Beranda / Mobil Baru / Katalog / Toyota Kijang Innova Zenix

Toyota Kijang Innova Zenix

Rp 436 Juta - Rp 638 Juta
Kapasitas Mesin
1,987 CC
Mesin
4 cylinders, in-line 16-Valve DOHC, chain drive Dual VVT-i
Roda Penggerak
FWD
Jenis Bahan Bakar
Bensin
Pintu
5
Tempat Duduk
7
Tipe Kendaraan
Toyota Kijang Innova Zenix 2.0 G CVT
Rp 436 Juta
Dapatkan Ekslusif Promo
Toyota Kijang Innova Zenix 2.0 V CVT
Rp 482 Juta
Dapatkan Ekslusif Promo
Toyota Kijang Innova Zenix 2.0 V CVT NON RSE
Rp 474 Juta
Dapatkan Ekslusif Promo
Toyota Kijang Innova Zenix 2.0 G HV CVT
Rp 483 Juta
Dapatkan Ekslusif Promo
Toyota Kijang Innova Zenix 2.0 V HV MODELISTA CVT
Rp 558 Juta
Dapatkan Ekslusif Promo
Toyota Kijang Innova Zenix 2.0 V HV MODELISTA CVT NON RSE
Rp 550 Juta
Dapatkan Ekslusif Promo
Toyota Kijang Innova Zenix 2.0 V HV CVT
Rp 548 Juta
Dapatkan Ekslusif Promo
Toyota Kijang Innova Zenix 2.0 V HV CVT NON RSE
Rp 540 Juta
Dapatkan Ekslusif Promo
Toyota Kijang Innova Zenix 2.0 Q HV MODELISTA CVT TSS
Rp 638 Juta
Dapatkan Ekslusif Promo
Toyota Kijang Innova Zenix 2.0 Q HV MODEL CVT TSS NON RSE
Rp 630 Juta
Dapatkan Ekslusif Promo
Toyota Kijang Innova Zenix 2.0 Q HV MODEL CVT TSS
Rp 629 Juta
Dapatkan Ekslusif Promo
Fitur Kendaraan
Toyota Kijang Innova Zenix 2.0 G CVT
Toyota Kijang Innova Zenix 2.0 V CVT
Toyota Kijang Innova Zenix 2.0 V CVT NON RSE
Toyota Kijang Innova Zenix 2.0 G HV CVT
Toyota Kijang Innova Zenix 2.0 V HV MODELISTA CVT
Toyota Kijang Innova Zenix 2.0 V HV MODELISTA CVT NON RSE
Toyota Kijang Innova Zenix 2.0 V HV CVT
Toyota Kijang Innova Zenix 2.0 V HV CVT NON RSE
Toyota Kijang Innova Zenix 2.0 Q HV MODELISTA CVT TSS
Toyota Kijang Innova Zenix 2.0 Q HV MODEL CVT TSS NON RSE
Toyota Kijang Innova Zenix 2.0 Q HV MODEL CVT TSS
Kapasitas Mesin
1,987 CC
Jenis Bahan Bakar
Bensin
Mesin
4 cylinders, in-line 16-Valve DOHC, chain drive Dual VVT-i
Pintu
5
Roda Penggerak
FWD
Tempat Duduk
7
Power Steering
USB
Engine On
Camera Back
Parking Sensor
Bluetooth
ABS EBD
Airbag
Alarm
Immobilizer
Overhead Airbag
Side Airbag
Blind Spot Monitor
Collision Avoidance System
Stability Control
Brake Assist
Tire Pressure Monitor
Child Safety Lock
Emergency Stop Signal
Isofix Child Seat
Central Lock
Power Door Lock
Cruise Control
Headup Display
Navigation
Reading Lamp
Stereo Am Fm
Apple Carplay
Android Auto
Touch Screen
Rear Ac
Electric Seat Adjust
Sunroof
Headrest Adjust
Wiper Auto
Led Daytime
Electric Foldable Mirror
Seat Belt Warning
Hands Free Communication
Welcome Light
Lihat Semua

TOYOTA KIJANG INNOVA ZENIX
Artikel Terkait
Lihat Semua
GIICOMVEC 2026 Hadir di JIExpo Kemayoran, Jadi Ajang Strategis Industri Kendaraan Komersial
24 Feb 2026
GIICOMVEC 2026 Hadir di JIExpo Kemayoran, Jadi Ajang Strategis Industri Kendaraan Komersial 24 Feb 2026 Jakarta,GoodCar.id — GAIKINDO kembali menggelar pameran business-to-business khusus kendaraan komersial, GIICOMVEC 2026. Ajang yang mendapat dukungan dari Kementerian Perindustrian Republik Indonesia dan Kementerian Perhubungan Republik Indonesia ini akan berlangsung pada 8–11 April 2026 di Jakarta International Expo (JIExpo) Kemayoran. Penyelenggaraan tahun ini menghadirkan perubahan penting berupa pemindahan lokasi ke Hall B dan Hall C JIExpo Kemayoran. Langkah tersebut diambil untuk mengakomodasi peningkatan minat industri sekaligus menghadirkan area pameran yang lebih luas, dengan total area lebih dari 16.000 meter persegi. Selain itu, aksesibilitas yang lebih baik diharapkan dapat memudahkan pelaku usaha dalam menjajaki berbagai solusi transportasi komersial terbaru. Ekspor Otomotif Menguat, Kendaraan Komersial Ikut Berkontribusi Di tengah dinamika industri otomotif nasional, kinerja ekspor justru menunjukkan tren positif. Sepanjang 2025, pengiriman kendaraan utuh (CBU) Indonesia ke 93 negara tercatat mencapai 518.212 unit, meningkat 9,75% dibandingkan tahun sebelumnya yang berada di angka 472.194 unit. Dari total tersebut, sektor kendaraan komersial menyumbang sekitar 20.326 unit atau hampir 4% dari keseluruhan ekspor. Capaian ini menegaskan peran kendaraan niaga sebagai salah satu pilar strategis industri otomotif Indonesia di pasar global. Ketua Umum GAIKINDO, Putu Juli Ardika, menyebut capaian ekspor tersebut menjadi bukti bahwa kualitas manufaktur otomotif nasional semakin diakui dunia. Ia menekankan pentingnya menjaga momentum melalui peningkatan kapasitas produksi agar Indonesia mampu memenuhi permintaan global sekaligus memperkuat posisi dalam rantai pasok otomotif internasional. Saat ini, produksi kendaraan nasional berada di kisaran 1,2 juta unit per tahun, dengan kapasitas terpasang mencapai 2,59 juta unit. Dengan ruang pertumbuhan tersebut, GAIKINDO optimistis ekspansi pasar dapat berjalan seiring dengan peningkatan produksi. GIICOMVEC Jadi Jembatan Bisnis Industri Kendaraan Niaga Sebagai pameran yang berfokus pada pertemuan bisnis, GIICOMVEC dirancang untuk mempertemukan pelaku industri otomotif dengan calon pembeli potensial, baik domestik maupun internasional. Kehadiran buyer mancanegara diharapkan membuka peluang ekspor baru sekaligus memperluas penetrasi kendaraan niaga Indonesia ke berbagai pasar. Pameran tahun ini akan menghadirkan beragam merek kendaraan komersial ternama, mulai dari Daihatsu, DFSK, Foton, Hino, Isuzu, JAC Motor, Mitsubishi Fuso, Suzuki, Toyota, hingga Wuling. Kehadiran area khusus China Pavilion juga akan memperkaya variasi teknologi dan inovasi yang ditampilkan. Selain kendaraan, industri karoseri nasional dan sektor pendukung otomotif turut ambil bagian, sehingga pengunjung dapat memperoleh gambaran menyeluruh mengenai solusi transportasi komersial. Ketua Penyelenggara Pameran dan Konferensi GAIKINDO, Anton Kumonty, menjelaskan bahwa GIICOMVEC dirancang sebagai platform terpadu bagi pelaku bisnis untuk menemukan armada yang sesuai dengan kebutuhan operasional masing-masing sektor. Melalui pameran ini, pengunjung dapat mempelajari teknologi sasis terbaru, menyesuaikan desain karoseri, serta mengeksplorasi inovasi dari industri pendukung dalam satu waktu. Target 11 Ribu Trade Visitors dan Program Edukatif Penyelenggaraan GIICOMVEC keempat ini menargetkan lebih dari 11 ribu trade visitors dari berbagai sektor, seperti transportasi, logistik, manufaktur, jasa keuangan, ritel, energi, konstruksi, hingga instansi pemerintah. GAIKINDO juga menggandeng sejumlah asosiasi industri untuk mendorong partisipasi anggota mereka. Tak hanya menjadi ajang pameran, GIICOMVEC 2026 juga menghadirkan program Daily Seminar yang membahas isu dan peluang bisnis terkini. Salah satu agenda utama adalah seminar bersama KAMSELINDO mengenai kepatuhan, keselamatan, serta risiko hukum dalam transportasi barang berbahaya dan beracun (B3). Pengalaman interaktif turut dihadirkan melalui Demo Area Truck & Bus, yang memungkinkan pengunjung menyaksikan sekaligus mencoba teknologi kendaraan komersial secara langsung. Area ini diharapkan membantu pelaku usaha mengevaluasi performa unit sebelum mengambil keputusan investasi. Akses Kunjungan dan Dukungan Sponsor Sebagai pameran berbasis bisnis, GIICOMVEC tidak menerapkan tiket masuk umum. Pelaku industri dapat mendaftarkan diri sebagai trade visitors melalui situs resmi GIICOMVEC. Pameran akan berlangsung khusus untuk pelaku bisnis pada 8–10 April 2026, sementara publik dapat berkunjung pada hari terakhir, 11 April 2026. Penyelenggaraan tahun ini turut didukung Sailun Group sebagai sponsor utama, serta Pertamina Lubricants dan Lalamove sebagai sponsor pendukung yang menghadirkan berbagai solusi bagi kebutuhan operasional industri kendaraan komersial. Dengan lokasi baru, cakupan peserta yang lebih luas, serta target kunjungan yang meningkat, GIICOMVEC 2026 diharapkan menjadi katalis pertumbuhan industri kendaraan komersial nasional sekaligus memperkuat posisi Indonesia di pasar global. Lihat Selengkapnya
Hybrid Jadi Penyelamat Penjualan Toyota di IIMS 2026
24 Feb 2026
Hybrid Jadi Penyelamat Penjualan Toyota di IIMS 2026 24 Feb 2026 Jakarta, Goodcar.id - Lini hybrid menjadi penopang utama penjualan PT Toyota-Astra Motor (TAM) selama ajang Indonesia International Motor Show yang berlangsung pada 5–15 Februari 2026. Dari total 2.793 surat pemesanan kendaraan (SPK) yang dibukukan Toyota, sebanyak 42,6 persen berasal dari model Hybrid EV. Komposisi tersebut menempatkan kendaraan elektrifikasi sebagai kontributor terbesar dalam capaian Toyota di pameran otomotif tahunan itu. Di tengah pasar yang cenderung stagnan, pergeseran minat konsumen ke teknologi hybrid terlihat semakin kuat. Veloz Hybrid juga Laris Model dengan perolehan SPK tertinggi masih dipegang oleh Toyota Kijang Innova Zenix Hybrid EV yang mencatat 615 SPK. Angka ini mengukuhkan posisinya sebagai model hybrid paling diminati selama pameran. Di posisi kedua, Toyota Veloz Hybrid EV mencatatkan 381 SPK. Model ini menjadi salah satu pendatang baru dalam lini elektrifikasi Toyota, namun langsung memberikan kontribusi signifikan terhadap total pemesanan. Vice President Director PT Toyota-Astra Motor (TAM), Henry Tanoto, menyampaikan bahwa respons terhadap kendaraan hybrid menunjukkan penerimaan pasar yang positif terhadap solusi elektrifikasi Toyota. “Dengan pesanan lebih dari 5.000 unit hanya dalam tiga bulan setelah world premiere, New Veloz Hybrid EV kembali memperlihatkan popularitasnya dengan raihan 381 SPK di IIMS 2026. Sejalan inisiatif Hybrid EV untuk Semua, kolaborasi seluruh line up Hybrid EV Toyota berhasil mencatatkan 42,6 persen dari total 2.793 SPK,” ujar Henry. Selain dua model hybrid tersebut, jajaran MPV konvensional Toyota juga tetap mencatat angka stabil. Toyota Kijang Innova membukukan 309 SPK, diikuti Toyota Avanza sebanyak 306 SPK, dan Toyota Calya dengan 259 SPK. Data ini menunjukkan segmen MPV masih menjadi fondasi penjualan Toyota, baik dalam versi konvensional maupun elektrifikasi. Tak hanya dari sisi penjualan, Toyota juga meraih dua penghargaan di IIMS 2026. Toyota Veloz Hybrid EV dinobatkan sebagai Best Low MPV, sementara Toyota GR Corolla meraih gelar Best Hatchback. Marketing Director PT Toyota-Astra Motor (TAM), Jap Ernando Demily, menegaskan bahwa strategi Multi Pathway terus dijalankan untuk menghadirkan pilihan teknologi yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat Indonesia. “Melalui New Veloz Hybrid EV, kami ingin memastikan mobilitas ramah lingkungan dapat diakses oleh lebih banyak orang, di lebih banyak tempat,” kata Jap Ernando. Dominasi hybrid dalam komposisi SPK Toyota di IIMS 2026 memperlihatkan perubahan pola permintaan pasar. Kendaraan elektrifikasi, khususnya hybrid, kini tidak lagi sekadar pelengkap lini produk, melainkan menjadi motor utama dalam strategi penjualan Toyota di Indonesia. Lihat Selengkapnya
Sejarah Mobil Genesis, Dari Sedan Hyundai Jadi Brand Mewah Global
20 Feb 2026
Sejarah Mobil Genesis, Dari Sedan Hyundai Jadi Brand Mewah Global 20 Feb 2026 Jakarta, Goodcar.id – Di tengah persaingan ketat segmen mobil premium global, Genesis berhasil menegaskan diri sebagai brand mobil mewah yang kini dikenal di seluruh dunia. Perjalanan Genesis menunjukkan bagaimana pabrikan Korea Selatan mampu berkembang dari produk niche menjadi pemain global di pasar premium otomotif. Awal Mula Dari Hyundai Genesis ke Brand Premium Jika Toyota punya Lexus, Hyundai punya Genesis. Cerita Genesis berawal dari sebuah sedan mewah yang diproduksi oleh Hyundai Motor Company pada 2008. Model ini dikenal sebagai Hyundai Genesis, sedan premium yang dirancang untuk menantang dominasi mobil‑mobil mewah dari Eropa dan Jepang pada masanya. Setelah kesuksesan awal dan respon positif di pasar global, Hyundai mengambil langkah berani pada 4 November 2015 dengan mengumumkan Genesis sebagai merek mobil mewah independen. Genesis menjadi lini baru di bawah Hyundai Motor Group, serupa dengan langkah Toyota yang melahirkan Lexus atau Nissan dengan Infiniti. Model pertama yang dipasarkan di bawah brand Genesis Motor adalah Genesis G90, sedan flagship yang debut secara global setelah brand resmi diluncurkan. Sejak saat itu, lineup berkembang dengan seri‑seri lain seperti G80, G70, serta SUV premium seperti GV70 dan GV80. Sejak diluncurkan sebagai merek sendiri, Genesis memperluas kehadirannya ke berbagai pasar utama dunia. Brand ini masuk ke Amerika Serikat pada 2017 dan kemudian Eropa pada awal 2021, langkah yang menegaskan ambisinya bersaing dengan pemain mapan di kelas premium. Pertumbuhan penjualan Genesis juga menunjukkan tren positif. Pada 2023, penjualan global Genesis telah melampaui 1 juta unit kendaraan hanya dalam kurang dari delapan tahun sejak debutnya, mencakup penjualan domestik di Korea Selatan dan penjualan ekspor ke berbagai negara. Prestasi tersebut tidak lepas dari strategi produk yang konsisten memperkenalkan model‑model kompetitif dan pengalaman merek yang berbeda. Genesis juga dikenal karena menghadirkan ruang pengalaman merek di berbagai kota dunia guna mendekatkan konsumen dengan filosofi desain dan kemewahannya. Filosofi Desain dan Masa Depan Elektrifikasi Menurut laman resmi Hyundai Global, disebutkan jika Genesis dikenal dengan filosofi desain “Athletic Elegance”, perpaduan estetika elegan khas mewah dengan karakter dinamis. Filosofi ini menjadi ciri khas setiap model, mulai dari sedan hingga SUV. Lebih jauh lagi, Genesis telah menetapkan strategi elektrifikasi penuh dengan rencana menjadikan semua model barunya 100% listrik mulai 2025, sebagai bagian dari langkah menuju mobilitas berkelanjutan serta mendukung tren global EV. Perjalanan Genesis dari sebuah model merek Hyundai menjadi brand mewah global menunjukkan evolusi unik di industri otomotif modern. Dengan strategi ekspansi global, lineup produk yang kuat, serta visi menuju elektrifikasi, Genesis kini bukan hanya simbol mobil premium asal Korea Selatan tetapi juga pesaing nyata di pasar otomotif dunia. Lihat Selengkapnya
Kapasitas Produksi Pick-Up Indonesia Bisa Dioptimalkan, GAIKINDO Siap Penuhi Kebutuhan
20 Feb 2026
Kapasitas Produksi Pick-Up Indonesia Bisa Dioptimalkan, GAIKINDO Siap Penuhi Kebutuhan 20 Feb 2026 Jakarta, Goodcar.id – Industri otomotif Indonesia sedang menghadapi tekanan penjualan dalam negeri, namun potensi produksi tetap besar. Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO) saat ini menaungi 61 perusahaan otomotif dengan total kapasitas produksi mencapai 2,5 juta unit kendaraan bermotor roda empat atau lebih per tahun. Dari jumlah tersebut, produksi kendaraan komersial kelas menengah ke-bawah, terutama pick-up, masih belum dimanfaatkan secara optimal. Anggota GAIKINDO yang memproduksi kendaraan jenis ini antara lain: PT Suzuki Indomobil Motor PT Isuzu Astra Motor Indonesia PT Krama Yudha Tiga Berlian Motor PT SGMW Motor Indonesia (Wuling Motors) PT Sokonindo Automobile (DFSK) PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) PT Astra Daihatsu Motor Secara keseluruhan, kapasitas produksi pick-up anggota GAIKINDO bisa mencapai lebih dari 400.000 unit per tahun, namun pemanfaatannya belum maksimal. Kendaraan ini umumnya mengadopsi sistem penggerak 4x2 dengan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) lebih dari 40%, menjadikannya andalan untuk kebutuhan masyarakat di seluruh pelosok Indonesia. “Jaringan servis dan layanan purna jual yang luas membuat kendaraan komersial 4x2 ini mampu memenuhi kebutuhan konsumen secara merata,” kata Putu Juli Ardika, Ketua Umum GAIKINDO. Ia menambahkan, “Kendaraan penggerak 4x4 memang bisa diproduksi, tetapi membutuhkan waktu untuk persiapan produksi yang matang.” Industri otomotif nasional juga menjadi penyumbang besar lapangan kerja, dengan total 1,5 juta pekerja yang terlibat di seluruh ekosistemnya. Meski penjualan domestik sempat tertekan di bawah 1 juta unit per tahun, Indonesia tetap mencatat capaian ekspor kendaraan yang signifikan, mencapai lebih dari 518.000 unit ke 93 negara. Menanggapi rencana impor kendaraan dari India, Putu Juli Ardika menegaskan keyakinannya terhadap kemampuan industri lokal. “Sebenarnya anggota GAIKINDO dan juga industri pendukungnya, termasuk industri komponen otomotif yang tergabung dalam GIAMM, memiliki kapasitas untuk memenuhi kebutuhan domestik. Hanya diperlukan waktu agar jumlah dan kriterianya sesuai,” jelas Putu Juli. Ia menekankan bahwa dengan kesempatan dan waktu yang cukup, anggota GAIKINDO dan GIAMM dapat ikut memenuhi permintaan kendaraan komersial, sekaligus mengoptimalkan kapasitas produksi dalam negeri dan mencegah potensi pengurangan tenaga kerja akibat penurunan permintaan domestik. Namun, di tengah kapasitas lokal yang masih dapat dioptimalkan, PT Agrinas Pangan Nusantara memilih untuk mengimpor kendaraan pick-up dari India guna mendukung program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Perseroan mengimpor sebanyak 70.000 unit mobil pick-up Tata Motors, terdiri dari Yodha Pick Up dan truk ringan Ultra T.7, masing-masing 35.000 unit. Sebelumnya, Agrinas juga mengimpor 35.000 unit pick-up Scorpio dari Mahindra, sehingga total kendaraan niaga impor dari India mencapai 105.000 unit. Direktur PT Tata Motors Distribusi Indonesia, Asif Shamim, menuturkan, “Pesanan untuk Kopdes Merah Putih ini mencerminkan semakin meningkatnya penerimaan kendaraan komersial asal India di pasar global. Penggunaannya akan mendukung logistik pertanian di Indonesia dengan meningkatkan konektivitas, memungkinkan pergerakan barang yang lebih efisien di seluruh jaringan pedesaan dan regional.” Kedua kendaraan ini dirancang untuk kinerja berkelanjutan dan efisiensi operasional. Tata Yodha Pick Up tersedia dalam varian single cab maupun crew cab, dengan opsi penggerak 4×2 dan 4×4, serta mesin 2,2 liter diesel bertenaga 100 PS dan torsi 250 Nm. Sedangkan Tata Ultra T.7 adalah truk ringan dengan mesin diesel 4 silinder, tenaga hingga 125 PS pada 2.800 rpm, torsi maksimal 360 Nm, dan kapasitas GVW sekitar 7.490 kg. Armada ini akan didistribusikan melalui koperasi pertanian dengan skema bertahap untuk memastikan integrasi dan operasi yang berkelanjutan. Pesanan Agrinas menjadi yang terbesar dalam portofolio ekspor Tata Motors, ditujukan untuk sektor pertanian dan logistik pedesaan. Meskipun demikian, GAIKINDO tetap yakin bahwa kapasitas produksi pick-up dalam negeri mampu memenuhi kebutuhan domestik jika diberikan waktu dan dukungan yang cukup, sehingga potensi impor bisa diminimalkan dan ekosistem industri lokal tetap terjaga. Lihat Selengkapnya

TANYA LEBIH JAUH TENTANG UNIT

Goodfriends bisa bertanya lebih jauh tentang ketersediaan unit, promo & benefit menarik, negosiasi harga ataupun simulasi kredit yang sesuai dengan kebutuhan Anda.