Beranda / Mobil Baru / Katalog / Suzuki All New Ertiga

Suzuki All New Ertiga

Rp 279 Juta - Rp 305 Juta
Kapasitas Mesin
1,462 CC
Mesin
Roda Penggerak
FWD
Jenis Bahan Bakar
Bensin
Pintu
5
Tempat Duduk
7
Foto Interior
Foto Eksterior
Pilihan Warna
Ciptakan gayamu dengan berbagai pilihan warna
7 Pilihan Warna
Silky Silver Metallic
Cool Black
Snow White Pearl
Metallic Magma Grey
Mellow Deep Red
Brave Khaki
Burgundy Red
Tipe Kendaraan
Suzuki All New Ertiga GX MT Hybrid
Rp 279 Juta
Dapatkan Ekslusif Promo
Suzuki All New Ertiga GX AT Hybrid
Rp 290 Juta
Dapatkan Ekslusif Promo
Suzuki All New Ertiga CR MT Hybrid
Rp 291 Juta
Dapatkan Ekslusif Promo
Suzuki All New Ertiga CRUISE AT Hybrid
Rp 303 Juta
Dapatkan Ekslusif Promo
Suzuki All New Ertiga CRUISE MT Hybrid TWOTONE
Rp 293 Juta
Dapatkan Ekslusif Promo
Suzuki All New Ertiga CRUISE AT Hybrid TWOTONE
Rp 305 Juta
Dapatkan Ekslusif Promo
Fitur Kendaraan
Suzuki All New Ertiga GX MT Hybrid
Suzuki All New Ertiga GX AT Hybrid
Suzuki All New Ertiga CR MT Hybrid
Suzuki All New Ertiga CRUISE AT Hybrid
Suzuki All New Ertiga CRUISE MT Hybrid TWOTONE
Suzuki All New Ertiga CRUISE AT Hybrid TWOTONE
Kapasitas Mesin
1,462 CC
Jenis Bahan Bakar
Bensin
Mesin
Pintu
5
Roda Penggerak
FWD
Tempat Duduk
7
Power Steering
AUX
USB
Engine On
Camera Back
Parking Sensor
Bluetooth
ABS EBD
Airbag
Alarm
Immobilizer
Overhead Airbag
Side Airbag
Stability Control
Child Safety Lock
Isofix Child Seat
Central Lock
Power Door Lock
Cruise Control
Reading Lamp
Stereo Am Fm
Cd Audio
Touch Screen
Rear Ac
Lihat Semua

SUZUKI ALL NEW ERTIGA
Artikel Terkait
Lihat Semua
Kapasitas Produksi Pick-Up Indonesia Bisa Dioptimalkan, GAIKINDO Siap Penuhi Kebutuhan
20 Feb 2026
Kapasitas Produksi Pick-Up Indonesia Bisa Dioptimalkan, GAIKINDO Siap Penuhi Kebutuhan 20 Feb 2026 Jakarta, Goodcar.id – Industri otomotif Indonesia sedang menghadapi tekanan penjualan dalam negeri, namun potensi produksi tetap besar. Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO) saat ini menaungi 61 perusahaan otomotif dengan total kapasitas produksi mencapai 2,5 juta unit kendaraan bermotor roda empat atau lebih per tahun. Dari jumlah tersebut, produksi kendaraan komersial kelas menengah ke-bawah, terutama pick-up, masih belum dimanfaatkan secara optimal. Anggota GAIKINDO yang memproduksi kendaraan jenis ini antara lain: PT Suzuki Indomobil Motor PT Isuzu Astra Motor Indonesia PT Krama Yudha Tiga Berlian Motor PT SGMW Motor Indonesia (Wuling Motors) PT Sokonindo Automobile (DFSK) PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) PT Astra Daihatsu Motor Secara keseluruhan, kapasitas produksi pick-up anggota GAIKINDO bisa mencapai lebih dari 400.000 unit per tahun, namun pemanfaatannya belum maksimal. Kendaraan ini umumnya mengadopsi sistem penggerak 4x2 dengan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) lebih dari 40%, menjadikannya andalan untuk kebutuhan masyarakat di seluruh pelosok Indonesia. “Jaringan servis dan layanan purna jual yang luas membuat kendaraan komersial 4x2 ini mampu memenuhi kebutuhan konsumen secara merata,” kata Putu Juli Ardika, Ketua Umum GAIKINDO. Ia menambahkan, “Kendaraan penggerak 4x4 memang bisa diproduksi, tetapi membutuhkan waktu untuk persiapan produksi yang matang.” Industri otomotif nasional juga menjadi penyumbang besar lapangan kerja, dengan total 1,5 juta pekerja yang terlibat di seluruh ekosistemnya. Meski penjualan domestik sempat tertekan di bawah 1 juta unit per tahun, Indonesia tetap mencatat capaian ekspor kendaraan yang signifikan, mencapai lebih dari 518.000 unit ke 93 negara. Menanggapi rencana impor kendaraan dari India, Putu Juli Ardika menegaskan keyakinannya terhadap kemampuan industri lokal. “Sebenarnya anggota GAIKINDO dan juga industri pendukungnya, termasuk industri komponen otomotif yang tergabung dalam GIAMM, memiliki kapasitas untuk memenuhi kebutuhan domestik. Hanya diperlukan waktu agar jumlah dan kriterianya sesuai,” jelas Putu Juli. Ia menekankan bahwa dengan kesempatan dan waktu yang cukup, anggota GAIKINDO dan GIAMM dapat ikut memenuhi permintaan kendaraan komersial, sekaligus mengoptimalkan kapasitas produksi dalam negeri dan mencegah potensi pengurangan tenaga kerja akibat penurunan permintaan domestik. Namun, di tengah kapasitas lokal yang masih dapat dioptimalkan, PT Agrinas Pangan Nusantara memilih untuk mengimpor kendaraan pick-up dari India guna mendukung program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Perseroan mengimpor sebanyak 70.000 unit mobil pick-up Tata Motors, terdiri dari Yodha Pick Up dan truk ringan Ultra T.7, masing-masing 35.000 unit. Sebelumnya, Agrinas juga mengimpor 35.000 unit pick-up Scorpio dari Mahindra, sehingga total kendaraan niaga impor dari India mencapai 105.000 unit. Direktur PT Tata Motors Distribusi Indonesia, Asif Shamim, menuturkan, “Pesanan untuk Kopdes Merah Putih ini mencerminkan semakin meningkatnya penerimaan kendaraan komersial asal India di pasar global. Penggunaannya akan mendukung logistik pertanian di Indonesia dengan meningkatkan konektivitas, memungkinkan pergerakan barang yang lebih efisien di seluruh jaringan pedesaan dan regional.” Kedua kendaraan ini dirancang untuk kinerja berkelanjutan dan efisiensi operasional. Tata Yodha Pick Up tersedia dalam varian single cab maupun crew cab, dengan opsi penggerak 4×2 dan 4×4, serta mesin 2,2 liter diesel bertenaga 100 PS dan torsi 250 Nm. Sedangkan Tata Ultra T.7 adalah truk ringan dengan mesin diesel 4 silinder, tenaga hingga 125 PS pada 2.800 rpm, torsi maksimal 360 Nm, dan kapasitas GVW sekitar 7.490 kg. Armada ini akan didistribusikan melalui koperasi pertanian dengan skema bertahap untuk memastikan integrasi dan operasi yang berkelanjutan. Pesanan Agrinas menjadi yang terbesar dalam portofolio ekspor Tata Motors, ditujukan untuk sektor pertanian dan logistik pedesaan. Meskipun demikian, GAIKINDO tetap yakin bahwa kapasitas produksi pick-up dalam negeri mampu memenuhi kebutuhan domestik jika diberikan waktu dan dukungan yang cukup, sehingga potensi impor bisa diminimalkan dan ekosistem industri lokal tetap terjaga. Lihat Selengkapnya
Daihatsu Akhirnya Punya Mobil Listrik: e-Hijet Cargo dan e-Atrai
17 Feb 2026
Daihatsu Akhirnya Punya Mobil Listrik: e-Hijet Cargo dan e-Atrai 17 Feb 2026 Jakarta, Goodcar.id - Daihatsu resmi memasuki era elektrifikasi massal dengan menghadirkan dua model terbaru, yaitu Daihatsu e-Hijet Cargo dan Daihatsu e-Atrai. Kehadiran keduanya menjadi tonggak penting transformasi lini kendaraan komersial mungil legendaris Daihatsu ke dalam format Battery Electric Vehicle (BEV) sepenuhnya. Langkah ini menandai komitmen serius Daihatsu dalam merespons kebutuhan mobilitas ramah lingkungan, khususnya di segmen kendaraan niaga ringan yang selama ini identik dengan efisiensi dan kepraktisan. Platform e-SMART ELECTRIC BEV Khusus Mini Vehicle Kedua model ini dibangun menggunakan sistem e-SMART ELECTRIC BEV yang dirancang khusus untuk platform kendaraan mungil. Proses pengembangannya tidak sederhana. Daihatsu melakukan rekayasa ulang besar pada struktur bodi dan sistem suspensi agar mampu mengakomodasi baterai berkapasitas besar tanpa mengorbankan ruang kargo. Hasilnya, e-Hijet Cargo dan e-Atrai tetap mempertahankan daya angkut lega khas kendaraan komersial kecil, namun kini menawarkan performa yang lebih senyap, bebas emisi, serta efisiensi energi yang lebih optimal dibandingkan versi bermesin bensin. Kolaborasi Tiga Raksasa Otomotif Salah satu aspek menarik dari pengembangan model ini adalah kolaborasi strategis antara tiga produsen besar Jepang. Daihatsu Motor Co. dan Suzuki berkontribusi dalam keahlian merancang kendaraan kompak bersegmen kei-car, sementara Toyota menyuplai teknologi elektrifikasi mutakhir. Kolaborasi ini melahirkan sistem penggerak yang terintegrasi dan efisien, termasuk penggunaan e-Axle pada poros roda belakang. Sistem ini menyatukan motor listrik, inverter, serta gir reduksi dalam satu unit ringkas yang mendukung efisiensi ruang sekaligus meningkatkan performa. Baterai di Bawah Lantai, Stabilitas Lebih Baik Kedua model dibekali baterai lithium-ion berkapasitas 36,6 kWh yang dipasang tipis di bawah lantai kendaraan. Penempatan ini memberikan dua keuntungan utama: pusat gravitasi menjadi lebih rendah sehingga kendaraan lebih stabil saat bermanuver, serta ruang kargo tetap optimal tanpa gangguan dari komponen baterai. Karena menggunakan penggerak roda belakang dengan karakter torsi instan khas motor listrik, e-Hijet Cargo dan e-Atrai tetap bertenaga saat melintasi tanjakan, bahkan ketika membawa muatan penuh. Diproduksi di Jepang dengan Standar Tinggi Produksi massal e-Hijet Cargo dan e-Atrai dilakukan di fasilitas Daihatsu Motor Kyushu yang berlokasi di Oita, Jepang. Pabrik ini memiliki pengalaman panjang dalam merakit kendaraan mungil, sehingga transisi dari mesin pembakaran internal ke sistem listrik murni tetap mengedepankan presisi dan standar kualitas tinggi. Dengan kehadiran e-Hijet Cargo dan e-Atrai, Daihatsu tidak hanya memperluas portofolio elektrifikasinya, tetapi juga memperkuat posisinya di segmen kendaraan komersial ringan yang kini mulai bertransformasi menuju era bebas emisi. Lihat Selengkapnya
Spesifikasi Suzuki XBee: Crossover Kompak Hybrid yang Unik dan Efisien
12 Feb 2026
Spesifikasi Suzuki XBee: Crossover Kompak Hybrid yang Unik dan Efisien 12 Feb 2026 Jakarta, Goodcar.id - Suzuki XBee atau yang juga dikenal sebagai Suzuki Crossbee kembali mencuri perhatian sebagai crossover kompak yang memadukan kepraktisan city car dengan karakter tangguh ala SUV. Model terbaru ini mendapatkan pembaruan besar melalui facelift yang diperkenalkan pada Oktober 2025 di ajang Japan Mobility Show 2025, dan sempat tampil di IIMS 2026, memicu spekulasi terkait peluang kehadirannya di pasar Indonesia. Mengusung tema “Life with Adventure”, Suzuki XBee dirancang untuk mengakomodasi berbagai gaya hidup, mulai dari mobilitas perkotaan hingga aktivitas rekreasi luar ruang. Meski hingga kini masih dipasarkan khusus untuk Jepang, daya tarik desain dan spesifikasinya membuat XBee menjadi sorotan di segmen crossover kompak. Suzuki XBee hadir sebagai kendaraan serbaguna dengan dimensi ringkas, namun tetap menawarkan fleksibilitas tinggi. Karakter desainnya memadukan sentuhan SUV yang kokoh dengan kemudahan manuver khas mobil perkotaan, menjadikannya ideal untuk pengguna dengan gaya hidup aktif dan dinamis. Penyegaran desain pada model facelift memperkuat identitas XBee sebagai crossover unik yang siap digunakan untuk berbagai kebutuhan, baik harian maupun rekreasional. Mesin Mild-Hybrid yang Efisien Salah satu daya tarik utama Suzuki XBee terletak pada penggunaan mesin 1.2L Z12E tiga silinder yang dipadukan dengan sistem mild-hybrid. Teknologi ini dirancang untuk meningkatkan efisiensi bahan bakar sekaligus memberikan respons berkendara yang lebih halus. Mesin tersebut menghasilkan tenaga maksimal 82 PS pada 5.700 rpm dan torsi 108 Nm pada 4.500 rpm, disalurkan melalui transmisi CVT yang mendukung kenyamanan berkendara di berbagai kondisi lalu lintas. Desain Eksterior Unik dan Berkarakter Tampilan luar Suzuki XBee facelift tampil lebih segar dan berani. Lampu depan LED berbentuk semi-lingkaran, grille yang lebih ramping, serta bumper dengan desain kokoh mempertegas nuansa crossover. Pilihan warna two-tone turut menambah kesan ekspresif sekaligus memperkuat karakter petualang yang diusung. Perpaduan gaya SUV dengan sentuhan retro-modern membuat XBee tampil menonjol dan mudah dikenali di jalan. Interior Modern dan Fungsional Masuk ke dalam kabin, Suzuki XBee menawarkan suasana modern dengan fokus pada kepraktisan. Dashboard baru dilengkapi kluster instrumen digital 7 inci dan layar sentuh infotainment 9 inci. Untuk varian tertentu, tersedia head-up display yang meningkatkan kenyamanan dan keselamatan berkendara. Kursi belakang dapat digeser dan direbahkan, memberikan fleksibilitas ruang yang optimal. Beragam kompartemen penyimpanan juga disiapkan untuk menunjang aktivitas sehari-hari maupun perjalanan akhir pekan. Fitur Keselamatan Suzuki Safety Support Suzuki XBee telah dibekali paket Suzuki Safety Support yang mencakup berbagai teknologi keselamatan aktif. Fitur seperti Dual Sensor Brake Support (DSBS), Back-up Brake Support, 3D View 360 derajat, Adaptive Cruise Control, Lane-Keeping Assist, hingga Automatic Emergency Braking memberikan perlindungan menyeluruh bagi pengemudi dan penumpang. Kehadiran fitur ADAS ini menjadikan XBee kompetitif di kelas crossover kompak. Pilihan Penggerak 2WD dan 4WD AllGrip Untuk mendukung beragam kebutuhan berkendara, Suzuki menawarkan XBee dalam opsi 2WD dan 4WD AllGrip. Varian AllGrip dilengkapi mode berkendara seperti Sport, Snow, dan Hill Descent Control, yang memungkinkan performa optimal di medan ringan maupun kondisi jalan menantang. Dimensi dan Efisiensi Bahan Bakar Dengan panjang 3.760 mm, lebar 1.670 mm, dan tinggi 1.705 mm, Suzuki XBee tetap mudah dikendalikan di area perkotaan. Bobotnya yang relatif ringan, berkisar 960–1.030 kg, turut mendukung efisiensi bahan bakar. Suzuki mengklaim konsumsi BBM rata-rata mencapai 22,8 km/liter, menjadikannya salah satu crossover kompak yang irit untuk penggunaan harian. Harga Suzuki XBee di Jepang Di pasar Jepang, Suzuki XBee facelift 2025 ditawarkan dalam beberapa varian dengan kisaran harga sebagai berikut (estimasi konversi menggunakan kurs 1 JPY = Rp105): Suzuki XBee HYBRID MX 2WD CVT: mulai JPY 2.157.100 (sekitar Rp 226,4 juta) Suzuki XBee HYBRID MX 4WD CVT: mulai JPY 2.333.100 (sekitar Rp 244,9 juta) Suzuki XBee HYBRID MZ 2WD CVT: mulai JPY 2.335.300 (sekitar Rp 245,2 juta) Suzuki XBee HYBRID MZ 4WD CVT: mulai JPY 2.500.300 (sekitar Rp 262,5 juta) Dengan kombinasi desain unik, teknologi hybrid yang efisien, serta fitur keselamatan lengkap, Suzuki XBee menjadi crossover kompak yang menarik perhatian dan berpotensi besar jika suatu saat dipasarkan di Indonesia. Lihat Selengkapnya
Serunya Coba VR Offroad di Booth Suzuki IIMS 2026
10 Feb 2026
Serunya Coba VR Offroad di Booth Suzuki IIMS 2026 10 Feb 2026 Jakarta, Goodcar.id — Keseruan booth Suzuki di Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026 di hall A JIExpo Kemayoran, juga hadir lewar game VR Offroad Experience, yang merupakan simulasi virtual yang mengajak pengunjung merasakan sensasi menaklukkan medan ekstrem tanpa harus benar-benar keluar arena pameran. Wahana ini langsung jadi magnet. Antrean nyaris tak pernah putus, terutama dari kalangan anak muda dan pengunjung yang penasaran dengan karakter SUV legendaris Suzuki seperti Jimny. Dengan kursi dan dashboard simulasi mengemudi, pengunjung diajak “masuk” ke dunia balap sirkuit dan off-road yang lumayann realistik. Deputy 4W Sales & Marketing Director PT Suzuki Indomobil Sales, Dony Saputra, mengatakan pengalaman ini sengaja dihadirkan sebagai cara baru mengenalkan karakter kendaraan Suzuki. “Kami ingin pengunjung tidak cuma melihat mobil, tapi ikut merasakan bagaimana kapabilitasnya lewat pengalaman yang fun dan interaktif,” ujar Dony di sela IIMS 2026. Off-road identik dengan tantangan dan adrenalin. Di booth Suzuki, sensasi itu diterjemahkan ke dalam format virtual. Dalam simulasi ini, pengunjung seolah mengemudikan SUV Suzuki di jalur terjal, melewati rintangan, dan mengatur arah kendaraan layaknya sedang di trek sungguhan. Walau berbasis virtual, efek visual dan audionya dibuat detail. Sudut pandang 360 derajat dan getaran ringan dari simulator bikin pengalaman terasa imersif. Tak sedikit pengunjung yang refleks “menahan setir” saat mobil virtual mereka melewati batu besar atau turunan curam. Virtual showroom untuk e VITARA Selain VR Offroad, booth Suzuki juga dipenuhi aktivitas digital lain. Ada virtual showroom untuk e VITARA, game interaktif, sampai photobooth yang ramai dipakai buat bikin konten media sosial. Di sisi lain, Suzuki tetap memamerkan jajaran produk utama seperti Jimny, XL7 Hybrid, Fronx, Grand Vitara, hingga e VITARA sebagai BEV perdana Suzuki di Indonesia. Kombinasi antara display kendaraan dan pengalaman digital ini bikin booth Suzuki terasa hidup—bukan sekadar deretan mobil statis. Pengunjung juga bisa melihat langsung Jimny hasil modifikasi dari ajang Jimny Custom Contest, yang menunjukkan sisi personalisasi dan gaya hidup dari produk Suzuki. Menyasar Generasi Muda dan Komunitas VR Offroad terbukti efektif menarik minat generasi muda. Banyak pengunjung yang mungkin belum pernah off-road sungguhan, tapi lewat VR mereka bisa “mencicipi” sensasinya. Raka (23), salah satu pengunjung yang mencoba wahana ini, mengaku pengalamannya terasa beda. “Biasanya di pameran cuma lihat mobil dan foto. Tapi ini kayak lagi nyetir di jalur ekstrem. Seru banget dan bikin pengin nyoba Jimny beneran,” katanya. Suzuki melihat VR sebagai jembatan antara teknologi dan edukasi otomotif. Lewat pendekatan ini, pengunjung bukan cuma tahu spesifikasi di atas kertas, tapi juga memahami karakter kendaraan secara emosional. Kehadiran VR Offroad di booth Suzuki menandai arah baru pameran otomotif. Bukan lagi cuma soal produk, tapi juga soal pengalaman. Teknologi dipakai untuk mendekatkan merek dengan pengunjung, terutama generasi digital yang terbiasa dengan visual dan interaksi. Dengan memadukan showcase kendaraan, teknologi VR, dan aktivitas komunitas, booth Suzuki tampil sebagai salah satu yang paling ramai dan paling interaktif di IIMS 2026. Bukan cuma tempat melihat mobil, tapi tempat merasakan cerita dan sensasi berkendara dengan cara yang benar-benar baru. Lihat Selengkapnya

TANYA LEBIH JAUH TENTANG UNIT

Goodfriends bisa bertanya lebih jauh tentang ketersediaan unit, promo & benefit menarik, negosiasi harga ataupun simulasi kredit yang sesuai dengan kebutuhan Anda.