Beranda / Mobil Baru / Katalog / BMW The i7

BMW The i7

Rp 3.4 M
Jarak Tempuh
-
Mesin
Roda Penggerak
AWD
Jenis Bahan Bakar
Listrik
Pintu
5
Tempat Duduk
5
Foto Interior
Foto Eksterior
Pilihan Warna
Ciptakan gayamu dengan berbagai pilihan warna
7 Pilihan Warna
Oxide Grey
Adventurine Red
Mineral White
Space Silver
Black Sapphire
Sparkling Copper Grey
Sophisto Grey Brilliant
Tipe Kendaraan
BMW The i7 xDrive60 Gran Lusso
Rp 3.4 M
Dapatkan Ekslusif Promo
Fitur Kendaraan
BMW The i7 xDrive60 Gran Lusso
Jarak Tempuh
-
Jenis Bahan Bakar
Listrik
Mesin
Pintu
5
Roda Penggerak
AWD
Tempat Duduk
5
Power Steering
USB
Engine On
Camera Back
Parking Sensor
Bluetooth
ABS EBD
Airbag
Alarm
Immobilizer
Overhead Airbag
Side Airbag
Blind Spot Monitor
Collision Avoidance System
Stability Control
Brake Assist
Tire Pressure Monitor
Child Safety Lock
Emergency Stop Signal
Isofix Child Seat
Central Lock
Power Door Lock
Cruise Control
Headup Display
Navigation
Reading Lamp
Heater
Stereo Am Fm
Cd Audio
Wireless Charger
Apple Carplay
Android Auto
Touch Screen
Rear Ac
Electric Seat Adjust
Sunroof
Headrest Adjust
Wiper Auto
Led Daytime
Electric Foldable Mirror
Seat Belt Warning
Hands Free Communication
Welcome Light
Lihat Semua

BMW THE I7
Artikel Terkait
Lihat Semua
Update Harga Mobil Listrik Februari 2026: Dari Rp152 Juta hingga Rp7 Miliar
16 Feb 2026
Update Harga Mobil Listrik Februari 2026: Dari Rp152 Juta hingga Rp7 Miliar 16 Feb 2026 Jakarta, Goodcar.id - Memasuki bulan kedua tahun 2026, dinamika harga mobil listrik (EV) di Indonesia semakin menarik untuk dicermati. Setelah penyesuaian besar dilakukan pada awal tahun, Februari menghadirkan pergerakan harga yang relatif stabil, meski tetap ada koreksi dari beberapa merek ternama. Sorotan utama datang dari dua pabrikan asal Tiongkok. BYD melakukan penyesuaian harga sebesar Rp4 juta untuk varian Atto 1 Dynamic, yang kini dipasarkan di angka Rp199 juta—masih berada di bawah batas psikologis Rp200 juta. Di sisi lain, GWM justru menurunkan harga GWM Ora 03 sebesar Rp10 juta, sehingga kini dibanderol Rp369 juta, membuatnya semakin kompetitif di segmen hatchback listrik bergaya retro. Momentum ini bertepatan dengan gelaran Indonesia International Motor Show yang berlangsung pada 5–15 Februari 2026 di JIExpo Kemayoran, Jakarta. Ajang tersebut diyakini menjadi katalis hadirnya model-model EV baru yang akan semakin meramaikan pasar otomotif nasional. Berikut rangkuman harga terbaru berdasarkan kategori segmen. Lini Mobil Listrik Ekonomis (Di Bawah Rp400 Juta) Segmen ini menawarkan pilihan paling beragam, mulai dari city car ringkas hingga SUV kompak dengan harga terjangkau: Changan Lumin: Rp183 juta Seres E1: Rp189 juta (B-Type) – Rp219 juta (L-Type) VinFast VF 3: Rp152 juta (Berlangganan Baterai) – Rp192,28 juta (Termasuk Baterai) BYD Atto 1: Rp199 juta (Dynamic) – Rp235 juta (Premium) VinFast VF 5: Rp212 juta (Berlangganan Baterai) – Rp272,35 juta (Termasuk Baterai) Wuling Air ev: Rp214 juta (Lite) – Rp307 juta (Pro) Jaecoo J5 EV: Rp249,9 juta (Standard) – Rp299,9 juta (Premium, khusus 1.000 konsumen pertama) Geely EX2: Rp229,9 juta (Promo Pro) – Rp259,9 juta (Promo Max) MG 4 EV Ignite: Rp299 juta Polytron G3: Rp299 juta (Sewa Baterai) – Rp419 juta (Beli Putus) Aion UT: Rp325 juta – Rp363 juta Mitsubishi L100 EV: Rp323,3 juta BYD Dolphin: Rp369 juta (Dynamic) – Rp429 juta (Premium) Chery E5: Rp369,9 juta (Pure) – Rp399,9 juta (Standar) Citroen E-C3: Rp377 juta Wuling Binguo EV: Rp318 juta – Rp363 juta Segmen ini menjadi tulang punggung pertumbuhan EV nasional karena menawarkan kombinasi harga rasional dan fitur yang semakin kompetitif. Lini Kelas Menengah & SUV (Rp400 Juta – Rp1 Miliar) Kategori ini dihuni model dengan teknologi lebih canggih dan fitur kenyamanan premium: MG 4 EV & MG ZS EV: Rp405 juta – Rp419 juta Aion Y Plus: Rp419 juta – Rp479 juta Aion V: Rp449 juta – Rp489 juta Geely EX5: Rp465 juta – Rp505 juta Aletra L8 EV: Rp488 juta – Rp493 juta Chery J6: Rp505,5 juta – Rp615,5 juta Hyundai Kona Electric: Rp565,25 juta – Rp689,55 juta Changan Deepal S07: Rp599 juta BYD Sealion 7: Rp629 juta – Rp719 juta BYD Seal: Rp639 juta – Rp750 juta Toyota bZ4X & Toyota Urban Cruiser EV: Rp759 juta – Rp799 juta Hyundai Ioniq 5: Rp809 juta – Rp925,6 juta Mazda MX-30: Rp860 juta Maxus Mifa 9 & Maxus Mifa 7: Rp750 juta – Rp888 juta Volvo EX30: Rp930 juta – Rp1,1 miliar Segmen ini menjadi pilihan bagi konsumen yang mengutamakan teknologi, jarak tempuh lebih jauh, serta kenyamanan kelas atas. Lini Mewah & Performa Tinggi (Di Atas Rp1 Miliar) Untuk kategori premium, berbagai merek global menghadirkan EV dengan teknologi mutakhir dan prestise tinggi: Denza D9: Rp950 juta MINI Electric: Rp1,029 miliar – Rp1,472 miliar BMW i5 hingga lini BMW iX & i7: Rp1,379 miliar – Rp3,576 miliar Mercedes-Benz EQS dan EQ Series lainnya: Rp1,69 miliar – Rp3,995 miliar Mercedes-Maybach EQS 680 SUV: Rp7,65 miliar Kia EV9: hingga Rp1,985 miliar Lexus RZ 450e: hingga Rp2,488 miliar Porsche Taycan: Rp4,2 miliar – Rp5 miliar Tesla Model 3 & Tesla Model Y: Rp1,5 miliar – Rp2 miliar Dengan rentang harga yang semakin luas—mulai Rp152 juta hingga miliaran rupiah—pasar mobil listrik Indonesia menunjukkan kematangan yang signifikan. Februari 2026 menjadi periode penting yang menandai persaingan semakin sehat, sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap kendaraan ramah lingkungan di berbagai segmen. Lihat Selengkapnya
Jetour T2 Terbakar di Tol Jagorawi, Diduga Akibat Adu Kecepatan
03 Feb 2026
Jetour T2 Terbakar di Tol Jagorawi, Diduga Akibat Adu Kecepatan 03 Feb 2026 Jakarta, GoodCar.id - Insiden kecelakaan serius terjadi di ruas Tol Jagorawi KM 31 arah Sentul–Citeureup, tepatnya di wilayah Desa Leuwinutug, Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Minggu malam (1/2). Peristiwa tersebut melibatkan dua unit kendaraan, yakni sebuah Jetour T2 dan satu mobil BMW yang hingga kini belum diketahui tipe serta model pastinya. Berdasarkan informasi yang dibagikan akun Instagram resmi @damkarbogorkab, kecelakaan diduga berawal dari aksi balap atau adu kecepatan antara kedua kendaraan. Mobil BMW disebut mencoba menyalip Jetour T2 melalui sisi kiri atau bahu jalan tol. Namun manuver berisiko itu berujung petaka. BMW menghantam bagian belakang Jetour T2, menyebabkan SUV asal China tersebut kehilangan kendali dan menabrak pembatas jalan. Benturan keras memicu kebakaran hebat pada Jetour T2. Api dengan cepat membesar hingga melahap hampir seluruh bodi kendaraan. Pihak pemadam kebakaran menerima laporan kejadian sekitar pukul 22.30 WIB. Tak lama berselang, petugas langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan penanganan. Proses pemadaman api memakan waktu kurang lebih 30 menit hingga kondisi dinyatakan aman dan terkendali. Akibat kecelakaan ini, dua orang yang merupakan pengemudi dan penumpang Jetour T2 mengalami luka ringan, termasuk cedera bakar di area tangan. Keduanya langsung dievakuasi ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan medis. Petugas pemadam kebakaran kembali mengingatkan pengguna jalan agar selalu mengutamakan keselamatan, mematuhi peraturan lalu lintas, serta berkendara secara bertanggung jawab demi menghindari kejadian serupa. Sebagai catatan, Jetour T2 baru saja mulai didistribusikan ke konsumen Indonesia. Serah terima unit perdana berlangsung pada Sabtu (31/1), dengan total 21 unit yang dikirimkan kepada pembeli tahap awal. Spesifikasi Jetour T2 Mesin : Kunpeng Power 2.0 TGDI 2.000 cc Tenaga : up to 241,6 HP Torsi Maksimal : 375 Nm Roda Penggerak : X-WD Intelligent 4WD Mode Berkendara : Eco, Standard, Rock, Sand, Snow, dan Sport Berkat konfigurasi tersebut, Jetour T2 diklaim mampu berakselerasi dari 0 hingga 100 km/jam dalam waktu sekitar 8,7 detik. Di Indonesia, Jetour T2 hanya tersedia dalam satu varian dengan banderol Rp 568 juta, khusus bagi 1.000 pemesan pertama. Lihat Selengkapnya
Sejarah Audi, Brand Mobil dengan Segudang Kenyamanan
03 Feb 2026
Sejarah Audi, Brand Mobil dengan Segudang Kenyamanan 03 Feb 2026 Jakarta, Goodcar.id - Audi selama ini dikenal sebagai brand otomotif asal Jerman yang identik dengan kemewahan, kenyamanan, dan teknologi canggih. Namun di balik citra modern tersebut, Audi memiliki sejarah panjang yang menarik, bahkan telah dimulai jauh sebelum Perang Dunia II berakhir. Nama Audi bukan sekadar identitas merek, melainkan simbol perjalanan, visi, dan inovasi yang terus berkembang hingga hari ini. Asal Nama Audi Sejarah Audi bermula dari sosok August Horch, seorang insinyur otomotif berkebangsaan Jerman yang telah merancang mobil sejak awal abad ke-20. Mobil pertamanya bahkan telah diproduksi pada tahun 1901. Pada 1899, Horch mendirikan perusahaan otomotif pertamanya dengan nama August Horch & Cie di Cologne, Jerman. Namun perjalanan tersebut tidak berjalan mulus. Akibat konflik internal dengan rekan bisnisnya, August Horch meninggalkan perusahaan tersebut dan mendirikan Horch Automobil-Werke GmbH pada tahun 1909. Sayangnya, nama “Horch” tidak lagi dapat digunakan karena masalah paten yang telah ada sebelumnya. Dari situ, lahirlah ide untuk mengganti nama perusahaan. Inspirasi datang dari putra salah satu mitra bisnis Horch yang menguasai bahasa Latin. Ia mengusulkan nama “Audi”, yang merupakan terjemahan Latin dari kata “Horch” atau “Dengarlah”. Nama inilah yang kemudian digunakan secara resmi sebagai Audi Automobile-Werke GmbH, dan menjadi fondasi dari brand Audi yang dikenal hingga saat ini. Arti Logo Audi Logo empat cincin Audi yang ikonik juga menyimpan cerita historis yang tidak kalah menarik. Logo ini tidak langsung digunakan sejak Audi berdiri pada 1909. Empat cincin tersebut baru diperkenalkan pada tahun 1932, ketika Audi bergabung dengan tiga produsen otomotif Jerman lainnya—DKW, Horch, dan Wanderer—untuk membentuk Auto Union AG di tengah tekanan krisis ekonomi global. Setiap cincin melambangkan satu merek yang bergabung dalam Auto Union. Pada awalnya, masing-masing cincin bahkan menampilkan logo asli dari setiap perusahaan. Filosofi yang diusung sangat sederhana namun kuat, yakni kekuatan melalui persatuan. Menariknya, karena kemiripan visual dengan logo Olimpiade, logo Audi sempat menghadapi tuntutan hukum dari Komite Olimpiade Dunia. Namun pada akhirnya, World Trademark Court memenangkan Audi, sehingga logo empat cincin tetap digunakan hingga kini. Pada tahun 2009, bertepatan dengan perayaan satu abad Audi, perusahaan ini memperkenalkan pembaruan identitas visual yang tampil lebih modern dan minimalis. Transformasi tersebut sekaligus menegaskan filosofi dan motto legendaris Audi: “Vorsprung durch Technik” yang dalam bahasa Inggris Progress through Technologies, yang artinya Kemajuan Melalui Teknologi. Inovasi sebagai Fondasi Audi Keberhasilan Audi bertahan dan unggul dalam persaingan industri otomotif selama puluhan tahun tidak terlepas dari komitmen kuat terhadap inovasi. Audi tidak hanya memproduksi kendaraan, tetapi juga menciptakan standar baru dalam teknologi otomotif. Sejumlah inovasi penting telah menjadi bagian dari sejarah Audi, di antaranya sistem quattro sebagai teknologi penggerak empat roda permanen yang meningkatkan stabilitas dan kontrol, mesin TDI yang merevolusi efisiensi dan performa mesin diesel, serta Audi Space Frame (ASF), konstruksi bodi aluminium ringan yang meningkatkan efisiensi tanpa mengorbankan keselamatan. Pendekatan inilah yang membuat Audi konsisten dikenal sebagai pelopor teknologi, bukan sekadar pengikut tren. Perjalanan Audi di Indonesia Audi resmi memasuki pasar otomotif Indonesia pada tahun 1997 melalui PT Garuda Mataram Motor (GMM). Perusahaan ini merupakan anak usaha dari kelompok Indomobil yang bertanggung jawab atas impor dan distribusi kendaraan Audi di Tanah Air. Saat ini, Audi Indonesia tengah berada dalam fase transisi menuju era elektrifikasi dengan menghadirkan lini e-tron. Langkah ini menjadi bukti komitmen Audi bahwa inovasi tetap harus berjalan, meskipun menghadapi tantangan pasar yang kompleks. Audi pun kerap diposisikan sebagai alternatif menarik bagi konsumen yang menganggap Mercedes-Benz terlalu konservatif dan BMW terlalu agresif, dengan keseimbangan antara teknologi, kenyamanan, dan karakter berkendara. Lihat Selengkapnya
Lengkap! Ini Daftar Brand Mobil yang Ikut IIMS 2026 di JIExpo Kemayoran
29 Jan 2026
Lengkap! Ini Daftar Brand Mobil yang Ikut IIMS 2026 di JIExpo Kemayoran 29 Jan 2026 Jakarta, Goodcar.id - Perhelatan Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026 yang akan berlangsung pada 5–15 Februari 2026 di JIExpo Kemayoran, Jakarta, tinggal menghitung hari. Salah satu hal yang paling ditunggu pengunjung adalah deretan brand mobil yang ikut IIMS 2026, karena pameran ini selalu menjadi panggung utama peluncuran mobil baru, teknologi terbaru, hingga debut merek global di Indonesia. Dyandra Promosindo memastikan bahwa IIMS 2026 diikuti lebih dari 180 brand otomotif dan industri pendukung, dengan 35 merek kendaraan roda empat yang akan meramaikan lantai pameran. Jumlah ini menjadikan IIMS sebagai salah satu pameran otomotif terbesar di Asia Tenggara. Presiden Direktur Dyandra Promosindo, Daswar Marpaung, menyebut industri otomotif nasional tetap menunjukkan peran strategisnya sebagai penggerak ekonomi. “IIMS 2026 tidak hanya hadir sebagai pameran, tetapi juga sebagai bagian dari upaya menjaga kepercayaan dan optimisme industri otomotif nasional,” ujar Daswar. Daftar Brand Mobil yang Ikut IIMS 2026 Berikut ini adalah daftar lengkap merek mobil (roda empat) yang dipastikan ikut IIMS 2026 di JIExpo Kemayoran : BAIC, BMW, BYD, Changan, Chery, Citroën, Daihatsu, DFSK, Ford, GAC AION, Geely, GWM (Great Wall Motor), Honda, Hyundai, iCAR, JAECOO, Jeep, JETOUR, KIA, Lepas, Maxus, Mazda, Morris Garages (MG), Mercedes-Benz, MINI, Mitsubishi Motors, Nissan, Prestige, Seres, Subaru, Suzuki, Toyota, VinFast, Wuling, XPeng. Dengan komposisi tersebut, IIMS 2026 akan menampilkan kombinasi lengkap antara merek Jepang, Eropa, Korea, hingga Tiongkok, termasuk deretan brand yang fokus pada mobil listrik (EV), hybrid, dan SUV terbaru. Banyak Brand Siapkan Peluncuran & Debut Model Baru Sejumlah merek dipastikan tidak sekadar pamer unit. Mereka akan membawa peluncuran, world premiere, hingga first appearance khusus di panggung IIMS 2026. Toyota akan memboyong tiga model hybrid elektrifikasi terbarunya, Mazda menyiapkan New Mazda CX-60 Sport, Hyundai membawa SUV premium baru, XPeng akan memperkenalkan The Next P7 untuk pertama kalinya di Indonesia, sementara Wuling, MG, Chery, dan Geely juga menyiapkan model-model elektrifikasi andalan. Kehadiran iCAR dan Lepas bahkan akan menjadi world premiere di Indonesia lewat IIMS 2026. IIMS 2026 Jadi Etalase Utama Industri Otomotif Project Manager IIMS 2026, Rudi MF, menegaskan bahwa pameran tahun ini dirancang semakin relevan dengan kebutuhan pasar. “Kami memberikan ruang lebih luas bagi brand otomotif untuk menampilkan produk terbaik mereka dan mendekatkan teknologi baru kepada masyarakat,” ujarnya. Dengan target transaksi lebih dari Rp8 triliun dan pengunjung hampir 580 ribu orang, IIMS 2026 kembali menegaskan posisinya sebagai panggung utama brand mobil di Indonesia. Lihat Selengkapnya

TANYA LEBIH JAUH TENTANG UNIT

Goodfriends bisa bertanya lebih jauh tentang ketersediaan unit, promo & benefit menarik, negosiasi harga ataupun simulasi kredit yang sesuai dengan kebutuhan Anda.