Beranda / Mobil Baru / Katalog / BAIC BJ40

BAIC BJ40

Rp 790 Juta
Kapasitas Mesin
1,999 CC
Mesin
2.0L Petrol Engine, 4 Cylinder 16 Valve DOHC
Roda Penggerak
AWD
Jenis Bahan Bakar
Bensin
Pintu
5
Tempat Duduk
5
Foto Interior
Foto Eksterior
Pilihan Warna
Ciptakan gayamu dengan berbagai pilihan warna
7 Pilihan Warna
Flame Red
Jade Black
Ocean Blue
Porcelain Blue
Forest Green
Snow White
Matte Green
Tipe Kendaraan
BAIC BJ40 PLUS
Rp 790 Juta
Dapatkan Ekslusif Promo
Fitur Kendaraan
BAIC BJ40 PLUS
Kapasitas Mesin
1,999 CC
Jenis Bahan Bakar
Bensin
Mesin
2.0L Petrol Engine, 4 Cylinder 16 Valve DOHC
Pintu
5
Roda Penggerak
AWD
Tempat Duduk
5
Power Steering
USB
Engine On
Camera Back
Parking Sensor
Bluetooth
ABS EBD
Airbag
Alarm
Immobilizer
Overhead Airbag
Side Airbag
Collision Avoidance System
Stability Control
Brake Assist
Tire Pressure Monitor
Child Safety Lock
Emergency Stop Signal
Isofix Child Seat
Central Lock
Power Door Lock
Cruise Control
Headup Display
Navigation
Reading Lamp
Heater
Stereo Am Fm
Wireless Charger
Apple Carplay
Android Auto
Touch Screen
Rear Ac
Electric Seat Adjust
Sunroof
Headrest Adjust
Wiper Auto
Led Daytime
Electric Foldable Mirror
Seat Belt Warning
Hands Free Communication
Welcome Light
Lihat Semua

BAIC BJ40
Artikel Terkait
Lihat Semua
Intip Spesifikasi BAIC T1, Mobil Listrik Perdana BAIC di Indonesia yang Dibuka Mulai Rp300 Jutaan
10 Jul 2026
Intip Spesifikasi BAIC T1, Mobil Listrik Perdana BAIC di Indonesia yang Dibuka Mulai Rp300 Jutaan 10 Jul 2026 Tangerang, GoodCar.id – PT JIO Distribusi Indonesia (JDI) resmi memperkenalkan BAIC T1, kendaraan listrik murni atau Battery Electric Vehicle (BEV) pertama BAIC untuk pasar Indonesia. Kehadiran model ini menjadi langkah awal BAIC dalam memasuki era kendaraan energi baru (New Energy Vehicle/NEV) sekaligus memperkuat persaingan di segmen mobil listrik premium yang semakin berkembang di Tanah Air. Dengan harga pre-booking yang diproyeksikan berada di kisaran Rp300 jutaan, BAIC T1 hadir menawarkan kombinasi desain modern, kabin lapang, teknologi pintar, dan fitur premium yang ditujukan bagi konsumen urban yang menginginkan kendaraan listrik praktis untuk penggunaan sehari-hari. BAIC Indonesia menargetkan penjualan hingga 1.000 unit sampai akhir 2026 dan membidik sekitar 16 persen pangsa pasar segmen Premium Hatchback Crossover EV di Indonesia. Awal Strategi Kendaraan Listrik BAIC di Indonesia Chief Operating Officer PT JIO Distribusi Indonesia, Dhani Yahya, mengatakan peluncuran BAIC T1 menjadi tonggak penting dalam strategi jangka panjang perusahaan untuk membangun portofolio kendaraan energi baru di Indonesia. Menurutnya, pertumbuhan pasar kendaraan listrik yang terus meningkat menunjukkan bahwa masyarakat Indonesia semakin siap menerima teknologi mobilitas ramah lingkungan. Dukungan pemerintah serta semakin berkembangnya infrastruktur pengisian daya turut menjadi faktor pendorong adopsi kendaraan listrik nasional. BAIC optimistis kehadiran T1 dapat memperluas basis pelanggan sekaligus memperkuat posisi merek sebagai salah satu pemain baru di pasar kendaraan listrik Indonesia. Berbasis Arcfox, Hadir dengan DNA Premium BAIC T1 sebenarnya dikembangkan dari Arcfox T1, salah satu model yang berasal dari sub-brand premium milik BAIC Group di Tiongkok. Meski menggunakan nama BAIC T1 untuk pasar Indonesia, kendaraan ini tetap mempertahankan karakter premium yang menjadi ciri khas Arcfox, mulai dari kualitas manufaktur, desain modern, hingga teknologi yang diusung. Langkah ini dilakukan agar BAIC dapat menghadirkan kendaraan listrik dengan nilai kompetitif tanpa menghilangkan identitas premium yang melekat pada produk tersebut. Kabin Luas dan Wheelbase Terpanjang di Kelasnya Salah satu daya tarik utama BAIC T1 adalah dimensinya yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan mobilitas masyarakat perkotaan. Mobil listrik ini memiliki ukuran panjang 4.337 mm, lebar 1.860 mm, dan tinggi 1.572 mm, dengan wheelbase mencapai 2.770 mm. Angka tersebut menjadikannya sebagai salah satu kendaraan dengan wheelbase terpanjang di segmennya. Dimensi yang besar memberikan keuntungan berupa ruang kabin yang lebih lega bagi penumpang. Tidak hanya itu, BAIC T1 juga menawarkan hingga 32 ruang penyimpanan, termasuk tujuh phone holder dan lima hook multifungsi yang mendukung aktivitas harian pengguna. Kesan premium semakin terasa berkat penggunaan velg berukuran 18 inci, yang diklaim sebagai salah satu yang terbesar di kelasnya. Untuk meningkatkan kenyamanan, BAIC turut menghadirkan Sky Roof seluas 2,34 meter persegi yang dipadukan dengan electric sunshade sehingga kabin terasa lebih lapang dan terang. Dibekali Teknologi Pintar dan Fitur ADAS Lengkap Masuk ke sektor teknologi, BAIC T1 dibekali layar infotainment berukuran besar yang terintegrasi dengan panel instrumen digital modern. Sistem ini mendukung konektivitas smartphone dan pembaruan perangkat lunak melalui teknologi Over-the-Air (OTA) sehingga kendaraan dapat terus mendapatkan peningkatan fitur tanpa harus datang ke bengkel. Pada aspek keselamatan, BAIC T1 dibekali 12 fitur Advanced Driver Assistance System (ADAS) yang dirancang untuk membantu pengemudi dalam berbagai kondisi berkendara. Kehadiran teknologi tersebut membuat pengalaman berkendara menjadi lebih aman, nyaman, dan intuitif, terutama saat digunakan di lingkungan perkotaan yang padat. Jarak Tempuh 425 Km dan Fast Charging 25 Menit BAIC T1 menggunakan baterai berkapasitas 42,3 kWh yang mampu menghasilkan jarak tempuh hingga 425 kilometer berdasarkan standar CLTC. Untuk mendukung mobilitas modern, mobil ini telah dilengkapi teknologi DC Fast Charging yang memungkinkan pengisian daya dari 30 persen hingga 80 persen hanya dalam waktu sekitar 25 menit. Kemampuan tersebut membuat pengguna tidak perlu menunggu lama saat melakukan pengisian daya, baik untuk aktivitas harian maupun perjalanan jarak jauh. Punya Fitur V2L dan Vehicle-to-Vehicle Charging Keunggulan lain yang ditawarkan BAIC T1 adalah hadirnya fitur Vehicle-to-Load (V2L) dengan kapasitas hingga 3.500 watt. Fitur ini memungkinkan kendaraan menjadi sumber listrik portabel untuk mengoperasikan berbagai perangkat elektronik seperti laptop, peralatan rumah tangga, hingga perlengkapan aktivitas luar ruangan. Selain itu, BAIC T1 juga telah mendukung Vehicle-to-Vehicle (V2V) Charging, teknologi yang memungkinkan kendaraan berbagi daya dengan kendaraan listrik lainnya. Dipadukan dengan sistem audio enam speaker dan teknologi Soundproof Cabin yang mampu meredam hingga 85 persen suara dari luar, BAIC T1 menawarkan pengalaman berkendara yang nyaman sekaligus modern. Dengan berbagai fitur tersebut, BAIC T1 hadir sebagai alternatif menarik di segmen mobil listrik premium dengan harga yang relatif terjangkau, sekaligus menjadi langkah awal BAIC dalam memperluas pasar kendaraan listrik di Indonesia. Lihat Selengkapnya
10 Mobil Paling Ditunggu di GIIAS 2026, Siap Ramaikan Persaingan Mobil Listrik dan Hybrid
08 Jul 2026
10 Mobil Paling Ditunggu di GIIAS 2026, Siap Ramaikan Persaingan Mobil Listrik dan Hybrid 08 Jul 2026 Jakarta, Goodcar.id – Pameran Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 diperkirakan akan menjadi salah satu ajang otomotif paling menarik di tahun ini. Sejumlah pabrikan sudah menyiapkan model terbaru yang sebelumnya telah meluncur di pasar global, sementara beberapa lainnya masih berstatus rumor kuat dan diprediksi melakukan debut di Indonesia. Dominasi kendaraan elektrifikasi diperkirakan masih berlanjut, mulai dari mobil listrik murni (BEV), plug-in hybrid (PHEV), hingga hybrid konvensional. Berikut 10 mobil yang paling dinantikan hadir di GIIAS 2026. 1. Hyundai Ioniq 3 Mobil baru di GIIAS 2026 nantinya adalah Hyundai Ioniq 3. Model ini menjadi salah satu model yang paling dinanti setelah resmi diperkenalkan secara global. Hyundai Ioniq 3 mengisi segmen crossover kompak dan menggunakan platform E-GMP 400V. Dari sisi dimensi, Ioniq 3 memiliki panjang 4.155 mm, lebar 1.800 mm, tinggi 1.505 mm, dan wheelbase 2.680 mm. Motor listrik penggerak roda depan (FWD) menghasilkan tenaga 147 PS dengan torsi 250 Nm. Hyundai menawarkan dua pilihan baterai, yakni 42,2 kWh dan 61 kWh. Jarak tempuhnya mencapai 344 km hingga 496 km berdasarkan standar WLTP. Sementara pengisian daya DC dari 10 hingga 80 persen diklaim hanya membutuhkan waktu sekitar 29 menit. Kapasitas bagasinya mencapai 441 liter sehingga tetap praktis untuk penggunaan keluarga. 2. Honda Super One Mobil listrik di GIIAs 2026 lainnya adalah Honda Super One. Honda juga diperkirakan membawa kejutan melalui Super One, city car listrik mungil hasil pengembangan GAC Honda untuk pasar China. Mobil ini diperkirakan memiliki panjang sekitar 3,8 meter dengan motor listrik berkekuatan sekitar 70–80 kW dan menggunakan baterai LFP. Jarak tempuhnya diperkirakan mencapai sekitar 400 km berdasarkan siklus CLTC. Penggeraknya menggunakan konfigurasi roda depan (FWD). Meski spesifikasi finalnya masih menunggu peluncuran resmi, Honda Super One dinilai berpotensi menjadi pesaing baru di segmen city EV yang terus berkembang. 3. Leapmotor C10 Leapmotor C10 menjadi salah satu SUV listrik asal China yang mulai menarik perhatian di berbagai negara, termasuk Indonesia. SUV ini memiliki dimensi panjang 4.739 mm, lebar 1.900 mm, tinggi 1.680 mm dengan wheelbase 2.825 mm. Motor listriknya menghasilkan tenaga 170 kW dengan torsi 320 Nm yang dipadukan baterai berkapasitas 69,9 kWh. Dalam pengujian WLTP, Leapmotor C10 mampu menempuh jarak hingga 420 km dan sudah mendukung DC Fast Charging. Mobil ini juga menggunakan platform terbaru LEAP 3.0. 4. Wuling Aira Mobil terbaru di GIIAs 2026 berikutnya ada Wuling AIRA 2026. Nama Wuling Aira mulai ramai diperbincangkan sebagai calon mobil listrik entry level terbaru Wuling, meski hingga kini belum diperkenalkan secara resmi. Berdasarkan berbagai bocoran, mobil ini diperkirakan hadir sebagai city EV empat pintu dengan pilihan baterai sekitar 16 kWh dan 25 kWh. Jarak tempuhnya diprediksi berada di kisaran 200 hingga 300 km berdasarkan standar CLTC dengan konfigurasi empat penumpang. Jika benar dipasarkan di Indonesia, posisi Wuling Aira diperkirakan berada di bawah Air ev dan menjadi model listrik paling terjangkau dalam lini produk Wuling. Harga juga diperkirakan berada di kisaran Rp170–200 jutaan, meski hingga kini belum ada konfirmasi resmi dari pabrikan. 5. Toyota Hilux EV Toyota juga diperkirakan akan membawa Hilux EV Prototype yang sebelumnya sudah diperkenalkan di pasar global. Mobil ini menggunakan motor listrik tunggal dengan penggerak roda belakang (RWD) dan mempertahankan konfigurasi double cabin. Toyota belum mengumumkan kapasitas baterai maupun tenaga motor listriknya. Namun Hilux EV diklaim tetap memiliki kemampuan angkut hingga sekitar satu ton sehingga tetap cocok digunakan sebagai kendaraan komersial. 6. Jaecoo J5 SHS Jaecoo J5 SHS diprediksi menjadi salah satu model plug-in hybrid yang akan menarik perhatian di GIIAS 2026. Mobil ini menggunakan mesin 1.5 liter turbo yang dipadukan motor listrik melalui sistem Super Hybrid System (SHS) dan transmisi Dedicated Hybrid Transmission (DHT). Tenaga gabungannya diperkirakan mencapai sekitar 340 hp. Mobil ini juga diklaim mampu melaju sekitar 120 km hanya menggunakan tenaga listrik, sementara total jarak tempuh kombinasi mesin bensin dan baterai mencapai lebih dari 1.200 km. 7. Suzuki XL7 Facelift Suzuki XL7 Facelift juga diprediksi tampil di GIIAS 2026 meski hingga kini belum diumumkan secara resmi. Sejumlah bocoran memperlihatkan perubahan desain pada grille depan, lampu utama, desain velg, hingga penyegaran interior. Sementara dari sisi teknologi, Suzuki diperkirakan masih mempertahankan sistem Smart Hybrid Vehicle by Suzuki (SHVS) yang sudah digunakan pada model sebelumnya. 8. Hyundai INSTER Mobil terbaru lainnya di GIIAS 2026 adalah Hyundai INSTER. Selain Ioniq 3, Hyundai juga memiliki amunisi baru melalui INSTER, mobil listrik kompak yang dikembangkan dari Hyundai Casper Electric. Mobil ini memiliki panjang 3.825 mm, lebar 1.610 mm, tinggi 1.575 mm, dan wheelbase 2.580 mm. Hyundai menawarkan dua pilihan motor listrik. Varian Standard Range menghasilkan tenaga 97 PS, sedangkan Long Range mencapai 115 PS. Keduanya memiliki torsi 147 Nm. Pilihan baterainya terdiri dari 42 kWh dan 49 kWh dengan jarak tempuh masing-masing hingga 327 km dan 370 km berdasarkan standar WLTP. INSTER juga sudah dilengkapi pengisian cepat DC yang mampu mengisi baterai dari 10 hingga 80 persen dalam waktu sekitar 30 menit, serta berbagai fitur modern seperti dual layar 10,25 inci, Vehicle-to-Load (V2L), OTA Update, Hyundai SmartSense, hingga wireless charging. 9. Danza B5 Denza B5 yang berubah nama setelah sakuk Indonesia menjadi DAnza B5 diprediksi menjadi salah satu SUV premium yang paling dinantikan jika benar hadir di GIIAS 2026. SUV plug-in hybrid ini menggunakan platform DMO (Dual Mode Off-road) dengan konstruksi ladder frame sehingga dirancang memiliki kemampuan off-road yang mumpuni. Dimensinya cukup besar dengan panjang 4.888 mm, lebar 1.970 mm, tinggi 1.920 mm, serta wheelbase 2.800 mm. Denza B5 menggabungkan mesin 1.5 liter turbo dengan dual motor listrik berpenggerak AWD. Pada spesifikasi China, tenaga gabungannya mencapai hingga 505 kW atau sekitar 687 PS dengan torsi sekitar 760 Nm. Mobil ini menggunakan Blade Battery LFP berkapasitas 31,8 kWh yang mampu memberikan jarak tempuh listrik hingga 125 km (CLTC), sementara total jarak tempuh kombinasi mencapai sekitar 1.200 km. Selain performa tinggi, Denza B5 juga menawarkan fitur off-road seperti differential lock, Tank Turn, suspensi adaptif, serta ADAS Level 2+. 10. BAIC T1 Mobil lain terbaru lainnya yang akan hadir di GIIAS 2026 adalah BAIC T!. Nama BAIC T1 belakangan mulai ramai diperbincangkan sebagai salah satu calon SUV yang berpotensi hadir di Indonesia. Namun hingga saat ini BAIC belum mengumumkan model resmi bernama T1. Kemungkinan besar nama tersebut masih berupa kode pengembangan atau merujuk pada model lain yang belum diluncurkan secara global. Karena itu, spesifikasi resmi maupun jadwal peluncurannya masih belum dapat dipastikan. Persaingan GIIAS 2026 Diprediksi Semakin Ketat Jika seluruh model tersebut benar-benar hadir di GIIAS 2026, pameran tahun depan akan menjadi salah satu yang paling kompetitif dalam sejarah industri otomotif Indonesia. Menariknya, mayoritas mobil yang diprediksi meluncur merupakan kendaraan elektrifikasi, mulai dari BEV, PHEV hingga hybrid. Hal ini menunjukkan bahwa transformasi menuju mobil ramah lingkungan di Indonesia akan semakin cepat, sekaligus memberikan pilihan yang semakin beragam bagi konsumen, baik di segmen city car, SUV keluarga, hingga kendaraan komersial. Lihat Selengkapnya
Bocoran Mobil Baru BAIC 2026 : BJ30 HEV & Arcfox T1 Bakal Bikin Geger?
06 Mar 2026
Bocoran Mobil Baru BAIC 2026 : BJ30 HEV & Arcfox T1 Bakal Bikin Geger? 06 Mar 2026 Jakarta, Goodcar.id - BAIC Indonesia mulai menebar bocoran mobil baru yang bakal hadir pada 2026. Dari BJ30 HEV hybrid sampai hatchback listrik premium Arcfox T1. Setelah sukses meluncurkan BAIC X55 II dan BJ40 Plus pada 2024, lalu BJ30 Hybrid pada 2025, tahun depan giliran BJ30 HEV versi CKD (Completely Knocked Down) siap meramaikan lini hybrid. Produksi lokal ini bukan cuma soal jualan, tapi bagian dari strategi jangka panjang BAIC menjadikan Indonesia basis manufaktur regional di Asia Tenggara. Arcfox T1, Mobil Listrik Pesaing BYD Dolphin Selain hybrid, BAIC juga bawa sub-brand listrik Arcfox ke Indonesia. Arcfox dikenal sebagai mobil listrik premium yang futuristik dan sudah hits di Tiongkok. Pengembangan Arcfox melibatkan perusahaan global seperti Magna, Huawei, Baidu, Autoliv, CATL, dan Bosch. Dari baterai sampai sistem ADAS dan teknologi otonom, semua dikolaborasikan untuk pengalaman berkendara yang aman dan futuristik. Tahun depan, Arcfox T1 bakal jadi model entry level yang masuk segmen medium hatchback EV, bersaing dengan BYD Dolphin, Wuling Cloud EV, MG4 EV, GWM Ora, dan AION UT. Dhani Yahya, COO BAIC Indonesia, bilang “Arcfox T1 sudah sukses di negara asalnya. Kami yakin kesuksesan itu akan dibawa ke Indonesia.” BAIC X1 EV, Small Hatchback Listrik Selain Arcfox T1, BAIC juga menyiapkan BAIC X1 untuk segmen small hatchback EV. Dengan panjang sekitar 3,8–4,2 meter, model ini siap bersaing dengan Wuling Binguo dan BYD Atto 1, menambah pilihan EV kompak buat konsumen Indonesia. Gak cuma mobil baru, BAIC juga memperluas jaringan dealer. Targetnya: 28 dealer di seluruh Indonesia pada akhir 2026, fokus awal di Jabodetabek. Saat ini ada 6 dealer, dan rencananya akan ditambah 7 dealer baru. Semua dealer bakal melayani penjualan, servis, hingga penyediaan suku cadang untuk BAIC dan Arcfox. Layanan Purna Jual Biar Pengalaman Makin Mantap BAIC juga serius soal layanan purna jual, termasuk: Garansi kendaraan 5 tahun Servis gratis 4 tahun / 80.000 km Emergency Roadside Assistance gratis 5 tahun Genuine spare parts tersedia di seluruh dealer Dhani Yahya menegaskan, “Indonesia bukan cuma pasar penting, tapi bakal jadi hub manufaktur strategis BAIC di Asia Tenggara.” Lihat Selengkapnya
BAIC Indonesia Targetkan Penjualan Naik Hampir 200 Persen pada 2026
06 Mar 2026
BAIC Indonesia Targetkan Penjualan Naik Hampir 200 Persen pada 2026 06 Mar 2026 Jakarta, Goodcar.id - BAIC Indonesia menyiapkan langkah agresif untuk memperkuat posisinya di pasar otomotif nasional. Melalui PT JIO Distribusi Indonesia sebagai distributor resmi, pabrikan asal Tiongkok ini menargetkan pertumbuhan penjualan hampir 200 persen pada tahun 2026. Strategi tersebut akan ditempuh melalui kombinasi ekspansi jaringan dealer, peluncuran model baru, hingga penguatan layanan purna jual. Rencana itu disampaikan dalam acara buka puasa bersama media yang digelar di kawasan Gading Serpong, Tangerang. Chief Operating Officer BAIC Indonesia, Dhani Yahya, menjelaskan bahwa target pertumbuhan tersebut merupakan bagian dari strategi ekspansi yang lebih agresif di pasar otomotif Indonesia. “Pertumbuhan yang kami targetkan pada 2026 merupakan bagian dari strategi ekspansi BAIC Indonesia yang lebih agresif untuk meneguhkan posisinya sebagai pemain yang serius di industri otomotif Indonesia,” ujar Dhani Yahya. Ia menambahkan, perusahaan terus melakukan penguatan baik dari sisi produk maupun jaringan penjualan dan layanan purna jual untuk mendorong peningkatan penjualan. Segmen SUV dan 4x4 Dinilai Punya Peluang Besar Target pertumbuhan tersebut muncul di tengah dinamika pasar otomotif nasional. Sepanjang 2025, total penjualan mobil di Indonesia tercatat menurun dibandingkan tahun sebelumnya. Data industri menunjukkan penjualan kendaraan roda empat turun dari 865.723 unit pada 2024 menjadi 803.687 unit pada 2025. Meski demikian, segmen kendaraan 4x4 justru mengalami pertumbuhan signifikan. Penjualan mobil di segmen tersebut meningkat sekitar 27 persen, dari 15.209 unit menjadi 19.244 unit dalam periode yang sama. Kenaikan ini memperlihatkan meningkatnya minat konsumen terhadap kendaraan dengan karakter tangguh. BAIC melihat tren ini sebagai peluang besar, mengingat sebagian besar lini produk mereka berada di segmen SUV dan kendaraan 4x4. Model seperti BAIC X55 II dan BJ40 Plus menjadi contoh kendaraan yang menyasar kebutuhan tersebut. Menurut BAIC, kombinasi ketangguhan, teknologi, dan fleksibilitas penggunaan di berbagai kondisi jalan menjadi faktor yang mendorong meningkatnya minat konsumen terhadap kendaraan di kelas ini. Penjualan Ditargetkan Tembus 2.018 Unit Sepanjang 2025, BAIC Indonesia mencatat penjualan retail sebanyak 677 unit. Dengan strategi ekspansi yang lebih agresif, perusahaan menargetkan penjualan meningkat menjadi 2.018 unit pada tahun 2026. Jika target tersebut tercapai, angka tersebut setara dengan pertumbuhan sekitar 198 persen dibandingkan tahun sebelumnya. “Dengan dukungan produk yang kompetitif serta jaringan dealer yang terus berkembang, kami optimistis dapat mempercepat pertumbuhan penjualan ke depan,” tutup Dhani. Lihat Selengkapnya

TANYA LEBIH JAUH TENTANG UNIT

Goodfriends bisa bertanya lebih jauh tentang ketersediaan unit, promo & benefit menarik, negosiasi harga ataupun simulasi kredit yang sesuai dengan kebutuhan Anda.