Platform Otomotif Terpercaya
Platform Otomotif Terpercaya
Proses Pembelian Cepat dan Mudah
Proses Pembelian Cepat dan Mudah
Mendukung Mobilitas Ramah Lingkungan
Mendukung Mobilitas Ramah Lingkungan
Transparansi dan Kepercayaan
Transparansi dan Kepercayaan
Koleksi Mobil Bekas Berkualitas
MPV
City Car
SUV
Sedan
Koleksi Mobil Bekas MPV
Lihat Semua
12
Mobil Great New Xenia 2019 Bekas
2019
Grade B
MT
146.500 Km
Rp 135.000.000
Cicilan mulai dari Rp 3.150.000
Kota Adm. Jakarta Timur
12
Mobil Sigra 2022 Bekas
2022
Grade B
MT
42.815 Km
Rp 137.000.000
Cicilan mulai dari Rp 3.197.000
Kota Adm. Jakarta Timur
12
Mobil Kijang Innova 2019 Bekas
2019
Grade B
AT
69.715 Km
Rp 265.000.000
Cicilan mulai dari Rp 5.333.000
Kota Adm. Jakarta Timur
12
Mobil Kijang Innova 2020 Bekas
2020
Grade B
AT
120.990 Km
Rp 279.000.000
Cicilan mulai dari Rp 6.510.000
Kota Adm. Jakarta Timur
Koleksi Mobil Bekas City Car
Lihat Semua
12
Mobil Sigra 2022 Bekas
2022
Grade B
MT
42.815 Km
Rp 137.000.000
Cicilan mulai dari Rp 3.197.000
Kota Adm. Jakarta Timur
12
Mobil Brio 2016 Bekas
2016
Grade C
MT
125.389 Km
Rp 115.000.000
Cicilan mulai dari Rp 2.722.000
Kota Adm. Jakarta Timur
12
Mobil Calya 2019 Bekas
2019
Grade B
AT
80.507 Km
Rp 123.000.000
Cicilan mulai dari Rp 2.870.000
Kota Adm. Jakarta Timur
12
Mobil Calya 2018 Bekas
2018
Grade B
AT
101.045 Km
Rp 115.500.000
Cicilan mulai dari Rp 2.734.000
Kota Adm. Jakarta Timur
Koleksi Mobil Bekas SUV
Lihat Semua
12
Mobil CR-V 2018 Bekas
2018
Grade B
AT
46.386 Km
Rp 312.000.000
Cicilan mulai dari Rp 7.384.000
Kota Adm. Jakarta Timur
12
Mobil HR-V 2019 Bekas
2019
Grade E
AT
53.000 Km
Rp 231.000.000
Cicilan mulai dari Rp 5.390.000
Kota Tangerang Selatan
12
Mobil HR-V 2020 Bekas
2020
Grade E
AT
136.532 Km
Rp 245.000.000
Cicilan mulai dari Rp 5.717.000
Kota Adm. Jakarta Timur
13
Mobil HR-V 2020 Bekas
2020
Grade B
AT
72.954 Km
Rp 325.000.000
Cicilan mulai dari Rp 7.583.000
Kota Adm. Jakarta Timur
Koleksi Mobil Bekas Sedan
Lihat Semua
11
Mobil A8 2012 Bekas
2012
Grade B
AT
17.124 Km
Rp 620.000.000
Cicilan mulai dari Rp 14.467.000
Kota Adm. Jakarta Timur
11
Mobil C300 2018 Bekas
2018
Grade B
AT
10.862 Km
Rp 850.000.000
Cicilan mulai dari Rp 20.117.000
Kota Adm. Jakarta Timur
12
Mobil Camry 2019 Bekas
2019
Grade B
AT
62.178 Km
Rp 302.000.000
Cicilan mulai dari Rp 7.047.000
Kota Adm. Jakarta Timur
12
Mobil Camry 2019 Bekas
2019
Grade B
AT
40.334 Km
Rp 465.000.000
Cicilan mulai dari Rp 10.850.000
Kota Adm. Jakarta Timur
Mobil Listrik
Lihat Semua
14
Mobil 4 EV
MG 4 EV
Rp 419 Juta
14
Mobil VF 6
Vinfast VF 6
Rp 384 Juta
14
Mobil Ariya
Nissan Ariya
Rp 754 Juta
14
Mobil U
NETA U
Rp 464 Juta
14
Mobil Atto 4
BYD Atto 4
Rp 464 Juta
14
Mobil UT
AION UT
Rp 330 Juta
14
Mobil e-N1
Honda e-N1
Rp 846 Juta
14
Mobil SEALION 7
BYD SEALION 7
Rp 719 Juta
14
Mobil KONA EV
Hyundai KONA EV
Rp 516 Juta
14
Mobil V
NETA V
Rp 317 Juta
14
Mobil X
NETA X
Rp 428 Juta
14
Mobil Atto 1
BYD Atto 1
Rp 195 Juta - Rp 235 Juta
14
Mobil DENZA D9
BYD DENZA D9
Rp 950 Juta
14
Mobil EV 4
KIA EV 4
Rp 380 Juta - Rp 580 Juta
14
Mobil Macan
PORSCHE Macan
Rp 2 M - Rp 3.9 M
14
Mobil EV 6
KIA EV 6
Rp 1.3 M - Rp 1.7 M
14
Mobil J6
Chery J6
Rp 505 Juta - Rp 608 Juta
14
Mobil 009
Zeekr 009
Rp 2.2 M
14
Mobil G6
Xpeng G6
Akan Datang
14
Mobil X9
Xpeng X9
Akan Datang
Jasa Inspeksi Mobil Terpercaya
Jasa Inspeksi Mobil
Mulai Dari
Rp 350.000
Rp 200.000
Jadwalkan Inspeksi
%
Corporate

Memiliki kebutuhan jasa inspeksi yang lebih banyak, lebih profesional dan bisa terintegrasi antar sistem?

Hubungi Kami
Ulasan & Artikel
Lihat Semua
Semua
Artikel
GoodBike
Tips & Trik
Ulasan
Toyota Corolla Genap 60 Tahun, Versi AS dan Eropa Punya Spesifikasi Berbeda
26 Aug 2026
Toyota Corolla Genap 60 Tahun, Versi AS dan Eropa Punya Spesifikasi Berbeda 26 Aug 2026 GoodCar.id - Toyota Corolla merayakan enam dekade kiprahnya dengan pendekatan berbeda di Amerika Serikat dan Eropa. Pasar AS mendapatkan edisi terbatas 2.500 unit berbasis Corolla SE Hybrid, sedangkan Eropa menghadirkan varian 60th Anniversary untuk tiga model sekaligus, yakni Hatchback, Touring Sports, dan Sedan. Sejak pertama kali diperkenalkan pada 1966, Toyota telah memproduksi lebih dari 57 juta unit Corolla di seluruh dunia. Enam puluh tahun kemudian, nama Corolla masih menjadi salah satu model penting bagi Toyota dan mendapat perayaan khusus di dua pasar utama tersebut. Toyota Corolla 60th Anniversary Special Edition untuk AS Untuk konsumen Amerika Serikat, Toyota menghadirkan Corolla 60th Anniversary Special Edition 2027 dalam jumlah sangat terbatas. Produksinya hanya mencapai 2.500 unit, dengan basis Corolla SE Hybrid. Pengiriman unit dijadwalkan mulai awal 2027. Secara tampilan, edisi khusus ini mendapatkan sejumlah pembeda dibandingkan Corolla SE Hybrid standar. Beberapa di antaranya adalah velg alloy berwarna hitam serta emblem khusus 60th Anniversary yang mempertegas statusnya sebagai model perayaan. Toyota memang belum mengumumkan harga khusus untuk edisi ulang tahun tersebut. Harga jajaran Corolla 2027 di AS sendiri dimulai dari US$23.325 untuk varian LE, sementara harga Corolla 60th Anniversary akan diumumkan mendekati waktu peluncuran. Jumlah produksi yang hanya 2.500 unit membuat model ini memiliki posisi yang cukup eksklusif. Angka tersebut tergolong kecil jika dibandingkan dengan volume penjualan Corolla di Amerika Serikat yang mencapai ratusan ribu unit setiap tahun. Di Kanada, jumlahnya bahkan lebih terbatas, yakni hanya 250 unit. Dengan demikian, Corolla 60th Anniversary di kawasan Amerika Utara lebih berperan sebagai bentuk apresiasi kepada konsumen loyal sekaligus menjadi daya tarik pemasaran, bukan sebagai model yang ditujukan untuk mengejar volume penjualan. Eropa Hadirkan Tiga Varian Anniversary Strategi berbeda diterapkan Toyota di Eropa. Tidak seperti Amerika Utara, Corolla 60th Anniversary di Eropa tidak dibatasi jumlah produksinya. Toyota Eropa telah membuka pemesanan untuk tiga model, yaitu Corolla Hatchback, Touring Sports, dan Sedan. Pengiriman pertama dijadwalkan berlangsung pada akhir Oktober 2026. Sentuhan pembeda paling kuat terlihat dari sektor eksterior. Corolla Hatchback dan Touring Sports 60th Anniversary menggunakan warna Boreal Blue metallic dengan kombinasi atap dan pilar berkelir Night Sky Black. Kombinasi warna dua nada tersebut secara khusus disiapkan untuk varian anniversary. Sementara itu, Corolla Sedan menggunakan warna Lunar Sky Blue, dengan sejumlah detail eksterior yang dirancang senada dengan karakter Hatchback dan Touring Sports. Dari sisi mesin, Toyota tetap mempertahankan teknologi hybrid yang sudah dikenal pada keluarga Corolla. Konsumen Eropa dapat memilih mesin hybrid 1,8 liter bertenaga 140 PS (138 hp) atau mesin 2,0 liter dengan output 178 PS (176 hp). Selain warna khusus, Toyota juga memberikan emblem peringatan, desain velg spesifik, serta tambahan perlengkapan untuk membedakan edisi 60th Anniversary dari varian reguler. Masuk ke kabin, karakter dasarnya masih mengacu pada Corolla yang sudah beredar. Panel instrumen digital berukuran 12,3 inci dan layar infotainment 10,5 inci tetap dipertahankan. Dengan demikian, edisi anniversary ini pada dasarnya menawarkan paket Corolla yang lebih eksklusif melalui tambahan fitur dan detail desain, tanpa mengubah formula utama yang sudah menjadi ciri khas model tersebut. AS dan Eropa, Dua Cara Merayakan 60 Tahun Corolla Perbedaan strategi tersebut menunjukkan bagaimana Toyota menyesuaikan Corolla 60th Anniversary dengan karakter masing-masing pasar. Amerika Serikat mendapatkan model yang sangat terbatas dan eksklusif, sedangkan Eropa memperoleh pilihan bodi yang lebih beragam tanpa batas produksi khusus. Meski pendekatannya berbeda, keduanya memiliki tujuan yang sama: memperingati perjalanan panjang Corolla selama enam dekade sekaligus mempertahankan daya tarik salah satu model paling ikonik Toyota di pasar global. Perbedaan Spesifikasi Corolla 60th Anniversary Edition Spesifikasi Toyota Corolla 60th Anniversary – Eropa Model: Corolla Hatchback, Touring Sports, dan Sedan Pilihan mesin: 1,8 liter Hybrid dan 2,0 liter Hybrid Tenaga: 140 PS (138 hp) untuk 1,8 liter dan 178 PS (176 hp) untuk 2,0 liter Warna Hatchback & Touring Sports: Boreal Blue metallic dengan atap dan pilar Night Sky Black Warna Sedan: Lunar Sky Blue Layar infotainment: 10,5 inci Panel instrumen digital: 12,3 inci Perlengkapan khusus: emblem anniversary, desain velg spesifik, serta tambahan equipment dibandingkan varian standar Spesifikasi Toyota Corolla 60th Anniversary – Amerika Serikat Basis: Corolla SE Hybrid sedan Mesin: 1,8 liter hybrid Tenaga: 138 hp Produksi: 2.500 unit Roda: velg alloy hitam 18 inci Layar infotainment: 10,5 inci Panel instrumen digital: 7 inci Kursi: sport seat dengan kombinasi Black/Red Identitas khusus: emblem 60th Anniversary, door sill dan floor mat khusus Lihat Selengkapnya
Perawatan Mesin Turbo Ternyata Tak Serumit yang Dibayangkan, Ini 4 Hal yang Wajib Diperhatikan
26 Aug 2026
Perawatan Mesin Turbo Ternyata Tak Serumit yang Dibayangkan, Ini 4 Hal yang Wajib Diperhatikan 26 Aug 2026 Jakarta, Goodcar.id - Mesin turbo kini semakin banyak digunakan pada mobil penumpang karena mampu menghasilkan tenaga besar dari kapasitas mesin yang relatif kecil. Namun, teknologi tersebut masih sering dianggap membutuhkan perawatan yang lebih rumit dibandingkan mesin bensin konvensional. Anggapan tersebut tidak sepenuhnya tepat. Selama digunakan dan dirawat sesuai rekomendasi pabrikan, mesin turbo pada mobil modern tidak membutuhkan perlakuan yang jauh berbeda. Mitsubishi Motors, misalnya, menerapkan teknologi turbo pada Mitsubishi Destinator dengan mesin 1.500 cc 4B40 MIVEC yang menghasilkan tenaga 163 PS dan torsi 250 Nm. Mesin tersebut dilengkapi water-cooled intercooler untuk membantu menjaga temperatur udara yang dimampatkan turbo. Meski sistemnya sudah semakin modern, pemilik mobil bermesin turbo tetap perlu memperhatikan beberapa bagian penting. Perawatan sederhana justru menjadi kunci agar turbocharger dan mesin tetap bekerja sesuai fungsinya dalam jangka panjang. 1. Jangan Telat Ganti Oli Mesin Oli menjadi salah satu bagian paling penting dalam perawatan mesin turbo. Pelumas tidak hanya bekerja pada komponen internal mesin, tetapi juga berperan penting dalam menjaga komponen turbo yang bekerja dengan temperatur dan putaran tinggi. Karena itu, penggantian oli sebaiknya dilakukan sesuai interval servis dan menggunakan spesifikasi yang direkomendasikan pabrikan. Menunda penggantian oli atau menggunakan pelumas yang tidak sesuai dapat memengaruhi kemampuan oli dalam memberikan perlindungan terhadap komponen mesin dan turbo. Pada dasarnya, pemilik tidak perlu mencari perlakuan khusus hanya karena mobil menggunakan turbo. Yang lebih penting adalah disiplin mengikuti jadwal perawatan dan memastikan kualitas oli tetap terjaga. 2. Gunakan Bahan Bakar Sesuai Rekomendasi Bahan bakar juga tidak boleh diabaikan pada mobil bermesin turbo. Karakter mesin turbo yang bekerja dengan tekanan udara lebih tinggi membuat pemilihan bahan bakar sesuai rekomendasi pabrikan menjadi bagian dari perawatan. Sebagai contoh, Mitsubishi merekomendasikan bahan bakar dengan kadar oktan 95 untuk Destinator. Penggunaan bahan bakar sesuai rekomendasi ditujukan agar mesin dapat bekerja secara optimal, lebih halus, dan tetap efisien. Artinya, pemilik tidak seharusnya hanya mengejar harga bahan bakar paling murah. Spesifikasi yang tercantum dalam buku manual kendaraan tetap menjadi acuan utama karena setiap mesin memiliki kebutuhan yang berbeda. 3. Filter Udara Wajib Dijaga Kebersihannya Turbocharger membutuhkan pasokan udara untuk bekerja. Karena itu, kondisi filter udara menjadi bagian yang tidak boleh dilewatkan dalam perawatan. Filter udara yang kotor dapat menghambat aliran udara menuju mesin. Pada mobil turbo, kondisi sistem pemasukan udara tersebut berhubungan dengan bagaimana mesin mendapatkan udara untuk proses pembakaran. Mitsubishi juga memasukkan kebersihan filter udara sebagai salah satu hal yang perlu diperhatikan dalam perawatan mesin turbo Destinator. Pemeriksaan dan penggantian filter sebaiknya mengikuti jadwal servis atau dilakukan lebih cepat jika kondisi penggunaannya membuat filter cepat kotor. 4. Mesin Turbo Tak Selalu Harus Didinginkan Sebelum Dimatikan Satu kebiasaan yang masih sering dikaitkan dengan mobil turbo adalah membiarkan mesin hidup beberapa saat sebelum dimatikan setelah perjalanan. Pada teknologi turbo modern, anggapan tersebut tidak bisa diterapkan secara umum pada semua kendaraan. Mitsubishi menjelaskan bahwa sistem pendingin turbo pada Destinator menggunakan prinsip water-to-air. Sistem tersebut membantu menjaga temperatur udara yang dimampatkan tetap stabil, sehingga mesin tidak membutuhkan perlakuan khusus berupa jeda sebelum dimatikan seperti yang selama ini banyak dipercaya pemilik mobil. Meski begitu, bukan berarti pengemudi bebas memperlakukan mesin secara ekstrem. Cara berkendara tetap berpengaruh terhadap temperatur kerja mesin dan turbo. Penggunaan kendaraan secara normal serta mengikuti prosedur dalam buku manual tetap menjadi acuan paling aman. Mobil Jarang Dipakai Juga Perlu Diperhatikan Mobil yang jarang digunakan bukan berarti bebas dari kebutuhan perawatan. Mitsubishi menyarankan pemilik yang tidak menggunakan kendaraan dalam waktu lama untuk melakukan pemanasan mesin agar oli tetap bersirkulasi dan memberikan pelumasan pada bagian internal mesin serta turbo. Namun, pemanasan mesin juga tidak perlu dilakukan secara berlebihan. Pemilik sebaiknya tetap mengikuti prosedur yang tercantum dalam buku manual kendaraan, termasuk terkait durasi dan kondisi pengoperasian. Pada akhirnya, merawat mesin turbo sebenarnya tidak serumit yang banyak dibayangkan. Kuncinya berada pada hal-hal mendasar: mengganti oli tepat waktu, menggunakan bahan bakar sesuai rekomendasi, menjaga kebersihan filter udara, dan melakukan servis berkala. Teknologi turbo pada mobil modern seperti Mitsubishi Destinator menunjukkan bahwa mesin berkapasitas kecil dapat menghasilkan tenaga yang cukup besar tanpa harus mengorbankan kebutuhan penggunaan harian. Tetapi performa tersebut tetap membutuhkan perawatan yang disiplin agar sistem mesin dan turbo dapat bekerja sebagaimana mestinya. Lihat Selengkapnya
Spesifikasi Suzuki e Sky: Baterai 26 kWh, Range 310 Km, Fast Charging 50 kW
26 Aug 2026
Spesifikasi Suzuki e Sky: Baterai 26 kWh, Range 310 Km, Fast Charging 50 kW 26 Aug 2026 Jakarta, Goodcar.id - Seperti apa Spesifikasi Suzuki e Sky? Suzuki e Sky menjadi salah satu mobil listrik mungil yang menarik perhatian setelah versi produksinya mulai terungkap. Mengusung format kei car khas Jepang, Suzuki e Sky menawarkan dimensi kompak dengan baterai 26 kWh, jarak tempuh hingga 310 km, serta dukungan fast charging DC 50 kW. Secara dimensi, Suzuki e Sky memiliki panjang 3.395 mm, lebar 1.475 mm, tinggi 1.625 mm, dan jarak sumbu roda 2.460 mm. Ukuran tersebut membuatnya tetap berada dalam karakter kei car yang dirancang untuk mobilitas perkotaan dengan kebutuhan ruang yang terbatas. Bobot kendaraan berada di kisaran 1.030 kg. Suzuki menggunakan platform Heartect e yang dikembangkan untuk kendaraan listrik berukuran kecil. Sistem penggeraknya mengandalkan roda depan dengan e-Axle yang mengintegrasikan motor listrik, inverter, dan transmisi dalam satu unit. Suzuki belum mengungkap angka tenaga resmi motor listrik e Sky. Namun, regulasi kei car di Jepang membatasi output motor listrik maksimal hingga 63 hp atau sekitar 47 kW. Baterai LFP 26 kWh, Range 310 Km Suzuki e Sky menggunakan baterai lithium iron phosphate (LFP) berkapasitas 26 kWh. Dengan baterai tersebut, Suzuki menargetkan jarak tempuh hingga 310 km dalam satu kali pengisian daya. Angka tersebut cukup tinggi untuk mobil listrik dengan kapasitas baterai yang relatif kecil. Efisiensi tersebut didukung bobot kendaraan yang ringan, optimalisasi aerodinamika, serta peningkatan efisiensi sistem penggerak listrik. Sebagai pembanding, BYD Racco memiliki klaim jarak tempuh hingga 320 km, tetapi menggunakan baterai berkapasitas lebih besar, yakni 35,84 kWh. Fast Charging 50 kW Suzuki e Sky mendukung beberapa pilihan pengisian daya. Menggunakan sumber listrik rumah standar, pengisian hingga penuh membutuhkan waktu sekitar delapan jam. Jika menggunakan wallbox dengan daya 6 kW, waktu pengisian dapat dipangkas menjadi sekitar 4,5 jam. Sementara itu, pengisian cepat DC 50 kW memungkinkan baterai terisi hingga 80 persen dalam waktu sekitar 25 menit. Kemampuan fast charging tersebut menjadi salah satu spesifikasi penting e Sky karena memungkinkan pengisian baterai dilakukan dalam waktu lebih singkat ketika mobil digunakan secara intensif di perkotaan. Bisa Jadi Sumber Listrik Darurat Suzuki e Sky tidak hanya mengandalkan kemampuan berkendara. Mobil listrik ini juga dibekali Vehicle-to-Home (V2H), yang memungkinkan energi dari baterai digunakan untuk memasok listrik ke perangkat eksternal. Melalui sistem tersebut, e Sky dapat menyalurkan listrik AC 100V dengan output hingga 1.500W. Dengan begitu, baterai kendaraan dapat dimanfaatkan sebagai sumber listrik untuk kebutuhan tertentu di luar fungsi utamanya sebagai sumber tenaga mobil. Dimensi Kompak, Kabin Empat Penumpang Sebagai kei car, Suzuki e Sky memiliki konfigurasi empat penumpang. Kabinnya dirancang dengan pendekatan praktis, berbeda dari Vision e-Sky Concept yang tampil lebih futuristis. Pada bagian dashboard terdapat layar infotainment berukuran 10,1 inci yang dipadukan dengan panel instrumen digital. Suzuki juga mempertahankan tuas transmisi otomatis konvensional serta panel khusus untuk mengatur sistem pendingin kabin. Fitur lainnya mencakup jok dan setir berpemanas, rem parkir elektrik, kompartemen tambahan di sisi penumpang, serta sistem heat pump. Heat pump bekerja bersama pemanas udara elektrik untuk membantu menjaga efisiensi penggunaan baterai saat mobil digunakan dalam kondisi cuaca dingin. Dari sisi eksterior, e Sky mempertahankan sejumlah karakter dari Vision e-Sky. Namun, versi produksi menggunakan beberapa komponen yang lebih sederhana, seperti pelek lebih kecil, kaca spion lebih besar, serta gagang pintu konvensional. Spesifikasi Suzuki e Sky Spesifikasi Suzuki e Sky Jenis Kei car listrik Platform Heartect e Penggerak Roda depan Baterai LFP 26 kWh Jarak tempuh Hingga 310 km Fast charging DC 50 kW Pengisian 80% Sekitar 25 menit Wallbox 6 kW Pengisian wallbox Sekitar 4,5 jam Pengisian rumah Sekitar 8 jam Bobot Sekitar 1.030 kg Panjang 3.395 mm Lebar 1.475 mm Tinggi 1.625 mm Wheelbase 2.460 mm Kapasitas penumpang 4 orang V2H AC 100V/1.500W Suzuki e Sky dijadwalkan meluncur di Jepang pada musim gugur 2026. Suzuki juga menyiapkan ekspansi ke pasar Eropa dan Inggris mulai 2027. Di Jepang, mobil ini akan berhadapan dengan Nissan Sakura, Mitsubishi eK X EV, Honda N-One e, dan BYD Racco. Dengan kombinasi baterai 26 kWh, jarak tempuh hingga 310 km, bobot sekitar 1.030 kg, fast charging DC 50 kW, dan fitur V2H, Suzuki e Sky lebih menonjolkan efisiensi dan kepraktisan sebagai mobil listrik perkotaan dibanding mengejar performa tinggi. Lihat Selengkapnya
BAW Kantongi 1.400 Calon Konsumen di GIIAS 2026, T01 Jadi Model Paling Diminati
26 Aug 2026
BAW Kantongi 1.400 Calon Konsumen di GIIAS 2026, T01 Jadi Model Paling Diminati 26 Aug 2026 Jakarta, Goodcar.id - Beijing Automobile Works (BAW) mencatat 1.400 calon konsumen setelah memperkenalkan lima model perdananya kepada pasar Indonesia melalui Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026. Pameran yang berlangsung pada 29 Juli hingga 9 Agustus 2026 tersebut menjadi momentum awal BAW mengukur respons pasar setelah resmi masuk ke Indonesia. Lima model yang diperkenalkan BAW terdiri dari M8, T01, X03, D5, dan T10 Pro. Berdasarkan data yang dihimpun selama GIIAS 2026, T01 menjadi model dengan minat tertinggi, menyumbang sekitar 30 persen dari total calon konsumen yang tercatat. Setelah T01, minat konsumen berturut-turut mengarah kepada D5, X03, M8, dan T10 Pro. Presiden Direktur PT BAW Automobile Trading Indonesia Tocy Tang mengatakan jumlah tersebut menjadi indikator awal bagi perusahaan untuk melihat penerimaan konsumen Indonesia terhadap merek baru di pasar otomotif nasional. “Pencapaian ini menunjukkan bahwa masyarakat Indonesia terbuka terhadap pilihan baru dan ingin mengenal lebih jauh produk serta karakter merek BAW. Bagi kami, GIIAS bukanlah akhir dari perkenalan BAW, melainkan awal dari perjalanan kami untuk membangun hubungan jangka panjang dengan konsumen Indonesia,” ujar Tocy Tang, Presiden Direktur PT BAW Automobile Trading Indonesia. Selain T01, BAW M8 juga menjadi salah satu model yang mendapat perhatian selama pameran. M8 merupakan MPV listrik premium yang diposisikan sebagai salah satu produk penting dalam jajaran BAW di Indonesia. Mobil ini mengusung konsep kendaraan dengan desain elegan, kabin luas, serta sistem penggerak listrik. Menariknya, BAW menyebut sebagian besar calon konsumen yang menunjukkan ketertarikan terhadap M8 berasal dari konsumen individu. Respons tersebut menjadi pertimbangan bagi perusahaan untuk mempersiapkan M8 sebelum nantinya dipasarkan secara resmi di Indonesia. “Salah satu hal yang menarik perhatian kami adalah respons terhadap M8. Sebagian besar minat terhadap M8 berasal dari konsumen individu. Ini mendorong kami untuk mempersiapkan M8 sebaik mungkin sebelum kedatangannya resmi di Indonesia,” kata Tocy Tang. Respons di GIIAS 2026 sekaligus memberikan gambaran awal mengenai model yang berpotensi mendapat perhatian konsumen Indonesia. Namun, angka minat tersebut masih merupakan respons selama pameran dan belum dapat disamakan dengan angka pemesanan kendaraan atau penjualan aktual. Setelah melakukan debut di pasar Indonesia, BAW kini memasuki tahap berikutnya dengan menyiapkan fondasi operasional dan ekosistem lokal. Salah satu langkah yang dilakukan adalah menggandeng PT Handal Indonesia Motor untuk mengembangkan rantai pasokan sekaligus mempersiapkan proses perakitan kendaraan di Indonesia. Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi BAW sebelum memperluas kehadirannya di pasar otomotif nasional. Perusahaan tidak hanya perlu menentukan produk yang akan dipasarkan, tetapi juga memastikan kesiapan produksi, layanan purnajual, ketersediaan suku cadang, serta jaringan pendukung bagi konsumen. Dengan 1.400 calon konsumen yang tercatat selama GIIAS 2026, BAW setidaknya telah memperoleh gambaran awal mengenai respons pasar Indonesia. Selanjutnya, tantangan perusahaan adalah mengubah ketertarikan tersebut menjadi permintaan nyata ketika produk mulai dipasarkan secara resmi. Bagi BAW, GIIAS 2026 bukan sekadar ajang memperkenalkan lima model baru, tetapi menjadi tahap awal untuk membaca preferensi konsumen sekaligus menentukan langkah berikutnya dalam membangun bisnis otomotif di Indonesia. Lihat Selengkapnya
Pengalaman Mereka Beli di GoodCar
Nissan Leaf 2019
Lihat Testimoni
Nissan Leaf 2019

Prosesnya cepat, mobilnya masih enak banget dan warranty nya masih aktif, jadi cukup worry free. Terima kasih Goodcar.

HANSEL
Toyota Grand New Avanza 1.3 G M/T

Alhamdulillah Memuaskan

DAIM MUJIONO
Honda City All New E 1.5 A/T
Lihat Testimoni
Honda City All New E 1.5 A/T

Alhamdulillah prosesnya lancar, salesnya sangat informatif, dan kondisi barangnya masih bagus. 

RIKO
Renault Duster RXL 1.5 dCi 4X2 MT

Prosesnya cepat, dan penyerahan dokumen kendaraan juga cepat. Kondisi kendaraan sofar ok, tdk ada masalah. Udah dipakai 3x jalan jauh, jkt-ciamis, jkt-dieng dan jkt - malang, aman2 saja.. sedikit masalah di power window driber yg kadang macet.. harga tergolong affordable ..👍👍

IR.DEDE IWAHYARASMAN
Infiniti FX37 3700
Lihat Testimoni
Infiniti FX37 3700

Barangnya bagus, dan kilometernya masih rendah

JOKO
Daihatsu Great New Xenia 1.3 X STD M/T

Ok pak bagus gak ada kendala👍👍

NGATIMAN
Infiniti FX50 4X4
Lihat Testimoni
Infiniti FX50 4X4

Udah jarang banget mobil 8 Silider, tapi di Goodcar ada

ABRAHAM
Toyota New Vios 1.5 G A/T

Kondisi mobil sehat.. proses pembelian oke. Kualitas mobil bagus

BRIAN DWINA ASTUTI