Sejarah Volkswagen: Dari Mobil Rakyat Dunia hingga Perjalanan Panjang di Indonesia04 Feb 2026
Sejarah Volkswagen: Dari Mobil Rakyat Dunia hingga Perjalanan Panjang di Indonesia04 Feb 2026
Jakarta, Goodcar.id - Sejarah Volkswagen berakar dari gagasan besar tentang mobil terjangkau bagi masyarakat luas di Jerman. Ide tersebut muncul dari visi politik Adolf Hitler yang menginginkan sebuah kendaraan nasional yang efisien, kuat, dan dapat dimiliki oleh keluarga biasa.
Untuk merealisasikan ambisi tersebut, Ferdinand Porsche—insinyur visioner asal Austria—ditunjuk sebagai sosok utama dalam perancangannya.
Dari kolaborasi inilah lahir Volkswagen (VW), yang secara harfiah berarti “mobil rakyat”. Pada masa itu, sejumlah produsen lain juga mengembangkan mobil ekonomis, seperti Mercedes-Benz 170H, Adler AutoBahn, Steyr 55, dan Hanomag 1.3L. Namun, proyek Volkswagen memiliki standar teknis yang jauh lebih ketat.
Hitler menetapkan syarat khusus: mobil harus mampu mengangkut dua orang dewasa dan tiga anak, sekaligus sanggup melaju stabil hingga 100 km/jam agar sesuai dengan jaringan Autobahn yang tengah berkembang pesat. Standar inilah yang menjadi fondasi karakter Volkswagen sebagai mobil praktis namun tangguh.
Peran Penting Pasca Perang Dunia II
Eksistensi Volkswagen modern tidak lepas dari peran Mayor Ivan Hirst, seorang perwira sekaligus insinyur asal Inggris. Setelah Perang Dunia II berakhir, ia ditugaskan mengelola pabrik Volkswagen di Wolfsburg yang nyaris hancur akibat serangan udara Sekutu dan sempat berada di bawah pengawasan Amerika Serikat.
Tantangan awal yang dihadapi Hirst bahkan jauh dari urusan produksi mobil. Ia harus menjinakkan bom aktif yang tersangkut di area mesin pabrik. Berkat ketekunan dan visinya, Hirst berhasil meyakinkan otoritas militer Inggris untuk memesan 20.000 unit kendaraan. Pada 1946, pabrik tersebut bangkit dan mampu memproduksi hingga 1.000 unit mobil per bulan, menjadi tonggak penting kebangkitan industri otomotif Jerman sekaligus penyelamat ribuan lapangan kerja.
Seiring kebangkitannya, Volkswagen melahirkan berbagai model legendaris yang membentuk budaya otomotif dunia. Dari sekian banyak produk, tiga nama berikut menjadi simbol kejayaan VW:
Volkswagen Beetle
Volkswagen Golf
Volkswagen Passat
Ketiganya tidak hanya sukses secara penjualan, tetapi juga menjadi representasi evolusi desain, teknologi, dan gaya hidup pada masanya.
Perkembangan Global Volkswagen
Volkswagen Beetle, yang mulai diproduksi massal sejak 1937 dengan kode Type 1, tumbuh menjadi simbol mobilitas global. Prestasinya luar biasa, menembus penjualan satu juta unit pada 1954 dan melonjak hingga 16 juta unit pada 1973.
Menariknya, Beetle memiliki sebutan berbeda di berbagai negara. Di Jerman dikenal sebagai Käfer, di Prancis disebut Coccinelle, di Brasil dikenal sebagai Fuscha, dan di Amerika Serikat dijuluki Bug. Sementara di Indonesia, mobil ini akrab dengan sebutan VW Kodok.
Popularitas Beetle semakin melejit saat resmi menggunakan nama “Beetle” pada 1969, bersamaan dengan kemunculannya dalam film The Love Bug. Karakter Herbie—VW Beetle bernomor balap 53—menjadi ikon budaya pop dunia. Nilai historisnya terbukti pada 2018 ketika unit asli mobil film tersebut dilelang seharga 128.700 dolar AS atau sekitar Rp1,9 miliar.
Kini, Volkswagen Group telah berevolusi menjadi konglomerat otomotif global. Portofolionya mencakup kendaraan penumpang dari Skoda hingga Bugatti, sepeda motor sport Ducati, serta kendaraan berat seperti MAN, Scania, dan Neoplan.
Secara global, strategi VW sangat agresif. Melalui kerja sama dengan FAW dan Shanghai Volkswagen, China menjadi pasar terbesar grup ini. Operasional VW menjangkau 150 negara dengan sekitar 100 fasilitas manufaktur di 27 negara. Struktur bisnisnya terbagi dalam dua pilar utama, yakni otomotif dan jasa keuangan, yang menaungi lebih dari 340 anak perusahaan di seluruh dunia.
Awal Masuknya Volkswagen ke Indonesia
Perjalanan Volkswagen di Indonesia dimulai sejak awal 1950-an dan mencerminkan dinamika adaptasi industri otomotif nasional. Kiprah resmi VW diawali pada 1952 melalui PT Piola sebagai agen tunggal dan importir. Pada 1971, tongkat estafet berpindah ke PT Garuda Mataram Motor (GMM), menandai era baru VW di Tanah Air.
Pada 1972, VW memulai perakitan lokal melalui skema Completely Knocked Down (CKD) bersama PT German Motors Manufacturing. Model-model ikonik seperti VW Safari, Beetle 1302, serta Passat LS dan L mulai dirakit di dalam negeri.
Tonggak penting terjadi pada 1974 dengan hadirnya MITRA, kendaraan komersial berbasis T2 bermesin 1.600 cc yang menjadi mobil Volkswagen pertama hasil racikan Indonesia. Popularitas VW Safari mencapai puncaknya pada 1977 ketika dipercaya sebagai kendaraan operasional para camat di seluruh Indonesia. Namun, kebijakan pajak nasional kala itu memaksa VW menyesuaikan kembali strategi bisnisnya.
Setelah sempat meredup, Indomobil Group mengakuisisi PT Garuda Mataram Motor pada 1992 dan memfokuskan bisnis VW pada kendaraan komersial, khususnya Caravelle. Pada 1994, VW Caravelle dipercaya sebagai kendaraan resmi delegasi KTT APEC di Bogor, memperkuat citra premium VW di Indonesia.
Memasuki era modern, VW melakukan konsolidasi bisnis. Pada 2006, PT Garuda Mataram Motor mengambil alih penuh impor dan distribusi mobil penumpang VW. Produksi Semi Knocked Down (SKD) dimulai pada 2008 melalui Touran, disusul Golf Mk6 pada 2009 dan Tiguan pada 2012.
Komitmen jangka panjang Volkswagen di Indonesia ditegaskan pada 2019 melalui peningkatan standar produksi ke tahap Medium Knocked Down (MKD). Fokus utama diarahkan pada VW Tiguan Allspace LWB yang hingga kini menjadi tulang punggung VW di segmen SUV premium.
Lihat Selengkapnya
Siap Liburan Akhir Tahun? Ini dia 7 Tips Seru dan Nyaman Bersama Volkswagen ID. Buzz23 Dec 2025
Siap Liburan Akhir Tahun? Ini dia 7 Tips Seru dan Nyaman Bersama Volkswagen ID. Buzz23 Dec 2025
Jakarta, Goodcar.id — Liburan akhir tahun selalu menjadi momen spesial bagi keluarga Indonesia untuk melakukan perjalanan jauh, dan cerita di sepanjang jalan menjadi bagian tak terpisahkan dari pengalaman liburan. Melalui Volkswagen ID. Buzz, Volkswagen Indonesia mengajak masyarakat menikmati perjalanan yang bukan hanya aman dan nyaman, tetapi juga lebih personal, santai, dan penuh cerita.
Sebagai kendaraan listrik modern dengan karakter ikonik, ID. Buzz dirancang bukan sekadar alat transportasi, melainkan ruang perjalanan yang menyatukan teknologi intuitif dan kenyamanan maksimal. Agar liburan akhir tahun semakin optimal dan tidak melelahkan, berikut Tips untuk road trip saat perjalanan jauh :
Rencanakan Rute dan Titik Pengisian Daya Sejak Awal
Perjalanan liburan yang menyenangkan dimulai dari perencanaan yang baik. Tentukan tujuan, rute perjalanan, serta estimasi waktu tempuh sejak awal. Untuk pengguna kendaraan listrik, penting memetakan lokasi SPKLU, terutama yang mendukung fast charging dan memiliki fasilitas istirahat.
Volkswagen ID. Buzz mendukung fast charging yang mampu mengisi daya dari 10 hingga 80 persen hanya dalam waktu sekitar 30 menit. Dengan begitu, waktu pengisian daya bisa dimanfaatkan untuk beristirahat, makan, atau sekadar menikmati suasana perjalanan tanpa rasa khawatir.
Pastikan Kendaraan Siap Jalan
Sebelum berangkat, lakukan pemeriksaan menyeluruh pada kendaraan. Mulai dari tekanan ban, kondisi rem, daya baterai, hingga cairan penting seperti coolant, minyak rem, dan air washer. Jangan lupa memastikan karet wiper dalam kondisi prima, terutama saat menghadapi cuaca yang tidak menentu selama perjalanan.
Kondisi kendaraan yang optimal akan memberikan rasa aman dan nyaman bagi seluruh anggota keluarga sepanjang perjalanan.
Maksimalkan Kenyamanan Kabin untuk Perjalanan Panjang
Kenyamanan kabin menjadi faktor penting dalam perjalanan jauh. Volkswagen ID. Buzz dibekali 3-zone Air Care Climatronic, memungkinkan pengaturan suhu berbeda untuk pengemudi, penumpang depan, dan penumpang belakang.
Sistem ini secara otomatis menjaga suhu dan kualitas udara kabin, memastikan setiap penumpang tetap merasa nyaman meski menempuh perjalanan panjang.
Relaksasi Tanpa Kompromi
ID. Buzz dirancang sebagai ruang relaksasi berjalan. Kursi pijat, kabin yang senyap, serta ruang lega dari baris pertama hingga ketiga membuat perjalanan terasa lebih santai. Kursi baris ketiga dapat dilipat atau dilepas untuk menambah kapasitas bagasi hingga 2.469 liter, memberikan fleksibilitas maksimal untuk membawa seluruh perlengkapan liburan keluarga.
Pengisian Daya Lebih Praktis
Kemampuan fast charging hingga 200 kW membuat pengisian daya bukan lagi kendala. Dalam waktu singkat, baterai siap digunakan kembali, sehingga perjalanan tetap efisien dan bebas stres.
Gunakan Fitur Keselamatan dan Bantuan Selama Berkendara
Volkswagen ID. Buzz dilengkapi fitur keselamatan canggih seperti Adaptive Cruise Control (ACC) untuk menjaga jarak aman, kamera 360°, dan Side Assist untuk visibilitas menyeluruh. Untuk perjalanan malam, Automatic High Beam Assist membantu pencahayaan optimal tanpa mengganggu pengendara lain.
Hiburan dan Layanan Pendukung Lengkap
Suasana perjalanan semakin menyenangkan dengan Electrochromic Panoramic Smart Glass Roof, sistem infotainment dengan Apple CarPlay dan Android Auto nirkabel, serta sound system premium Harman Kardon 12+1 speaker. Mode berkendara yang dapat disesuaikan—Sport, Eco, Comfort, hingga Individual—mendukung kenyamanan dan efisiensi sesuai kebutuhan.
Volkswagen Indonesia juga menyediakan Emergency Roadside Assistance (ERA) 24 jam di 14023 serta layanan Bengkel Darurat pada 26 Desember 2025, memastikan liburan tetap aman dan bebas khawatir.
Chief Operating Officer Volkswagen Indonesia, Edo Januarko Chandra, menyampaikan bahwa ID. Buzz dirancang untuk menjadikan perjalanan liburan sebagai bagian dari pengalaman dan kebersamaan, bukan sekadar mencapai tujuan.
“Melalui ID. Buzz, setiap perjalanan liburan bukan hanya soal jarak, tetapi tentang cerita yang tercipta di sepanjang jalan bersama keluarga. Karena bersama Volkswagen, setiap perjalanan selalu punya makna,” ujarnya.
Sebagai pelengkap momen liburan, Volkswagen Indonesia menghadirkan kolaborasi eksklusif dengan KrisFlyer, memberikan kesempatan memperoleh hingga 80.000 KrisFlyer miles bagi setiap pembelian ID. Buzz selama periode program.
Dengan persiapan yang tepat, perjalanan akhir tahun menggunakan mobil listrik bukan hanya aman dan efisien, tetapi juga lebih tenang dan menyenangkan.
Lihat Selengkapnya
Menanti Mobil Terbaik Versi FORWOT Car of The Year 202514 Dec 2025
Menanti Mobil Terbaik Versi FORWOT Car of The Year 202514 Dec 2025
Jakarta, GoodCar.id - Melibatkan lebih dari 50 model kendaraan dari berbagai segmen yang telah resmi dipasarkan di Indonesia, ajang ini akan mempertemukan para peserta untuk bersaing dalam lima kategori utama. Forum Wartawan Otomotif Indonesia (FORWOT) kembali menggelar FORWOT Car of The Year (FCY) 2025, dengan malam penganugerahan yang dijadwalkan berlangsung pada 16 Desember 2025 di Live House, Kemang, Jakarta Selatan. FCY 2025 menjadi bentuk apresiasi jurnalis otomotif terhadap kendaraan-kendaraan terbaik yang dihadirkan pabrikan untuk konsumen Tanah Air. Melalui ajang ini, FORWOT juga berharap dapat mendorong pertumbuhan industri otomotif nasional ke arah yang lebih positif.
“FCY merupakan event flagship tahunan yang bertujuan memilih mobil terbaik dalam periode satu tahun sesuai ketentuan yang berlaku. Proses penjurian dilakukan secara independen oleh puluhan juri yang berasal dari jurnalis otomotif berpengalaman,” ujar Ketua Umum FORWOT, Arie Prasetya.
Pada penyelenggaraan tahun ini, FCY 2025 menghadirkan lima kategori utama, yakni The Best of Internal Combustion Engine (ICE), The Best of Hybrid, The Best of Plug-in Hybrid EV, The Best of EV, serta satu penghargaan tertinggi Best of The Best yang dipilih dari seluruh nominasi. Project Leader FCY 2025, Audi Surya, menjelaskan bahwa proses penjurian diawali dengan pengelompokan kendaraan berdasarkan teknologi powertrain atau sistem penggerak.
“Klasifikasi ini kami lakukan seiring dengan berkembangnya tren kendaraan yang semakin beragam di pasar. Konsumen kini memiliki banyak pilihan sesuai kebutuhan aktivitas mereka, sehingga pembagian berdasarkan teknologi mesin dinilai paling relevan dan mencerminkan kondisi pasar otomotif Indonesia saat ini,” jelas Audi.
Penilaian FCY 2025 mencakup kendaraan-kendaraan baru yang dirilis dalam periode Juli 2024 hingga Juli 2025. Tercatat sebanyak 50 model kendaraan dari puluhan merek otomotif telah memenuhi syarat, yakni telah dipasarkan secara resmi, memiliki harga resmi, serta telah dikirimkan kepada konsumen di Indonesia. Berdasarkan pengelompokan powertrain, nominasi FCY 2025 dibagi ke dalam beberapa kategori.
Kategori Internal Combustion Engine (ICE) :
BAIC BJ30
Chery Tiggo Cross
Ford Everest Sport
GWM Tank 300 Diesel
Hyundai Creta
Hyundai Stargazer Cartenz
Hyundai Venue
Mercedes-Benz G500
Mitsubishi Destinator
Mazda CX-60 Sport
Suzuki Fronx
Toyota Hilux Rangga
Kategori Hybrid dan Mild Hybrid (HEV) :
Honda Accord HEV
Honda HR-V HEV
Honda StepWGN
Kia Carnival Hybrid
Lexus LX700 HEV
Mazda CX-60 Sport
Mercedes-Benz G500
Hyundai Palisade HEV terbaru
Hyundai Tucson HEV terbaru
Nissan Serena e-Power
Nissan X-Trail e-Power
Suzuki Fronx Hybrid
Toyota Alphard HEV
Toyota Camry HEV
Toyota Corolla HEV
Toyota Vellfire HEV
Kategori Plug-in Hybrid EV (PHEV) :
Chery Tiggo 9 CSH
Chery Tiggo 8 CSH
Jaecoo J7 SHS
Jaecoo J8 ARDIS SHS
Lexus NX450h+
Mazda CX-80 PHEV
Volvo XC90 Recharge
Kategori Battery Electric Vehicle (BEV) :
AION Hyptec HT
AION V
Aletra L8
BMW iX
BYD Atto 1
BYD M6
BYD Sealion 7
Chery J6 EV
Denza D9
DFSK Seres E3
Geely EX5
GWM ORA 03
Hyundai Kona EV
JAC N35 EV
Kia EV9
MINI Aceman EV
Polytron G3+
VinFast VF3, VF6, VF7
Volkswagen ID.Buzz
Wuling Mitra EV
Xpeng G6
Xpeng X9
Selain kategori utama, FCY 2025 juga menghadirkan sejumlah penghargaan khusus yang ditujukan bagi kendaraan maupun pabrikan otomotif yang aktif di Indonesia. Penghargaan tersebut meliputi Best Design, Best Value for Money, Best Aftersales, Best Feature, hingga Best Public Relation. Seluruh pemenang akan diumumkan bersamaan pada malam penganugerahan FCY 2025. Ajang FCY 2025 turut didukung oleh berbagai sponsor, antara lain Pertamina Lubricants, ASC, Bridgestone Indonesia, Cargloss, Dyandra Promosindo, Zurich, serta Seven Event. Konsistensi FORWOT dalam menyelenggarakan FCY setiap tahun menjadi kontribusi nyata dalam mendorong perkembangan industri otomotif nasional, sekaligus memberikan referensi yang objektif bagi masyarakat Indonesia dalam memilih kendaraan.
Lihat Selengkapnya
Changan Rayakan Produksi ke-30 Juta Sejak 198310 Dec 2025
Changan Rayakan Produksi ke-30 Juta Sejak 198310 Dec 2025
Jakarta, Goodcar.id — Changan resmi menembus pencapaian produksi 30 juta unit yang dirayakan pada 9 Desember 2025. Mungkin banyak yang belum tahu, jika produsen otomotif asal Chongqing itu sudah membuat mobil sejak tahun 1983.
Maka dari itu, produksi unit ke 30 juta ini untuk perusashaan yang hampir berusia 40 tahun begitu sangat penting. Terlebih Changan menjadi pabrikan independen China pertama yang mencapai angka tersebut.
Namun yang paling menarik, lompatan penjualan terjadi signifikan dari 20 juta ke 30 juta unit hanya membutuhkan empat tahun (produksi 20 juta di tahun 2021), yang menandakan agresivitas pertumbuhan mobil listrik Changan.
Saat ini, Changan membawahi lima sub-brand utama yakni Avatr, Nevo, Deepal, Changan, dan Kaicheng. Kelima brand ini menjadi ujung tombak strategi elektrifikasi dan digitalisasi Changan di pasar global.
Changan juga sempat melakukan re-organisasi besar pada 29 Juli lalu. Ketika China Changan Automobile Group Co., Ltd. resmi berdiri sebagai BUMN baru yang berada langsung di bawah pemerintah pusat China, bergabung dengan raksasa lain seperti FAW dan Dongfeng.
Targetkan 5 Juta unit di 2025
Dalam keterangan resminya dikutip 10 Desember 2025, Chairman Zhu Huarong menetapkan target besar Produksi & penjualan 5 juta unit pada 2030
Porsi kendaraan listrik (NEV) lebih dari 60%, dengan penjualan ekspor lebih dari 30%.
Mengutip laman Carnews, disebutkan Changan bukan satu-satunya pabrikan yang menembus angka 30 juta unit di China. Tahun ini 2025, SAIC-GM-Wuling (SGMW) dan FAW-Volkswagen juga mengumumkan pencapaian serupa.
Sebagai perbandingan:
FAW-Volkswagen: butuh 34 tahun untuk mencapai 30 juta unit
Volkswagen global: 46 tahun untuk mencapai milestone yang sama
FAW-Volkswagen menandai rekor itu dengan unit Audi A5L sebagai mobil ke-30 juta yang keluar dari lini produksi.
Sepanjang November, Changan mencatat penjualan 283.000 unit, tumbuh 2,3% secara tahunan. Angka tersebut mencakup:
125.000 unit NEV, naik 23% year-on-year
55.000 unit ekspor, naik signifikan 47%
Rencana 2030: Luncurkan 50 Model NEV Baru
Pada Guangzhou Auto Show 2025, Changan mengumumkan roadmap besar untuk tujuh tahun ke depan. Mereka menargetkan merilis lebih dari 50 model NEV hingga 2030, seluruhnya berbasis arsitektur cerdas baru bernama Tianshu Intelligent Architecture.
Model-model ini akan mencakup SUV entry-level, MPV medium hingga besar, dan SUV off-road.
Per November 2025 Changan mengklaim sudah menjual Deepal Tembus 700 Ribu Unit, Avatr 14.057 unit, Deepal 33.060 unit, dan Nevo 46.909 unit. Deepal bahkan mencatat akumulasi pengiriman 700.000 unit, menjadikannya salah satu sub-brand NEV paling stabil di pasar domestik China.
Lihat Selengkapnya
Goodfriends bisa bertanya lebih jauh tentang ketersediaan unit, promo & benefit menarik, negosiasi harga ataupun simulasi kredit yang sesuai dengan kebutuhan Anda.