Jakarta, Goodcar.id — PT Indomobil Emotor Internasional resmi memperkenalkan dua motor listrik terbarunya, Indomobil eMotor QT dan QT Pro, dalam sebuah peluncuran yang mengusung konsep budaya Nusantara. Momen ini berlangsung di ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026 di JIExpo Kemayoran, Jakarta.
Berbeda dari peluncuran kendaraan listrik pada umumnya yang cenderung menampilkan nuansa futuristik global, Indomobil eMotor memilih pendekatan lokal. Konsep yang diangkat adalah “Indonesia Bergerak”, yang menempatkan budaya sebagai elemen utama visualisasi peluncuran QT dan QT Pro.
Marketing Head PT Indomobil Emotor Internasional, Carla Karina, menjelaskan bahwa pendekatan tersebut bukan sekadar estetika, tetapi bagian dari pesan bahwa produk ini dirancang dan dikembangkan oleh talenta Indonesia.
“Kalau QT kemarin konsepnya Indonesia Bergerak. Secara konsep, kami ingin menunjukkan bahwa Indonesia punya taste dan selera yang memang sebagus itu. Karena itu kami suguhkan grafis visual batik dan tarian tradisional yang memang relate dengan motornya, karena QT ini didesain dan dibangun oleh orang-orang asli Indonesia,” ujar Carla Karina dalam peluncuran tersebut.
Lima Daerah Jadi Representasi Nusantara
Dalam seremoni peluncuran Indomobil eMotor QT dan QT Pro, ditampilkan pertunjukan tari tradisional dari lima wilayah besar di Indonesia. Masing-masing daerah dihadirkan sebagai simbol keragaman budaya yang menjadi fondasi konsep Nusantara dalam peluncuran ini.
Lima wilayah yang direpresentasikan meliputi:
Meski tidak disebutkan secara spesifik nama tarian yang ditampilkan, setiap pertunjukan dirancang untuk mewakili karakter dan identitas budaya dari masing-masing daerah tersebut. Visualisasi ini dipadukan dengan grafis batik dan elemen etnik yang tampil di layar utama selama seremoni berlangsung.
Pendekatan tersebut menegaskan posisi Indomobil eMotor QT sebagai produk yang tidak hanya hadir sebagai kendaraan listrik, tetapi juga membawa narasi kebangsaan dalam proses peluncurannya.
QT & QT Pro Dirancang oleh Talenta Lokal
Selain aspek visual, Indomobil eMotor juga menekankan bahwa QT dan QT Pro merupakan motor listrik yang dikembangkan oleh sumber daya manusia Indonesia. Mulai dari desain, pengembangan, hingga perakitan dilakukan dengan melibatkan tenaga lokal.
Hal ini sejalan dengan arah industri kendaraan listrik nasional yang mendorong peningkatan peran manufaktur dan rekayasa dalam negeri. Dengan demikian, peluncuran QT dan QT Pro tidak hanya menjadi momentum produk baru, tetapi juga etalase kemampuan industri otomotif Indonesia.
QT diposisikan sebagai skuter listrik urban yang praktis untuk penggunaan harian, sementara QT Pro hadir sebagai varian dengan spesifikasi lebih tinggi, termasuk penggunaan dua baterai untuk daya jelajah yang lebih jauh.
Konsistensi Konsep Sejak Tyranno dan Sprinto
Konsep peluncuran bernuansa budaya bukan kali pertama dilakukan Indomobil eMotor. Sebelumnya, perusahaan ini juga mengusung pendekatan yang berbeda saat meluncurkan model Tyranno dan Sprinto.
Dalam peluncuran Tyranno, Indomobil eMotor menampilkan konsep yang menggabungkan kekuatan karakter motor dengan visualisasi yang menekankan identitas lokal. Sementara pada Sprinto, pendekatan kreatif juga digunakan untuk membangun kedekatan emosional antara produk dan audiens muda.
Carla Karina menyebut bahwa konsistensi ini merupakan bagian dari strategi komunikasi merek Indomobil eMotor.
“Sejak Tyranno dan Sprinto, kami memang ingin setiap peluncuran punya cerita. QT dan QT Pro kami jadikan medium untuk menunjukkan bahwa Indonesia bukan hanya pasar, tapi juga pusat kreativitas dan produksi,” jelas Carla.
Dengan pendekatan tersebut, setiap produk baru tidak hanya dikenalkan lewat spesifikasi teknis, tetapi juga melalui narasi budaya dan visual yang relevan dengan identitas nasional.
QT dan QT Pro Tampil di IIMS 2026
Peluncuran Indomobil eMotor QT dan QT Pro menjadi salah satu agenda utama di booth Indomobil eMotor pada IIMS 2026. Pengunjung dapat melihat langsung kedua unit tersebut, termasuk desain bodi, fitur teknologi, serta konsep ergonomi yang ditawarkan.
QT menggunakan satu baterai, sementara QT Pro mengusung dua baterai untuk meningkatkan daya jelajah. Keduanya dirancang untuk kebutuhan mobilitas urban dengan pendekatan efisiensi dan kemudahan penggunaan.
Kehadiran QT dan QT Pro juga menambah daftar produk kendaraan listrik roda dua dari Indomobil eMotor, yang sebelumnya telah lebih dulu merilis beberapa model untuk segmen berbeda.
Peluncuran Produk, Identitas, dan Industri
Melalui QT dan QT Pro, Indomobil eMotor tidak hanya memperkenalkan produk baru, tetapi juga menegaskan arah komunikasi mereknya: menggabungkan teknologi kendaraan listrik dengan identitas Indonesia.
Konsep Nusantara yang ditampilkan melalui batik, tarian tradisional, dan representasi lima wilayah besar menjadi simbol bahwa motor listrik ini lahir dari proses kreatif dalam negeri. Strategi ini juga sejalan dengan upaya mendorong kepercayaan publik terhadap produk otomotif buatan Indonesia.
Dengan demikian, peluncuran Indomobil eMotor QT dan QT Pro di IIMS 2026 tidak hanya menjadi ajang perkenalan produk, tetapi juga panggung untuk menunjukkan bahwa Indonesia memiliki selera desain, kemampuan teknis, dan identitas yang kuat dalam industri kendaraan listrik.