Indomobil e-Motor Tyranno Tempuh 125 Km ke Bogor, Ini Pengalaman Jurnalis Menguji Motor Listrik Adventure13 Oct 2026
Indomobil e-Motor Tyranno Tempuh 125 Km ke Bogor, Ini Pengalaman Jurnalis Menguji Motor Listrik Adventure13 Oct 2026
Bogor, Goodcar.id - Motor listrik untuk perjalanan jauh masih menyisakan pertanyaan soal jarak tempuh, kemampuan menanjak, dan waktu pengisian baterai. Indomobil e-Motor Tyranno mencoba menjawab tantangan tersebut melalui touring sejauh kurang lebih 125 kilometer dari Jakarta menuju Bogor dalam ajang Touring Perdana Kompressor PENA 2026 pada 3–4 Oktober 2026.
Dua unit Indomobil e-Motor Tyranno mengikuti perjalanan yang melibatkan sekitar 40 jurnalis otomotif nasional. Rute yang dilalui bukan hanya jalan perkotaan, tetapi juga jalur pegunungan dengan tanjakan terjal, turunan tajam, jalan berpasir, hingga bebatuan. Perjalanan ini menjadi kesempatan bagi para peserta untuk merasakan langsung karakter motor listrik bergaya adventure tersebut dalam beragam kondisi jalan.
#ReadToo
Titik kumpul touring berada di Dealer Nissan Yasmin, Bogor, sebelum rombongan melanjutkan perjalanan menuju Salada Farmstay di Cigombong dan mengakhiri perjalanan di Villa Larasjati 1, Megamendung, Bogor.
Baterai, Tanjakan, dan Fast Charging Jadi Ujian Utama
Salah satu aspek yang diuji dalam perjalanan ini adalah pengelolaan baterai. Bagi pengguna motor listrik, kemampuan kendaraan menempuh perjalanan jauh tidak hanya ditentukan kapasitas baterai, tetapi juga ketersediaan fasilitas pengisian daya di sepanjang rute.
Ferry Fansuri, jurnalis Jadwalbalap.com, menceritakan pengalamannya menggunakan Indomobil e-Motor Tyranno dari Pasar Minggu, Jakarta, menuju Dealer Nissan Yasmin, Bogor.
"Dari kondisi baterai 98%, saya menempuh jarak 41 km menuju Nissan Yasmin dan tersisa 48%. Di Nissan Yasmin sangat memudahkan karena tersedia fasilitas fast charging—hanya butuh waktu sekitar 30 menit, baterai sudah kembali terisi penuh 100%," ungkap Ferry.
#ReadToo
Pengalaman tersebut memperlihatkan bagaimana fasilitas pengisian daya dapat membantu perjalanan menggunakan motor listrik. Namun, kebutuhan pengisian baterai tetap bergantung pada jarak perjalanan, kondisi jalan, gaya berkendara, dan ketersediaan stasiun pengisian di rute yang dilalui.
Ferry juga merasakan karakter tenaga Tyranno ketika menghadapi jalur menanjak. Menurut dia, pengendara perlu memahami respons motor, termasuk sistem pemutus tenaga otomatis atau cut-off saat pengereman.
"Dari sisi performa, Tyranno sangat nyaman dan bertenaga di tanjakan. Yang penting kita paham treatment berkendaranya, terutama respons sistem cut-off otomatis saat pengereman. Selama perjalanan 120 km dengan kombinasi mode Eco dan Sport, Tyranno mampu mengimbangi kecepatan rombongan motor konvensional di kisaran 60–70 km/jam."
Pengalaman Ferry menjadi gambaran bahwa perjalanan jarak jauh dengan motor listrik membutuhkan penyesuaian teknik berkendara. Pengendara juga perlu memperhitungkan kondisi baterai sebelum memasuki jalur menanjak atau medan yang berpotensi meningkatkan konsumsi energi.
Melibas Aspal, Bebatuan, hingga Jalan Berpasir
Pengalaman serupa disampaikan Siska Febriana, jurnalis Rodagilas.com. Ia menilai tenaga Tyranno masih memadai ketika menghadapi tanjakan, bahkan saat menggunakan mode Comfort.
#ReadToo
"Motornya sangat powerful saat melibas tanjakan, bahkan cukup menggunakan mode Comfort saja sudah sangat aman dan bertenaga. Dari medan aspal, bebatuan, hingga pasir, Tyranno terbukti sangat andal," terang Siska.
Selain kemampuan melewati berbagai permukaan jalan, waktu pengisian baterai juga menjadi perhatian selama touring. Siska menyebut proses pengisian daya dari kondisi baterai 6% hingga 100% membutuhkan waktu sekitar 1 jam 15 menit.
"Pengisian daya cepat dari 6% hingga 100% hanya membutuhkan waktu sekitar 1 jam 15 menit. Selain itu, fitur konektivitas yang kini mendukung Apple CarPlay membuat navigasi smartphone jadi lebih ringkas dan praktis di panel instrumen," tambahnya.
Fitur konektivitas tersebut menjadi salah satu perlengkapan yang ditawarkan Tyranno untuk menunjang perjalanan. Pengendara dapat memanfaatkan navigasi melalui smartphone, sementara fitur lain seperti Traction Control System (TCS), Hill Start Assist (HSA), dan Cruise Control System dirancang untuk membantu berkendara dalam kondisi tertentu.
#ReadToo
Meski demikian, pengalaman dua jurnalis tersebut merupakan hasil penggunaan selama perjalanan touring, bukan pengujian independen dengan kondisi, beban, dan pola berkendara yang sepenuhnya seragam.
Indomobil e-Motor Tyranno dan Klaim Jarak Tempuh 110 Km
Indomobil e-Motor Tyranno diperkenalkan secara nasional di Jakarta pada 16 Juni 2025. Model ini diposisikan sebagai Multipurpose Electric Motorcycle, dengan desain bergaya adventure untuk penggunaan harian maupun perjalanan di luar perkotaan.
Tyranno menggunakan motor listrik berdaya 3 kW dengan torsi maksimum 180 Nm. Kecepatan maksimumnya mencapai 80 km/jam, sedangkan jarak tempuh yang diklaim pabrikan mencapai 110 km dalam sekali pengisian penuh.
Kendaraan ini mengandalkan baterai lithium berkapasitas 2,45 kWh. Pengisian melalui fast charging diklaim membutuhkan waktu sekitar 1 jam 15 menit dari kondisi baterai 6% hingga 100%, sedangkan pengisian menggunakan standard AC charging memerlukan sekitar 5–6 jam.
#ReadToo
Angka jarak tempuh maksimum 110 km tersebut perlu dibaca sebagai klaim spesifikasi pabrikan, bukan jaminan jarak yang selalu bisa dicapai dalam penggunaan sehari-hari. Kondisi jalan, kecepatan, beban pengendara, serta penggunaan mode berkendara dapat memengaruhi konsumsi energi.
Pius Wirawan, CEO PT Indomobil Emotor Internasional, menjelaskan tujuan pengembangan motor listrik tersebut.
“Melalui Tyranno, Indomobil eMotor ingin membuktikan bahwa motor listrik tak hanya soal efisiensi, tetapi juga keberanian menjelajah. Tyranno dirancang khusus bagi mereka yang ingin menghadapi tantangan jalanan tanpa mengorbankan gaya, kenyamanan, dan teknologi modern," ujar Pius.
Dimensi dan Fitur Indomobil e-Motor Tyranno
Untuk menunjang karakter adventure, Tyranno dibekali ban tubeless all-terrain berukuran 110/70-R12 di depan dan 120/70-R12 di belakang. Jarak terendah ke tanah mencapai 170 mm, sementara tinggi jok berada di angka 755 mm.
#ReadToo
Berikut spesifikasi utama Indomobil e-Motor Tyranno:
Motor listrik: 3 kW
Torsi maksimum: 180 Nm
Kecepatan maksimum: 80 km/jam
Jarak tempuh maksimum: hingga 110 km
Kapasitas baterai: 2,45 kWh lithium
Waktu fast charging: sekitar 1 jam 15 menit, dari 6% hingga 100%
Waktu standard AC charging: 5–6 jam
Dimensi (P x L x T): 1.885 x 755 x 1.150 mm
Jarak sumbu roda: 1.350 mm
Tinggi jok: 755 mm
Ground clearance: 170 mm
Berat kosong: 114,5 kg
Suspensi depan: telescopic fork
Suspensi belakang: dual shock dengan dual swing arm
Rem: cakram depan dan belakang dengan Combi Brake Assist
Ban: tubeless all-terrain, depan 110/70-R12 dan belakang 120/70-R12
Dari sisi teknologi, motor listrik ini dilengkapi interactive touchscreen speedometer, konektivitas smartphone dengan dukungan Apple CarPlay, Traction Control System (TCS), Cruise Control System, Hill Start Assist (HSA), Smart Inclinometer, Push Assist Mode, dan Reverse Mode.
Perlengkapan lainnya mencakup keyless feature, alarm antimaling, lampu depan dual bi-beam LED projector, serta Exo-Armor sebagai pelindung bodi. Tyranno juga mencantumkan sertifikasi ketahanan air dan debu IP67.
Indomobil e-Motor Tyranno tersedia dalam enam pilihan warna, yaitu Borneo Green, Krakatau Blaze, Carstenz White, Rinjani Grey, Semeru Grey, dan Sanur Beige.
Tips Berkendara Jarak Jauh dengan Motor Listrik
Pengalaman touring Jakarta–Bogor juga menjadi pengingat bahwa perjalanan jauh dengan motor listrik membutuhkan perencanaan berbeda dibandingkan sepeda motor bermesin bensin.
Pertama, pengendara perlu mengatur waktu perjalanan sekaligus merencanakan titik pengisian daya. Keberadaan fasilitas fast charging dapat membantu mengurangi waktu berhenti, tetapi ketersediaan dan kompatibilitas fasilitas perlu dipastikan sebelum berangkat.
#ReadToo
Untuk pengisian daya di rumah, kapasitas listrik juga harus diperhitungkan. Indomobil e-Motor menyarankan pengguna memperhatikan daya listrik 1.300 VA atau 2.200 VA, terutama jika pengisian dilakukan bersamaan dengan penggunaan perangkat elektronik lainnya.
Kedua, pengendara perlu menjaga koordinasi antara bukaan gas dan penggunaan rem. Pemahaman terhadap karakter respons motor, khususnya sistem cut-off otomatis, dapat membantu pengendara mengantisipasi perubahan tenaga saat pengereman, melewati tikungan, atau menghadapi tanjakan.
Bagi calon pembeli motor listrik adventure, pengalaman touring Tyranno menunjukkan sejumlah aspek yang perlu diperhatikan sebelum memilih kendaraan: jarak tempuh sesuai kebutuhan, durasi pengisian baterai, ketersediaan fasilitas pengisian daya, karakter tenaga di tanjakan, serta fitur yang menunjang perjalanan.
Pada akhirnya, kemampuan motor listrik untuk perjalanan jauh tidak cukup dinilai dari angka jarak tempuh di atas kertas. Perencanaan rute, kondisi baterai, dan karakter penggunaan sehari-hari tetap menjadi pertimbangan penting sebelum kendaraan digunakan untuk touring.
Lagi Cari Mobil Bekas? Temukan Pilihanmu di Goodcar.id!
Jangan asal pilih mobil bekas! Temukan berbagai pilihan mobil bekas murah dan berkualitas sesuai kebutuhan dan anggaranmu di Goodcar.id, media otomotif dan platform jual beli mobil bekas dari Indomobil Group. Sebelum deal, pastikan kondisi mobil sudah diperiksa melalui GoodSpector, layanan inspeksi mobil bekas dari Goodcar dengan lebih dari 140 titik pemeriksaan, laporan inspeksi dalam 1 jam, dan tanpa biaya tersembunyi. Layanan ini membantu pembeli memeriksa kondisi mobil bekas sebelum transaksi agar lebih aman, transparan, dan #BebasZonk.
Tentang Goodcar dan GoodSpector
Goodcar, bagian dari Indomobil Group, adalah platform jual beli mobil bekas yang menyediakan layanan tukar tambah, pembelian mobil online dan offline, serta informasi harga mobil bekas yang transparan di Indonesia.
#ReadToo
GoodSpector merupakan layanan inspeksi mobil bekas dari Goodcar dengan lebih dari 140 titik pemeriksaan, laporan inspeksi dalam 1 jam, dan tanpa biaya tersembunyi. Layanan ini membantu pembeli memeriksa kondisi mobil bekas sebelum transaksi agar lebih aman, transparan, dan #BebasZonk.
#ReadOthers
Lihat Selengkapnya
Daftar SPKLU Jakarta Selatan, Lokasi dan Daya Pengisian Mobil Listrik15 Sep 2026
Daftar SPKLU Jakarta Selatan, Lokasi dan Daya Pengisian Mobil Listrik15 Sep 2026
JAKARTA, GoodCar.id – Mencari lokasi SPKLU di Jakarta Selatan kini semakin mudah karena pilihan stasiun pengisian kendaraan listrik umum terus bertambah.
Mulai dari kawasan perkantoran di Kuningan dan Sudirman, pusat perbelanjaan, hotel, apartemen, hingga sejumlah fasilitas publik, pengguna mobil listrik memiliki lebih banyak pilihan untuk mengisi daya tanpa harus kembali ke rumah.
Keberadaan SPKLU Jakarta Selatan juga cukup tersebar di sejumlah kawasan yang menjadi jalur mobilitas penting ibu kota. Beberapa di antaranya berada di sekitar Jalan Jenderal Sudirman, Gatot Subroto, TB Simatupang, Mampang, Kebayoran Baru, Pondok Indah, hingga Pasar Minggu.
Namun, pengguna mobil listrik tidak bisa hanya melihat lokasi SPKLU. Daya pengisian juga menjadi hal penting yang perlu diperhatikan karena menentukan seberapa cepat baterai kendaraan dapat diisi. Dalam daftar ini terdapat SPKLU dengan kategori standard, medium, fast, hingga ultrafast, dengan daya mulai dari 7 kW hingga 480 kW.
Untuk pengisian dengan daya rendah, beberapa lokasi menyediakan charger standard 7 kW. Jenis ini lebih cocok ketika kendaraan ditinggalkan dalam waktu cukup lama, misalnya saat pemilik berada di kantor, hotel, apartemen, atau pusat perbelanjaan.
Sementara itu, SPKLU dengan daya 22 kW hingga 30 kW masuk dalam pilihan yang cukup banyak ditemukan di Jakarta Selatan. Pengisian pada kelas ini dapat menjadi alternatif ketika pengguna sedang melakukan aktivitas di lokasi tujuan dan tidak membutuhkan waktu pengisian secepat charger berdaya tinggi.
Bagi pengguna yang membutuhkan pengisian lebih cepat, tersedia pula SPKLU fast charging dengan daya 50 kW, 60 kW, hingga 74 kW. Beberapa lokasi bahkan menawarkan pengisian ultrafast dengan daya 100 kW, 120 kW, 180 kW, dan 200 kW.
Menariknya, daftar SPKLU Jakarta Selatan ini juga mencatat adanya stasiun dengan kapasitas 480 kW. Titik tersebut menggunakan layanan Utomo Charge+ Mobility Hub MT Haryono dan menjadi salah satu pilihan dengan daya terbesar dalam daftar.
Selain perbedaan daya, akses SPKLU juga perlu diperhatikan. Tidak semua titik pengisian ditujukan untuk seluruh pengguna kendaraan listrik. Beberapa lokasi tercatat khusus untuk merek atau pengguna tertentu, seperti SPKLU khusus kendaraan Hyundai serta fasilitas khusus Toyota dan Lexus.
Karena itu, sebelum menuju lokasi, pengguna mobil listrik sebaiknya memperhatikan nama SPKLU, daya pengisian, alamat, serta keterangan akses. Hal ini penting agar perjalanan tidak terganggu ketika ternyata fasilitas yang dituju memiliki pembatasan penggunaan atau karakter pengisian yang tidak sesuai kebutuhan kendaraan.
GoodCar.id merangkum ratusan titik SPKLU di Jakarta Selatan dari berbagai penyedia dan lokasi. Daftar ini mencakup stasiun milik PLN maupun fasilitas pengisian yang berada di area komersial, perkantoran, hotel, apartemen, pusat perbelanjaan, dealer, dan lokasi lainnya.
Berikut daftar lengkap lokasi SPKLU Jakarta Selatan beserta daya pengisian dan alamatnya yang dapat menjadi referensi pengguna mobil listrik sebelum melakukan perjalanan.
No.
Lokasi
Operator
Kapasitas
Alamat
1
PT Pos Fatmawati
PLN
25 kW
Jl. RS. Fatmawati Raya No. 10, Jakarta Selatan
2
PLN Kantor Pusat
PLN / EVCity / CSE / HVT
200 kW / 60 kW / 100 kW / 200 kW
Jl. Trunojoyo Blok M–I No. 135, Kebayoran Baru
3
Kantor DJK Kementerian ESDM
PLN
30 kW
Jl. H.R. Rasuna Said Blok X2, Kav. 7–8, Kuningan
4
Plaza Mandiri
PLN / VOLTRON
25 kW / 100 kW
Jl. Gatot Subroto No. Kav. 36–38, Senayan, Kebayoran Baru
5
AEON Mall Tanjung Barat
PLN
50 kW
Jl. Raya Tanjung Barat No. 163, Jagakarsa
6
Summitmas Tower
PLN / Terra Charge
50 kW / 22 kW
Jl. Jenderal Sudirman Kav. 61–62, Senayan
7
PLN Puslitbang
PLN
50 kW
Jl. Duren Tiga Raya No. 102, Duren Tiga
8
Apartemen L'Avenue
PLN
50 kW / 22 kW
Jl. Raya Pasar Minggu No. Kav. 16, Pancoran
9
Dopa Coffee Studio
PLN
22 kW
Jl. Senopati No. 113, Senayan
10
Yasporbi
PLN
22 kW
Jl. Rasamala Raya No. 2, Menteng Dalam
11
BYD Tebet
Arista Power
60 kW
Jl. Dr. Saharjo No. 246, Tebet
12
NETA Tebet
Arista Power
60 kW
Jl. Dr. Saharjo No. 187, Manggarai
13
Mampang Business Park
HVT
50 kW
Jl. Buncit Raya, Duren Tiga, Pancoran
14
The Mansion at Kemang
HVT
50 kW
Bangka, Mampang Prapatan
15
Apartemen Gardenia Boulevard
PLN
22 kW
Jl. Taman Margasatwa Raya No. 18, Jati Padang
16
Hotel Pomelotel
PLN
22 kW
Jl. Dukuh Patra, Menteng Dalam
17
PLN Haleyora
PLN
22 kW
Jl. Raya Lenteng Agung No. 5
18
BYD Arista Pondok Indah
Arista Power
180 kW
Jl. H. Nawi No. 17, Gandaria Utara
19
XLSMART Tower
PLN
22 kW
Jl. H.R. Rasuna Said No. Kav. 11–12, Blok X5
20
Kantor Kementerian PUPR
PLN
22 kW
Selong, Jakarta Selatan
21
Kemenkumham
PLN
22 kW
Karet Kuningan, Jakarta Selatan
22
Transmart Cilandak
PLN
22 kW
Cilandak Timur
23
Masjid Jami' Assa'adah
PLN
22 kW
Lebak Bulus
24
Polda Metro Jaya
PLN
60 kW / 22 kW
Jl. Jenderal Sudirman No. Kav. 55, Senayan
25
Hero Supermarket
PLN
22 kW
Jl. Lebak Bulus Raya No. 4
26
PLN UP3 Bulungan
HVT / PLN Daya+
120 kW / 120 kW / 180 kW
Jl. Sisingamangaraja No. 1
27
Menara 2 Bank BTN
PLN
47 kW
Jl. H.R. Rasuna Said No. 1
28
Louie Café
PLN / EVCity
50 kW / 120 kW
Jl. Ciputat Raya No. 05, Pondok Pinang
29
Apartemen Kebagusan
PLN
22 kW
Jl. Baung, Kebagusan
30
Gedung Graha Inti Fauzi
PLN
100 kW / 25 kW
Jl. Buncit Raya No. 22, Pejaten Barat
31
Posko Yantek PLN Pondok Indah
PLN
22 kW
Jl. Metro Alam III, Pondok Pinang
32
Kalia Restaurant
PLN
22 kW
Jl. Asem Baris Raya No. 121
33
Badan Intelijen Negara (BIN)
PLN
100 kW
Jl. Seno Raya, Pejaten Timur
34
Rukan Permata Senayan
PLN
25 kW
Jl. Tentara Pelajar No. 21
35
Gedung Arsip PLN Jagakarsa
PLN
22 kW
Jl. Sirsak No. 67
36
Puri Casablanca
PLN / EVCity
22 kW / 120 kW
Menteng Dalam
37
Menara Bank Mega
PLN
50 kW
Jl. Kapten Tendean No. 12–14A
38
Apartemen Vasaka Soltera
PLN
22 kW
Jl. Condet Pejaten No. 1
39
Studio Trans7
PLN
22 kW
Jl. Kapten Tendean No. 41
40
Urban Sport Dome
PLN
22 kW
Lebak Bulus
41
Synthesis Square
PLN
22 kW
Menteng Dalam
42
Institut Pariwisata Trisakti
PLN
22 kW
Jl. IKPN Bintaro Tanah Kusir No. 1
43
SPBU BP AKR TB Simatupang
PLN
50 kW
Jl. H. Saidi No. 9, Tanjung Barat
44
Ditjen Imigrasi
PLN
22 kW
Jl. H.R. Rasuna Said, Karet Kuningan
45
Gedung Cyber-1
PLN / STARVO
22 kW / 11 kW
Kuningan Barat
46
Apartemen Parama
PLN
22 kW
Jl. R.A. Kartini No. 6–16
47
Universitas Pancasila
PLN
22 kW
Jl. Lenteng Agung Raya
48
KADIN Jaksel
PLN
22 kW
Jl. Gandaria 1 No. 335
49
Joglo Kemang
PLN / EVCity
25 kW / 60 kW
Jl. Madrasah No. 14, Cilandak Timur
50
RM Sarwono
PLN
22 kW
Jl. Raya Pasar Minggu, Pejaten Timur
51
Masjid Raya Al-Ittihad
PLN
22 kW
Jl. Tebet Mas Indah I No. 8
52
PIDI 4.0
PLN
22 kW
Grogol Utara
53
RSU Fatmawati
PLN
50 kW / 22 kW
Jl. RS. Fatmawati Raya, Cilandak Barat
54
Menara Bidakara 2
PLN
22 kW
Jl. Gatot Subroto No. Kav. 71–73
55
Apartemen Mahata
PLN
22 kW
Jl. Raya Tanjung Barat, Lenteng Agung
56
Kampus LIA
PLN
22 kW
Pengadegan
57
HVT Plaza SUA
HVT
60 kW
Tebet Barat
58
Intibios Hangtuah
PLN
22 kW
Jl. Hang Tuah 9, Gunung
59
Kanaka Residence
PLN
22 kW
Jl. Lebak Bulus IV
60
PT Usaha Jaya Prima Karya (UJPK)
PLN
22 kW
Graha YPK PLN, Jl. Lebak Bulus Tengah No. 5
61
Universitas Perbanas
UCI BENY
60 kW / 22 kW
Jl. Perbanas, Karet Kuningan
62
FNB Pakubuwono
PLN
22 kW
Jl. Pakubuwono VI No. 59
63
Bhawata
PLN
120 kW
Jl. Prof. Dr. Soepomo, SH No. 55
64
BP2TL
PLN
22 kW
Jl. Moch. Kahfi 2 No. 88
65
Triboon Kemang
PLN
22 kW
Cilandak Timur
66
Permata Hijau Suites
PLN
22 kW
Grogol Utara
67
Pusdiklat PLN Ragunan
PLN
22 kW
Jl. RM. Harsono No. 59
68
Kementerian Perindustrian
PLN / EVCity
22 kW / 120 kW
Jl. Gatot Subroto No. Kav. 52–53
69
ITC Permata Hijau
HVT
200 kW
Jl. Arteri Permata Hijau No. 11
70
Apartemen Taman Rasuna
PLN
120 kW
Jl. Epicentrum Boulevard Timur No. 17
71
Balai Prajurit Cilandak
PLN
120 kW
Jl. Raya Cilandak KKO No. 3
72
PLN BBN
PLN
22 kW
Jl. Hj. Tutty Alawiyah No. 10
73
3Point Cafe & Resto
PLN
22 kW
Jl. Tebet Raya No. 90
74
Apartemen Senayan Residence
PLN / STARVO
22 kW / 11 kW
Jl. Patal Senayan 1 No. 5
75
Hyundai Simprug
Hyundai
74 kW
Jl. Teuku Nyak Arief No. 14
76
Hyundai Cilandak
Hyundai
74 kW
Lebak Bulus, Cilandak
77
Hyundai Pancoran
Hyundai
74 kW
Jl. Raya Pasar Minggu No. 7
78
Hyundai Fatmawati
Hyundai
74 kW
Jl. RS. Fatmawati Raya
79
Hyundai Mampang
Hyundai
74 kW
Jl. Hj. Tutty Alawiyah No. 1
80
AUTO2000 Tebet Supomo
Toyota & Lexus
22 kW
Menteng Dalam, Tebet
81
Plaza Toyota Tendean
Toyota & Lexus
22 kW
Jl. Kapten Tendean No. 9A
82
Astrido Toyota Pondok Indah
Toyota & Lexus
22 kW
Jl. Arteri Pondok Indah No. 1A
83
AUTO2000 Cilandak
Toyota & Lexus
22 kW
Jl. TB Simatupang
84
Toyota Privilege Charging Spot – ASHTA District 8
Toyota & Lexus
7 kW
ASHTA District 8, Jl. Senopati No. 8
85
Lexus Mampang Gallery
Lexus
7 kW
Mercindo Autorama, Mampang Prapatan
86
Artotel Suites Mangkuluhur
VOLTRON
22 kW
Jl. Gatot Subroto Kav. II No. 3
87
Sequis Tower
VOLTRON / Terra Charge
22 kW / 22 kW
Jl. Jenderal Sudirman Kav. 71
88
Commodity Square
VOLTRON
30 kW
Jl. Gatot Subroto No. 35–36
89
The Bellezza Retail & Apartment
VOLTRON
22 kW
Jl. Arteri Permata Hijau No. 53
90
Pakubuwono View
VOLTRON
22 kW
Jl. Arteri Pondok Indah No. 12
91
Plaza Festival
VOLTRON
22 kW
Jl. H.R. Rasuna Said No. 22
92
Menara Dea
VOLTRON
22 kW
Jl. Mega Kuningan Barat Blok Kav. E4.3 No. 1–2
93
Rajawali Place – St. Regis Kuningan
VOLTRON
11 kW / 22 kW
Jl. H.R. Rasuna Said No. Kav. B/4
94
Arkadia Green Park
VOLTRON
22 kW
Jl. TB Simatupang No. 88
95
AIA Central / Alamanda Tower
VOLTRON
22 kW
Jl. Jenderal Sudirman No. Kav. 48A
96
JW Marriott Hotel Jakarta
VOLTRON
22 kW
Jalan Mega Kuningan Barat No. 1 & 2
97
The Ritz-Carlton Mega Kuningan
VOLTRON
22 kW
Jl. Dr. Ide Anak Agung Gde Agung No. 1
98
South Hills
VOLTRON
22 kW
Jl. Denpasar Raya No. 16
99
Verde 1 Apartment
VOLTRON
22 kW
Jl. H. Cokong Kav. C6
100
Menara Karya
VOLTRON
22 kW
Jl. Denpasar Raya No. Kav. 5–7
101
Botanica Apartment
VOLTRON
22 kW
Jl. Arteri Pondok Indah No. 8
102
Prima Fatmawati
WULING
7 kW
Jl. RS. Fatmawati No. 45 A–E
103
Wuling Experience Center Pondok Indah
WULING
7 kW
Jl. Sultan Iskandar Muda No. 9
104
WAS Jagakarsa
WULING
7 kW
Jl. Raya Lenteng Agung No. 8
105
AUTO2000 Ciledug
Toyota
22 kW
Jl. Ciledug Raya No. 16
106
Tunas Toyota Bintaro
Toyota
22 kW
Jl. R.C. Veteran No. 24
107
Tunas Toyota Mampang
Toyota
22 kW
Jl. Mampang Prapatan 83–85
108
Tunas Toyota Pasar Minggu
Toyota
22 kW
Jl. Raya Pasar Minggu No. 7
109
Gandaria City Mall
Toyota & Lexus
120 kW
Jl. Arteri Pondok Indah
110
Nissan TB Simatupang
Indomobil
74 kW
Jl. R.A. Kartini II-S Kav. 7
111
KIA Pondok Indah
Indomobil
74 kW
Jl. R.A. Kartini II-S Kav. 7
112
Rumanami Hotel & Restaurant
Parking+
22 kW
Jl. H. Sainin No. 39
113
The Pakubuwono Residence
Parking+
22 kW
Jl. Pakubuwono VI No. 68
114
Kota Kasablanka
Parking+
22 kW
Jl. Raya Casablanca No. 88
115
Kejaksaan Agung
Parking+
22 kW
Jl. Panglima Polim No. 1–11
116
Kemang Village Residence
Parking+
22 kW
Jl. Pangeran Antasari No. 36
117
ACA KIA Suzuki Pondok Indah
Terra Charge
22 kW
Jl. TB Simatupang Kav. 3B
118
Sky Garden Setiabudi
Terra Charge
22 kW
Jl. Setiabudi Selatan Raya No. 2–18
119
Mega Plaza
Terra Charge
22 kW
Jl. H.R. Rasuna Said No. Kav. 3
120
Ra Suites
Terra Charge
22 kW
Jl. TB Simatupang No. 30
121
Cibis Park
Terra Charge
22 kW
Jl. TB Simatupang No. 2
122
Menara Kuningan
Terra Charge
22 kW
Jl. Dr. I Gede Anak Agung, Lot 6–8.7
123
The St. Regis Residences
VOLTRON
22 kW
Kuningan, Setiabudi
124
Nine Residence
VOLTRON
22 kW
Jl. Mampang Prapatan Raya No. 16
125
Providence Park Apartment
VOLTRON
22 kW
Jalan Kalimaya, Grogol Utara
126
Soho Pancoran
VOLTRON
22 kW
Soho Pancoran, Tebet Barat
127
Trinity Tower
VOLTRON
22 kW
Trinity Tower, Karet Kuningan
128
Verde Two Apartment
VOLTRON
100 kW
Jalan Kuningan Mulia Boulevard
129
South Quarter Office
VOLTRON
22 kW
Jalan R.A. Kartini, Cilandak Barat
130
ESDM
VOLTRON
74 kW
Jl. H.R. Rasuna Said No. 62
131
Graha BIP
VOLTRON
22 kW
Jl. Gatot Subroto No. 23
132
Pacific Place Residence
VOLTRON
22 kW
Jl. Jenderal Sudirman No. 52–53
133
Blok M Square
VOLTRON
22 kW
Jalan Melawai 5
134
One Belpark Mall
VOLTRON
22 kW
Jalan RS. Fatmawati Raya
135
Apartemen Bona Vista
VOLTRON
22 kW
Jalan Bona Vista Raya
136
Hotel Neo+ @ Icon Kebayoran
VOLTRON
22 kW
Jalan Ciledug Raya
137
Brawijaya Hospital Saharjo
VOLTRON
22 kW
Jalan Dr. Saharjo
138
McDonald's Ampera
VOLTRON
60 kW
Jl. A No. 49, Ragunan
139
Airlangga Apartment
VOLTRON
22 kW
Lingkar Mega Kuningan
140
The Elements
VOLTRON
22 kW
Jalan Epicentrum Tengah
141
Antam Office Building
STARVO
11 kW
Jagakarsa
142
Cyber 2 Tower
STARVO
11 kW
Setiabudi
143
Electronic City SCBD
STARVO
120 kW
Kebayoran Baru
144
Gedung Artha Graha
STARVO
11 kW
Kebayoran Baru
145
Gran Melia Hotel Jakarta
STARVO
7 kW
Jakarta Selatan
146
M-Ten
STARVO
11 kW
Basement 1 Menara Tendean
147
Manhattan Hotel Jakarta
STARVO
7 kW
Setiabudi
148
Menara Mandiri Sudirman
STARVO
30 kW
Kebayoran Baru
149
Menara Sun Life
STARVO
11 kW
Setiabudi
150
One Satrio
STARVO
11 kW
Setiabudi
151
PT Krakatau Sarana Properti
STARVO
30 kW
Setiabudi
152
Ra Mampang Tower
STARVO / Terra Charge
7 kW / 22 kW
Mampang Prapatan
153
Ra Suites Simatupang
STARVO
7 kW
Cilandak
154
Setiabudi One
STARVO
7 kW
Setiabudi
155
TE Setiabudi One
STARVO
24 kW
Plaza Setiabudi
156
The Manhattan Square
STARVO
7 kW
TB Simatupang, Cilandak
157
Graha Niaga
HVT
120 kW
Jl. Jenderal Sudirman, Senayan
158
Ventura Building Jakarta
BLUECHARGE
22 kW
Jl. R.A. Kartini No. 26
159
Kuningan City Jakarta
BLUECHARGE
22 kW
Jl. Prof. Dr. Satrio No. Kav. 18
160
Smesco Tower
BLUECHARGE
22 kW
Jl. Gatot Subroto Kav. 94
161
Menara Sentraya
BLUECHARGE
22 kW
Jl. Iskandarsyah Raya No. 1A
162
TOP GOLF
BLUECHARGE
22 kW
Jl. RS. Fatmawati Raya No. 1
163
Sudirman Tower Condominium
BLUECHARGE
22 kW
Jl. Garnisun 1 No. 8
164
Grand Metropolitan Mall
VOLTRON
22 kW
Jl. H.R. Rasuna Said Kav. 1–2
165
McDonald's Tanjung Barat / TB Simatupang
VOLTRON
60 kW
Jl. Nangka Raya, Tanjung Barat
166
Lippo Kuningan
VOLTRON
100 kW
Jl. H.R. Rasuna Said No. B12
167
Gedung Bursa Efek Indonesia
VOLTRON
100 kW
Jl. Jend. Sudirman Kav. 52–53
168
Centennial Tower
STROOM PPI
40 kW
Jl. Jend. Sudirman Kav. 52–53 Lot 9
169
Essence Darmawangsa
STROOM PPI
40 kW
Jl. Gatot Subroto No. 24–25
170
MSIG Sinarmas Sudirman
STROOM PPI
60 kW
Jl. Dr. Ide Anak Agung Gde Agung
171
Nifarro Park
STROOM PPI
40 kW
Jl. Jenderal Sudirman No. 21
172
SCBD Park
STROOM PPI
40 kW
Jl. Swadarma 5 No. 59
173
Office 8 Senopati
DayaGreen
22 kW
Jl. Senopati No. 8
174
Harvest Senopati
DayaGreen
22 kW
Jl. Senopati No. 47
175
Hotel Cipta Pancoran
DayaGreen
22 kW
Jl. Raya Pasar Minggu No. Kav. 19
176
TIS Square
DayaGreen
22 kW
Jl. Letjen M.T. Haryono No. 52–53
177
Multivision Tower
DayaGreen
22 kW
Jl. Kuningan Mulia Lot 9B
178
The East
DayaGreen
22 kW
Jl. Kuningan Barat Raya No. 1
179
Setiabudi Residences
DayaGreen
22 kW
Jl. Setiabudi Selatan Raya No. 16
180
Apartemen Tamansari Semanggi
Terra Charge
22 kW
Jl. Komp. Polri No. 134
181
Plaza Simatupang
Terra Charge
22 kW
Jl. T.B. Simatupang Raya No. 1
182
World Trade Center
Terra Charge
50 kW / 22 kW / 22 kW / 22 kW
Jl. H Kavling No. 62
183
Kebayoran Apartment
Terra Charge
22 kW
Jl. Ulujami Raya No. 10A
184
Regent Residences Jakarta
Terra Charge
22 kW
Jl. Gatot Subroto No. Kav. 1
185
Plaza Kalibata
Terra Charge
22 kW
Jl. Raya Kalibata No. 141
186
Casablanca Mansion
Terra Charge
22 kW
Jl. Raya Casablanca No. Kav. 9
187
MTH 27 Office Suites
Terra Charge
22 kW / 22 kW
MT Haryono No. Kav. 27
188
Aloft South Jakarta
Terra Charge
22 kW
Jl. TB Simatupang No. Kav. 8
189
La Vie All Suites Apartment
Terra Charge
22 kW
Jl. Denpasar No. 18
190
Menara Duta
Terra Charge
22 kW
Jl. H.R. Rasuna Said No. 5 Kav. B/09
191
Ra Premiere Simatupang
Terra Charge
22 kW
Jl. Intan No. 25
192
BYD Haka Auto Warung Buncit
VOLTRON
60 kW
Jl. Buncit Raya No. 78–14
193
PNM Tower
VOLTRON
120 kW
Jl. Kuningan Mulia
194
Satrio Tower
VOLTRON
100 kW
Jl. Prof. Dr. Satrio
195
Sudirman Mansion
VOLTRON
22 kW
Jl. Jenderal Sudirman Kav. 59
196
Delta Spa Gatot Subroto
Terra Charge
22 kW
Jl. Gatot Subroto No. Kav. 76
197
Delta Spa Pondok Indah
Terra Charge
22 kW
Jl. Sultan Iskandar Muda No. 72
198
The Energy Building
Utomo Charge+
74 kW / 55 kW
Jl. Jend. Sudirman Kav. 52–53 Lot 11A
199
Wisma BCA / BCA Pondok Indah
Utomo Charge+
120 kW / 120 kW
Jl. Metro Pondok Indah No. 10
200
Metropolitan Tower
Terra Charge
22 kW
Jl. R.A. Kartini No. Kav. 14
201
Wyndham Casablanca Jakarta
HVT
60 kW
Jl. Casablanca Kav. 18
202
Graha El Nusa
HVT
50 kW
Jl. TB Simatupang Kav. 1B
203
Wisma Korindo
HVT
50 kW
Jl. M.T. Haryono No. Kav. 62
204
Kalibata City
HVT
120 kW
Jalan TMP Kalibata No. 1
205
Branz Mega Kuningan
Terra Charge
22 kW
Jl. Guru Mughni
206
Bellezza Permata Hijau
Terra Charge
22 kW
Jl. Letjend Soepono No. 34
207
Hamptons Park Apartment
Terra Charge
22 kW
Jl. Terogong Raya No. 18
208
Multika Building
Terra Charge
22 kW
Jl. Mampang Prapatan Raya No. 71–73
209
Ayam Taliwang Asad
Terra Charge
22 kW
Jl. Cipete Raya No. 12
210
Aletra Kemang
VOLTRON
60 kW
Jl. Kemang Raya No. 78
211
Pizza Hut Ristorante Gatot Subroto
VOLTRON
60 kW
Jl. Gatot Subroto No. Kav. 1000
212
Pearl Garden Apartment
Utomo Charge+
22 kW
Jl. Gatot Subroto No. Kav. 6–7
213
Oakwood
Utomo Charge+
60 kW
Jl. Dr. Ide Anak Agung Gde Agung No. 1
214
Denza Gatot Subroto
Utomo Charge+
120 kW
Jl. Gatot Subroto No. 23
215
Beltway
Utomo Charge+
120 kW
Jl. Ampera Raya No. 9–10
216
BIPO Pasar Minggu
Utomo Charge+
120 kW
Raya Pasar Minggu KM. 18
217
Mobility Hub MT Haryono
Utomo Charge+
480 kW
Jl. Letjen M.T. Haryono No. Kav. 29 & 30
218
Menara Kadin
Utomo Charge+
7 kW
Jl. H.R. Rasuna Said
219
Graha Irama
Utomo Charge+
20 kW
Jl. H.R. Rasuna Said Blok Kav. 1 No. 2
220
Simprug Indah (360)
Utomo Charge+
11 kW
Jl. Teuku Nyak Arief No. 98
221
The Landmark Center
iGreen+
120 kW
Jl. Jenderal Sudirman, Kuningan, Setiabudi
Lihat Selengkapnya
Erupsi Anak Krakatau Sebar Abu Vulkanik, Ini Tips Aman Berkendara dan Kapan Harus Tinggalkan Mobil07 Sep 2026
Erupsi Anak Krakatau Sebar Abu Vulkanik, Ini Tips Aman Berkendara dan Kapan Harus Tinggalkan Mobil07 Sep 2026
Jakarta, Goodcar.id - Erupsi Gunung Anak Krakatau kembali berdampak pada aktivitas masyarakat.
Sebaran abu vulkanik dari aktivitas erupsi dalam beberapa hari terakhir bahkan membuat operasional delapan bandara di Pulau Jawa dan Sumatra ditutup sementara.
Kondisi tersebut menjadi pengingat bahwa aktivitas gunung api tidak hanya berdampak pada penerbangan, tetapi juga dapat memengaruhi keselamatan pengguna jalan dan kondisi kendaraan.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) pada Senin, 7 September 2026, menyatakan terus memantau perkembangan sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau, termasuk dampaknya terhadap atmosfer, penerbangan, dan kondisi laut di sekitar Selat Sunda.
Berdasarkan pemantauan BMKG, sebaran abu telah melingkupi sejumlah wilayah di Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat hingga Bengkulu.
Di sisi lain, Badan Geologi mencatat aktivitas Gunung Anak Krakatau masih berlangsung. Dalam laporan evaluasi 7 September 2026, Gunung Anak Krakatau teramati mengalami erupsi strombolian dan status aktivitasnya masih berada pada Level III atau Siaga.
Masyarakat juga diminta mengikuti perkembangan aktivitas dan rekomendasi resmi dari PVMBG, MAGMA Indonesia dan Badan Geologi.
Bagi pemilik mobil yang berada di wilayah terdampak abu, hal pertama yang perlu diperhatikan adalah kondisi jalan dan jarak pandang.
Abu vulkanik yang menempel di permukaan jalan dapat mengurangi traksi ban, sedangkan abu yang beterbangan dapat membuat pandangan pengemudi berkurang. Kondisi ini membuat kecepatan dan jarak aman perlu disesuaikan.
Selain faktor keselamatan berkendara, abu vulkanik juga dapat memengaruhi kondisi kendaraan.
Partikel abu yang masuk ke sistem udara mesin dapat membuat filter udara cepat kotor, sementara partikel yang menempel pada kaca dan bodi dapat menyebabkan goresan jika dibersihkan dengan cara yang tidak tepat.
Karena itu, pengemudi sebaiknya tidak hanya memperhatikan apakah mobil masih bisa berjalan. Kondisi jalan, tingkat kepadatan abu dan jarak pandang harus menjadi pertimbangan sebelum memutuskan melanjutkan perjalanan.
Jangan paksakan mobil berjalan saat abu semakin pekat
US Geological Survey (USGS) menjelaskan, hujan abu dapat meningkatkan risiko kecelakaan karena jarak pandang berkurang dan daya cengkeram kendaraan terhadap permukaan jalan menurun. Kondisi bahkan dapat semakin buruk setelah erupsi ketika abu yang berada di permukaan jalan kembali beterbangan akibat angin atau kendaraan yang melintas.
Karena itu, jika abu mulai turun dengan intensitas tinggi dan jarak pandang semakin terbatas, pilihan paling aman adalah menghentikan perjalanan dan mencari tempat berlindung. Jangan memaksakan perjalanan hanya karena jaraknya sudah dekat.
Jika perjalanan memang tidak dapat ditunda dan kondisi masih memungkinkan, pengemudi harus mengurangi kecepatan, menyalakan lampu utama serta menjaga jarak dengan kendaraan di depan. Kendaraan yang melintas juga dapat mengangkat abu dari permukaan jalan sehingga menciptakan semacam kabut yang semakin mengurangi visibilitas.
USGS juga menyarankan penggunaan cairan pembersih kaca dalam jumlah cukup. Hindari mengoperasikan wiper ketika kaca masih dipenuhi abu dalam kondisi kering karena partikel tersebut dapat menggores permukaan kaca.
Abu vulkanik juga bisa merusak mobil
Risiko abu tidak berhenti pada visibilitas. Partikel halus tersebut dapat masuk ke sistem kendaraan dan menyebabkan masalah pada sejumlah komponen.
USGS menyebut abu vulkanik dapat menyumbat saluran masuk udara dan filter, menyebabkan korosi pada permukaan maupun komponen mesin serta mengikis permukaan kaca depan.
Karena itu, kendaraan yang terpapar abu dalam jumlah cukup banyak perlu mendapatkan pemeriksaan setelah kondisi kembali normal.
Filter udara menjadi salah satu komponen yang perlu mendapat perhatian. Abu yang tersedot ke dalam sistem pemasukan udara dapat membuat filter semakin cepat kotor dan menghambat aliran udara menuju mesin.
Pengemudi juga sebaiknya tidak langsung membersihkan kendaraan dengan cara yang justru membuat abu kembali beterbangan ke udara.
Setelah melewati wilayah terdampak, pembersihan sebaiknya dilakukan secara menyeluruh. Bukan hanya bodi, tetapi juga bagian ruang mesin, kaca, area sekitar saluran udara dan komponen lain yang kemungkinan terpapar abu.
Waspadai jalan licin dan marka yang tertutup abu
Permukaan jalan yang tertutup abu juga memiliki karakteristik berbeda dibandingkan kondisi normal. USGS mencatat abu dapat mengurangi daya cengkeram ban baik dalam kondisi kering maupun basah.
Bahkan lapisan abu yang relatif tipis dapat menutupi marka jalan dan membuat panduan lajur sulit terlihat.
Situasi tersebut membuat pengemudi perlu menghindari pengereman dan manuver secara mendadak. Kecepatan rendah dan jarak aman menjadi lebih penting karena kemampuan kendaraan untuk berhenti dapat berubah dibandingkan kondisi jalan normal.
Jika hujan turun setelah abu menempel di jalan, pengemudi juga harus semakin waspada. Abu yang bercampur air dapat membuat permukaan jalan semakin licin.
Jangan panik soal tsunami, tetapi pahami kapan harus evakuasi
Aktivitas Anak Krakatau juga memiliki sejarah kaitan dengan tsunami di Selat Sunda. Badan Geologi mencatat erupsi besar Krakatau pada 1883 menghasilkan tsunami, sementara pada 22 Desember 2018 longsoran sebagian tubuh Anak Krakatau ke laut memicu tsunami di kawasan Selat Sunda.
Namun, informasi mengenai potensi tsunami harus dibedakan dengan kejadian tsunami yang sedang berlangsung. Pengemudi sebaiknya tidak mengambil keputusan berdasarkan pesan berantai atau video media sosial yang belum terverifikasi.
Jika pemerintah atau BMKG mengeluarkan peringatan tsunami ketika seseorang berada di kawasan pesisir, keselamatan harus menjadi prioritas.
Ikuti jalur evakuasi dan bergerak menjauh dari pantai menuju lokasi yang lebih tinggi.
Dalam kondisi jalan macet atau kendaraan justru menghambat proses evakuasi, jangan menganggap mobil harus selalu dibawa sampai ke tempat aman. Kendaraan dapat ditinggalkan apabila menjadi penghalang untuk segera keluar dari zona bahaya.
Lihat Selengkapnya
Tips Membersihkan Mobil dan Motor yang Terkena Abu Vulkanik, Jangan Langsung Dilap06 Sep 2026
Tips Membersihkan Mobil dan Motor yang Terkena Abu Vulkanik, Jangan Langsung Dilap06 Sep 2026
JAKARTA, Goodcar.id - Abu vulkanik yang menempel pada mobil dan sepeda motor tidak boleh diperlakukan seperti debu biasa. Partikel abu berukuran sangat kecil dan bersifat abrasif sehingga dapat menggores permukaan kendaraan, menyumbat filter udara, hingga meningkatkan keausan sejumlah komponen.
U.S. Geological Survey (USGS) dalam panduannya mengenai dampak abu vulkanik terhadap kendaraan menyebut abu dapat masuk melalui berbagai celah dan mengikis atau menggores permukaan kendaraan. Partikel tersebut juga dapat menyumbat sistem penyaringan udara dan meningkatkan keausan mesin.
Karena itu, pemilik kendaraan perlu berhati-hati ketika membersihkan mobil atau motor setelah terkena paparan abu vulkanik.
1. Jangan Langsung Mengelap Abu yang Menempel
Kesalahan yang paling mudah dilakukan adalah langsung mengambil kain atau lap ketika melihat bodi kendaraan tertutup abu.
USGS menyarankan agar abu tidak disikat dari permukaan kendaraan karena tindakan tersebut dapat menyebabkan goresan. Abu yang berada di antara kain dan permukaan bodi bisa bertindak seperti material abrasif.
Karena itu, hindari menggosok permukaan kendaraan dalam kondisi masih dipenuhi abu kering. Langkah pertama adalah mengurangi sebanyak mungkin partikel abu dari permukaan dengan air.
2. Bilas Kendaraan Menggunakan Air
Setelah paparan abu berhenti dan kondisi memungkinkan untuk melakukan pembersihan, kendaraan dapat dibilas untuk membantu menghilangkan abu yang menempel.
USGS merekomendasikan pembersihan kendaraan secara rutin menggunakan air untuk membilas abu. Panduan tersebut juga menyebut bagian seperti mesin, radiator dan komponen penting lainnya perlu dibersihkan dari akumulasi abu.
Untuk pemilik mobil, proses pembersihan sebaiknya dilakukan secara menyeluruh, bukan hanya pada panel bodi. Abu dapat masuk ke ruang mesin, bagasi dan tempat penyimpanan ban cadangan.
Namun, bagian kelistrikan dan saluran udara harus diperhatikan agar proses pencucian tidak justru menimbulkan masalah baru.
3. Jangan Gunakan Wiper Saat Kaca Masih Berabu
Kaca depan juga menjadi bagian yang harus diperhatikan.
USGS mengingatkan bahwa abu yang berada di antara kaca depan dan karet wiper dapat menggores serta meninggalkan kerusakan permanen pada kaca. Mengoperasikan wiper ketika permukaan kaca masih kering dan terdapat abu berisiko memperparah kondisi tersebut.
Karena itu, bersihkan terlebih dahulu abu dari kaca menggunakan air sebelum menggunakan wiper. Pastikan juga karet wiper tidak membawa partikel abu yang dapat bergesekan dengan kaca.
4. Periksa Filter Udara
Bagian lain yang tidak boleh dilewatkan adalah filter udara.
Abu vulkanik dapat menyumbat sistem filtrasi udara. USGS menyebut kondisi tersebut dapat berujung pada masalah seperti overheating hingga kegagalan mesin apabila paparan abu cukup berat. Partikel abu yang masuk ke dalam mesin juga dapat meningkatkan keausan komponen.
Jika kendaraan berada di wilayah yang terkena paparan abu cukup tebal, filter udara sebaiknya diperiksa. Untuk pembersihan atau penggantian, pemilik kendaraan sebaiknya mengikuti prosedur dalam buku manual atau meminta bantuan mekanik apabila tidak memahami cara penanganannya.
USGS juga mengingatkan agar kendaraan tidak dijalankan tanpa filter udara.
5. Perhatikan Rem dan Bagian Bergerak
Abu vulkanik juga dapat masuk ke komponen kendaraan yang memiliki bagian bergerak.
USGS menyebut sistem rem sangat rentan terhadap abrasi dan penyumbatan akibat abu. Karena itu, kendaraan yang digunakan dalam kondisi paparan abu berat membutuhkan perhatian lebih terhadap sistem pengereman.
Untuk mobil maupun sepeda motor, pemilik sebaiknya memperhatikan perubahan pada kinerja rem setelah kendaraan digunakan di lingkungan yang banyak mengandung abu. Jika muncul gejala tidak normal, pemeriksaan di bengkel menjadi langkah yang lebih aman.
6. Sebisa Mungkin Jangan Menggunakan Kendaraan
Membersihkan kendaraan memang penting, tetapi USGS menempatkan langkah yang lebih mendasar: hindari berkendara jika tidak diperlukan ketika kondisi masih dipenuhi abu vulkanik.
Abu dapat membuat permukaan jalan licin, mengurangi jarak pandang dan kembali beterbangan akibat kendaraan yang melintas. Pada saat yang sama, kendaraan dapat mengalami kerusakan karena paparan abu.
USGS bahkan menyarankan agar masyarakat tidak berkendara kecuali benar-benar diperlukan ketika terjadi hujan abu. Jika harus berkendara, kecepatan perlu dikurangi dan pengemudi harus meningkatkan kewaspadaan terhadap kondisi jalan serta jarak pandang.
7. Tunggu Kondisi Aman Sebelum Membersihkan
Ada satu hal yang juga perlu diperhatikan. Pembersihan kendaraan sebaiknya tidak membuat pemilik kendaraan justru terpapar abu secara berlebihan.
USGS menyarankan masyarakat meminimalkan paparan abu dan berlindung ketika terjadi hujan abu. Untuk kegiatan pembersihan, waktunya perlu disesuaikan dengan kondisi dan keselamatan.
Dengan demikian, apabila abu masih terus turun dalam jumlah banyak, pemilik kendaraan tidak perlu terburu-buru keluar hanya untuk mencuci mobil atau motor. Tunggu sampai kondisi memungkinkan, kemudian lakukan pembersihan dengan metode yang tidak membuat abu semakin bergesekan dengan permukaan kendaraan.
Pada akhirnya, kunci merawat kendaraan setelah terkena abu vulkanik adalah jangan menggosok abu secara langsung, gunakan air untuk membantu membilasnya, periksa filter udara dan komponen penting, serta kurangi penggunaan kendaraan selama kondisi masih dipenuhi abu.
Panduan USGS tersebut memang dibuat berdasarkan pengalaman paparan abu vulkanik, termasuk pengalaman setelah erupsi Mount St. Helens. USGS juga mengingatkan bahwa rekomendasi perawatan perlu disesuaikan dengan manual dan rekomendasi pabrikan kendaraan yang digunakan.
Erupsi Gunung Anak Krakatau yang masih berlangsung hingga saat ini membuat paparan abu vulkanik perlu menjadi perhatian, termasuk bagi pemilik kendaraan di wilayah yang terdampak. Badan Geologi mencatat aktivitas erupsi Anak Krakatau terus berlangsung sejak 2 Juli 2026 dan pada 5 September 2026 terjadi erupsi menerus yang disertai suara gemuruh.
Status aktivitas gunung api tersebut masih berada pada Level III atau Siaga, dengan potensi bahaya antara lain hujan abu lebat.
Karena itu, pemilik mobil dan sepeda motor yang terkena abu sebaiknya tidak terburu-buru membersihkan kendaraan dengan cara mengelapnya dalam kondisi kering. Membilas abu secara hati-hati, memeriksa bagian penting kendaraan, serta mengurangi penggunaan kendaraan ketika hujan abu masih terjadi menjadi langkah yang lebih aman.
Untuk perkembangan aktivitas Anak Krakatau, masyarakat juga diimbau selalu mengikuti informasi dan rekomendasi resmi dari Badan Geologi, PVMBG dan MAGMA Indonesia.
Lihat Selengkapnya
Goodfriends bisa bertanya lebih jauh tentang ketersediaan unit, promo & benefit menarik, negosiasi harga ataupun simulasi kredit yang sesuai dengan kebutuhan Anda.