Beranda / Motor Baru / Katalog / KAWASAKI KLX 150 BASIC

KAWASAKI KLX 150 BASIC

Rp 38.7 Juta
Kapasitas Mesin
144 CC
Mesin
SOHC AIR COOLED
Jenis Bahan Bakar
Bensin
Transmisi
Manual
Kapasitas Bensin
6,9 Ltr
Foto Eksterior
Pilihan Warna
Ciptakan gayamu dengan berbagai pilihan warna
4 Pilihan Warna
LIME GREEN
MERAH KUNING
HITAM MERAH
HITAM
Tipe Kendaraan
KAWASAKI KLX 150 BASIC
Rp 38.7 Juta
Dapatkan Ekslusif Promo
Fitur Kendaraan
KAWASAKI KLX 150 BASIC
Kapasitas Mesin
144 CC
Jenis Bahan Bakar
Bensin
Mesin
SOHC AIR COOLED
USB
Alarm
Bluetooth
Abs Ebd
Navigation
Drive Type
Cruise Control
JADWALKAN TEST DRIVE MOTOR
KAWASAKI KLX 150 BASIC
Artikel Terkait
Lihat Semua
Indomobil eMotor Tyrano Ramaikan Kompressor PENA Touring 2026, Lewati Jalur Perbukitan 125 Km
07 Oct 2026
Indomobil eMotor Tyrano Ramaikan Kompressor PENA Touring 2026, Lewati Jalur Perbukitan 125 Km 07 Oct 2026 Jakrta, Goodcar.id - Jalur perbukitan sepanjang sekitar 125 kilometer menjadi medan pembuktian Indomobil eMotor Tyrano dalam Kompressor PENA Touring 2026. Skuter listrik bergaya adventure tersebut tidak hanya dibawa untuk sekadar ikut touring, tetapi juga mendapat kesempatan diuji langsung oleh para jurnalis di rute dengan tanjakan yang cukup ekstrem. Kompressor PENA Touring 2026 digelar pada 3-4 Oktober 2026 dengan melibatkan sekitar 40 media. Rute perjalanan dimulai dari meet point Nissan Yasmin, Bogor, kemudian bergerak menuju Salada Fam, Cigombong, dan berakhir di Villa Larasjati 1, Cijeruk, Megamendung. Medan perbukitan menjadi bagian menarik dari perjalanan tersebut. Rute seperti ini membuat kemampuan kendaraan roda dua yang digunakan peserta bisa terasa langsung, terutama ketika harus melewati kombinasi jalan menanjak dan kontur yang berubah-ubah. Bagi Indomobil eMotor Tyrano, kondisi tersebut menjadi kesempatan untuk menunjukkan karakter skuter listrik adventure yang selama ini ditawarkan merek tersebut. Unit Tyrano yang dibawa dalam Kompressor PENA Touring 2026 bahkan langsung digunakan oleh media untuk melewati salah satu bagian tanjakan ekstrem dalam perjalanan. Randi Aditya, Public Relations and Event Coordinator, PT Indomobil Emotor Internasional, mengatakan kesempatan tersebut menjadi pengalaman tersendiri karena karakter Tyrano bisa dirasakan langsung dalam kondisi perjalanan yang berbeda dari penggunaan perkotaan. “Rasanya senang banget bisa touring, sharing dan tukar informasi terkait hal-hal yang menjadi concern dari Indomobil EMotor," kata Randi. Randi juga berharap keikutsertaan IEI kali ini agar semua peserta media bisa ikut merasakan kelebihan dari skuter listrik bergaya adventure ini. "Saya berharap riding dan touring Kompressor PENA kedepannya bisa makin sukses, saya berharap suatu waktu unit dari Indomobil EMotor bisa digunakan semuanya oleh kawan-kawan dari Kompressor PENA,” jelas Randi Aditya, perwakilan Indomobil eMotor. Indomobil eMotor sendiri baru masuk ke pasar Indonesia pada 2025 dan membawa beberapa model, termasuk Adora, Sprinto dan Tyrano. Kehadiran Tyrano memperluas pilihan model dengan karakter yang lebih dekat dengan skuter adventure. Start Dari NIssan Yasmin Bogor Buat Kompressor PENA, penggunaan kendaraan roda dua dalam kegiatan ini juga menjadi bagian dari konsep komunitas yang memang dibangun untuk mempertemukan insan media melalui aktivitas touring. Kompressor merupakan komunitas press bermotor yang mewadahi rekan-rekan media yang aktif melakukan perjalanan menggunakan roda dua ke berbagai wilayah. Sementara PENA merupakan kepanjangan dari Persaudaraan Insan Media yang menjadi wadah komunikasi bagi para pelaku industri press. Dengan jumlah peserta yang mencapai sekitar 40 media, rombongan Kompressor PENA Touring 2026 dibagi menjadi dua kelompok, yang berkumpul di NIssan Yasmin Bogor. Pemisahan dilakukan untuk menjaga efektivitas perjalanan sekaligus membantu aspek keselamatan selama melewati rute yang cukup panjang dan memiliki karakter jalan perbukitan saat menuju kawasan Cijeruk Megamendung, Bogor. Selain itu, perjalanan sejauh 125 kilometer tersebut juga menjadi ruang bertukar informasi antarmedia. Pembahasannya tidak hanya berkaitan dengan industri otomotif utama, tetapi juga industri pendukung dan aftermarket yang memiliki keterkaitan dengan ekosistem kendaraan bermotor di Indonesia. Dwijono Priatmadi, Technical Director ADX Tire, yang mengikuti langsung Kompressor PENA Touring 2026, menilai kegiatan tersebut memberikan pengalaman berbeda karena rute yang dipilih tidak hanya mengandalkan jarak. “Terima kasih sudah diajak ikut touring bareng, dengan jarak pendek tetapi punya pilihan jalur yang menantang. Acaranya sangat menarik, destinasi lokasi yang menantang, antar member jurnalis yang ikut punya kereketan. Jadi selain materi presentasi juga ada quiz, doorprice, dari semua sponsor yang ikut. Sukses selalu, kita tunggu acara Kompressor PENA mendatang,” terang Dwijono Priatmadi. Selain perjalanan menggunakan roda dua, rangkaian acara juga diisi dengan sesi presentasi, kuis dan doorprize dari para pendukung kegiatan. Format tersebut membuat aktivitas touring tidak berhenti pada perjalanan dari satu titik ke titik lainnya, tetapi juga menjadi ruang interaksi antara media dan industri otomotif. Ahmad Sirojuddin, Ketua Pelaksana KomPressor PENA Touring 2026, mengatakan kegiatan tersebut juga membawa semangat kebersamaan antarpeserta. “Saya ingin mengapresiasi semangat dan antusiasme seluruh peserta yang hadir. Acara ini bukan sekadar perjalanan menikmati keindahan alam dan mempererat tali silaturahmi, tetapi juga menjadi bukti solidnya kebersamaan kita di jalanan. Kelancaran dan kemeriahan acara hari ini tentu tidak lepas dari dukungan luar biasa para iktikad positif dari peserta, dalam mengilhami kekuatan Sumpah Pemuda yang terlahir dari keragaman etnis Nusantara. Kebersamaan, kecintaan kepada NKRI harus diimplementasikan dalam kehidupan,” tutup Ahmad Sirojuddin, Ketua Pelaksana KomPressor PENA Touring 2026. Kompressor PENA Touring 2026 mendapat dukungan dari sejumlah perusahaan dan merek otomotif. Selain Indomobil eMotor, terdapat JNE Express, Wahana Makmur Sejati, Retouch, ADX Tire, Mitsubishi Motors, BAW, Media Arya Wira, RMF, GWM, Tekiro, Neuton, Hasston, Ferrox, Kawasaki, Suzuki, QJ Motor, Vespa, Nine dan Respiro. Lihat Selengkapnya
Harga Castrol POWER1 ULTIMATE 10W-50 Terbaru, Klaim Teruji di Jalanan Indonesia dan Lebih Kencang
30 Sep 2025
Harga Castrol POWER1 ULTIMATE 10W-50 Terbaru, Klaim Teruji di Jalanan Indonesia dan Lebih Kencang 30 Sep 2025 Jakarta, Goodcar.id – Berapa harga Castrol POWER1 ULTIMATE 10W-50 terbaru? Castrol Indonesia resmi merilis Castrol POWER1 ULTIMATE SUPERBIKE 10W-50, oli full synthetic yang dirancang untuk motor di atas 250 cc. Kalau ditarik ke belakang, Castrol bukan pemain baru di dunia pelumas. Pengalaman panjang di ajang balap internasional mereka bawa ke produk ini melalui teknologi 5-in-1 Racing Ester Formula. Formula tersebut menawarkan lima aspek penting: akselerasi lebih responsif, perlindungan mesin hingga 50% lebih baik dibanding standar industri, performa tahan lama di perjalanan jauh, suara mesin lebih halus, dan kestabilan suhu untuk mencegah overheating. “Castrol POWER1 ULTIMATE SUPERBIKE 10W-50 telah melalui rangkaian pengujian global dan langsung dipakai pengendara lokal di berbagai kondisi ekstrem. Hasilnya, konsumen merasakan peningkatan akselerasi signifikan serta performa mesin yang tetap bertenaga,” kata Enjelita Jahja, President Director Castrol Indonesia, saat peluncuran di Jakarta (30/9). Klaim Teruji 3.000 Km di Jalan Indonesia Bukan sekadar klaim laboratorium, oli ini sudah diuji lewat touring lintas Jawa sejauh lebih dari 3.000 km. Raka Pranaya, salah satu rider yang mencoba, menuturkan pengalamannya menggunakan Castrol POWER1 ULTIMATE di Kawasaki ZX636 dan Kawasaki Versys 650. “Dari awal sudah terasa smooth shifting-nya, bahkan untuk clutchless shifting pun selalu pas. Temperatur motor ZX636 juga lebih stabil, biasanya bisa di atas 90°C, tapi dengan oli ini bertahan di kisaran 83–88°C. Untuk tenaga dan akselerasi juga terasa mantap,” ujarnya. Hasil uji akselerasi juga mencatat keunggulan menarik: motor yang menggunakan oli ini bisa melesat hingga 8 meter lebih cepat dibanding kompetitor dalam simulasi jarak pendek. Castrol menegaskan bahwa teknologi Racing Ester Formula yang dipakai produk ini bukan sekadar gimmick. Ester dikenal sebagai bahan premium untuk pelumas karena mampu mengurangi gesekan, memperpanjang umur mesin, dan menjaga performa di kondisi ekstrem. Bahkan, formula yang sama juga dipakai di lintasan MotoGP. Castrol saat ini menjadi partner teknis tiga tim balap, termasuk Castrol LCR Honda MotoGP™ Team. “Setiap trek MotoGP menuntut performa maksimal. Mandalika, misalnya, punya suhu tinggi dan lintasan yang menuntut keandalan ekstra. Castrol POWER1 ULTIMATE SUPERBIKE 10W-50 dengan Racing Ester Formula memberikan kestabilan dan tenaga optimal pada mesin,” kata Johann Zarco, pembalap Castrol Honda LCR MotoGP™ Team. Bagi pemilik superbike di Indonesia, kehadiran oli ini memberi opsi lebih spesifik untuk menjaga performa mesin besar yang cenderung panas dan bekerja keras. Uji nyata di jalanan lokal plus validasi dari lintasan balap membuat produk ini relevan untuk pengguna harian maupun penghobi touring. Castrol POWER1 ULTIMATE SUPERBIKE 10W-50 kini sudah tersedia di bengkel spesialis motor besar di Jabodetabek, Bandung, dan Surabaya. Harga jualnya dibanderol sekitar Rp300 ribu per botol. Lihat Selengkapnya
IIMS 2025 Segera Digelar! Siap - Siap Banyak Peluncuran Mobil Baru dan Promo Spesial Sebelum Lebaran
05 Feb 2025
IIMS 2025 Segera Digelar! Siap - Siap Banyak Peluncuran Mobil Baru dan Promo Spesial Sebelum Lebaran 05 Feb 2025 Jakarta, 4 Februari 2025 - Indonesia International Motor Show (IIMS) 2025 pada 13-23 Februari 2025 di JIExpo Kemayoran tinggal menghitung hari. Pelaksanaan IIMS tahun ini semakin sarat akan makna, sebab bersamaan dengan persiapan libur hari raya lebaran di awal tahun. Presiden Direktur Dyandra Promosindo Daswar Marpaung mengatakan, bagi beberapa keluarga Indonesia, momen lebaran menjadi momen penting yang sangat identik dengan kebutuhan kendaraan terbaru untuk kegiatan mudik. Menjelang lebaran, beberapa orang akan mempertimbangkan untuk membeli kendaraan baru untuk memastikan perjalanan mudik lancar, aman dan efisien. “Dyandra Promosindo bersama seluruh peserta pameran telah mempersiapkan hadiah untuk pengunjung dengan memberikan potongan harga untuk kendaraan dan produk terbaiknya. Hal ini, sejalan dengan himbauan pemerintah untuk menargetkan kemudahan akses dan fasilitas mudik lebaran bagi seluruh masyarakat yang akan melakukan perjalanan lintas kota antar provinsi sesuai dengan kebutuhan dan anggaran yang dimiliki. Harapan kami IIMS tak hanya memenuhi kebutuhan domestik, IIMS 2025 juga menjadi ajang bergengsi pecinta dunia otomotif tanah air,” ucap Daswar Marpaung dalam acara Konferensi Pers IIMS 2025. Project Manager IIMS Rudi MF, mengatakan IIMS 2025 siap menampilkan ragam keseruan kepada seluruh pihak yang terlibat dalam kegiatan ini, baik itu pengunjung, peserta pameran maupun pemerintah yang telah memberikan dukungan penuh pada perhelatan otomotif akbar ini. Diramaikan 190 Brand Otomotif, Berikut 31 merek kendaraan roda empat yang akan berpartisipasi dalam IIMS 2025 meliputi : - BAIC - GAC AION - KIA - Subaru - BMW - Geely - Mazda - Suzuki - MINI - GWM - MG - Toyota - BYD - Honda - Mitsubishi Motor - Vinfast - Chery - Honri - Neta - VW - Citroen - Hyundai - Nissan - Wuling - Daihatsu - Jaecco - Prestige Motocars - Denza - Jetour - Seres - DFSK Selain mobil, ada 25 merek kendaraan roda dua yang telah memastikan kehadiran pada IIMS 2025 antara lain, AHM, Alva, Aprilia, Benda, Benelli, BMW Motorrad, Indomobil E-Motor, Italjet, Kawasaki, Keeway, Keeway EV, Maka Motors, Moto Guzzi, MorBidelli, Pacific Bike, Piaggio, QJ Motor, Polytron, Royal Alloy, Royal Enfield, Scomadi, United, Vespa, Yadea, Yamaha. Secara keseluruhan brand; produsen, APM, Aftermarket dan Aksesoris. Tak hanya memamerkan kendaraan, IIMS 2025 juga menghadirkan berbagai acara menarik, seperti IIMS Drift, IIMS Special Guest Car, Gokart, EV Test Ride, Indonesia Iconic Racer, PAHAMI Audio Contest, Indonesia Boating Gathering, International Automodified, KOSMIK, IIMS Infinite Live, Bikers Dakwah, IIMS Community Experience, Satmori, Sunmori, IIMS Flying Car dan IIMS Burn Out Show. IIMS 2025 juga memperluas area pamerannya hingga Gambir Expo untuk memberikan kesempatan lebih bagi produsen otomotif dalam menampilkan produk mereka. Salah satu perusahaan yang akan menempati area ini adalah PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN), yang menghadirkan Toyota Beyond Zero Carbon Neutral Community Event. Pameran IIMS 2025 akan berlangsung selama 11 hari penuh, dengan Opening Ceremony pada 12 Februari 2025. Dengan berbagai promo menarik, peluncuran mobil baru, dan program spektakuler, acara ini menjadi kesempatan emas bagi masyarakat yang ingin memiliki kendaraan baru untuk mudik Lebaran. Simak berita terkini seputar IIMS 2025 dengan melalui akun Instagram resmi @iims_id, untuk mendapatkan informasi terbaru dan berbagai kejutan menarik seputar IIMS 2025. Lihat Selengkapnya
Berita Duka: Petinggi Indomobil Group Soebronto ‘Yonto’ Laras Tutup Usia
22 Sep 2023
Berita Duka: Petinggi Indomobil Group Soebronto ‘Yonto’ Laras Tutup Usia 22 Sep 2023 Tokoh yang sudah lama berkecimpung di dunia otomotif nasional, Soebronto Laras, tutup usia pada Rabu, 20 September 2023 di usia 79 tahun. Berita duka ini dikonfirmasi oleh Harold Donnel, Kepala Bidang Brand Development & Marketing Research 4W PT Suzuki Indomobil Sales Indonesia. Pria yang akrab dipanggil ‘Yonto’ ini menghembuskan napas terakhirnya di RS Medistra, Jakarta. Ia meninggal setelah menjalani operasi pengambilan cairan paru-paru. Seperti apa kiprah Soebronto Laras di dunia otomotif tanah air? Mari kita kenal lebih lanjut salah satu tokoh otomotif nasional yang menjadi salah satu pimpinan Indomobil Group ini. Tertarik pada Dunia Otomotif Sedari Kecil Soebronto Laras lahir pada 6 Oktober 1943 di Jakarta. Dia adalah putra kedua R. Moerdono dari empat bersaudara. R. Moerdono sendiri dikenal sebagai importir mobil-mobil Eropa seperti Citroën, Tempo, dan Combi. Sedari kecil, Yonto memang dikenal sudah akrab dengan dunia otomotif. Hal ini dapat dipahami mengingat keluarganya berkecimpung di dunia otomotif. Tak heran, Yonto kecil ‘akrab’ dengan bengkel dan kendaraan bermotor. Ketertarikan yang kuat di bidang otomotif ini ia bawa hingga masa remaja. Yonto bahkan sempat menjadi pembalap motor bersama dengan Tinton Soeprapto. Setelah lulus SMA, ia berkesempatan untuk belajar di Paisley College for Technology, Skotlandia. Di kampus tersebut, Yonto mempelajari Mechanical Engineering (Teknik Mesin). Tak puas hanya sampai situ, ia melanjutkan pendidikan di Hendon College for Business Management (London). Selepas kuliah, ia tak lantas berkarier di dunia otomotif. Malahan, awalnya Yonto menjajal berkarier di instansi pemerintahan, yaitu di Kedutaan Besar Republik Indonesia London. Waktu itu, ia menjabat sebagai staf lokal atase pertahanan. Karier Soebronto Laras Setelah menjabat sebagai staf atase, Yonto juga sempat berkarier sebagai Direktur PT First Chemical Industry yang bergerak di bidang formika, alat-alat plastik, serta perakitan kalkulator. Kehadirannya di Indomobil berawal pada sekitar akhir tahun 1970-an. Berkat keberadaannya, Indomobil jadi bisa berhubungan dengan pemimpin Suzuki di Jepang, yaitu Osamu Suzuki. Tak lama berselang, Indomobil menjadi salah satu perusahaan distributor motor buatan Suzuki. Pada saat itu, Indomobil belum berfokus pada penjualan mobil, melainkan pada penjualan sepeda motor. Mengingat pasar sepeda motor 4 tak masih dikuasai oleh Honda, agak susah bagi Suzuki untuk menembus pasar Indonesia kala itu. Di sisi lain, untuk motor 2 tak, Suzuki juga harus bersaing dengan Vespa, Kawasaki, dan Yamaha. Meski susah pada awalnya, campur tangan Yonto menjadikan motor-motor Suzuki berhasil diterima di pasaran Indonesia. Setelah penjualan sepeda motor berjalan dengan baik, Indomobil terpikir untuk mulai menjual mobil di pasaran Indonesia. Di sinilah Yonto kembali berperan dalam mengenalkan mobil produksi Suzuki di Indonesia. Awalnya, bersama Indomobil ia menawarkan mobil Carry ST-100 di pulau Jawa. Sayangnya, mobil tersebut kalah saing dari mobil keluaran Toyota dan Mitsubishi. Meski nasib carry Suzuki ‘naas’ pada saat itu, Indomobil tetap konsisten memasarkan Carry ST-100 ke pasaran di luar Jawa. Untung, saat itu di Manado terjadi panen cengkeh besar-besaran. Yonto dan Indomobil melihat peluang ini, lalu mencoba menawarkan Carry ST-100 ke wilayah tersebut. Inilah yang menjadikan mobil Carry ST-100 terjual sebanyak 3.000 unit di sana. Teruji mampu menaklukkan tanjakan di Sulawesi, mobil carry tersebut mulai terkenal dan mulai berjaya di tempat lain. Seakan tak puas dengan pemasaran mobil Suzuki di bawah bendera Indomobil Utama, Yonto pun menahkodai Suzuki Indonesia Manufacturing yang memproduksi Suzuki Indonesia Manufacturing ini merupakan anak perusahaan Indomobil Group yang memproduksi komponen sepeda motor. Pada tahun 1990, Yonto menyatukan dua perusahaan ini dalam Indomobil Suzuki Internasional. Menjadi Komisaris di Banyak Perusahaan Dengan kapasitasnya sebagai pimpinan perusahaan, ia pun pernah beberapa kali ditunjuk untuk jabatan komisaris utama di beberapa perusahaan anggota Indomobil Grup. Perusahaan-perusahaan yang dimaksud misalnya seperti: PT Nissan Motor Indonesia (sejak 1998) PT Indomobil Multi Trada (sejak 1999) PT Indomobil Sukses Internasional (sejak 2002), dan PT Hino Motors Manufacturing Indonesia (sejak 2003) Meski Soebronto ‘Yonto’ Laras sudah tiada, Indonesia tentu tidak akan melupakan nama pebisnis ulung yang amat berdedikasi untuk dunia otomotif negeri. Rest in peace, Pak Yonto! Lihat Selengkapnya

TANYA LEBIH JAUH TENTANG UNIT

Goodfriends bisa bertanya lebih jauh tentang ketersediaan unit, promo & benefit menarik, negosiasi harga ataupun simulasi kredit yang sesuai dengan kebutuhan Anda.