Beranda / Mobil Baru / Katalog / Zeekr 009

Zeekr 009

Rp 2.2 M
Jarak Tempuh
-
Mesin
Permanent Magnet Synchronous
Roda Penggerak
AWD
Jenis Bahan Bakar
Listrik
Pintu
5
Tempat Duduk
7
Foto Interior
Foto Eksterior
Pilihan Warna
Ciptakan gayamu dengan berbagai pilihan warna
2 Pilihan Warna
Crystal White
Phantom Black
Tipe Kendaraan
Zeekr 009 EV
Rp 2.2 M
Dapatkan Ekslusif Promo
Fitur Kendaraan
Zeekr 009 EV
Jarak Tempuh
-
Jenis Bahan Bakar
Listrik
Mesin
Permanent Magnet Synchronous
Pintu
5
Roda Penggerak
AWD
Tempat Duduk
7
Power Steering
USB
Engine On
Camera Back
Parking Sensor
Bluetooth
ABS EBD
Airbag
Alarm
Immobilizer
Overhead Airbag
Side Airbag
Blind Spot Monitor
Collision Avoidance System
Stability Control
Brake Assist
Tire Pressure Monitor
Child Safety Lock
Emergency Stop Signal
Isofix Child Seat
Central Lock
Power Door Lock
Cruise Control
Headup Display
Navigation
Reading Lamp
Heater
Stereo Am Fm
Wireless Charger
Apple Carplay
Android Auto
Touch Screen
Rear Ac
Electric Seat Adjust
Sunroof
Headrest Adjust
Wiper Auto
Led Daytime
Electric Foldable Mirror
Seat Belt Warning
Hands Free Communication
Welcome Light
Lihat Semua

ZEEKR 009
Artikel Terkait
Lihat Semua
Perang SUV Listrik di IIMS 2026, Ini Daftar Mobil Baru yang Siap Meluncur
28 Jan 2026
Perang SUV Listrik di IIMS 2026, Ini Daftar Mobil Baru yang Siap Meluncur 28 Jan 2026 Jakarta, Goodcar.id - Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026 dipastikan kembali digelar pada 5-15 Februari 2026 di JIExpo Kemayoran, Jakarta. Diselenggarakan oleh Dyandra Promosindo, pameran otomotif tahunan ini akan tampil lebih besar dengan partisipasi lebih dari 180 brand otomotif, mulai dari kendaraan roda empat, roda dua, hingga industri pendukung. Tak sekadar menjadi ajang pamer teknologi, IIMS 2026 diprediksi menjadi panggung peluncuran berbagai mobil baru, khususnya di segmen SUV, hybrid, dan kendaraan listrik (EV). Persaingan antar pabrikan pun dipastikan semakin sengit, seiring meningkatnya minat konsumen terhadap mobil ramah lingkungan dan SUV bergaya urban. Sejumlah merek besar telah membocorkan lini produk yang akan mereka tampilkan. Berikut rangkuman deretan model yang siap meramaikan IIMS 2026. Toyota menjadi salah satu pabrikan yang agresif. Merek asal Jepang ini mengonfirmasi akan membawa tiga model bertenaga hybrid, sekaligus meluncurkan model dari lini performa Gazoo Racing (GR) yang mendapat penyegaran. Selain itu, Toyota juga disebut akan memperkenalkan tiga model elektrifikasi terbaru, termasuk New Veloz Hybrid yang sudah bisa dipesan. Strategi ini menegaskan komitmen Toyota menghadirkan kendaraan yang lebih efisien dan ramah lingkungan di pasar Indonesia. DFSK Seres akan menampilkan Seres E1 dalam beberapa edisi khusus, seperti Black Edition, warna modifikasi, hingga edisi tematik. Kehadiran varian unik ini menyasar konsumen muda yang mengutamakan gaya personal. Sementara itu, Geely kembali masuk ke Indonesia dengan membawa brand premiumnya, Zeekr. Dua model Zeekr dijadwalkan tampil bersama lini andalan Geely seperti EX2, EX5, dan Starray EM-i, memperkuat segmen kendaraan listrik dan elektrifikasi. Honda tak mau ketinggalan. Pabrikan berlogo “H” ini akan membawa 10 unit display, termasuk tiga SUV yang mendapat penyegaran desain dan fitur agar tetap kompetitif di pasar. Chery juga tampil serius dengan 14 unit display serta peluncuran satu model baru yang melengkapi lini Chery Super Hybrid (CSH), yang dirumorkan berjenis SUV. Menariknya, brand baru iCAR, sub-brand global di bawah Chery Group, akan melakukan debut di Indonesia lewat iCAR V23, mobil listrik bergaya off-road yang menyasar konsumen petualang. GAC AION memastikan kehadiran tujuh kendaraan display dan tiga model baru yang disesuaikan dengan kebutuhan pasar lokal. Jaecoo akan membawa 10 unit display dengan satu model baru bertema “From Classic Beyond Classic”. Sementara Lepas dan Morris Garage (MG) sama-sama menyiapkan satu produk anyar sebagai daya tarik utama di pameran. Wuling menjadi salah satu peserta terbesar dengan 15 model serta peluncuran produk baru. Indonesia bahkan disebut akan menjadi negara pertama yang memperkenalkan model terbarunya. Changan juga akan menghadirkan varian baru SUV setelah sebelumnya meluncurkan Lumin dan Deepal S07. Secara spesial Changan juga menampilkan ekspresi terbaru Lumin. Hyundai dikabarkan meluncurkan SUV terbaru, sedangkan Kia akan mengumumkan harga resmi Kia Carens serta memperkuat eksistensinya sebagai partner global ajang olahraga internasional. Nissan akan membawa Nissan Navara dan membawa tema di IIMS 2026 yaitu “Legacy That Moves Forward”. Suzuki juga diperkirakan memperkenalkan model mobil listrik baru. Mazda, melalui Eurokars Motor Indonesia, menyiapkan SUV pembaruan berkarakter sporty, sementara grup Stellantis akan menghadirkan merek baru untuk melengkapi Citroen dan Jeep. Menjadi salah satu yang paling menarik perhatian, Xpeng akan membawa The Next P7, yang disebut sebagai salah satu EV global favorit. Tak hanya itu, mereka juga memamerkan kendaraan terbang, menandai arah mobilitas masa depan yang semakin futuristis. Dengan ratusan brand dan puluhan peluncuran produk baru, IIMS 2026 diprediksi menjadi barometer tren otomotif Indonesia, terutama pergeseran menuju SUV dan kendaraan elektrifikasi. Pameran ini tak hanya menjadi ajang transaksi, tetapi juga ruang bagi masyarakat untuk melihat langsung inovasi teknologi, desain, serta arah masa depan industri otomotif. Bagi pecinta otomotif, IIMS 2026 jelas menjadi agenda wajib di awal tahun. Dari hybrid, listrik, hingga SUV terbaru, semuanya siap debut dalam satu panggung besar di Kemayoran. Lihat Selengkapnya
Perkuat Akar di Indonesia, Geely Boyong ZEEKR & Lynk & Co serta Targetkan 80 Diler
21 Jan 2026
Perkuat Akar di Indonesia, Geely Boyong ZEEKR & Lynk & Co serta Targetkan 80 Diler 21 Jan 2026 Tangerang, GoodCar.id - Geely Auto Indonesia resmi menancapkan taringnya lebih dalam di pasar otomotif tanah air dengan mengumumkan strategi pertumbuhan masif untuk tahun 2026. Fokus utama pabrikan asal Tiongkok ini mencakup penguatan basis produksi lokal, ekspansi jaringan layanan, hingga peluncuran deretan produk baru yang kompetitif. Salah satu poin paling krusial dalam peta jalan Geely adalah ambisi untuk menjadi pemimpin dalam aspek lokalisasi. Evin Ye, Vice President of Geely Automobile International Corporation, menegaskan bahwa perusahaan menargetkan peningkatan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) hingga mencapai 60% untuk model yang dirakit di dalam negeri. "Kami menargetkan Geely menjadi brand otomotif Tiongkok dengan TKDN tertinggi di pasar Indonesia," ujar Evin Ye. Hal ini dibuktikan melalui optimalisasi fasilitas perakitan di PT Handal Indonesia Motor, Purwakarta, yang saat ini memproduksi model Geely EX2, EX5, dan Starray EM-i dengan kapasitas mencapai 60 unit per hari. Mengawali tahun 2026, Geely resmi mengumumkan harga Geely EX2, SUV kompak yang telah mencatatkan lebih dari 1.500 pemesanan sejak masa pre-booking dibuka November lalu. Keberhasilan EX2 menjadi sinyal kuat bahwa pasar merespons positif desain fungsional khas Geely untuk mobilitas urban. Tak berhenti di situ, Geely Holding Group juga siap menggoyang segmen mewah dengan menghadirkan dua sub-brand global mereka, yaitu Zeekr dan Lynk & Co. Kehadiran kedua merek ini diproyeksikan untuk memenuhi dahaga konsumen akan kendaraan premium berteknologi tinggi dan solusi mobilitas berkelanjutan. Memperkuat Jaringan Layanan & Aftersales Untuk mendukung pertumbuhan volume kendaraan di jalan, Geely mematok target ambisius untuk memiliki 80 titik diler resmi di seluruh Indonesia pada akhir 2026. Saat ini, 35 diler telah beroperasi menjangkau wilayah Jabodetabek, Jawa, Sumatera, Bali, hingga Sulawesi. Guna menjamin ketenangan pemilik kendaraan, Geely memperkenalkan "Geely Care+". Program layanan purna jual berstandar global ini mengusung filosofi user-first, yang dirancang untuk memberikan pengalaman kepemilikan premium dan dukungan teknis yang andal bagi seluruh pelanggan di nusantara. Dengan kombinasi produk inovatif, komitmen manufaktur lokal yang kuat, dan jaringan servis yang luas, 2026 diprediksi akan menjadi tahun akselerasi bagi Geely untuk mendominasi ekosistem otomotif berkelanjutan di Indonesia. Lihat Selengkapnya
Penjualan Geely 2025 Tembus 3 Juta Unit, Kendaraan Listrik Jadi Motor Utama
09 Jan 2026
Penjualan Geely 2025 Tembus 3 Juta Unit, Kendaraan Listrik Jadi Motor Utama 09 Jan 2026 Jakarta, Goodcar.id - Geely Automobile Holdings Limited menutup tahun 2025 dengan catatan penjualan tertinggi sepanjang sejarah perusahaan. Total penjualan kendaraan global Geely mencapai 3.024.567 unit, tumbuh 39 persen secara tahunan dan melampaui target revisi perusahaan yang sebelumnya dipatok di angka 3 juta unit. Capaian ini sekaligus membawa total penjualan kumulatif Geely Auto menembus lebih dari 20 juta unit secara global hingga akhir 2025. Angka tersebut menempatkan Geely sebagai salah satu pemain otomotif terbesar asal Tiongkok dengan ekspansi internasional paling agresif dalam satu dekade terakhir. Pertumbuhan penjualan Geely pada 2025 tidak berdiri di satu kaki. Namun, kontribusi terbesar datang dari segmen kendaraan energi baru atau new energy vehicle (NEV). Sepanjang tahun lalu, penjualan NEV Geely mencapai 1.687.767 unit, melonjak 90 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Lonjakan ini memperlihatkan perubahan struktur bisnis Geely yang semakin bergeser ke elektrifikasi. Tidak lagi sekadar pelengkap, kendaraan listrik dan hybrid kini menjadi tulang punggung pertumbuhan perusahaan. Di pasar domestik Tiongkok, lini NEV Geely yang dikenal sebagai Geely Yinhe menjadi penggerak utama. Penjualannya menembus 1,24 juta unit pada 2025, tumbuh 150 persen secara tahunan. Sejak diperkenalkan pada Mei 2023, Yinhe mencatatkan penjualan satu juta unit dalam waktu kurang dari 2,5 tahun—sebuah pencapaian yang jarang terjadi di segmen kendaraan listrik mass market. Beberapa model menjadi kontributor utama. Geely Xingyuan, yang dipasarkan secara global sebagai Geely EX2, mencatatkan penjualan bulanan di atas 40.000 unit selama tujuh bulan berturut-turut, dengan total penjualan kumulatif melampaui 530.000 unit. Model ini menunjukkan bahwa kendaraan listrik berharga kompetitif masih memiliki ruang pertumbuhan besar, bahkan di pasar yang semakin padat. Model lain seperti Geely M9 juga mencuri perhatian. Dalam empat bulan sejak peluncuran, penjualannya sudah menembus 39.000 unit. Sementara Geely Starray EM-i dan Panda Mini konsisten mencatatkan penjualan di atas 10.000 unit per bulan dan memimpin di segmen masing-masing. Di pasar global, performa Geely EX5 juga solid. Sepanjang 2025, model ini mencatatkan penjualan tahunan lebih dari 160.000 unit, dengan total kumulatif global yang telah melampaui 230.000 unit. Angka tersebut memperkuat posisi Geely sebagai produsen kendaraan listrik yang tidak hanya kuat di pasar domestik, tetapi juga kompetitif di luar Tiongkok. Selain Yinhe, sinergi antar merek di bawah payung Geely semakin terlihat. Lynk & Co dan ZEEKR menjadi contoh bagaimana strategi multi-brand dijalankan tanpa saling memakan pasar. Lynk & Co mencatatkan penjualan lebih dari 350.000 unit sepanjang 2025, ditopang model-model baru seperti Lynk & Co 900. ZEEKR, yang bermain di segmen kendaraan listrik premium, mencetak rekor tersendiri. Pada Desember 2025, penjualan bulanannya menembus 30.000 unit—tertinggi sepanjang sejarah merek tersebut. Ini menandakan bahwa pasar kendaraan listrik premium mulai menemukan basis konsumennya, terutama di Tiongkok dan Eropa. Dengan total penjualan global yang telah melampaui 20 juta unit, Geely kini memasuki fase baru melalui strategi “One Geely.” Fokusnya bergeser dari sekadar volume ke pengembangan produk berkualitas tinggi dan efisiensi lintas merek. Memasuki 2026, Geely menargetkan penjualan global sebesar 3,45 juta unit, dengan 2,22 juta unit di antaranya berasal dari segmen NEV. Perusahaan juga menyiapkan peluncuran sekitar 10 model baru untuk pasar internasional, termasuk Asia Tenggara, Eropa, Afrika Selatan, dan Amerika Latin. Langkah ekspansi ini akan diiringi dengan percepatan lokalisasi produksi dan pengembangan teknologi elektrifikasi cerdas. Strategi tersebut mencerminkan ambisi Geely untuk tidak hanya menjadi eksportir kendaraan, tetapi juga pemain global yang menyesuaikan produk dengan kebutuhan tiap pasar. Sebagai bagian dari perluasan portofolio, Geely juga bersiap meluncurkan MPV flagship pertamanya, Geely V900, yang dijadwalkan meluncur pada kuartal pertama 2026. Kehadiran MPV ini akan menjadi ujian berikutnya bagi Geely, terutama di pasar yang masih menempatkan MPV sebagai kendaraan keluarga utama, termasuk Asia Tenggara. Melihat kinerja 2025, satu hal menjadi jelas: pertumbuhan Geely tidak lagi bersifat spekulatif. Ia dibangun di atas volume nyata, penetrasi teknologi listrik, dan strategi merek yang terstruktur. Tantangan berikutnya adalah menjaga konsistensi di tengah persaingan global yang semakin ketat—terutama saat hampir semua produsen besar bergerak ke arah elektrifikasi. Lihat Selengkapnya
Penjualan Mobil Listrik Geely Group Meroket 126%, Kantongi Pendapatan Rp340 Triliun 
25 Aug 2025
Penjualan Mobil Listrik Geely Group Meroket 126%, Kantongi Pendapatan Rp340 Triliun  25 Aug 2025 Jakarta, Goodcar.id – Penjualan mobil listrik Geely dikabarkan meroket hingga 126%. Geely Automobile Holdings Ltd. mencatat capaian keuangan dan penjualan yang mengesankan di semester pertama 2025. Anak usaha Zhejiang Geely Holding Group ini berhasil mengantongi pendapatan lebih dari RMB 150 miliar atau sekitar Rp340 triliun, dengan lonjakan penjualan kendaraan hingga 47 persen menjadi 1,409 juta unit. Tak hanya itu, pangsa pasar domestik Geely untuk pertama kalinya menembus angka 10 persen, menegaskan posisinya sebagai salah satu produsen otomotif terbesar di Tiongkok. Pencapaian ini didorong oleh strategi elektrifikasi agresif serta sinergi merek di bawah payung “One Geely.” Pertumbuhan Geely pada 2025 tak lepas dari performa gemilang di segmen kendaraan listrik dan energi baru (New Energy Vehicle/NEV). Penjualan NEV melonjak 126 persen hingga tembus 725 ribu unit hanya dalam enam bulan pertama. Kontribusi terbesar datang dari seri Geely Yinhe, yang berhasil menjual 548 ribu unit atau naik 232 persen dibanding tahun lalu. Total penjualan seri ini kini sudah menembus 1,2 juta unit sejak peluncurannya. Di segmen premium, Zeekr mencatat penjualan lebih dari 90 ribu unit dan menjadi salah satu merek mobil listrik dengan pertumbuhan tercepat di dunia. Total penjualan global Zeekr kini sudah melampaui 500 ribu unit, dengan MPV mewah Zeekr 009 yang sukses memimpin pasar di sejumlah negara. Sementara itu, Lynk & Co masih menunjukkan performa solid dengan penjualan lebih dari 150 ribu unit di semester I, membawa total penjualan merek ini melampaui 1,5 juta unit sejak pertama kali dipasarkan. Menurut Geely dalam keterangan resminya 25 Agustus 2025, disebutkan capaian ini erat kaitannya dengan strategi “One Geely” yang diluncurkan pada 2024. Strategi ini menyatukan sumber daya, teknologi, serta rantai pasok dari Geely Auto, Zeekr, dan Lynk & Co. Pada paruh pertama 2025, Geely menyelesaikan merger antara Zeekr dan Lynk & Co untuk memperkuat efisiensi biaya riset, produksi, hingga pemasaran. Juli 2025, Geely Auto dan Zeekr kembali menandatangani perjanjian merger lanjutan untuk memperluas kolaborasi di bidang teknologi, manufaktur, layanan purna jual, hingga ekspansi global. Tahun ini, Geely menjadi satu-satunya produsen otomotif di Tiongkok yang memperkenalkan Full Domain AI untuk mobil pintar. Teknologi ini kini diterapkan di hampir seluruh lini produk Geely. Dengan dukungan Pusat Komputasi Xingrui yang ditingkatkan hingga 23,5 EFLOPS, Geely mampu mengembangkan kecerdasan buatan berskala besar. Fitur seperti sistem bantuan mengemudi G-Pilot dengan otonom level 3 serta kokpit digital Flyme Auto sudah digunakan lebih dari 1 juta pengguna. Di sektor baterai, Geely mengembangkan Geely Battery Safety System generasi terbaru. Teknologi ini meningkatkan keamanan, daya tahan, pengisian super cepat, hingga performa stabil di suhu rendah, bahkan telah lolos 36 uji ekstrem. Sementara itu, EM Super Hybrid menawarkan efisiensi termal tertinggi untuk mesin produksi massal, membuat konsumsi bahan bakar lebih irit dengan jarak tempuh yang lebih jauh. Di sisi lain, Zeekr Super Hybrid menghadirkan e-drive bertenaga hingga 1000 kW berbasis arsitektur 900V, menjadi salah satu inovasi paling ambisius di pasar global. Ekspansi Global Hingga ke Indonesia Geely juga memperluas kehadirannya di pasar internasional. Sepanjang semester I 2025, perusahaan mengekspor lebih dari 180 ribu unit ke 80 negara. Model Geely EX5 kini dipasarkan di 26 negara dan menjadi salah satu produk global andalan. Yang menarik, Geely sudah mulai menjalankan uji coba produksi di Indonesia, sebuah langkah strategis untuk memperkuat pasar Asia Tenggara. Di sisi lain, Zeekr kini memiliki jaringan lebih dari 70 gerai di 40 negara, sementara Lynk & Co menambah ekspor ke pasar baru seperti Republik Dominika dan Laos. Selain fokus pada elektrifikasi, Geely juga serius mengejar target keberlanjutan. Hingga pertengahan 2025, emisi karbon berhasil ditekan 23,5 persen dibandingkan 2020. Capaian ini mendekati target pengurangan 25 persen di akhir tahun. Memasuki semester II 2025, Geely menaikkan target penjualan tahunan menjadi 3 juta unit. Perusahaan juga berencana meluncurkan enam model kendaraan elektrifikasi baru, sekaligus memperkuat strategi “One Geely” dengan integrasi Zeekr dan Lynk & Co. Lihat Selengkapnya

TANYA LEBIH JAUH TENTANG UNIT

Goodfriends bisa bertanya lebih jauh tentang ketersediaan unit, promo & benefit menarik, negosiasi harga ataupun simulasi kredit yang sesuai dengan kebutuhan Anda.