Pilih Gaya Berkendaramu
Mobil Sesuai Anggaran
Rp 150-200 Juta
Rp 200-250 Juta
Rp 250-300 Juta
Rp 300-400 Juta
Rp 400-500 Juta
14
Mobil Atto 1
BYD Atto 1
Rp 195 Juta
0
Mobil All New Calya
Toyota All New Calya
Rp 172 Juta - Rp 192 Juta
0
Mobil Agya
Toyota Agya
Rp 180 Juta - Rp 197 Juta
14
Mobil Air ev
Wuling Air ev
Rp 179 Juta - Rp 190 Juta
12
Mobil E1
Seres E1
Rp 189 Juta
14
Mobil Boma
Honri Boma
Rp 199 Juta
14
Mobil C3
Citroen C3
Rp 189 Juta - Rp 194 Juta
Ulasan dan Artikel
Lihat Semua
Semua
Artikel
GoodBike
Tips & Trik
Ulasan
3 Ciri Minyak Rem Motor Mulai Habis, Jangan Abaikan Risiko Pengereman
29 Apr 2026
3 Ciri Minyak Rem Motor Mulai Habis, Jangan Abaikan Risiko Pengereman 29 Apr 2026 Jakarta, Goodcar.id – Tanda-tanda minyak rem motor habis menjadi hal penting yang wajib dipahami setiap pengendara. Sistem pengereman adalah komponen krusial dalam menjaga keselamatan di jalan, namun kondisi minyak rem sering kali luput dari perhatian. Padahal, tanpa minyak rem yang optimal, performa pengereman bisa menurun drastis. Tanda-tanda minyak rem motor habis biasanya mulai terasa saat fungsi utamanya terganggu. Minyak rem sendiri berperan sebagai penghantar tekanan dari tuas atau pedal ke sistem pengereman di roda. Saat tuas ditekan, tekanan ini menggerakkan piston agar kampas menekan cakram. Jika kualitas minyak rem menurun, proses ini tidak berjalan maksimal dan berdampak langsung pada respons pengereman. Seiring pemakaian, tanda-tanda minyak rem motor habis juga dipengaruhi oleh sifat cairannya yang mudah menyerap uap air. Kandungan air yang masuk membuat kualitas minyak rem menurun secara perlahan. Akibatnya, kemampuan dalam menghantarkan tekanan jadi berkurang, dan pengereman terasa tidak secepat atau sekuat biasanya. Dalam kondisi tertentu, tanda-tanda minyak rem motor habis bisa terasa cukup ekstrem. Rem bisa terasa seperti kosong atau “ngempos”, terutama saat dibutuhkan pengereman mendadak. Selain itu, campuran air di dalam minyak rem juga berpotensi memicu karat pada komponen pengereman, yang jika dibiarkan dapat memperparah kerusakan sistem secara keseluruhan. “Ketika minyak rem sudah tidak dalam kondisi baik, kemampuan dalam meneruskan tekanan akan menurun. Ini yang membuat pengereman terasa kurang responsif dan berpotensi mengurangi daya cengkeram,” ungkap Technical Analyst PT Wahana Makmur Sejati, Wahyu Budhi. Sedikitnya 3 Ciri Minyak Rem Motor Mulai Habis 1. Perubahan warna minyak rem dari bening kekuningan menjadi lebih gelap, yang menandakan adanya kontaminasi kotoran atau air. 2. Tarikan rem terasa lebih dalam dan tidak responsif, sehingga membutuhkan tenaga lebih saat mengerem. 3. Performa pengereman menurun, ditandai dengan jarak berhenti yang lebih panjang dan respons yang tidak konsisten. Meski tanda-tanda minyak rem motor habis bisa dikenali, penggantian sebaiknya tidak menunggu gejala muncul. Secara umum, penggantian minyak rem disarankan setiap 24 bulan atau 24.000 km, tergantung mana yang tercapai lebih dulu. Langkah ini penting untuk menjaga sistem pengereman tetap bekerja optimal dalam berbagai kondisi. “Kami menyarankan konsumen untuk melakukan penggantian minyak rem di bengkel resmi AHASS. Selain menggunakan produk yang sesuai standar, proses pengerjaan dilakukan oleh teknisi terlatih dengan prosedur yang tepat, sehingga keamanan dan performa kendaraan tetap terjaga,” tambah Wahyu. Melakukan servis rutin di AHASS juga membantu mendeteksi tanda-tanda minyak rem motor habis lebih dini. Pemeriksaan menyeluruh pada sistem pengereman memungkinkan potensi masalah ditemukan sebelum berdampak lebih besar di jalan. Sebagai bagian dari komitmen keselamatan, PT Wahana Makmur Sejati mengimbau pengendara untuk rutin melakukan perawatan berkala. Untuk mempermudah, konsumen bisa memanfaatkan aplikasi WANDA guna melakukan booking servis, mencari lokasi bengkel, hingga mendapatkan informasi perawatan motor. Perawatan yang konsisten menjadi kunci utama agar tanda-tanda minyak rem motor habis tidak sampai berdampak pada keselamatan. Dengan kondisi sistem pengereman yang selalu optimal, pengalaman berkendara pun tetap aman dan nyaman di berbagai situasi. Lihat Selengkapnya
Harga Honda Prelude Resmi Rp974,9 Juta, Unit Ludes dalam 3 Hari di Indonesia
28 Apr 2026
Harga Honda Prelude Resmi Rp974,9 Juta, Unit Ludes dalam 3 Hari di Indonesia 28 Apr 2026 Jakarta, Goodcar.id – Harga Honda Prelude akhirnya resmi diumumkan menjelang distribusi unit ke konsumen di Indonesia yang dijadwalkan berlangsung bertahap mulai akhir Mei 2026. PT Honda Prospect Motor (HPM) memastikan, harga Honda Prelude kini berada di angka Rp974.900.000*. Pengumuman harga Honda Prelude ini sekaligus menjawab spekulasi sebelumnya, setelah Honda sempat memberikan kisaran harga di bawah Rp1 miliar. Dengan banderol tersebut, harga Honda Prelude menempatkan model ini di segmen sporty hybrid premium yang cukup niche di pasar otomotif nasional. Menariknya, sejak pemesanan dibuka pada Januari 2026, harga Honda Prelude tidak menyurutkan minat konsumen. Data HPM mencatat, total pemesanan sudah mencapai 280 unit—angka yang melampaui alokasi awal yang disiapkan untuk pasar Indonesia, meski harga Honda Prelude sudah mendekati Rp1 miliar. Lonjakan minat ini bahkan sudah terlihat sejak hari pertama pemesanan dibuka. Sebanyak 100 unit Honda Prelude langsung habis hanya dalam waktu tiga hari, menunjukkan bahwa harga Honda Prelude tidak menjadi hambatan utama bagi konsumen di segmen ini. Melihat respons tersebut, Honda kemudian menambah alokasi menjadi 150 unit untuk tahun 2026. Sebaran pemesanan Honda Prelude juga tidak hanya terkonsentrasi di kota besar. Selain wilayah Pulau Jawa, minat konsumen datang dari berbagai daerah seperti Palembang, Lampung, Bali, Lombok, Banjarmasin, hingga Makassar, yang menunjukkan bahwa daya tarik harga Honda Prelude dan produknya menjangkau pasar lebih luas. Masanao Kataoka, President Director PT Honda Prospect Motor, menyampaikan apresiasinya terhadap respons pasar terhadap model ini, termasuk terhadap harga Honda Prelude yang tetap diserap pasar. “Kami berterima kasih atas antusiasme konsumen terhadap Honda Prelude melampaui ekspektasi kami. Penerimaan yang sangat baik terhadap Honda Prelude mencerminkan bahwa arah pengembangan produk Honda ke depan tetap relevan dengan kebutuhan konsumen. Model ini menjadi representasi dari pendekatan elektrifikasi Honda yang tidak hanya berfokus pada efisiensi, tetapi juga tetap mempertahankan karakter berkendara yang menjadi ciri khas kami.” Ia juga menegaskan bahwa Honda akan terus menghadirkan lini elektrifikasi yang seimbang antara performa, pengalaman berkendara, dan efisiensi, sejalan dengan strategi di balik harga Honda Prelude yang ditawarkan saat ini. “Seperti yang telah kami sampaikan sebelumnya, Honda akan terus mengembangkan produk elektrifikasi yang mengedepankan keseimbangan karakter Honda antara performa, pengalaman berkendara, dan efisiensi, sesuai dengan perkembangan kebutuhan konsumen di Indonesia.” Posisi Harga Prelude di Segmen mobil Premium Kehadiran Honda Prelude sendiri menjadi momen penting, karena menandai kembalinya nama legendaris tersebut ke pasar Indonesia. Kini, model ini hadir dengan teknologi hybrid sebagai bagian dari strategi elektrifikasi Honda, yang juga tercermin dari positioning harga Honda Prelude di segmen premium. Dengan harga Honda Prelude yang sudah resmi diumumkan dan permintaan yang terus meningkat, distribusi unit pada akhir Mei 2026 diperkirakan akan menjadi tahap krusial bagi konsumen yang sudah melakukan pemesanan lebih awal, terutama di tengah tingginya minat terhadap harga Honda Prelude di Indonesia. Lihat Selengkapnya
Hyundai Dominasi Best Hybrid and Electric Cars 2026, Borong Tiga Penghargaan Bergengsi
28 Apr 2026
Hyundai Dominasi Best Hybrid and Electric Cars 2026, Borong Tiga Penghargaan Bergengsi 28 Apr 2026 FOUNTAIN VALLEY, GoodCar.id – Hyundai kembali menegaskan posisinya sebagai pemain utama dalam industri kendaraan ramah lingkungan global. Dalam ajang Best Hybrid and Electric Cars 2026 yang dirilis oleh U.S. News & World Report, pabrikan asal Korea Selatan ini berhasil meraih penghargaan terbanyak melalui tiga model unggulannya. Capaian ini memperkuat reputasi Hyundai dalam menghadirkan kendaraan yang menggabungkan efisiensi, teknologi, dan nilai secara optimal. Tiga model yang berhasil mencuri perhatian adalah Hyundai Tucson Hybrid yang dinobatkan sebagai SUV Hybrid Kompak Terbaik, Hyundai IONIQ 5 sebagai SUV Listrik Kompak Terbaik, serta Hyundai IONIQ 9 yang memimpin kategori Mobil Listrik Menengah. Menariknya, Tucson Hybrid dan IONIQ 5 berhasil mempertahankan gelar mereka selama tiga tahun berturut-turut, sebuah pencapaian yang menunjukkan konsistensi kualitas produk Hyundai. Konsistensi Hyundai di Era Elektrifikasi Penghargaan ini tidak datang tanpa alasan. Dalam beberapa tahun terakhir, Hyundai secara agresif mengembangkan lini kendaraan elektrifikasi untuk menjawab kebutuhan pasar yang terus berubah. Kenaikan harga bahan bakar global menjadi salah satu faktor yang mendorong konsumen beralih ke kendaraan yang lebih efisien dan ramah lingkungan. Ricky Lao, Director of Product Planning Hyundai Motor North America, menyampaikan bahwa daftar kendaraan terbaik dari U.S. News & World Report menjadi acuan penting bagi konsumen dalam memilih kendaraan. Penilaian dilakukan berdasarkan berbagai aspek, mulai dari efisiensi energi, teknologi, hingga nilai ekonomis yang ditawarkan. Hyundai dinilai mampu menghadirkan keseimbangan di semua aspek tersebut, sehingga tidak hanya unggul dari sisi teknologi, tetapi juga tetap relevan dengan kebutuhan konsumen sehari-hari. IONIQ 5: SUV Listrik yang Konsisten Jadi Favorit Salah satu model yang paling menonjol adalah Hyundai IONIQ 5. SUV listrik ini dirancang sebagai kendaraan keluarga tanpa emisi yang mengedepankan kenyamanan dan efisiensi. Desain futuristik yang dipadukan dengan interior luas serta material berkualitas tinggi menjadikannya salah satu pilihan utama di segmen kendaraan listrik. IONIQ 5 juga dibekali teknologi pengisian daya ultra-cepat 800 volt/350 kW, yang memungkinkan pengisian baterai dalam waktu singkat. Ditambah dengan jarak tempuh yang kompetitif dan fitur keselamatan yang lengkap, model ini berhasil mempertahankan posisinya sebagai SUV listrik kompak terbaik selama tiga tahun berturut-turut. IONIQ 9: Standar Baru SUV Listrik Tiga Baris Sementara itu, Hyundai IONIQ 9 hadir sebagai SUV listrik tiga baris yang menawarkan kapasitas hingga tujuh penumpang. Model ini menjadi jawaban bagi konsumen yang membutuhkan kendaraan listrik dengan ruang kabin luas tanpa mengorbankan performa dan teknologi. IONIQ 9 menawarkan jarak tempuh hingga sekitar 539 km berdasarkan standar EPA, menjadikannya salah satu SUV listrik dengan daya jelajah yang kompetitif di kelasnya. Kombinasi desain modern, teknologi canggih, dan kenyamanan kabin menjadikan model ini unggul di kategori mobil listrik menengah. Selain itu, IONIQ 9 juga diproduksi di fasilitas terbaru Hyundai Motor Group di Georgia, Amerika Serikat, yang menunjukkan komitmen perusahaan dalam memperkuat produksi kendaraan listrik secara global. Tucson Hybrid: Efisiensi Tanpa Kompromi Di segmen hybrid, Hyundai Tucson Hybrid terus membuktikan keunggulannya sebagai SUV kompak yang efisien sekaligus fungsional. Model ini menawarkan kombinasi performa mesin yang responsif dengan efisiensi bahan bakar yang optimal, menjadikannya pilihan ideal bagi konsumen yang ingin beralih ke elektrifikasi tanpa sepenuhnya meninggalkan mesin konvensional. Keunggulan Tucson Hybrid terletak pada keseimbangan antara performa, kenyamanan, dan biaya operasional yang lebih rendah, sehingga tetap relevan di tengah persaingan ketat di segmen hybrid. Menjawab Kebutuhan Konsumen Modern Senior Editor Autos U.S. News, Tony Markovich, menegaskan bahwa meningkatnya biaya bahan bakar membuat konsumen semakin selektif dalam memilih kendaraan. Kehadiran berbagai pilihan kendaraan hybrid dan listrik saat ini memberikan alternatif yang lebih luas bagi masyarakat untuk mendapatkan solusi mobilitas yang efisien sekaligus ekonomis. Dalam konteks ini, Hyundai dinilai berhasil menghadirkan lini kendaraan yang tidak hanya inovatif, tetapi juga praktis dan sesuai dengan kebutuhan pengguna modern. Keberhasilan Hyundai meraih penghargaan terbanyak dalam daftar Best Hybrid and Electric Cars 2026 menjadi bukti nyata dari strategi elektrifikasi yang dijalankan perusahaan. Dengan menghadirkan produk yang seimbang antara teknologi, efisiensi, dan nilai, Hyundai terus memperkuat posisinya sebagai salah satu pemimpin di era mobilitas berkelanjutan. Ke depan, Hyundai diperkirakan akan terus mengembangkan inovasi di segmen kendaraan listrik dan hybrid, seiring dengan meningkatnya permintaan global terhadap solusi transportasi yang lebih ramah lingkungan dan efisien. Lihat Selengkapnya
Hyundai “Banting Stir” ke Kendaraan Roda Tiga Listrik, Gandeng TVS Garap E3W di India
28 Apr 2026
Hyundai “Banting Stir” ke Kendaraan Roda Tiga Listrik, Gandeng TVS Garap E3W di India 28 Apr 2026 Korea, Goodcar.id – Hyundai Motor Company resmi memperluas pengembangan kendaraan listrik dengan masuk ke segmen Electric Three-Wheeler (E3W) di India. Langkah ini dilakukan melalui penandatanganan perjanjian pengembangan bersama dengan TVS Motor Company. Kerja sama ini diumumkan setelah kedua perusahaan sebelumnya menampilkan konsep E3W dalam ajang Bharat Mobility Global Expo 2025. Proyek tersebut kini memasuki tahap pengembangan menuju produksi. Dalam kolaborasi ini, Hyundai akan memimpin proses desain dan turut mengembangkan kendaraan dengan dukungan riset dan teknologi yang dimiliki. Sementara itu, TVS berperan dalam pengembangan teknis, pemanfaatan platform listrik, serta distribusi di pasar India. “Hyundai Motor Company sudah lama mencari cara untuk berkontribusi dalam meningkatkan ekosistem transportasi di India sebagai salah satu pasar utama kami. Kolaborasi dengan TVS Motor merupakan keputusan strategis yang lahir dari upaya tersebut. Kami berharap E3W hasil pengembangan bersama ini mampu membuka akses yang lebih luas bagi masyarakat di seluruh India terhadap transportasi yang lebih aman dan ramah lingkungan,” ujar Joongsun Ko. Fokus pada Mobilitas Jarak Pendek Pengembangan E3W difokuskan untuk memenuhi kebutuhan mobilitas jarak dekat di India. Kendaraan roda tiga selama ini menjadi salah satu moda transportasi utama di berbagai kota di negara tersebut, baik untuk angkutan penumpang maupun distribusi barang. TVS Motor akan memanfaatkan pengalaman dan pemahamannya terhadap pasar lokal dalam pengembangan kendaraan ini, termasuk dari sisi kebutuhan pengguna dan kondisi operasional di lapangan. “Di TVS Motor Company, kami berupaya meningkatkan kualitas hidup melalui mobilitas yang berkelanjutan dan terjangkau. Perjanjian Pengembangan Bersama ini menandai langkah penting dalam kemitraan kami dengan Hyundai Motor Company dan memperkuat ambisi bersama kami untuk mengembangkan solusi kendaraan roda tiga listrik,” kata Sharad Mishra. Produksi Lokal dan Rantai Pasok Kedua perusahaan menyepakati penggunaan komponen yang diproduksi secara lokal di India. Langkah ini mencakup pengadaan dan produksi komponen utama untuk mendukung proses manufaktur E3W. Pendekatan tersebut juga mencakup penguatan rantai pasok otomotif di India serta dukungan terhadap ketersediaan suku cadang dan layanan purnajual. TVS akan memimpin penjualan di pasar domestik India, sementara fasilitas produksinya akan digunakan untuk memenuhi kebutuhan pasar lokal serta potensi ekspor di masa mendatang. Dari Tahap Konsep ke Pengembangan Produk Konsep E3W yang sebelumnya diperkenalkan menampilkan sejumlah fitur yang disesuaikan dengan kondisi penggunaan di India. Beberapa di antaranya mencakup ground clearance yang dapat disesuaikan, peningkatan fitur keselamatan, desain ergonomis, serta sistem manajemen termal untuk kondisi iklim tropis. Selain itu, kendaraan ini dirancang dengan konfigurasi interior fleksibel untuk berbagai kebutuhan, termasuk transportasi penumpang, logistik, dan layanan darurat. Saat ini, proyek tersebut telah memasuki tahap pengembangan produk. Kendaraan akan melalui proses uji coba, penyempurnaan, serta sertifikasi untuk memenuhi regulasi yang berlaku di India. Target Peluncuran di Pasar India Foto 1 - (ki-ka) Joongsun Ko, Senior Vice President of Corporate Strategy & Planning at Hyundai Motor Company_ Sharad Mishra, President, Group Strategy TVS Motor Company India menjadi pasar pertama untuk peluncuran kendaraan E3W hasil kolaborasi ini. Negara tersebut dikenal sebagai salah satu pasar kendaraan roda tiga terbesar di dunia. Sebagai bagian dari percepatan pengembangan, Hyundai dan TVS telah membentuk tim lintas fungsi yang fokus pada pengembangan produk serta pemenuhan regulasi. Kolaborasi ini menjadi bagian dari upaya kedua perusahaan dalam menghadirkan solusi mobilitas listrik untuk kebutuhan transportasi jarak dekat di pasar berkembang. Lihat Selengkapnya