Beranda / Mobil Baru / Katalog / Geely EX5

Geely EX5

Rp 475 Juta - Rp 515 Juta
Jarak Tempuh
-
Mesin
Permanent Magnet Synchronous Motor
Roda Penggerak
FWD
Jenis Bahan Bakar
Listrik
Pintu
5
Tempat Duduk
5
Foto Interior
Foto Eksterior
Pilihan Warna
Ciptakan gayamu dengan berbagai pilihan warna
5 Pilihan Warna
Snowy White
Carbon Black
Turquoise Green
Frost Grey
Moonlight Silver
Tipe Kendaraan
Geely EX5 MAX
Rp 515 Juta
Dapatkan Ekslusif Promo
Geely EX5 PRO
Rp 475 Juta
Dapatkan Ekslusif Promo
Fitur Kendaraan
Geely EX5 MAX
Geely EX5 PRO
Jarak Tempuh
-
Jenis Bahan Bakar
Listrik
Mesin
Permanent Magnet Synchronous Motor
Pintu
5
Roda Penggerak
FWD
Tempat Duduk
5
Power Steering
USB
Engine On
Camera Back
Parking Sensor
Bluetooth
ABS EBD
Airbag
Alarm
Immobilizer
Overhead Airbag
Side Airbag
Blind Spot Monitor
Collision Avoidance System
Stability Control
Brake Assist
Tire Pressure Monitor
Child Safety Lock
Emergency Stop Signal
Isofix Child Seat
Central Lock
Power Door Lock
Cruise Control
Headup Display
Navigation
Reading Lamp
Heater
Stereo Am Fm
Wireless Charger
Apple Carplay
Android Auto
Touch Screen
Rear Ac
Electric Seat Adjust
Sunroof
Headrest Adjust
Wiper Auto
Led Daytime
Electric Foldable Mirror
Seat Belt Warning
Hands Free Communication
Welcome Light
Lihat Semua

GEELY EX5
Artikel Terkait
Lihat Semua
3 Kelebihan Geely Coolray, Enggak Cuma Turbo dan Sunroof!
07 Sep 2026
3 Kelebihan Geely Coolray, Enggak Cuma Turbo dan Sunroof! 07 Sep 2026 Jakarta, Goodcar.id - Geely Coolray Flagship punya cukup banyak modal untuk menarik perhatian di segmen SUV. Mesin turbo, desain sporty, panoramic sunroof, sampai fitur ADAS Level 2 menjadi beberapa hal yang paling mudah ditemukan ketika membicarakan mobil ini. Namun, kalau melihatnya lebih dalam, ada sejumlah detail yang justru menarik dan tidak terlalu sering dibahas. Padahal, fitur dan spesifikasi tersebut bisa menjadi nilai tambah ketika konsumen mempertimbangkan Coolray sebagai SUV untuk penggunaan sehari-hari. Setidaknya ada tiga hal yang menurut saya layak masuk daftar hidden selling point Geely Coolray. Kamera 540 Derajat Kamera 540 derajat menjadi salah satu fitur yang cukup menarik pada Geely Coolray. Angka 540 derajat memang terdengar seperti gimmick jika hanya dilihat dari namanya. Namun, sistem tersebut sebenarnya menggabungkan kamera 360 derajat dengan 180-degree transparent underbody view. Dengan sistem ini, layar di dalam kabin dapat memberikan visual seolah-olah bagian bawah kendaraan ikut terlihat. Fungsinya bukan sekadar membantu pengemudi melihat objek di depan, belakang, atau samping mobil. Tampilan tersebut juga bisa membantu ketika pengemudi harus melewati area yang sempit atau kondisi jalan dengan kontur tertentu. Misalnya ketika melewati tanjakan atau turunan dengan sudut yang cukup curam. Pengemudi bisa mendapatkan gambaran tambahan mengenai posisi kendaraan dan area di sekitar bagian bawah mobil. Begitu juga ketika harus bermanuver di tempat parkir yang sempit. Kamera 360 derajat memang sudah cukup banyak digunakan pada mobil modern, tetapi tambahan tampilan transparan pada bagian bawah membuat sistem yang digunakan Coolray memiliki perspektif berbeda. Dengan kata lain, kamera 540 derajat pada Coolray bukan hanya perangkat untuk mempermudah parkir. Fitur ini memberikan tambahan visibilitas yang tidak bisa diperoleh hanya dari posisi pengemudi di balik kemudi. Struktur Bodi Justru Kalau fitur kamera masih mudah terlihat dari layar infotainment, hidden selling point kedua justru berada di tempat yang tidak bisa dilihat konsumen secara langsung. Geely menggunakan bahan 66 persen high-strength steel pada struktur bodi Coolray. Selain itu, terdapat 15,2 persen hot-formed steel. Pembahasan mengenai material bodi memang tidak sepopuler tenaga mesin atau fitur hiburan. Padahal, bagian ini punya peran penting dalam konstruksi sebuah kendaraan, terutama berkaitan dengan kekakuan struktur dan perlindungan penumpang. High-strength steel dan hot-formed steel memiliki karakteristik yang memungkinkan bagian tertentu dari struktur kendaraan dibuat lebih kuat tanpa harus mengandalkan material dalam jumlah berlebihan. Pada praktiknya, pengemudi tentu tidak akan langsung merasakan perbedaan antara bodi yang menggunakan material tersebut dengan kendaraan lain ketika sedang berkendara santai. Namun, justru di sinilah menariknya. Ada bagian dari Coolray yang bekerja di balik layar dan tidak terlihat ketika mobil dipajang di showroom. Jadi, kalau biasanya pembahasan Coolray berhenti pada mesin 1.5 liter turbo dan berbagai fitur kabin, konstruksi bodinya sebenarnya juga layak diperhatikan. Mode Berkendara Eco, Comfort, Sport, dan Adaptive Hal ketiga yang menarik adalah pilihan mode berkendara. Geely Coolray memiliki empat driving mode, yaitu Eco, Comfort, Sport, dan Adaptive. Tiga mode pertama mungkin terdengar cukup familiar. Eco biasanya digunakan ketika pengemudi menginginkan karakter berkendara yang lebih santai dan efisien, Comfort untuk penggunaan sehari-hari, sedangkan Sport memberikan respons yang lebih agresif. Namun, keberadaan mode Adaptive justru menarik untuk diperhatikan. Mode ini memberikan alternatif bagi pengemudi yang tidak ingin terus-menerus menentukan karakter berkendara secara manual. Untuk penggunaan harian, mode seperti ini berpotensi lebih praktis karena karakter kendaraan dapat disesuaikan dengan kondisi berkendara. Memang, fitur ini bukan sesuatu yang secara otomatis membuat Coolray unggul jauh dari seluruh kompetitornya. Tetapi, bagi konsumen yang cukup sering berganti karakter berkendara antara kemacetan kota, jalan terbuka, dan perjalanan luar kota, keberadaan empat pilihan mode memberikan fleksibilitas tambahan. Dan dibandingkan sekadar mengejar angka tenaga, fitur seperti ini justru berhubungan langsung dengan bagaimana mobil digunakan setiap hari. Jadi, Apa yang Sebenarnya Menarik dari Coolray? Kamera 540 derajat memberikan perspektif tambahan melalui transparent underbody view. Selai. itu struktur bodinya menggunakan kombinasi high-strength steel dan hot-formed steel yang menunjukkan perhatian pada konstruksi kendaraan. Sementara empat pilihan driving mode, termasuk Adaptive, memberikan opsi karakter berkendara yang lebih fleksibel. Menariknya lagi, pada varian Flagship, konsumen mendapatkan seluruh paket tersebut tanpa harus membeli SUV dengan harga yang jauh lebih tinggi. Geely Coolray Flagship sendiri dibanderol Rp377 juta, sedangkan varian Standard berada di angka Rp333 juta. Selisih sekitar Rp44 juta tersebut memang tidak memberikan mesin yang lebih bertenaga karena kedua varian sama-sama menggunakan mesin 1.5 liter turbo dengan tenaga 174 PS dan torsi 290 Nm serta transmisi 7-speed wet DCT. Lihat Selengkapnya
Geely Coolray Standard vs Flagship, Beda Rp44 Juta Dapat Apa?
07 Sep 2026
Geely Coolray Standard vs Flagship, Beda Rp44 Juta Dapat Apa? 07 Sep 2026 Jakarta Goodcar.id - Geely Coolray resmi dipasarkan di Indonesia dalam dua varian, Standard dan Flagship. Keduanya sama-sama mengandalkan mesin bensin turbo, tetapi memiliki sejumlah perbedaan pada tampilan dan kelengkapan fitur. Geely Auto Indonesia membanderol Coolray Standard Rp333 juta dan Flagship Rp377 juta on the road (OTR) Jakarta. Dengan demikian, terdapat selisih harga Rp44 juta antara kedua varian tersebut. Lantas, apa yang membedakan Coolray Standard dengan Flagship? Mesin dan transmisi sama Dari sektor mesin, kedua varian menggunakan mesin 1.5 liter turbocharged yang menghasilkan tenaga maksimum 174 PS dan torsi 290 Nm. Tenaga tersebut disalurkan ke roda depan melalui transmisi 7-speed wet dual-clutch transmission (DCT). Artinya, konsumen yang memilih Standard tidak mendapatkan mesin dengan performa lebih rendah dibandingkan Flagship. Perbedaan harga Rp44 juta tersebut bukan berasal dari peningkatan tenaga atau kapasitas mesin. Geely juga menawarkan empat mode berkendara pada Coolray, yakni Eco, Comfort, Sport dan Adaptive. Perbedaan paling jelas ada di eksterior Secara tampilan, Coolray Flagship mendapatkan beberapa perangkat yang membedakannya dari Standard. Salah satu yang paling mudah dikenali adalah penggunaan pelek 18 inci model Battle Axe dengan finishing dark-shadow dan kaliper rem merah. Geely secara resmi mencantumkan pelek 18 inci tersebut sebagai fitur khusus varian Flagship. Sementara itu, Standard menggunakan pelek dengan ukuran lebih kecil. Flagship juga mendapatkan tampilan two-tone dan rear spoiler yang semakin menonjolkan karakter sporty. Perbedaan ini membuat Flagship terlihat lebih agresif ketika dibandingkan langsung dengan Standard. Kabin menawarkan perangkat yang lebih lengkap Masuk ke interior, kedua varian menggunakan layar utama berukuran 14,6 inci dan panel instrumen digital 8,88 inci. Sistem hiburan tersebut mendukung Apple CarPlay dan Android Auto. Geely juga membekali Coolray dengan sejumlah fitur kenyamanan seperti wireless charging. Pada bagian kursi pengemudi, tersedia pengaturan elektrik enam arah, sementara panoramic sunroof memiliki area pandang sekitar 0,8 meter persegi. Namun, karena beberapa fitur tersebut ditampilkan Geely pada halaman produk tanpa rincian pembagian Standard dan Flagship secara lengkap, perbedaan setiap fitur sebaiknya tidak langsung diasumsikan hanya tersedia pada salah satu varian. Fitur keselamatan menjadi salah satu daya tarik Coolray Dari sisi keselamatan, Geely Coolray dibekali struktur bodi dengan penggunaan 66 persen high-strength steel dan 15,2 persen hot-formed steel. Geely juga mencantumkan sejumlah teknologi keselamatan aktif, termasuk Autonomous Emergency Braking (AEB), Intelligent Cruise Control (ICC), serta kamera 540 derajat. Sistem kamera tersebut menggabungkan kamera 360 derajat dengan tampilan transparan bagian bawah kendaraan sehingga pengemudi dapat melihat area di sekitar mobil sekaligus bagian kolongnya. Perangkat keselamatan lain yang tersedia pada Coolray antara lain Electronic Stability Control, traction control, Hill Start Assist, Hill Descent Control dan Tire Pressure Monitoring System. Lalu, apakah Flagship layak ditebus Rp44 juta lebih mahal? Jika melihat spesifikasi mesin, jawabannya cukup jelas, yakni tidak ada perbedaan soal performa mesin pada Flagship. Kedua varian sama-sama menghasilkan 174 PS dan 290 Nm dengan transmisi 7-speed wet DCT. Tambahan harga lebih banyak berkaitan dengan tampilan dan kelengkapan perangkat kendaraan. Flagship menawarkan pelek 18 inci Battle Axe, kaliper rem merah serta sejumlah elemen eksterior yang membuat tampilannya berbeda dari Standard. Sementara itu, bagi konsumen yang lebih mementingkan harga dan performa mesin, Standard sudah menggunakan mesin yang sama dengan varian tertinggi. Dengan selisih Rp44 juta, keputusan akhirnya kembali pada kebutuhan. Standard lebih masuk akal bagi konsumen yang ingin mendapatkan mesin turbo 174 PS dengan harga lebih rendah. Sebaliknya, Flagship lebih cocok bagi konsumen yang menginginkan tampilan lebih lengkap dan perangkat tambahan beraksen sporty yang ditawarkan pada varian tertinggi. Lihat Selengkapnya
Geely Group Raup 3.033 SPK di GIIAS 2026, Geely EX2 Sumbang 70 Persen Penjualan
12 Aug 2026
Geely Group Raup 3.033 SPK di GIIAS 2026, Geely EX2 Sumbang 70 Persen Penjualan 12 Aug 2026 Jakrta, Goodcar.id - Geely Group menutup gelaran GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 dengan torehan 3.033 Surat Pemesanan Kendaraan (SPK). Angka tersebut melonjak lebih dari tiga kali lipat dibandingkan pencapaian Geely Group pada GIIAS 2025, dengan Geely EX2 menjadi model yang paling banyak menyumbang penjualan. Dari total SPK yang dikantongi sepanjang GIIAS 2026, sekitar 70 persen berasal dari Geely EX2. Artinya, mobil listrik mungil yang dibanderol mulai Rp239,9 juta tersebut menjadi penopang utama penjualan Geely Group selama pameran otomotif tahunan itu. Sales and Channel Development Director Geely Auto Indonesia, Constantinus Herlijoso, mengatakan capaian tersebut juga berjalan beriringan dengan tingginya aktivitas test drive. Sepanjang pameran, Geely Group mencatat lebih dari 2.000 sesi test drive dari pengunjung. “Kami mengapresiasi antusiasme pengunjung terhadap lineup yang dihadirkan Geely Group selama GIIAS 2026. Tahun ini, kami mencatatkan total 3.033 SPK dan lebih dari 2.000 sesi test drive. Berdasarkan feedback dari konsumen, pengalaman berkendara menjadi salah satu faktor penting dalam keputusan pembelian mereka, terutama setelah merasakan langsung build quality dan karakter berkendara yang kami tawarkan,” ujar Constantinus Herlijoso, Sales and Channel Development Director Geely Auto Indonesia. Kontribusi sekitar 70 persen terhadap total SPK membuat Geely EX2 menjadi model dengan peran paling besar dalam penjualan Geely Group di GIIAS 2026. Jika dihitung dari total tersebut, kontribusinya berada di kisaran 2.100 unit pemesanan. Geely juga menyebut secara keseluruhan sudah lebih dari 6.500 konsumen Indonesia memilih Geely EX2. Model ini diposisikan sebagai mobil listrik untuk kebutuhan mobilitas harian dengan kombinasi dimensi kompak, teknologi elektrifikasi, serta harga yang relatif terjangkau di segmennya. Geely EX2 dipasarkan dengan harga mulai Rp239,9 juta. Selain kendaraan, konsumen mendapatkan sejumlah benefit kepemilikan berupa wall charger berikut instalasi dasar serta portable charger. Klaim Geely, EX2 juga menyandang status sebagai “No. 1 World’s Best-Selling Small EV” berdasarkan data penjualan IHS Sales Data yang merupakan bagian dari S&P Global Mobility. Tingginya angka SPK Geely EX2 juga terlihat dari aktivitas test drive. Model tersebut menjadi kendaraan yang paling banyak dicoba pengunjung booth Geely Group selama GIIAS 2026. Bagi Geely, test drive menjadi salah satu titik penting dalam proses pembelian karena konsumen dapat merasakan langsung karakter berkendara dan sejumlah fitur yang ditawarkan sebelum memutuskan melakukan pemesanan. Siapkan 2.000 Unit Geely EX2 Lonjakan pemesanan selama GIIAS 2026 turut diikuti langkah Geely untuk menjaga ketersediaan unit. Geely mengklaim telah menyiapkan lebih dari 2.000 unit EX2 untuk memenuhi permintaan konsumen. Sejumlah unit yang dipesan selama GIIAS 2026 bahkan sudah mulai dikirimkan kepada konsumen. Ketersediaan stok tersebut menjadi faktor penting mengingat tingginya kontribusi EX2 terhadap total SPK Geely Group selama pameran. Selain EX2, Geely membawa sejumlah model lain ke GIIAS 2026, yakni Geely EX5, Geely Starray EM-i, Geely Coolray, dan Geely Okavango. Komposisi produk tersebut menunjukkan Geely tidak hanya mengandalkan satu jenis teknologi. EX2 dan EX5 berada di lini kendaraan listrik, sementara Starray EM-i mengisi segmen plug-in hybrid electric vehicle (PHEV). Di sisi lain, Coolray dan Okavango tetap menawarkan pilihan kendaraan dengan mesin pembakaran internal atau internal combustion engine (ICE). Portofolio Geely Group di GIIAS 2026 juga diperkuat ZEEKR sebagai merek kendaraan elektrifikasi dengan pendekatan Tech-Luxury. Produk yang ditampilkan mencakup ZEEKR 009, ZEEKR 009 Grand, ZEEKR 7X, dan ZEEKR 9X. Dengan total 3.033 SPK dan lebih dari 2.000 sesi test drive, hasil GIIAS 2026 menunjukkan adanya peningkatan aktivitas penjualan Geely Group dibandingkan tahun sebelumnya. Namun, kontribusi Geely EX2 yang mencapai sekitar 70 persen juga memperlihatkan bahwa penjualan Geely Group masih sangat bertumpu pada satu model. Sementara itu, model lain seperti EX5, Starray EM-i, Coolray, Okavango, serta jajaran ZEEKR memiliki ruang untuk memperbesar kontribusinya di pasar Indonesia. Bagi Geely, tantangan berikutnya bukan hanya mempertahankan momentum setelah GIIAS 2026, tetapi juga memastikan pemenuhan unit dari ribuan SPK sekaligus menjaga minat konsumen terhadap produk lain di luar EX2. Lihat Selengkapnya
Geely EX2 Dimodifikasi Pakai Velg Kalcer, Tampil Retro Futuristik
11 Aug 2026
Geely EX2 Dimodifikasi Pakai Velg Kalcer, Tampil Retro Futuristik 11 Aug 2026 JAKARTA, Goodcar.id – Geely EX2 ternyata tidak cuma menarik perhatian lewat statusnya sebagai mobil listrik mungil. Model ini juga mulai masuk ke ranah modifikasi, salah satunya lewat penggunaan velg aftermarket HSR yang membuat tampilannya berubah menjadi lebih berkarakter. Geely Auto Indonesia berkolaborasi dengan HSR Wheel untuk mengubah tampilan Geely EX2 berkelir Comet Gray. Ubahan difokuskan pada sektor kaki-kaki dengan mengandalkan kombinasi velg HSR Boafeo dan HSR Aerotech ring 16 yang membawa gaya retro-motorsport. Pilihan tersebut membuat karakter Geely EX2 terlihat berbeda dibanding tampilan standarnya. Desain aerodisc pada HSR Aerotech memberikan kesan klasik, tetapi tetap nyambung dengan bentuk bodi EX2 yang futuristis dan kompak. Konsep modifikasi ini juga menunjukkan bahwa mobil listrik berukuran kecil seperti Geely EX2 masih memiliki ruang untuk dipersonalisasi. Pemilik tidak harus mengubah bodi secara berlebihan untuk mendapatkan tampilan berbeda karena permainan velg dan ban saja sudah cukup mengubah karakter mobil. “Respons positif dari automotive enthusiasts terhadap Geely EX2 menjadi salah satu alasan kami menghadirkan kolaborasi ini bersama HSR Wheel. Melalui modifikasi ini, kami ingin menunjukkan bahwa Geely EX2 dapat menjadi kanvas eksplorasi bagi penggunanya untuk menampilkan karakter dan gaya personal, tanpa mengorbankan kenyamanan maupun kepraktisannya sebagai kendaraan listrik sehari-hari,” ujar Constantinus Herlijoso, Sales and Channel Development Director Geely Auto Indonesia. Dari sisi desain, penggunaan velg bergaya aerodisc bukan sekadar mengejar tampilan. Konsep tersebut mengambil inspirasi dari desain roda yang mengutamakan efisiensi aerodinamika, sehingga tetap memiliki keterkaitan dengan karakter sebuah kendaraan listrik. HSR Aerotech dipadukan dengan HSR Boafeo berukuran ring 16. Kombinasi ini kemudian dibalut ban Accelera Eco Plush berukuran 205/60 R16 99V XL. Pemilihan ban tersebut diarahkan untuk menjaga keseimbangan antara kenyamanan, stabilitas dan tingkat kebisingan ketika digunakan sehari-hari. Ukuran yang digunakan juga mempertahankan proporsi Geely EX2 agar tidak terlihat terlalu ekstrem setelah dimodifikasi. Modifikasi Tidak Harus Mengorbankan Kenyamanan Modifikasi tidak harus selalu identik dengan ubahan suspensi ekstrem, bodi lebar atau peningkatan performa yang bahkan mengorbankan kenyamanan. Mengganti velg dengan desain yang tepat bisa menjadi cara paling sederhana untuk membuat mobil memiliki identitas berbeda. Geely EX2 sendiri memiliki dimensi kompak yang membuat permainan desain pada bagian roda cukup berpengaruh terhadap tampilan keseluruhan. Bentuk bodinya yang membulat dan futuristis berpadu dengan desain velg aerodisc, menghasilkan gaya yang berada di antara nuansa retro dan modern. Kolaborasi Geely Auto Indonesia dan HSR Wheel sekaligus memperlihatkan semakin terbukanya ruang aftermarket untuk kendaraan listrik. Pemilik EV kini tidak hanya mempertimbangkan efisiensi dan teknologi, tetapi juga mulai melihat mobil sebagai bagian dari gaya personal. Meski demikian, modifikasi pada kendaraan listrik tetap perlu memperhatikan aspek keamanan dan fungsi. Pemilihan ukuran velg, ban, spesifikasi beban, hingga karakter berkendara perlu disesuaikan agar perubahan tampilan tidak mengganggu kenyamanan maupun pengendalian kendaraan. Di sisi pasar, Geely EX2 juga masih menjadi salah satu model yang diandalkan Geely Auto Indonesia. Secara global, EX2 diklaim telah mencatat penjualan lebih dari 550.000 unit sepanjang periode Januari 2025 hingga Juni 2026 dan disebut sebagai small EV terlaris di dunia pada periode tersebut. Di Indonesia, Geely EX2 telah dipercaya oleh lebih dari 6.500 konsumen dan menjadi model Geely dengan penjualan tertinggi di pasar nasional. Angka tersebut membuat EX2 memiliki basis pengguna yang cukup besar untuk berkembang, termasuk dari sisi personalisasi dan modifikasi. Untuk memenuhi permintaan pasar, Geely Auto Indonesia juga menyiapkan tambahan produksi EX2 di dalam negeri. Lebih dari 2.000 unit Geely EX2 saat ini disebut sudah tersedia dan siap dikirim kepada konsumen. Dengan begitu, Geely EX2 bukan hanya bermain di segmen mobil listrik perkotaan dengan desain kompak. Kehadiran versi modifikasi menggunakan velg HSR menunjukkan bahwa mobil listrik mungil pun mulai punya ruang di dunia modifikasi, termasuk bagi pemilik yang ingin tampil beda tanpa menghilangkan fungsi utamanya sebagai kendaraan harian. Lihat Selengkapnya

TANYA LEBIH JAUH TENTANG UNIT

Goodfriends bisa bertanya lebih jauh tentang ketersediaan unit, promo & benefit menarik, negosiasi harga ataupun simulasi kredit yang sesuai dengan kebutuhan Anda.