. Depresiasi membuat Ioniq 5 mulai masuk radar konsumen dengan dana sekitar Rp300–400 jutaan. Salah satu listing yang ditemukan menawarkan Hyundai Ioniq 5 tahun 2023 dengan harga Rp428 juta dan jarak tempuh 35.000–40.000 km. Artinya, untuk unit tertentu, konsumen mungkin perlu menyiapkan dana sedikit di atas Rp400 juta. Namun model ini tetap layak dimasukkan dalam daftar mobil listrik bekas sekitar Rp300 jutaan karena selisih harga tersebut tidak terlalu jauh dari batas anggaran. Keunggulan Ioniq 5 ada pada dimensi kabin, kenyamanan serta teknologi pengisian cepat. Mobil ini juga memiliki desain yang berbeda dibandingkan mayoritas SUV konvensional. Yang perlu diperhatikan adalah kondisi baterai dan sistem kelistrikan. Pada mobil listrik bekas dengan harga relatif tinggi, pemeriksaan menggunakan perangkat diagnostik menjadi penting sebelum transaksi. 3. Chery Omoda E5 Chery Omoda E5 justru menjadi salah satu model yang cukup mudah ditemukan di kisaran harga Rp300 jutaan. Penelusuran listing menunjukkan beberapa Omoda E5 tahun 2024 ditawarkan sekitar Rp300–314 juta. Bahkan terdapat unit dengan kilometer 5.000–10.000 km yang dipasang Rp300 juta. Ada pula unit tahun 2025 dengan kilometer di bawah 5.000 km yang ditawarkan sekitar Rp310 juta. Harga tersebut membuat Omoda E5 menarik karena konsumen bisa mendapatkan SUV listrik yang relatif muda dengan anggaran sekitar Rp300 jutaan. Namun, konsumen tetap perlu membandingkan harga unit bekas dengan harga mobil barunya. Pada Mei 2026, harga baru Omoda E5 Pure tercatat Rp379,9 juta, sedangkan Omoda E5 berada di Rp419,9 juta. Dengan kondisi tersebut, selisih harga antara unit baru dan bekas perlu diperhitungkan secara matang. Unit bekas dengan harga terlalu dekat dengan mobil baru tentu perlu dipertimbangkan kembali. 4. MG 4 EV Bagi konsumen yang mengutamakan sensasi berkendara, MG 4 EV menjadi salah satu pilihan menarik. Harga bekas MG 4 EV saat ini sudah berada di bawah Rp300 juta untuk beberapa unit. OTO.com mencatat MG 4 EV bekas mulai sekitar Rp293 juta, sementara jumlah unit yang tersedia memang masih terbatas. Di pasar lain, terdapat pula unit MG 4 EV tahun 2024 yang ditawarkan sekitar Rp228 juta. Dengan demikian, konsumen yang memiliki anggaran Rp300 jutaan sebenarnya memiliki ruang untuk mencari unit dengan kondisi lebih baik atau kilometer lebih rendah. MG 4 EV menarik karena karakter berkendaranya berbeda dari SUV listrik. Bentuk hatchback membuatnya relatif kompak, sementara penggerak listrik memberikan respons akselerasi yang instan. Namun karena jumlah unit bekasnya tidak sebanyak beberapa model populer lainnya, calon pembeli perlu lebih teliti dalam memeriksa riwayat kendaraan, kondisi baterai dan ketersediaan komponen. 5. Nissan Leaf Nissan Leaf menjadi pilihan menarik bagi konsumen yang ingin memiliki mobil listrik dengan pengalaman penggunaan yang sudah cukup lama di Indonesia. Harga Leaf bekas saat ini sangat bervariasi. OTO.com mencatat Nissan Leaf bekas mulai dari Rp350 juta untuk unit tahun 2023 dengan jarak tempuh 25.005 km. Namun penelusuran di marketplace lain menunjukkan harga yang lebih rendah. Mobil123, misalnya, menampilkan beberapa Nissan Leaf 2023 dengan harga sekitar Rp295–305 juta, bahkan terdapat unit di bawah Rp300 juta. Perbedaan harga tersebut menunjukkan bahwa konsumen harus melihat unit secara individual, bukan hanya menggunakan harga rata-rata sebagai patokan. Leaf juga membutuhkan perhatian khusus pada kondisi baterai. Sebelum membeli, calon pemilik sebaiknya meminta pemeriksaan kesehatan baterai dan memastikan kapasitas baterai masih sesuai dengan kebutuhan penggunaan sehari-hari. Membeli mobil listrik bekas tidak cukup hanya dengan membandingkan harga jual. Kondisi baterai menjadi salah satu faktor terpenting karena baterai merupakan komponen paling mahal dalam sebuah mobil listrik. "Calon pembeli sebaiknya meminta data pakai baterai atau State of Health (SoH), melakukan diagnostic scan dan mencoba proses pengisian daya sebelum melakukan transaksi," kata Heru, pedagang mobil di Kawasan Tebet Jakarta Selatan. Iya mengatakan sebaiknya konsumen juga memeriksa sisa garansi baterai, riwayat servis, riwayat kecelakaan, kemungkinan bekas terendam banjir serta kondisi sistem pengisian. Hal lain yang tidak kalah penting adalah membandingkan harga mobil bekas dengan harga mobil listrik baru. Perkembangan harga mobil listrik baru yang semakin kompetitif membuat depresiasi beberapa model berlangsung cukup cepat. Lihat Selengkapnya
Spesifikasi Suzuki e Sky: Baterai 26 kWh, Range 310 Km, Fast Charging 50 kW
26 Aug 2026
Spesifikasi Suzuki e Sky: Baterai 26 kWh, Range 310 Km, Fast Charging 50 kW 26 Aug 2026 Jakarta, Goodcar.id - Seperti apa Spesifikasi Suzuki e Sky? Suzuki e Sky menjadi salah satu mobil listrik mungil yang menarik perhatian setelah versi produksinya mulai terungkap. Mengusung format kei car khas Jepang, Suzuki e Sky menawarkan dimensi kompak dengan baterai 26 kWh, jarak tempuh hingga 310 km, serta dukungan fast charging DC 50 kW. Secara dimensi, Suzuki e Sky memiliki panjang 3.395 mm, lebar 1.475 mm, tinggi 1.625 mm, dan jarak sumbu roda 2.460 mm. Ukuran tersebut membuatnya tetap berada dalam karakter kei car yang dirancang untuk mobilitas perkotaan dengan kebutuhan ruang yang terbatas. Bobot kendaraan berada di kisaran 1.030 kg. Suzuki menggunakan platform Heartect e yang dikembangkan untuk kendaraan listrik berukuran kecil. Sistem penggeraknya mengandalkan roda depan dengan e-Axle yang mengintegrasikan motor listrik, inverter, dan transmisi dalam satu unit. Suzuki belum mengungkap angka tenaga resmi motor listrik e Sky. Namun, regulasi kei car di Jepang membatasi output motor listrik maksimal hingga 63 hp atau sekitar 47 kW. Baterai LFP 26 kWh, Range 310 Km Suzuki e Sky menggunakan baterai lithium iron phosphate (LFP) berkapasitas 26 kWh. Dengan baterai tersebut, Suzuki menargetkan jarak tempuh hingga 310 km dalam satu kali pengisian daya. Angka tersebut cukup tinggi untuk mobil listrik dengan kapasitas baterai yang relatif kecil. Efisiensi tersebut didukung bobot kendaraan yang ringan, optimalisasi aerodinamika, serta peningkatan efisiensi sistem penggerak listrik. Sebagai pembanding, BYD Racco memiliki klaim jarak tempuh hingga 320 km, tetapi menggunakan baterai berkapasitas lebih besar, yakni 35,84 kWh. Fast Charging 50 kW Suzuki e Sky mendukung beberapa pilihan pengisian daya. Menggunakan sumber listrik rumah standar, pengisian hingga penuh membutuhkan waktu sekitar delapan jam. Jika menggunakan wallbox dengan daya 6 kW, waktu pengisian dapat dipangkas menjadi sekitar 4,5 jam. Sementara itu, pengisian cepat DC 50 kW memungkinkan baterai terisi hingga 80 persen dalam waktu sekitar 25 menit. Kemampuan fast charging tersebut menjadi salah satu spesifikasi penting e Sky karena memungkinkan pengisian baterai dilakukan dalam waktu lebih singkat ketika mobil digunakan secara intensif di perkotaan. Bisa Jadi Sumber Listrik Darurat Suzuki e Sky tidak hanya mengandalkan kemampuan berkendara. Mobil listrik ini juga dibekali Vehicle-to-Home (V2H), yang memungkinkan energi dari baterai digunakan untuk memasok listrik ke perangkat eksternal. Melalui sistem tersebut, e Sky dapat menyalurkan listrik AC 100V dengan output hingga 1.500W. Dengan begitu, baterai kendaraan dapat dimanfaatkan sebagai sumber listrik untuk kebutuhan tertentu di luar fungsi utamanya sebagai sumber tenaga mobil. Dimensi Kompak, Kabin Empat Penumpang Sebagai kei car, Suzuki e Sky memiliki konfigurasi empat penumpang. Kabinnya dirancang dengan pendekatan praktis, berbeda dari Vision e-Sky Concept yang tampil lebih futuristis. Pada bagian dashboard terdapat layar infotainment berukuran 10,1 inci yang dipadukan dengan panel instrumen digital. Suzuki juga mempertahankan tuas transmisi otomatis konvensional serta panel khusus untuk mengatur sistem pendingin kabin. Fitur lainnya mencakup jok dan setir berpemanas, rem parkir elektrik, kompartemen tambahan di sisi penumpang, serta sistem heat pump. Heat pump bekerja bersama pemanas udara elektrik untuk membantu menjaga efisiensi penggunaan baterai saat mobil digunakan dalam kondisi cuaca dingin. Dari sisi eksterior, e Sky mempertahankan sejumlah karakter dari Vision e-Sky. Namun, versi produksi menggunakan beberapa komponen yang lebih sederhana, seperti pelek lebih kecil, kaca spion lebih besar, serta gagang pintu konvensional. Spesifikasi Suzuki e Sky Spesifikasi Suzuki e Sky Jenis Kei car listrik Platform Heartect e Penggerak Roda depan Baterai LFP 26 kWh Jarak tempuh Hingga 310 km Fast charging DC 50 kW Pengisian 80% Sekitar 25 menit Wallbox 6 kW Pengisian wallbox Sekitar 4,5 jam Pengisian rumah Sekitar 8 jam Bobot Sekitar 1.030 kg Panjang 3.395 mm Lebar 1.475 mm Tinggi 1.625 mm Wheelbase 2.460 mm Kapasitas penumpang 4 orang V2H AC 100V/1.500W Suzuki e Sky dijadwalkan meluncur di Jepang pada musim gugur 2026. Suzuki juga menyiapkan ekspansi ke pasar Eropa dan Inggris mulai 2027. Di Jepang, mobil ini akan berhadapan dengan Nissan Sakura, Mitsubishi eK X EV, Honda N-One e, dan BYD Racco. Dengan kombinasi baterai 26 kWh, jarak tempuh hingga 310 km, bobot sekitar 1.030 kg, fast charging DC 50 kW, dan fitur V2H, Suzuki e Sky lebih menonjolkan efisiensi dan kepraktisan sebagai mobil listrik perkotaan dibanding mengejar performa tinggi. Lihat Selengkapnya
BYD Racco Jadi Fenomena di Jepang, Intip Spesifikasi dan Harganya
19 Aug 2026
BYD Racco Jadi Fenomena di Jepang, Intip Spesifikasi dan Harganya 19 Aug 2026 GoodCar.id - Penetrasi pabrikan raksasa asal Tiongkok di pasar otomotif Jepang kembali menunjukkan hasil signifikan. Melalui amunisi terbarunya,BYD Racco, mobil listrik mikro (Kei Car EV) ini berhasil membukukan 1.002 pesanan (SPK) hanya dalam waktu dua pekan sejak resmi diluncurkan pada 28 Juli 2026. Dikembangkan khusus untuk menyesuaikan lanskap jalanan dan gaya hidup masyarakat Negeri Sakura, Racco memadukan kepraktisan khas tall-boy wagon dengan efisiensi powertrain listrik murni. Dimensi Ringkas dengan Kepraktisan Kabin Maksimal Mengusung konsep super-high body, BYD Racco dirancang untuk memberikan visibilitas luas serta aksesibilitas tinggi melalui pintu geser elektrik ganda (dual electric sliding doors). Panjang × Lebar × Tinggi: 3.395 mm × 1.475 mm × 1.800 mm Jarak Sumbu Roda (Wheelbase): 2.520 mm Radius Putar Minimum: 4,8 meter Kapasitas Bagasi: 280 Liter Bobot Kosong: 1.160 kg – 1.230 kg Proporsi jangkung dipadu jarak sumbu roda yang optimal menghadirkan legroom dan headroom tergolong paling lapang di kelasnya, lengkap dengan berbagai kompartemen penyimpanan fungsional di area dasbor dan bawah kabin. Spesifikasi Performa & Baterai Blade LFP Di balik kap mesinnya, BYD Racco mengandalkan motor tunggal Permanent Magnet Synchronous Motor (PMSM) penggerak roda depan (FWD) yang responsif untuk penggunaan dalam kota: Output Maksimum: 47 kW / 64 PS Torsi Puncak: 160 Nm Sektor penyimpan daya menggunakan baterai khas BYD, Lithium Iron Phosphate (LFP), yang ditawarkan dalam dua opsi kapasitas: Tipe 200 (Kapasitas 22,40 kWh): Mampu menempuh jarak hingga 210 km dalam sekali pengisian penuh (pengujian standar WLTC). Tipe 300Plus & 300 Premium (Kapasitas 35,84 kWh): Menyajikan jarak jelajah hingga 320 km (mode WLTC). Sistem pengisian daya mendukung daya AC Standard Charging hingga 6 kW dan pengisian cepat DC Fast Charging dengan daya maksimum 49 kW. BYD juga menyematkan battery pre-heating function guna memastikan kinerja pengisian tetap optimal di suhu dingin. Varian dan Harga Resmi BYD Racco dipasarkan dalam tiga pilihan varian dengan skema harga yang bersaing ketat di segmen kendaran listrik ringan Jepang Varian Baterai (kWh) Jarak Tempuh (WLTC) Harga Resmi (Termasuk Pajak) Harga Perkiraan Rupiah BYD RACCO 200 22,40 kWh 210 km ¥2.145.000 Rp 240.200.961 BYD RACCO 300Plus 35,84 kWh 320 km ¥2.398.000 Rp 268.532.356 BYD RACCO 300 Premium 35,84 kWh 320 km ¥2.497.000 Rp 279.618.554 Keberhasilan mengumpulkan lebih dari seribu pemesan dalam hitungan hari menjadi indikator kuat bahwa BYD RACCO berhasil memenuhi ekspektasi konsumen komuter di Jepang memberikan alternatif Kei Car EV yang tidak hanya praktis dan efisien, tetapi juga kaya fitur keselamatan struktural dan aktif. Lihat Selengkapnya
GIIAS 2026 : Harga BYD M6 EV Terbaru, Jarak Tempuh 450 Km
30 Jul 2026
GIIAS 2026 : Harga BYD M6 EV Terbaru, Jarak Tempuh 450 Km 30 Jul 2026 TANGERANG, Goodcar.id - PT BYD Motor Indonesia resmi meluncurkan generasi terbaru BYD M6 EV pada ajang GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026. MPV listrik yang diproduksi di Indonesia ini mendapat sejumlah penyempurnaan, mulai dari peningkatan kapasitas baterai, performa motor listrik, hingga fitur kabin. Yang paling menarik, harga BYD M6 EV terbaru tetap kompetitif, yakni mulai Rp395 juta. Peluncuran model terbaru ini sekaligus melengkapi keluarga BYD M6 yang kini tersedia dalam dua pilihan teknologi, yakni Battery Electric Vehicle (EV) dan Dual Mode (DM). Dengan demikian, konsumen dapat memilih kendaraan sesuai kebutuhan, baik mobil listrik murni maupun teknologi hybrid electric-first. "Indonesia merupakan pasar yang sangat penting bagi BYD, dengan kebutuhan mobilitas yang terus berkembang dan beragam di setiap daerah. Melalui strategi New Energy Vehicle yang menggabungkan Battery Electric Vehicle (EV) dan Dual Mode (DM), kami ingin menghadirkan lebih banyak pilihan agar semakin banyak masyarakat Indonesia dapat beralih ke kendaraan energi baru sesuai dengan kebutuhan mereka. Salah satu produk unggulan kami yaitu BYD M6 menjadi representasi dari strategi tersebut dengan menghadirkan dua pilihan teknologi dalam satu model. Dan hari ini, komitmen itu semakin lengkap dengan hadirnya BYD M6 EV dan BYD M6 DM. Satu keluarga, lebih banyak pilihan, untuk lebih banyak keluarga Indonesia," ujar Eagle Zhao, President Director PT BYD Motor Indonesia. Penyegaran terbesar terdapat pada BYD M6 EV Standard. Kini mobil listrik keluarga tersebut dibekali baterai berkapasitas 58 kWh yang mampu menghasilkan jarak tempuh hingga 450 kilometer dalam sekali pengisian daya. Angka tersebut meningkat dibanding model sebelumnya dan menjadi salah satu daya tarik utama bagi konsumen yang menginginkan MPV listrik untuk penggunaan harian maupun perjalanan antarkota. Dari sisi performa, BYD juga meningkatkan tenaga motor listrik menjadi 150 kW atau sekitar 201 dk, dengan torsi puncak 310 Nm. Berkat peningkatan tersebut, akselerasi 0-100 km/jam hanya membutuhkan waktu 7,9 detik, menjadikannya salah satu MPV listrik dengan performa terbaik di kelasnya. Masuk ke bagian interior, BYD M6 EV terbaru juga memperoleh sejumlah pembaruan. Panel instrumen kini menggunakan Full LCD Display berukuran 10,25 inci yang memberikan informasi kendaraan lebih lengkap dan modern. Selain itu, posisi tuas transmisi kini dipindahkan ke belakang lingkar kemudi menggunakan column shifter, sehingga ruang konsol tengah menjadi lebih lega dan praktis untuk menyimpan barang. Untuk pasar Indonesia, harga BYD M6 EV Standard terbaru dipasarkan sebesar Rp395.000.000. Harga tersebut menjadikannya salah satu pilihan MPV listrik tujuh penumpang dengan banderol di bawah Rp400 juta yang menawarkan kombinasi kabin lega, teknologi modern, serta jarak tempuh hingga 450 km. Selain memperbarui BYD M6 EV, BYD juga menegaskan strategi menghadirkan dua teknologi kendaraan energi baru, yakni EV dan Dual Mode (DM). Teknologi EV menawarkan pengalaman berkendara sepenuhnya menggunakan tenaga listrik tanpa emisi gas buang, sementara Dual Mode mengutamakan motor listrik sebagai penggerak utama dengan mesin bensin yang bekerja otomatis ketika dibutuhkan untuk memperpanjang jarak tempuh. Head of Public and Government Relations PT BYD Motor Indonesia, Luther Panjaitan, mengatakan kehadiran dua teknologi tersebut memberikan fleksibilitas lebih besar kepada konsumen Indonesia. "Dengan membawa teknologi EV dan DM ke Indonesia, kami ingin memberikan lebih banyak pilihan agar masyarakat dapat memilih kendaraan energi baru yang benar-benar sesuai dengan kebutuhan mereka. Ada konsumen yang siap sepenuhnya menggunakan kendaraan listrik untuk mobilitas sehari-hari, namun ada pula yang membutuhkan fleksibilitas lebih untuk perjalanan jarak jauh maupun lintas wilayah. Dengan menghadirkan lini BYD M6 dalam pilihan EV dan Dual Mode, kami berharap semakin banyak masyarakat dapat menikmati manfaat kendaraan energi baru tanpa harus mengubah pola mobilitas yang telah mereka jalani," ujar Luther Panjaitan, Head of Public and Government Relations PT BYD Motor Indonesia. Selama GIIAS 2026, pengunjung juga dapat melihat langsung sekaligus mencoba performa BYD M6 EV terbaru melalui sesi test drive yang disediakan di booth BYD Hall 10. Kehadiran model terbaru ini memperkuat posisi BYD di segmen MPV listrik yang saat ini menjadi salah satu pasar dengan pertumbuhan paling cepat di Indonesia. Spesifikasi BYD M6 EV Standard 2026 Harga: Rp395.000.000 Baterai: 58 kWh Jarak tempuh: 450 km Tenaga: 150 kW (201 dk) Torsi: 310 Nm Akselerasi 0-100 km/jam: 7,9 detik Panel instrumen: Full LCD 10,25 inci Transmisi: Column Shifter Lihat Selengkapnya

TANYA LEBIH JAUH TENTANG UNIT

Goodfriends bisa bertanya lebih jauh tentang ketersediaan unit, promo & benefit menarik, negosiasi harga ataupun simulasi kredit yang sesuai dengan kebutuhan Anda.