Beranda / Motor Baru / Katalog / HONDA BEAT STREET STANDAR

HONDA BEAT STREET STANDAR

Rp 19.4 Juta
Kapasitas Mesin
110 CC
Mesin
109,5 cc, 4-Stroke, SOHC, eSP, injeksi PGM-FI
Jenis Bahan Bakar
Bensin
Transmisi
Matic
Kapasitas Bensin
4,2 Ltr
Foto Eksterior
Pilihan Warna
Ciptakan gayamu dengan berbagai pilihan warna
3 Pilihan Warna
STREET BROWN
STREET BLACK
STREET WHITE
Tipe Kendaraan
HONDA BEAT STREET STANDAR
Rp 19.4 Juta
Dapatkan Ekslusif Promo
Fitur Kendaraan
HONDA BEAT STREET STANDAR
Kapasitas Mesin
110 CC
Jenis Bahan Bakar
Bensin
Mesin
109,5 cc, 4-Stroke, SOHC, eSP, injeksi PGM-FI
USB
Alarm
Bluetooth
Abs Ebd
Navigation
Drive Type
Cruise Control
JADWALKAN TEST DRIVE MOTOR
HONDA BEAT STREET STANDAR
Artikel Terkait
Lihat Semua
Logo H Baru Honda, Representasi Komitmen Mobilitas Masa Depan
15 Jan 2026
Logo H Baru Honda, Representasi Komitmen Mobilitas Masa Depan 15 Jan 2026 Jakarta, GoodCar.id - Honda Motor Co., Ltd. secara resmi mengumumkan langkah strategis terbarunya dengan mengadopsi Logo H berdesain baru yang akan menjadi simbol utama bagi bisnis mobil Honda ke depan. Pembaruan identitas visual ini menandai babak baru perjalanan Honda di tengah perubahan besar industri otomotif global, khususnya dalam era elektrifikasi dan teknologi kendaraan cerdas. Sejak pertama kali diperkenalkan pada tahun 1963, logo H telah menjadi representasi kuat dari produk, filosofi, serta aktivitas bisnis mobil Honda di berbagai belahan dunia. Sepanjang perjalanannya, simbol ini telah mengalami sejumlah penyempurnaan desain guna menyesuaikan dengan perkembangan zaman, tanpa meninggalkan karakter khas Honda yang telah dikenal luas oleh konsumen. Kini, memasuki era transformasi berikutnya, Honda kembali melakukan pembaruan signifikan pada logo ikonik tersebut. Desain Logo H terbaru dikembangkan sejalan dengan pengembangan kendaraan listrik generasi berikutnya Honda, termasuk lini Honda 0 Series. Seri ini dirancang dengan pendekatan yang berbeda, yakni membangun kendaraan listrik “dari nol”, sebagai refleksi tekad Honda untuk kembali ke titik awal sebagai produsen otomotif yang berorientasi pada inovasi dan kebutuhan manusia. Pendekatan ini menjadi fondasi utama dalam proses transformasi perusahaan menuju mobilitas masa depan. Secara visual, Logo H terbaru menampilkan bentuk yang lebih terbuka dan modern. Honda menjelaskan bahwa desain tersebut terinspirasi dari siluet dua tangan yang terbentang, yang merepresentasikan komitmen perusahaan dalam memperluas kemungkinan mobilitas serta memberikan layanan yang tulus kepada pelanggan. Filosofi ini mencerminkan semangat Honda untuk selalu hadir lebih dekat dengan pengguna, sekaligus adaptif terhadap perubahan gaya hidup dan kebutuhan mobilitas masyarakat global. Lebih dari sekadar pembaruan tampilan Logo H baru juga menjadi simbol komitmen Honda terhadap transformasi menyeluruh perusahaan. Di tengah percepatan elektrifikasi, Honda menegaskan posisinya untuk terus menghadirkan inovasi yang relevan, berkelanjutan, dan tetap berakar pada nilai-nilai serta DNA Honda yang telah dibangun selama puluhan tahun. Honda mengungkapkan bahwa Logo H generasi terbaru ini akan mulai diterapkan secara bertahap pada kendaraan listrik generasi berikutnya, serta model hybrid-electric vehicle (HEV) generasi baru. Implementasi perdana dijadwalkan dimulai dari model-model yang akan diperkenalkan ke pasar mulai tahun 2027 dan seterusnya. Langkah ini sekaligus menegaskan arah masa depan Honda yang semakin fokus pada elektrifikasi dan efisiensi energi. Tidak hanya terbatas pada produk kendaraan, penggunaan Logo H baru juga akan diperluas sebagai identitas bisnis mobil Honda secara global. Logo ini akan dihadirkan pada jaringan dealer, materi komunikasi perusahaan, hingga berbagai aktivitas motorsports mobil yang melibatkan Honda. Dengan demikian, identitas baru ini diharapkan mampu memperkuat citra Honda sebagai merek otomotif yang progresif dan visioner. Di tengah transformasi besar industri otomotif yang ditandai oleh elektrifikasi dan teknologi cerdas, Honda menempatkan Logo H baru sebagai simbol dari apa yang disebut sebagai “fondasi kedua” perusahaan. Fondasi ini dibangun dengan komitmen kuat untuk memimpin perubahan, menghadirkan nilai tambah baru bagi pelanggan melalui teknologi dan inovasi, sekaligus menjaga karakter khas Honda yang telah menjadi bagian penting dari kepercayaan konsumen selama beberapa dekade. Lihat Selengkapnya
Toyota Masih Raja, BYD Curi Perhatian di Pasar Mobil 2025
14 Jan 2026
Toyota Masih Raja, BYD Curi Perhatian di Pasar Mobil 2025 14 Jan 2026 Jakarta, GoodCar.id - Pasar mobil baru nasional sepanjang 2025 menampilkan dinamika persaingan yang semakin ketat di tengah tekanan penurunan volume penjualan. Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) mencatat bahwa meskipun pasar belum sepenuhnya pulih, merek-merek besar masih mampu menjaga dominasinya, sementara sejumlah produsen baru mulai mencuri perhatian konsumen. Toyota kembali mengukuhkan diri sebagai pemimpin pasar otomotif Indonesia. Keunggulan jaringan, lini produk yang luas, serta kepercayaan konsumen membuat merek asal Jepang ini sulit tergeser, baik dari sisi penjualan ke konsumen maupun distribusi ke dealer. Penjualan Retail Mobil Nasional 2025 (Gaikindo): Toyota – 258.923 unit Daihatsu – 137.835 unit Honda – 71.233 unit Mitsubishi Motors – 70.338 unit Suzuki – 64.838 unit BYD – 44.342 unit Mitsubishi Fuso – 25.613 unit Isuzu – 25.295 unit Wuling – 20.607 unit Hino – 20.517 unit Kehadiran BYD di enam besar retail menjadi sorotan tersendiri. Capaian ini mencerminkan meningkatnya minat konsumen terhadap kendaraan listrik, sekaligus menandai pergeseran preferensi pasar yang mulai terbuka terhadap teknologi baru dan merek non-tradisional. Penjualan Wholesales Mobil Nasional 2025 (Gaikindo): Toyota – 250.431 unit Daihatsu – 130.677 unit Mitsubishi Motors – 71.781 unit Suzuki – 66.345 unit Honda – 56.500 unit BYD – 46.711 unit Mitsubishi Fuso – 25.235 unit Isuzu – 25.121 unit Chery – 19.391 unit Hyundai – 19.007 unit Secara total, penjualan retail mobil nasional sepanjang 2025 mencapai 833.692 unit, sementara wholesales tercatat 803.687 unit. Angka tersebut melampaui target revisi Gaikindo sebesar 780 ribu unit, namun masih belum menyamai capaian tahun sebelumnya. Pada 2024, penjualan retail tercatat 889.680 unit dan wholesales 865.723 unit. Kondisi ini menunjukkan bahwa industri otomotif Indonesia tengah memasuki fase konsolidasi. Persaingan tidak lagi hanya soal volume, tetapi juga efisiensi, inovasi produk, dan kemampuan merek dalam membaca perubahan perilaku konsumen di tengah tantangan ekonomi dan transisi teknologi. Lihat Selengkapnya
Deretan Mobil Honda Terbaru 2026, Dari Integra Sampai Civic Terbaru
09 Jan 2026
Deretan Mobil Honda Terbaru 2026, Dari Integra Sampai Civic Terbaru 09 Jan 2026 Jakarta, Goodcar.id - Honda memanfaatkan Tokyo Auto Salon 2026 sebagai panggung untuk menegaskan kembali identitasnya: sporty, teknis, dan berakar kuat pada dunia balap. Dalam pameran yang berlangsung pada 9–11 Januari 2026 di Makuhari Messe, Chiba, Jepang, Honda menampilkan deretan mobil terbaru yang memperlihatkan bagaimana DNA motorsport diterjemahkan ke berbagai segmen, dari mobil sport, hybrid performa, SUV trail, hingga konsep kendaraan listrik masa depan. Kehadiran Honda di Tokyo Auto Salon kali ini menunjukkan arah pengembangan produk global menuju 2026. Honda tidak hanya berbicara soal desain agresif, tetapi juga soal bagaimana karakter berkendara sporty tetap relevan di tengah tuntutan efisiensi dan elektrifikasi. Honda HRC Prelude-GT Di segmen mobil sport, Honda menurunkan jajaran yang paling mencerminkan warisan balapnya. Honda HRC Prelude-GT menjadi sorotan utama sebagai mobil balap yang akan berlaga di ajang Super GT musim 2026. Model ini berdiri di garis terdepan evolusi Prelude, nama legendaris yang kini kembali dihidupkan dengan pendekatan modern. Honda Prelude sendiri telah resmi dipasarkan di Jepang sejak September 2025 dan dijadwalkan meluncur ke berbagai pasar global. Dari basis tersebut, Honda Prelude HRC Concept dikembangkan dengan sentuhan langsung Honda Racing Co., Ltd. (HRC). Fokusnya jelas: pengendalian lebih presisi dan respons berkendara yang lebih tajam, tanpa menghilangkan karakter mobil produksi massal. Honda Civic Type R HRC Concept Pendekatan serupa diterapkan pada Honda Civic Type R HRC Concept. Berbasis Civic Type R, model konsep ini dirancang untuk memaksimalkan performa sporty murni. Berbagai komponen spesifikasi HRC disematkan dengan tujuan meningkatkan stabilitas dan kontrol, menjadikannya representasi paling dekat antara mobil jalan raya dan pengalaman lintasan balap. Honda juga memperkenalkan Civic e:HEV RS Prototype, yang menandai debut varian sporty “RS” pada Civic hybrid. Ini bukan sekadar kosmetik. Civic e:HEV RS mengadopsi teknologi kontrol S+ Shift terbaru, yang dirancang untuk menghadirkan sensasi berkendara lebih dinamis tanpa mengorbankan efisiensi bahan bakar. Langkah ini menegaskan bahwa elektrifikasi, bagi Honda, bukan berarti mengorbankan rasa berkendara. Di segmen SUV, Honda memperluas interpretasi sporty lewat pendekatan trail-oriented. Deretan TrailSport HRC Concept mencakup CR-V, ZR-V, Vezel, hingga WR-V. Model-model ini menampilkan karakter lebih tangguh, dengan visual dan setup yang menekankan kemampuan melibas medan ringan hingga menengah. Honda Passport TrailSport Elite turut dipamerkan sebagai representasi SUV dengan karakter petualang yang lebih serius. Acura Integra Type S Menariknya, Honda juga membawa Acura Integra Type S untuk pertama kalinya di kawasan Asia. Kehadiran model ini menambah warna performa tinggi dalam pameran, sekaligus menunjukkan bagaimana Honda dan Acura berbagi filosofi sporty di segmen berbeda. Honda Super-ONE Tak hanya menampilkan mobil bermesin konvensional dan hybrid, Honda turut memperlihatkan arah masa depan lewat Honda Super-ONE, prototipe mobil listrik kompak sporty yang sebelumnya diperkenalkan di Japan Mobility Show 2025. Konsep ini memperlihatkan pendekatan Honda terhadap EV yang tetap menempatkan kesenangan berkendara sebagai prioritas. Elemen motorsport juga dihadirkan lewat Honda N-ONE RS Racing Mate Concept serta simulator e-motorsports dengan mobil balap Honda NSX-GT, yang digunakan di ajang Super GT pada periode 2017–2021. Ini bukan sekadar nostalgia, melainkan pengingat bahwa teknologi Honda di lintasan selalu menjadi fondasi pengembangan produknya. Sejak era 1960-an, Honda dikenal konsisten menjadikan dunia balap sebagai laboratorium teknologi. Filosofi tersebut terus dibawa hingga kini, di mana performa, efisiensi, dan tanggung jawab lingkungan diramu dalam satu pendekatan. Deretan mobil Honda terbaru 2026 yang ditampilkan di Tokyo Auto Salon memperlihatkan bahwa DNA sporty bukan sekadar warisan masa lalu, melainkan arah yang terus dijaga untuk masa depan. Lihat Selengkapnya
20 Mobil Terlaris Indonesia November 2025, Listrik China Melejit, Jepang Masih Dipercaya
15 Dec 2025
20 Mobil Terlaris Indonesia November 2025, Listrik China Melejit, Jepang Masih Dipercaya 15 Dec 2025 Jakrta, Goodcar.id - Data dari GAIKINDO untuk November 2025 menyebutkan jika BYD Atto memimpin daftar mobil terlaris nasional dengan penjualan 8.333 unit. BYD jelas berhasil memanfaatkan momentum insentif, tren elektrifikasi, dan rasa ingin tahu konsumen. Namun, jika tren ini dibaca lebih dalam, ceritanya tidak sesederhana “mobil China mengalahkan mobil Jepang”. Terbukti dari data, setelah BYD Atto 1, pasar justru kembali dikuasai mobil-mobil Jepang yang sudah lama hidup dan tumbuh bersama konsumen Indonesia. Jepang Masih Pegang Fondasi Pasar Misalnya, di posisi kedua, Toyota Avanza mencatat 3.912 unit. Disusul Toyota Calya (3.122 unit) dan Toyota Rush (2.597 unit). Angka-angka ini menunjukkan masyarakat masih belum sepenuhnya percaya EV dan masih memilih merek yang terbukti awet, mudah dirawat, dan punya jaringan luas. Toyota Kijang Innova Zenix juga tetap kuat dengan 2.508 unit, sementara Innova Reborn membukukan 1.967 unit. Di segmen bawah, Daihatsu Sigra (2.105 unit) dan Honda Brio (1.839 unit) masih menjadi tulang punggung volume. Ini segmen yang paling sensitif terhadap biaya kepemilikan, dan di sinilah merek Jepang masih unggul telak. Toyota Agya (1.416 unit) dan Suzuki Fronx (1.412 unit) juga tampil seimbang. Suzuki Fronx memang pendatang baru, tapi tetap membawa nama besar Jepang yang bisa jadi membuat konsumen lebih tenang saat mengambil keputusan. Lanjut, Mitsubishi menempatkan Destinator (1.814 unit), Xpander (1.427 unit), dan Xpander Cross (720 unit) di daftar ini. Tidak ada lonjakan ekstrem, tapi terlihat stabil pada segen ini. Di segmen big SUV, Toyota Fortuner (917 unit) dan Mitsubishi Pajero Sport (912 unit) kembali beradu tipis. Selain BYD Atto, hanya Jaecoo J5 EV yang masuk 20 besar dengan 653 unit. Angka ini layak diapresiasi, namun juga menunjukkan bahwa dominasi mobil China masih terbatas. Konsumen boleh tertarik, tapi kepercayaan jangka panjang belum sepenuhnya terbentuk. Singkatnya, pasar otomotif Indonesia mulai terbuka pada hal baru, tapi kepercayaan tidak dibangun dalam semalam. Dan untuk saat ini, faktanya brand-brand Jepang masih memegang kunci kepercayaan itu. 20 Mobil Terlaris di Indonesia November 2025 (Non-Komersial) BYD ATTO 14 – 8.333 unit Toyota Avanza – 3.912 unit Toyota Calya – 3.122 unit Toyota Rush – 2.597 unit Toyota Innova Zenix – 2.508 unit Daihatsu Sigra – 2.105 unit Toyota Innova – 1.967 unit Honda Brio – 1.839 unit Mitsubishi Destinator – 1.814 unit Mitsubishi Xpander – 1.427 unit Toyota Agya – 1.416 unit Suzuki Fronx – 1.412 unit Daihatsu Terios – 979 unit Toyota Raize – 938 unit Toyota Fortuner – 917 unit Mitsubishi Pajero Sport – 912 unit Suzuki XL7 – 865 unit Mitsubishi Xpander Cross – 720 unit Jaecoo J5 EV – 653 unit Honda HR-V – 609 unit Lihat Selengkapnya

TANYA LEBIH JAUH TENTANG UNIT

Goodfriends bisa bertanya lebih jauh tentang ketersediaan unit, promo & benefit menarik, negosiasi harga ataupun simulasi kredit yang sesuai dengan kebutuhan Anda.