JAKARTA, Goodcar.id – Mobil pribadi menjadi pilihan banyak keluarga untuk bepergian saat libur sekolah. Perjalanan jarak jauh dengan kondisi lalu lintas padat, cuaca yang berubah-ubah, serta muatan penumpang dan barang yang lebih banyak membuat sejumlah komponen kendaraan bekerja lebih berat dari penggunaan harian.
Karena itu, perawatan mobil sebaiknya tidak berhenti ketika perjalanan selesai. Justru setelah kembali dari perjalanan jauh, kendaraan perlu diperiksa untuk memastikan tidak ada masalah yang muncul akibat penggunaan dalam jarak panjang.
Roni Agung, Kepala Bengkel Astra Peugeot Cilandak, mengatakan perjalanan jauh memberikan beban tambahan pada sejumlah sistem kendaraan, mulai dari mesin, sistem pendingin, kaki-kaki hingga ban.
"Perjalanan jarak jauh membuat hampir seluruh komponen kendaraan bekerja lebih berat. Oleh karena itu, kami menyarankan pelanggan melakukan pemeriksaan di bengkel resmi Peugeot sebelum berangkat maupun setelah perjalanan selesai. Dengan begitu, performa kendaraan tetap optimal dan siap kembali digunakan untuk aktivitas sehari-hari," ujar Roni.
Lantas, apa saja yang perlu diperiksa setelah mobil selesai digunakan untuk perjalanan liburan?
1. Cuci Mobil, Termasuk Bagian Kolong
Hal pertama yang bisa dilakukan pemilik mobil adalah membersihkan kendaraan secara menyeluruh. Perjalanan jauh membuat bodi hingga kolong mobil lebih mudah terkena debu, lumpur, air hujan dan kotoran dari jalan.
Jika dibiarkan terlalu lama, kotoran yang menempel dapat mengganggu kebersihan kendaraan dan dalam kondisi tertentu berpotensi memicu korosi pada bagian berbahan logam.
Jangan hanya fokus pada bagian eksterior. Kabin juga perlu dibersihkan dari pasir, debu dan sisa makanan yang mungkin tertinggal selama perjalanan. Jok, karpet dan area dashboard bisa dibersihkan menggunakan vacuum cleaner agar kondisi interior kembali nyaman.
2. Cek Oli Mesin Setelah Perjalanan Jauh
Mesin bekerja dalam durasi lebih panjang ketika mobil digunakan untuk perjalanan antarkota. Kondisi ini membuat pemeriksaan oli mesin tetap penting dilakukan setelah kendaraan kembali digunakan untuk aktivitas sehari-hari.
Pemilik mobil dapat memastikan volume oli berada pada batas yang direkomendasikan. Periksa juga area sekitar mesin untuk melihat kemungkinan adanya kebocoran.
Kondisi oli yang sudah menurun dapat memengaruhi kemampuan pelumasan komponen mesin. Karena itu, jika sudah mendekati jadwal penggantian, jangan menunda servis hanya karena mobil masih terasa normal saat dikendarai.
3. Jangan Abaikan Sistem Pendingin
Sistem pendingin bertugas menjaga temperatur mesin tetap berada pada kondisi kerja yang ideal. Setelah perjalanan jauh, bagian ini perlu diperiksa untuk memastikan tidak ada masalah yang berpotensi menyebabkan mesin mengalami panas berlebih.
Pemeriksaan dapat mencakup kondisi cairan radiator dan reservoir, kipas pendingin, termostat serta selang-selang radiator. Jika ditemukan kebocoran atau volume cairan berkurang secara tidak wajar, sebaiknya segera dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.
Sistem kelistrikan juga perlu diperhatikan. Pastikan koneksi dan komponen kelistrikan bekerja normal untuk mengurangi risiko gangguan setelah kendaraan kembali digunakan.
4. Cek Ban dan Kaki-kaki Mobil
Ban menjadi salah satu komponen yang menerima beban besar selama perjalanan jauh, terlebih ketika mobil membawa banyak penumpang dan barang.
Setelah liburan, periksa kembali tekanan angin seluruh ban dan sesuaikan dengan rekomendasi pabrikan. Jangan lupa mengecek ban cadangan karena komponen ini sering luput dari pemeriksaan.
Perhatikan pula kondisi fisik ban. Jika terdapat retakan, benjolan, kebocoran atau keausan yang tidak merata, jangan menunggu sampai masalah tersebut mengganggu perjalanan berikutnya.
Kondisi kaki-kaki juga layak diperiksa, terutama jika mobil melewati banyak jalan rusak, bergelombang atau berlubang selama perjalanan.
5. Spooring, Balancing dan Rem Ikut Diperiksa
Mobil yang cukup sering melintasi jalan berlubang atau permukaan jalan yang tidak rata bisa mengalami perubahan pada posisi roda. Gejalanya antara lain setir terasa tidak lurus atau mobil cenderung bergerak ke salah satu sisi.
Dalam kondisi tersebut, spooring dan balancing dapat dilakukan untuk memastikan roda kembali berada pada posisi yang sesuai. Pemeriksaan ini juga berkaitan dengan kestabilan mobil dan keausan ban.
Sistem pengereman tidak kalah penting. Kampas rem, cakram dan minyak rem perlu diperiksa untuk memastikan kemampuan pengereman tetap bekerja sebagaimana mestinya, terutama setelah kendaraan digunakan dalam perjalanan panjang dan kondisi lalu lintas yang padat.
Perawatan Setelah Liburan Jangan Ditunda
Pemeriksaan setelah perjalanan jauh pada dasarnya merupakan langkah pencegahan. Masalah kecil yang ditemukan lebih awal bisa ditangani sebelum berkembang menjadi kerusakan yang lebih besar.
Roni mengatakan pemeriksaan rutin tidak hanya berkaitan dengan kondisi kendaraan, tetapi juga penggunaan mobil setelah kembali dari perjalanan panjang.
"Servis berkala bukan hanya menjaga performa kendaraan, tetapi juga memberikan rasa aman dan nyaman bagi pemilik mobil dalam penggunaan sehari-hari."
Bagi pemilik mobil yang baru saja menyelesaikan perjalanan liburan, tidak ada salahnya meluangkan waktu untuk melakukan pemeriksaan. Mulai dari mencuci kendaraan, mengecek oli dan sistem pendingin, memeriksa ban serta kaki-kaki, hingga memastikan sistem pengereman bekerja normal.
Dengan pemeriksaan tersebut, mobil tidak hanya siap kembali digunakan untuk aktivitas harian, tetapi potensi masalah setelah perjalanan jauh juga bisa diketahui lebih cepat.