Beranda / Artikel / Toyota Masih Raja, BYD Curi Perhatian di Pasar Mobil 2025
Artikel

Toyota Masih Raja, BYD Curi Perhatian di Pasar Mobil 2025

Muhammad King
14 January 2026 14:08

Jakarta, GoodCar.id  - Pasar mobil baru nasional sepanjang 2025 menampilkan dinamika persaingan yang semakin ketat di tengah tekanan penurunan volume penjualan. Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) mencatat bahwa meskipun pasar belum sepenuhnya pulih, merek-merek besar masih mampu menjaga dominasinya, sementara sejumlah produsen baru mulai mencuri perhatian konsumen. Toyota kembali mengukuhkan diri sebagai pemimpin pasar otomotif Indonesia. Keunggulan jaringan, lini produk yang luas, serta kepercayaan konsumen membuat merek asal Jepang ini sulit tergeser, baik dari sisi penjualan ke konsumen maupun distribusi ke dealer.

Penjualan Retail Mobil Nasional 2025 (Gaikindo):

  1. Toyota – 258.923 unit

  2. Daihatsu – 137.835 unit

  3. Honda – 71.233 unit

  4. Mitsubishi Motors – 70.338 unit

  5. Suzuki – 64.838 unit

  6. BYD – 44.342 unit

  7. Mitsubishi Fuso – 25.613 unit

  8. Isuzu – 25.295 unit

  9. Wuling – 20.607 unit

  10. Hino – 20.517 unit

Kehadiran BYD di enam besar retail menjadi sorotan tersendiri. Capaian ini mencerminkan meningkatnya minat konsumen terhadap kendaraan listrik, sekaligus menandai pergeseran preferensi pasar yang mulai terbuka terhadap teknologi baru dan merek non-tradisional.

Penjualan Wholesales Mobil Nasional 2025 (Gaikindo):

  1. Toyota – 250.431 unit

  2. Daihatsu – 130.677 unit

  3. Mitsubishi Motors – 71.781 unit

  4. Suzuki – 66.345 unit

  5. Honda – 56.500 unit

  6. BYD – 46.711 unit

  7. Mitsubishi Fuso – 25.235 unit

  8. Isuzu – 25.121 unit

  9. Chery – 19.391 unit

  10. Hyundai – 19.007 unit

Secara total, penjualan retail mobil nasional sepanjang 2025 mencapai 833.692 unit, sementara wholesales tercatat 803.687 unit. Angka tersebut melampaui target revisi Gaikindo sebesar 780 ribu unit, namun masih belum menyamai capaian tahun sebelumnya. Pada 2024, penjualan retail tercatat 889.680 unit dan wholesales 865.723 unit.

Kondisi ini menunjukkan bahwa industri otomotif Indonesia tengah memasuki fase konsolidasi. Persaingan tidak lagi hanya soal volume, tetapi juga efisiensi, inovasi produk, dan kemampuan merek dalam membaca perubahan perilaku konsumen di tengah tantangan ekonomi dan transisi teknologi.

 
Kendaraan Terkait Lihat Semua