Pilih Gaya Berkendaramu
Mobil Sesuai Anggaran
Rp 150-200 Juta
Rp 200-250 Juta
Rp 250-300 Juta
Rp 300-400 Juta
Rp 400-500 Juta
14
Mobil Atto 1
BYD Atto 1
Rp 195 Juta
0
Mobil All New Calya
Toyota All New Calya
Rp 172 Juta - Rp 192 Juta
0
Mobil Agya
Toyota Agya
Rp 180 Juta - Rp 197 Juta
14
Mobil Air ev
Wuling Air ev
Rp 179 Juta - Rp 190 Juta
12
Mobil E1
Seres E1
Rp 189 Juta
14
Mobil Boma
Honri Boma
Rp 199 Juta
14
Mobil C3
Citroen C3
Rp 189 Juta - Rp 194 Juta
Ulasan dan Artikel
Lihat Semua
Semua
Artikel
GoodBike
Tips & Trik
Ulasan
LEPAS E4 Perkenalkan Bahasa Desain Leopard Aesthetics untuk Generasi Urban Progresif
26 Feb 2026
LEPAS E4 Perkenalkan Bahasa Desain Leopard Aesthetics untuk Generasi Urban Progresif 26 Feb 2026 Jakarta, GoodCar.id– Di tengah pertumbuhan pesat segmen SUV listrik yang semakin membentuk lanskap mobilitas perkotaan, LEPAS resmi memperkenalkan LEPAS E4 sebagai interpretasi baru kendaraan urban premium yang mengedepankan karakter kuat sekaligus kecanggihan desain. Model ini menjalani debut global melalui world premiere pada ajang Indonesia International Motor Show 2026 (IIMS 2026), menandai langkah strategis LEPAS dalam membangun identitas merek di panggung otomotif internasional. Kehadiran LEPAS E4 tidak hanya menawarkan kendaraan listrik berbasis teknologi modern, tetapi juga menghadirkan pendekatan desain sebagai elemen utama diferensiasi. Melalui filosofi Leopard Aesthetics, model ini diposisikan sebagai representasi kendaraan bagi generasi urban progresif yang memandang mobil sebagai bagian dari ekspresi diri, gaya hidup, dan orientasi masa depan. Interpretasi Desain untuk Mobilitas Urban Modern LEPAS E4 dirancang dengan konfigurasi SUV listrik yang memadukan proporsi kokoh dengan garis desain presisi. Pendekatan ini bertujuan menghadirkan keseimbangan antara karakter sporty dan keanggunan visual, sekaligus menjawab kebutuhan mobilitas di kota besar yang semakin dinamis. Head of Marketing LEPAS Indonesia, Arga Simanjuntak, menjelaskan bahwa preferensi konsumen urban premium kini mengalami perubahan signifikan. Selain mempertimbangkan performa dan teknologi, konsumen juga menempatkan desain sebagai faktor penting yang mencerminkan identitas personal. Menurut Arga, melalui LEPAS E4 perusahaan menerjemahkan Leopard Aesthetics menjadi desain yang sporty elegan, memadukan energi dinamis dengan estetika yang terukur. Ia menegaskan bahwa desain tidak sekadar tampilan visual, melainkan refleksi nilai, kepercayaan diri, serta arah masa depan mobilitas urban. Leopard Aesthetics sebagai Bahasa Desain Filosofi Leopard Aesthetics pada LEPAS E4 diwujudkan melalui struktur bodi tegas, garis desain mengalir, serta stance kendaraan yang stabil. Inspirasi karakter leopard yang fokus, lincah, dan penuh kontrol menjadi landasan dalam membentuk identitas visual model ini. Dalam konteks kota modern, desain kendaraan berperan lebih luas daripada sekadar estetika. Desain menjadi medium interaksi antara kendaraan dengan ruang kota sekaligus representasi karakter penggunanya. LEPAS memanfaatkan pendekatan ini untuk menciptakan siluet yang relevan dengan gaya hidup urban progresif. Secara global, SUV listrik terus mendapatkan perhatian karena mampu menggabungkan posisi berkendara tinggi, kenyamanan, serta efisiensi energi. LEPAS E4 mengadopsi proporsi aerodinamis yang tetap kokoh guna mendukung keseimbangan performa, efisiensi, dan kehadiran visual. Ekspresi Visual yang Berkarakter Pada bagian depan, konsep Leopard Gaze Front-End Design menjadi elemen utama pembentuk identitas. Komposisi fascia dirancang solid dan terstruktur, menciptakan impresi modern tanpa berlebihan namun tetap kuat secara visual. Pendekatan ini penting dalam membangun kesan pertama kendaraan, khususnya di lingkungan urban yang sarat aktivitas sosial dan bisnis. Identitas tersebut diperkuat melalui Predator Gaze Headlamp Design, yang menghadirkan pencahayaan berkarakter tajam dan futuristik. Selain berfungsi sebagai aspek keselamatan, desain lampu depan kini menjadi signature visual yang mencerminkan teknologi dan visi masa depan suatu merek. Aerodinamika dan Presisi Detail Sentuhan desain Aero Wing Foglamp Styling melengkapi tampilan depan dengan elemen aerodinamis yang terintegrasi. Selain memperkuat kesan performa, bentuk ini juga membantu mengoptimalkan aliran udara, faktor krusial pada kendaraan listrik untuk menjaga efisiensi energi dan mendukung jarak tempuh. Dalam pengembangan SUV listrik modern, keseimbangan antara estetika dan fungsi menjadi aspek fundamental. Elemen desain presisi mampu menekan hambatan angin sekaligus mempertahankan karakter visual yang kuat. Pendekatan tersebut menghasilkan tampilan LEPAS E4 yang dinamis, refined, serta konsisten dalam bahasa desainnya. Debut global model ini di IIMS 2026 juga memperoleh perhatian luas publik dan pelaku industri. Momen world premiere menjadi validasi awal atas diferensiasi visual yang ditawarkan, terutama di segmen SUV listrik yang semakin kompetitif. Desain sebagai Refleksi Identitas Progresif Bagi konsumen urban progresif, kendaraan kini tidak hanya dipandang sebagai alat transportasi, tetapi juga simbol gaya hidup dan pencapaian. Pilihan terhadap SUV listrik sering kali mencerminkan kesadaran teknologi sekaligus orientasi terhadap masa depan mobilitas yang lebih berkelanjutan. Melalui desain berkarakter dan pendekatan estetika yang komprehensif, LEPAS menghadirkan LEPAS E4 sebagai representasi mobilitas modern yang memadukan energi sporty dengan detail elegan. Lebih dari sekadar kendaraan, model ini diposisikan sebagai bagian dari narasi urban kontemporer, di mana kecerdasan dalam memilih menjadi bagian dari identitas penggunanya. Dengan langkah ini, LEPAS tidak hanya memperkenalkan produk baru, tetapi juga menawarkan perspektif desain yang menempatkan kendaraan listrik sebagai medium ekspresi personal di era mobilitas masa depan. Lihat Selengkapnya
JAECOO J5 EV Keliling Sudirman–Thamrin Pakai Truk Transparan
26 Feb 2026
JAECOO J5 EV Keliling Sudirman–Thamrin Pakai Truk Transparan 26 Feb 2026 Jakarta, Goodcar.id - Dalam beberapa hari terakhir, perhatian pengguna jalan di kawasan Sudirman–Thamrin, Jakarta, tertuju pada satu pemandangan tak biasa: sebuah SUV putih dipajang di dalam truk transparan yang melaju pelan di tengah lalu lintas ibu kota. Unit tersebut adalah JAECOO J5 EV, SUV listrik yang belakangan ramai dibicarakan karena penjualannya langsung melesat di awal tahun. SUV Listrik Terlaris Versi GAIKINDO Berdasarkan data wholesales GAIKINDO Januari 2026, JAECOO J5 EV mencatat distribusi 1.942 unit. Angka itu membuatnya memimpin segmen SUV listrik nasional pada periode tersebut. Tak hanya itu, capaian tersebut juga membawa merek JAECOO masuk jajaran 9 besar merek otomotif terlaris di Indonesia. Data ini memperlihatkan satu tren menarik, SUV listrik bukan lagi sekadar alternatif, tapi mulai jadi pilihan utama konsumen yang mencari kombinasi performa, efisiensi, dan teknologi. Jarak Tempuh Tembus 500 Km Dari sisi performa, JAECOO J5 EV dibekali baterai 60,9 kWh dengan klaim jarak tempuh 461 km berdasarkan standar NEDC. Menariknya, dalam pengujian internal di Indonesia dengan kombinasi rute tol dan non-tol, SUV ini mencatat angka hingga 534,1 km dalam sekali pengisian penuh. Artinya, rute Jakarta–Semarang secara teori bisa ditempuh tanpa isi ulang daya. Untuk pengisian cepat, J5 EV mendukung DC fast charging hingga 130 kW. Pengisian dari 30 persen ke 80 persen diklaim hanya butuh sekitar 28 menit—cukup sambil ngopi sebentar di rest area saat perjalanan antar kota. Selain itu, tersedia fitur regenerative braking system yang mengubah energi pengereman menjadi tambahan daya listrik. Spesifikasi Motor lIstrik Jaecoo J5 EV JAECOO J5 EV mengandalkan motor listrik bertenaga 155 kW atau setara 210 PS dengan torsi 288 Nm. Konfigurasinya Front-Wheel Drive (FWD). Tersedia tiga mode berkendara: Eco, Normal, dan Sport, yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan harian atau gaya berkendara lebih responsif. Untuk menunjang efisiensi, SUV ini memakai teknologi Active Grille Shutter (AGS) yang menyesuaikan aliran udara secara otomatis demi meningkatkan aerodinamika. Struktur bodinya menggunakan baja berkekuatan tinggi dengan rasio di atas 77 persen. Suspensi independen terpasang di keempat roda. Ground clearance 200 mm, sudut approach 20 derajat, dan departure angle 29,8 derajat memberi fleksibilitas lebih saat melintasi jalan bergelombang atau akses menuju area outdoor. 17 ADAS dan Kamera 540 Derajat Dari sisi keselamatan, J5 EV dibekali 17 fitur Advanced Driver Assistance Systems (ADAS). Sistem ini didukung 6 airbags dan kamera 540° HD panoramic view yang memberikan visibilitas sekeliling hingga bagian bawah kendaraan, membantu manuver sekaligus meminimalkan blind spot. Masuk ke interior, nuansanya modern dengan layar sentuh vertikal 13,2 inci Full HD serta panel instrumen digital 8 inci. Sistem infotainment mendukung Apple CarPlay dan Android Auto, plus voice command untuk mengoperasikan berbagai fungsi kendaraan. Ada juga Internet of Vehicle dan konektivitas aplikasi smartphone yang memungkinkan pengguna mengatur suhu kabin, jendela, hingga jadwal pengisian daya dari jarak jauh. Fitur Praktis untuk Harian dan Outdoor JAECOO J5 EV menggunakan electronic column shifter untuk memberi ruang lebih lega di konsol tengah. Fitur kenyamanan meliputi: Dual-zone climate control Fast wireless charging 50W dengan sistem pendingin Ambient lighting 64 warna Double-layer soundproof glass Selain itu jok depan tersedia pengaturan elektrik (6-way untuk pengemudi dan 4-way untuk penumpang depan) serta ventilated seats pada varian Premium. Untuk kepraktisan, tersedia 35 kompartemen penyimpanan. Bagasi 480 liter bisa diperluas hingga 1.180 liter, ditambah frunk 35 liter di bagian depan. SUV ini juga mendukung Vehicle-to-Load (V2L) hingga 3,3 kW, memungkinkan suplai listrik ke perangkat eksternal saat camping atau aktivitas luar ruang. Material jok diklaim scratch-resistant dan kabin dilengkapi sistem filtrasi udara untuk menyaring partikel halus, termasuk debu dan bulu hewan. Dengan kombinasi performa 210 PS, jarak tempuh lebih dari 500 km dalam pengujian internal, serta fitur ADAS lengkap, JAECOO J5 EV jelas tidak sekadar tampil sensasional lewat truk transparan di Sudirman. Angka distribusi awal tahun menunjukkan respons pasar yang cukup kuat. Kini pertanyaannya: apakah tren SUV listrik terlaris ini bisa konsisten di bulan-bulan berikutnya? Lihat Selengkapnya
Bocoran Spesifikasi Suzuki Burgman 2026, Skutik 150 cc dengan TCS dan ABS Muncul di Samsat Jakarta
26 Feb 2026
Bocoran Spesifikasi Suzuki Burgman 2026, Skutik 150 cc dengan TCS dan ABS Muncul di Samsat Jakarta 26 Feb 2026 Jakarta, Goodcar.id – Bocoran spesifikasi Suzuki Burgman 2026 mulai mengemuka setelah sebuah model berkode UFR150 tercatat dalam laman pajak kendaraan bermotor wilayah DKI Jakarta pada awal 2026. Pendaftaran nama tersebut memicu spekulasi bahwa Suzuki tengah menyiapkan skuter matik 150 cc untuk memperkuat lini skutik besar di Indonesia. Berdasarkan data yang beredar, model berkode UFR150 memiliki nilai jual kendaraan bermotor (NJKB) sekitar Rp 18 juta. Angka tersebut biasanya menjadi acuan dasar sebelum penambahan pajak dan komponen biaya lain hingga menjadi harga on the road. Jika merujuk pada basis globalnya, UFR150 merupakan produk hasil kolaborasi Suzuki dengan pabrikan asal China, Haojue. Di pasar luar negeri, model tersebut dikenal sebagai Haojue UFR150. Ketika masuk Indonesia dengan branding Suzuki, besar kemungkinan namanya akan disesuaikan menjadi Suzuki Burgman 150 atau Suzuki Burgman 2026. Sejumlah sumber industri menyebut pendaftaran kode ini menjadi indikasi serius bahwa Suzuki bersiap masuk ke segmen skutik 150 cc yang selama ini dihuni pemain mapan. Desain Membulat dengan Pencahayaan Full LED Mengacu pada model yang sudah beredar di pasar internasional, Bocoran spesifikasi Suzuki Burgman 2026 menunjukkan desain yang cenderung membulat dengan tampilan modern. Sektor pencahayaan sudah menggunakan sistem full LED. Lampu utama dilengkapi proyektor di bagian depan, dipadukan dengan DRL LED yang memberi kesan premium. Panel instrumen juga sudah mengusung layar digital penuh, menampilkan informasi kecepatan, konsumsi bahan bakar, hingga indikator sistem keselamatan. Dimensi bodinya masuk kategori big skutik, dengan dek kaki luas dan posisi duduk yang dirancang nyaman untuk penggunaan harian maupun perjalanan jarak menengah. Mesin 149 cc Berpendingin Cairan Dari sisi dapur pacu, Bocoran spesifikasi Suzuki Burgman 2026 mengarah pada mesin 149 cc, satu silinder, empat langkah, dengan sistem injeksi bahan bakar elektronik (EFI). Mesin tersebut menggunakan pendingin cairan (liquid-cooled), konfigurasi yang umum dipakai pada skutik 150 cc modern untuk menjaga suhu tetap stabil dalam kondisi lalu lintas padat. Tenaga maksimum yang dihasilkan mencapai 10,6 kW atau sekitar 14,2 daya kuda, dengan torsi puncak 14,2 Nm. Angka tersebut berada di kelas yang sama dengan skutik 150 cc yang sudah lebih dulu beredar di Indonesia. Sistem pengereman mengandalkan cakram di roda depan dan belakang. Ukuran roda 14 inci dipadukan tangki bahan bakar berkapasitas 8 liter, cukup untuk menunjang mobilitas harian tanpa sering berhenti di SPBU. Fitur Keselamatan: TCS dan ABS 2-Channel Salah satu poin menarik dalam Bocoran spesifikasi Suzuki Burgman 2026 adalah kelengkapan fitur keselamatannya. Model ini disebut telah dibekali Traction Control System (TCS). Fitur tersebut berfungsi mengurangi risiko roda belakang kehilangan traksi saat akselerasi, terutama di permukaan jalan licin. Selain itu, sistem Anti-lock Braking System (ABS) dua kanal turut disematkan. ABS 2-channel bekerja di roda depan dan belakang untuk mencegah penguncian roda saat pengereman mendadak. Tak hanya itu, terdapat pula fitur Tire Pressure Monitoring System (TPMS) yang mampu memantau tekanan angin ban secara real-time. Informasi tekanan ban akan ditampilkan di panel instrumen digital, membantu pengendara menjaga kondisi ban tetap optimal. Potensi Masuk Segmen Skutik 150 cc Nasional Hingga kini belum ada pernyataan resmi dari PT Suzuki Indomobil Sales terkait waktu peluncuran maupun nama final yang akan digunakan. Namun pendaftaran kode model di sistem pajak kendaraan biasanya menjadi tahapan awal sebelum peluncuran resmi. Jika benar dipasarkan, Bocoran spesifikasi Suzuki Burgman 2026 memperlihatkan strategi Suzuki untuk memperluas portofolio skutik di kelas 150 cc, segmen yang selama ini menunjukkan permintaan stabil. Dengan kombinasi mesin 149 cc berpendingin cairan, sistem ABS dua kanal, TCS, serta TPMS, spesifikasi yang beredar menunjukkan bahwa model ini diposisikan sebagai skutik modern dengan fitur keselamatan lengkap. Untuk saat ini, publik masih menunggu konfirmasi resmi dari pihak pabrikan mengenai detail harga on the road, varian warna, serta jadwal peluncuran di Indonesia. Yang jelas, kemunculan nama UFR150 di sistem administrasi kendaraan bermotor menjadi sinyal bahwa persaingan skutik 150 cc di Tanah Air berpotensi semakin ramai dalam waktu dekat. Lihat Selengkapnya
THR Cair Lebih Cepat, Ini Prioritas Pemilik Mobil Sebelum Mudik Lebaran
26 Feb 2026
THR Cair Lebih Cepat, Ini Prioritas Pemilik Mobil Sebelum Mudik Lebaran 26 Feb 2026 Jakarta, Goodcar.id – Wacana THR keluar lebih cepat menjelang Lebaran 2026 menjadi angin segar bagi pekerja. Dalam kesempatannya bersama media baru-baru ini, Wakil Ketua Komisi IX DPR, Yahya Zaini, menyatakan dukungannya terhadap usulan percepatan pencairan Tunjangan Hari Raya (THR) bagi para pekerja. Ia menilai, percepatan tersebut penting agar karyawan memiliki waktu yang cukup untuk mempersiapkan kebutuhan jelang Lebaran, termasuk membeli tiket perjalanan mudik. “Saya mendukung usulan dari kalangan buruh agar pencairan THR bisa dipercepat. Para pekerja tentu membutuhkan waktu untuk pulang kampung, membeli tiket, dan menyiapkan berbagai kebutuhan lainnya,” kata Yahya kepada wartawan, Kamis (26/2/2026). Jika realisasinya dilakukan lebih awal dari pola H-7 seperti biasanya, pemilik mobil memiliki waktu lebih longgar untuk mempersiapkan kendaraan sebelum arus mudik dimulai. Momentum ini bukan sekadar soal belanja kebutuhan hari raya. Bagi pemilik kendaraan pribadi, THR adalah kesempatan melakukan perawatan preventif agar perjalanan ratusan kilometer tetap aman dan minim risiko. Berikut prioritas yang sebaiknya dilakukan. 1. Servis Berkala Lebih Awal, Hindari Antrean H-7 Servis rutin menjadi langkah pertama. Penggantian oli, pengecekan rem, sistem pendingin, kondisi aki, hingga kaki-kaki wajib diperiksa. Dengan THR cair lebih cepat, pemilik mobil bisa menghindari lonjakan antrean bengkel yang biasanya terjadi mendekati Lebaran. Selain lebih nyaman, pemeriksaan juga bisa dilakukan lebih detail tanpa tekanan waktu. Kasus mogok saat mudik umumnya dipicu masalah sederhana: radiator kurang cairan, kampas rem aus, atau aki melemah. Biaya preventif jelas lebih rasional dibanding risiko derek di jalan tol. 2. Pastikan Kondisi Ban Layak Jalan Ban kerap diabaikan, padahal menjadi faktor keselamatan paling vital. Cek indikator TWI (Tread Wear Indicator), retakan dinding ban, dan usia pakai. Jika tapak sudah tipis atau umur ban melewati tiga sampai empat tahun, penggantian sebaiknya diprioritaskan. Risiko aquaplaning saat hujan atau pecah ban akibat panas aspal bukan hal sepele. THR yang cair lebih awal memberi ruang anggaran untuk penggantian ban tanpa harus mengorbankan kebutuhan lain. 3. Periksa Rem dan Suspensi untuk Beban Tambahan Mudik identik dengan kabin penuh penumpang dan bagasi sarat barang. Beban ekstra membuat sistem pengereman dan suspensi bekerja lebih berat. Jika muncul gejala seperti bunyi berdecit saat mengerem, getaran setir, atau mobil terasa limbung, pemeriksaan tidak boleh ditunda. Stabilitas kendaraan menjadi faktor krusial saat melaju di tol dengan kecepatan tinggi. 4. Tambahkan Perangkat Keamanan Jika Diperlukan Setelah kondisi teknis aman, barulah mempertimbangkan fitur tambahan seperti dashcam atau TPMS. Dashcam berfungsi sebagai dokumentasi bila terjadi insiden. Sementara TPMS membantu memantau tekanan ban secara real-time, terutama saat perjalanan panjang di suhu jalan tinggi. Namun perlu digarisbawahi, fitur tambahan bukan prioritas utama dibanding komponen vital kendaraan. 5. Sisihkan Dana Darurat Kendaraan Selain servis dan penggantian komponen, pemilik mobil sebaiknya menyisihkan sebagian THR sebagai dana cadangan. Kisaran Rp2–5 juta dapat menjadi bantalan jika terjadi kondisi tak terduga seperti aki mati, ban rusak, atau kebutuhan towing. Sering kali pemilik kendaraan hanya fokus pada perawatan rutin, tetapi lupa pada potensi biaya darurat. Padahal, kondisi di perjalanan jauh tidak selalu bisa diprediksi. Lebih Cepat Cair, Lebih Matang Persiapan Jika kebijakan THR keluar lebih cepat benar-benar diterapkan, dampaknya bukan hanya pada daya beli masyarakat, tetapi juga pada kesiapan kendaraan pribadi menjelang Lebaran. Persiapan lebih awal berarti risiko lebih kecil. Bengkel tidak terlalu padat, komponen yang perlu diganti masih tersedia, dan perjalanan mudik dapat dilakukan dengan lebih tenang. Lihat Selengkapnya