Jakarta, Goodcar.id – Jumlah SPKLU Bandung dan sekitarnya terus menunjukkan peningkatan seiring bertambahnya populasi kendaraan listrik di Indonesia. Berdasarkan data terbaru, kini tercatat ada total 27 lokasi Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) yang tersebar di Kabupaten Bandung, Kota Bandung, hingga Bandung Barat. Kehadiran jaringan ini menjadi bagian penting dalam mendukung kebutuhan mobilitas pengguna kendaraan listrik, baik untuk aktivitas harian maupun perjalanan jarak menengah di wilayah Jawa Barat.
SPKLU Bandung hadir dengan beragam kapasitas pengisian daya, mulai dari standard 7 kW, medium 22 kW, fast charging hingga ultrafast 120 kW. Variasi ini memberikan fleksibilitas bagi pengguna, tergantung kebutuhan dan durasi pengisian. Dalam keterangan resminya, pengembangan jaringan ini terus dilakukan agar akses terhadap charging station semakin mudah dijangkau. “Pengembangan SPKLU terus dilakukan untuk memastikan pengguna kendaraan listrik bisa mengakses charging station dengan lebih mudah,” demikian disampaikan dalam informasi resmi terkait perluasan infrastruktur tersebut.
Secara sebaran, SPKLU Bandung terbilang cukup merata. Titik pengisian daya tidak hanya terkonsentrasi di pusat kota, tetapi juga menjangkau jalur-jalur utama hingga kawasan wisata. Di jalur strategis, salah satu titik penting berada di SPBU Ciaro Nagreg yang menjadi penghubung utama Bandung menuju Garut. Lokasi ini memiliki peran krusial karena sering dilalui kendaraan jarak jauh, terutama saat mobilitas meningkat.
Selain itu, sejumlah SPKLU juga ditempatkan di pusat aktivitas masyarakat dan kawasan pemerintahan. Misalnya di Gedung Budaya Sabilulungan Soreang dengan kapasitas medium 22 kW, serta Pendopo Sri Agung Jaya Margaasih yang menyediakan charger standard 7 kW. Fasilitas lain juga tersedia di jaringan PLN seperti UP3 Majalaya dan ULP Banjaran yang mengusung kapasitas medium 22 kW. Keberadaan titik-titik ini memperluas akses charging di area dengan mobilitas tinggi.
Wilayah Bandung Timur juga tidak ketinggalan. Di area ini, SPKLU tersedia di Posko Cicalengka serta ULP Rancaekek. Selain itu, terdapat fasilitas khusus di Hyundai Rancaekek yang menawarkan fast charging 74 kW, meski penggunaannya terbatas untuk kendaraan merek tersebut. Kehadiran fasilitas ini menambah variasi pilihan pengisian daya dengan waktu yang lebih singkat.
Dari total 27 lokasi SPKLU Bandung, mayoritas didominasi oleh charger berkapasitas medium 22 kW. Jenis ini umumnya digunakan untuk pengisian dalam waktu beberapa jam dan cocok untuk kebutuhan harian, seperti saat bekerja atau singgah di suatu lokasi. Beberapa titik dengan kapasitas ini di antaranya berada di PLN Icon Plus Bandung, Posko Nagreg, Posko Pangalengan, Astakaia Ciwidey, hingga Rengganis Campsite.
Menariknya, SPKLU juga mulai banyak ditempatkan di area wisata dan penginapan. Lokasi seperti Grand Sunshine Resort dan Forest Hills Hotel Ciwidey kini menyediakan fasilitas charging, sehingga pengguna kendaraan listrik tetap bisa mengisi daya saat berlibur. Hal ini memperlihatkan bahwa infrastruktur EV tidak hanya berfokus pada kebutuhan mobilitas, tetapi juga mulai terintegrasi dengan sektor pariwisata.
Untuk kebutuhan pengisian cepat, SPKLU Bandung juga telah dilengkapi fasilitas ultrafast charging. Salah satu titik dengan kapasitas tertinggi berada di Daya+ ULP Bandung Utara yang menawarkan daya hingga 120 kW. Charger jenis ini memungkinkan pengisian baterai dalam waktu lebih singkat dibandingkan charger standard maupun medium, sehingga cocok untuk pengguna dengan mobilitas tinggi. Selain itu, opsi fast charging 74 kW juga tersedia di Hyundai Rancaekek, meski dengan penggunaan terbatas.
Di sisi lain, charger dengan kapasitas standard 7 kW tetap hadir sebagai pelengkap. Umumnya, fasilitas ini ditempatkan di posko atau area pendukung seperti Cisarua, Citatah, Saguling, Baleendah, hingga Prima Majalaya. Keberadaan charger standard ini memberikan opsi tambahan bagi pengguna yang tidak membutuhkan pengisian cepat.
Pengembangan SPKLU Bandung juga melibatkan berbagai pihak. Selain PLN sebagai penyedia utama, sejumlah operator lain turut berkontribusi dalam memperluas jaringan. Voltron, misalnya, menghadirkan charging station di IKEA Kota Baru Parahyangan dengan kapasitas medium 22 kW. Sementara itu, Starvo menyediakan fasilitas charging di Grand Sunshine Resort Soreang dengan kapasitas standard 7 kW.
Tak hanya itu, jaringan dealer juga mulai menyediakan fasilitas serupa. Salah satunya hadir di Wuling Arista Rancaekek yang menambah opsi bagi pengguna kendaraan listrik untuk melakukan pengisian daya. Kolaborasi multi operator ini menunjukkan bahwa pengembangan infrastruktur kendaraan listrik di Bandung dan sekitarnya berjalan secara bertahap dan melibatkan berbagai ekosistem pendukung.
Berikut total 27 titik SPKLU Bandung yang sudah tersedia:
Dengan total 27 lokasi SPKLU Bandung yang sudah tersebar di berbagai titik strategis, pengguna kendaraan listrik kini memiliki lebih banyak opsi untuk melakukan pengisian daya. Infrastruktur ini menjadi bagian penting dalam mendukung ekosistem kendaraan listrik yang terus berkembang di Indonesia.