Beranda / Mobil Baru / Katalog / Audi Q5

Audi Q5

Rp 1.5 M
Kapasitas Mesin
1,985 CC
Mesin
4-cylinder SI engine 2.0l
Roda Penggerak
AWD
Jenis Bahan Bakar
Bensin
Pintu
5
Tempat Duduk
5
Foto Interior
Foto Eksterior
Pilihan Warna
Ciptakan gayamu dengan berbagai pilihan warna
11 Pilihan Warna
Brilliant Black
Ibis White
Quantum Grey
District Green
Florett Silver
Glacier White
Manhattan Grey
Matador Red
Mythos Black
Navarra Blue
Daytona Grey
Tipe Kendaraan
Audi Q5 2.0 TFSI QUATTRO
Rp 1.5 M
Dapatkan Ekslusif Promo
Fitur Kendaraan
Audi Q5 2.0 TFSI QUATTRO
Kapasitas Mesin
1,985 CC
Jenis Bahan Bakar
Bensin
Mesin
4-cylinder SI engine 2.0l
Pintu
5
Roda Penggerak
AWD
Tempat Duduk
5
Power Steering
USB
Engine On
Camera Back
Parking Sensor
Bluetooth
ABS EBD
Airbag
Alarm
Overhead Airbag
Side Airbag
Blind Spot Monitor
Collision Avoidance System
Stability Control
Brake Assist
Tire Pressure Monitor
Child Safety Lock
Emergency Stop Signal
Isofix Child Seat
Central Lock
Power Door Lock
Cruise Control
Headup Display
Navigation
Reading Lamp
Heater
Stereo Am Fm
Cd Audio
Wireless Charger
Apple Carplay
Android Auto
Touch Screen
Rear Ac
Electric Seat Adjust
Sunroof
Headrest Adjust
Wiper Auto
Led Daytime
Electric Foldable Mirror
Seat Belt Warning
Hands Free Communication
Welcome Light
Lihat Semua

AUDI Q5
Artikel Terkait
Lihat Semua
Bocoran SUV Baru Audi Mulai Terkuak, Q6 e-tron atau Q5 Generasi Terbaru?
04 Jun 2026
Bocoran SUV Baru Audi Mulai Terkuak, Q6 e-tron atau Q5 Generasi Terbaru? 04 Jun 2026 Jakarta, Goodcar.id – Audi Indonesia kembali memberi sinyal kehadiran model SUV terbaru yang akan segera meluncur di pasar Tanah Air. Setelah sebelumnya menegaskan bahwa DNA quattro tetap menjadi fondasi utama, kini pabrikan asal Jerman tersebut mulai membuka sedikit demi sedikit arah desain melalui siluet kendaraan. Teaser terbaru yang dirilis memperlihatkan garis desain yang berbeda dibanding generasi sebelumnya. Siluet atap terlihat lebih landai dengan lekukan yang tegas, memberi kesan sporty tanpa meninggalkan proporsi khas SUV premium. Pendekatan ini memperlihatkan upaya Audi dalam merespons perubahan selera konsumen yang kini menginginkan desain lebih dinamis. Dari sisi visual, proporsi bodi tampak lebih atletis. Garis bahu yang tegas serta overhang yang lebih ringkas mengindikasikan fokus pada keseimbangan antara estetika dan performa. Meski belum diungkap secara detail, perubahan ini menjadi sinyal bahwa SUV baru Audi akan mengusung bahasa desain yang lebih progresif. Model ini sebenarnya bukan benar-benar baru secara global. SUV tersebut telah lebih dulu diperkenalkan di sejumlah pasar internasional dan menjadi bagian dari generasi terbaru kendaraan Audi. Artinya, teknologi dan fitur yang dibawa kemungkinan besar sudah mengikuti standar terbaru pabrikan, termasuk sistem bantuan berkendara dan konektivitas digital. Namun yang menarik, Audi tetap mempertahankan identitas utamanya, yakni sistem penggerak quattro. Teknologi ini sudah menjadi ciri khas selama puluhan tahun dan dikenal sebagai salah satu kekuatan utama Audi dalam hal traksi dan stabilitas di berbagai kondisi jalan. Edo Januarko Chandra, Chief Operating Officer Audi Indonesia, menegaskan bahwa model ini bukan sekadar penyegaran biasa. “Kami melihat model terbaru ini sebagai evolusi yang sangat menarik bagi Audi. Karakter utamanya tetap dipertahankan, termasuk filosofi quattro yang sudah menjadi bagian dari identitas Audi selama lebih dari empat dekade. Namun di saat yang sama, Audi juga menghadirkan pendekatan yang terasa lebih modern, lebih emosional, dan semakin relevan dengan bagaimana pelanggan memaknai kemewahan saat ini,” kata Edo Januarko Chandra. Pernyataan tersebut mengindikasikan bahwa perubahan tidak hanya terjadi pada desain, tetapi juga pada pengalaman berkendara secara keseluruhan. Audi tampaknya ingin menggabungkan performa khas dengan pendekatan yang lebih personal dan intuitif bagi pengemudi. Sejumlah petunjuk lain juga mengarah pada peningkatan di sektor teknologi. Meski belum dirinci, kemungkinan besar SUV ini akan dibekali sistem infotainment terbaru, integrasi digital yang lebih luas, serta fitur keselamatan aktif yang semakin canggih. Menjelang peluncuran resminya di Indonesia, strategi Audi yang merilis teaser secara bertahap bisa dibaca sebagai upaya membangun ekspektasi pasar. Dengan menonjolkan desain dan filosofi quattro, Audi mencoba menjaga keseimbangan antara inovasi dan identitas brand yang sudah melekat kuat. Jika melihat tren global, segmen SUV premium memang terus berkembang, termasuk di Indonesia. Kehadiran model baru dari Audi ini berpotensi memperketat persaingan, terutama di kelas SUV dengan karakter sporty dan teknologi tinggi. Jika melihat arah desain yang mulai ditampilkan, ada dugaan kuat bahwa model yang dimaksud mengarah ke Audi Q6 e-tron. SUV ini dikenal sebagai generasi baru Audi yang membawa bahasa desain paling mutakhir, termasuk penggunaan lampu split headlamp serta interior dengan pendekatan digital yang lebih dominan. Di sisi lain, muncul juga dugaan bahwa model yang dimaksud bisa saja mengarah ke generasi terbaru dari Audi Q5. SUV ini dikenal sebagai salah satu tulang punggung Audi secara global, dan versi terbarunya hadir dengan pendekatan desain yang lebih sporty serta proporsi yang lebih tegas. Jika dicermati, siluet yang diperlihatkan Audi Indonesia memiliki kemiripan dengan karakter Q5 terbaru. Garis atap yang mengalir, bahu bodi yang terlihat lebih berotot, hingga kesan keseluruhan yang lebih dinamis terasa selaras dengan evolusi desain Q5 di generasi terkini. Selain itu, model ini tetap mempertahankan sistem penggerak quattro yang menjadi identitas utama Audi. Lihat Selengkapnya
Perbedaan Jetour T1 dan T1 i-DM, Kenali Sebelum Pilih
04 Jun 2026
Perbedaan Jetour T1 dan T1 i-DM, Kenali Sebelum Pilih 04 Jun 2026 Jakarta, Goodcar.id – Seperti apa perbedaan Jetour T1 dan T1 i-DM? Sekilas, Jetour T1 dan T1 i-DM memang terlihat seperti mobil kembar. Dimensi identik, desain nyaris sama, bahkan daftar fitur keselamatannya dibuat tanpa banyak perbedaan. Buat yang hanya melihat dari luar, dua SUV ini bisa dengan mudah dianggap kembar tanpa karakter, padahal perbedaan justru cukup signifikan. Secara dimensi perbedaan Jetour T1 dan T1 i-DM tidak ada yang perlu diperdebatkan. Keduanya punya panjang 4.705 mm, lebar 1.967 mm, tinggi 1.843 mm, dan wheelbase 2.800 mm. Proporsinya identik, stance-nya pun serupa. Perbedaan Jetour T1 dan T1 i-DM lainnya, Jetour T1 punya ground clearance 200 mm, sedikit lebih tinggi dibandingkan T1 i-DM yang berada di angka 190 mm. Selisih ini dimungkin kan karena adanya penambahan bobot baterai dan komponen motor hybrid. Salah perbedaan Jetour T1 dan T1 i-DM menarik lainnya adalah detail teknis pada departure angle, yakni sudut bagian belakang mobil saat melewati turunan atau keluar dari medan curam. Pada aspek ini, Jetour T1 i-DM mencatatkan angka 33 derajat, sedikit lebih besar dibandingkan Jetour T1 yang berada di 29 derajat. Selisih ini memang terlihat kecil di atas kertas, namun tetap memberi implikasi pada kemampuan mobil saat melintasi kontur jalan yang tidak rata. Dengan sudut yang lebih besar, bagian belakang T1 i-DM memiliki ruang gerak yang lebih baik ketika melewati turunan tajam, sehingga potensi bersinggungan dengan permukaan jalan dapat diminimalkan. Mesin dan Sistem Penggerak Perbedaan Jetour T1 dan T1 i-D pada sektor mesin, Jetour T1 memang terlihat lebih unggul dengan 170 PS dan torsi 270 Nm. Sementara T1 i-DM mencatatkan 136 PS dan 220 Nm dari mesin bensinnya. Namun, perbandingan ini belum lengkap. T1 i-DM membawa sistem plug-in hybrid yang dipadukan dengan motor listrik bertenaga 204 PS dan torsi 310 Nm. Inilah faktor pembeda utamanya. Karakter tenaga yang dihasilkan motor listrik jauh berbeda dengan mesin konvensional. Responsnya instan, tanpa jeda, tanpa perlu menunggu putaran mesin naik. Dalam kondisi lalu lintas kota yang padat, sensasi berkendaranya bisa terasa lebih ringan dan halus. Transisinya juga lebih smooth berkat penggunaan Dedicated Hybrid Transmission (1DHT), berbeda dengan T1 yang mengandalkan transmisi 7DCT dengan karakter lebih agresif. Dengan kata lain, T1 unggul di angka performa konvensional, sementara T1 i-DM menawarkan pengalaman berkendara yang lebih modern dan responsif. Perbedaan semakin terasa saat membahas baterai. Jetour T1 i-DM dibekali baterai LFP berkapasitas 18,4 kWh, yang menempatkannya sebagai plug-in hybrid dengan kemampuan lebih dari sekadar hybrid biasa. Dalam kondisi tertentu, mobil ini bisa berjalan dengan dominasi tenaga listrik, memberikan efisiensi yang lebih baik terutama di penggunaan dalam kota. Sebaliknya, Jetour T1 tetap menggunakan pendekatan konvensional tanpa sistem elektrifikasi tambahan. Roda, Rem & Suspensi Masuk ke bagian kaki-kaki, T1 menggunakan ban 235/65 R18, sementara T1 i-DM mengusung ukuran lebih besar, yakni 235/60 R19 dengan run-flat tire. Suspensi keduanya tetap sama, menggunakan MacPherson di depan dan multi-link di belakang. Artinya, perbedaan rasa berkendara lebih banyak dipengaruhi oleh ukuran roda dan karakter ban, bukan dari konstruksi suspensinya. Masuk ke interior, perbedaan mulai terasa lebih jelas. Jetour T1 menggunakan head unit berukuran 12,8 inci, sementara T1 i-DM sudah mengadopsi layar 15,6 inci yang terasa lebih dominan di dashboard. Keduanya memang sama-sama menggunakan chip Snapdragon 8155 dan memiliki cluster digital 10,25 inci, namun fitur tambahan di T1 i-DM membuat pengalaman kabin terasa lebih lengkap. T1 i-DM hadir dengan panoramic skyroof 64 inci, sistem audio 9 speaker dari Sony, ambient light dengan 64 pilihan warna, serta fitur 24-hour parking AC. Sementara T1 masih menggunakan konfigurasi 8 speaker dan ambient light satu warna. Perbedaan ini tidak hanya soal fitur, tapi juga membentuk ambience kabin yang berbeda. T1 i-DM terasa lebih premium dan lebih “hidup”, terutama saat digunakan di malam hari atau perjalanan jauh. Kabin Detail kecil lain yang cukup terasa ada di kursi. T1 hanya menyediakan pengaturan elektrik untuk pengemudi, sementara T1 i-DM sudah memberikan electric seat untuk pengemudi dan penumpang depan, lengkap dengan memory seat. Fitur ventilated seat tetap tersedia di keduanya, menjaga kenyamanan di iklim tropis. Menariknya, saat masuk ke sektor keselamatan, Jetour justru tidak membuat perbedaan berarti. Kedua model sama-sama dilengkapi 6 airbags, TPMS, ISOFIX, serta fitur standar seperti ABS, EBD, BAS, TCS, ESC, dan EPB. Fitur ADAS Level 2 juga hadir lengkap di keduanya, mulai dari Blind Spot Detection, Lane Departure Warning, Adaptive Cruise Control, hingga Autonomous Emergency Braking dan 540-degree camera. Satu-satunya pembeda hanya pada radar parkir, di mana T1 i-DM memiliki sensor depan dan belakang, sementara T1 hanya di belakang. Ini menunjukkan bahwa Jetour tetap menempatkan keselamatan sebagai prioritas utama tanpa membedakan varian. Pada akhirnya, memilih antara Jetour T1 dan T1 i-DM bukan soal mana yang lebih unggul secara mutlak. Keduanya dirancang untuk kebutuhan yang berbeda. T1 cocok untuk pengguna yang menginginkan SUV praktis, simpel, dan tidak ingin repot dengan sistem elektrifikasi. Ground clearance yang lebih tinggi juga memberi rasa aman untuk berbagai kondisi jalan. Sementara T1 i-DM menawarkan pendekatan yang lebih modern, dengan performa responsif, fitur lebih lengkap, dan potensi efisiensi lebih baik. Perbedaan Jetour T1 vs T1 i-DM Jetour T1 : Mesin 1.5 TGDI 170 PS. Transmisi 7DCT. Ground clearance lebih tinggi (200 mm). Velg 18 inci. Head unit 12,8 inci. Audio 8 speaker. Jetour T1 i-DM Sistem plug-in hybrid (PHEV). Motor listrik 204 PS dan torsi 310 Nm. Baterai LFP 18,4 kWh. Velg 19 inci RFT. Head unit 15,6 inci. Audio Sony 9 speaker. Kursi elektrik depan lebih lengkap. Ambient light 64 warna. Panoramic skyroof. Parking radar depan-belakang. Departure angle lebih besar (33°). Lihat Selengkapnya
Audi Indonesia Beri Sinyal Kehadiran Model Baru, Tampilkan Siluet Sporty dengan DNA quattro
03 Jun 2026
Audi Indonesia Beri Sinyal Kehadiran Model Baru, Tampilkan Siluet Sporty dengan DNA quattro 03 Jun 2026 Jakarta, GoodCar.id – Audi Indonesia kembali memancing rasa penasaran para pecinta otomotif Tanah Air dengan memberikan petunjuk terbaru mengenai model yang akan segera diluncurkan dalam waktu dekat. Setelah sebelumnya menegaskan bahwa sistem penggerak legendaris quattro tetap menjadi bagian dari evolusi produknya, kini Audi memperlihatkan teaser baru yang berfokus pada satu elemen penting: desain siluet. Meski belum mengungkap identitas model secara resmi, siluet yang ditampilkan memberikan gambaran kuat mengenai arah desain terbaru Audi. Garis atap yang lebih mengalir, proporsi bodi yang semakin atletis, serta karakter visual yang lebih dinamis menjadi indikasi bahwa model ini akan hadir dengan pendekatan yang lebih modern dan emosional dibandingkan pendahulunya. Langkah ini sekaligus menandai transformasi berkelanjutan Audi dalam menghadirkan kendaraan premium yang tidak hanya mengedepankan performa dan teknologi, tetapi juga menawarkan pengalaman berkendara yang semakin relevan dengan gaya hidup konsumen modern. Audi Tampilkan Arah Desain Baru yang Lebih Sporty Dalam teaser terbaru yang dirilis Audi Indonesia, perhatian utama tertuju pada siluet kendaraan yang tampil lebih rendah, panjang, dan proporsional. Karakter desain tersebut menunjukkan pergeseran menuju bahasa desain yang lebih progresif tanpa meninggalkan identitas khas merek asal Jerman tersebut. Garis atap yang mengalir hingga bagian belakang memberikan kesan coupe-like yang semakin populer di segmen kendaraan premium global. Sementara itu, proporsi yang atletis mencerminkan karakter sporty yang selama ini menjadi salah satu kekuatan Audi dalam membangun citra produknya. Desain yang diperlihatkan juga mengindikasikan bahwa model baru ini akan mengedepankan keseimbangan antara estetika modern, efisiensi aerodinamika, dan kenyamanan berkendara. Meski detail spesifikasi masih dirahasiakan, berbagai elemen visual yang mulai diperkenalkan menunjukkan bahwa Audi sedang membawa pendekatan baru dalam mendefinisikan kemewahan modern. Evolusi Audi untuk Konsumen Masa Kini Model yang akan segera diperkenalkan di Indonesia ini sejatinya bukan produk yang sepenuhnya baru di pasar global. Audi telah lebih dahulu memperkenalkannya di sejumlah negara dan menjadikannya bagian dari generasi terbaru kendaraan Audi yang mengusung desain, teknologi, dan pengalaman berkendara yang lebih mutakhir. Kehadirannya di Indonesia menjadi bagian dari strategi Audi untuk menghadirkan produk yang lebih sesuai dengan kebutuhan pelanggan premium saat ini. Konsumen tidak lagi hanya mencari kendaraan dengan performa tinggi, tetapi juga menginginkan desain yang ekspresif, teknologi yang intuitif, serta pengalaman berkendara yang lebih personal. Chief Operating Officer Audi Indonesia, Edo Januarko Chandra, mengatakan bahwa model terbaru ini merupakan evolusi menarik dalam perjalanan Audi. “Kami melihat model terbaru ini sebagai evolusi yang sangat menarik bagi Audi. Karakter utamanya tetap dipertahankan, termasuk filosofi quattro yang sudah menjadi bagian dari identitas Audi selama lebih dari empat dekade,” ujar Edo. “Namun di saat yang sama, Audi juga menghadirkan pendekatan yang terasa lebih modern, lebih emosional, dan semakin relevan dengan bagaimana pelanggan memaknai kemewahan saat ini,” lanjutnya. DNA quattro Tetap Menjadi Fondasi Utama Di tengah berbagai perubahan desain dan teknologi yang terus berkembang, Audi menegaskan bahwa satu elemen fundamental tetap dipertahankan, yaitu sistem penggerak quattro. Selama lebih dari 40 tahun, teknologi quattro telah menjadi salah satu identitas paling kuat dalam sejarah Audi. Sistem penggerak all-wheel drive tersebut dikenal mampu menghadirkan traksi optimal, kestabilan tinggi, serta pengalaman berkendara yang lebih percaya diri dalam berbagai kondisi jalan. Bagi Audi, quattro bukan hanya fitur teknis, melainkan filosofi yang membentuk karakter kendaraan secara keseluruhan. Oleh karena itu, meskipun model terbaru ini mengusung desain yang lebih progresif dan modern, fondasi performa khas Audi tetap menjadi prioritas utama. Komitmen mempertahankan DNA quattro juga menjadi sinyal bahwa model yang akan hadir nanti tidak hanya mengandalkan tampilan, tetapi juga menawarkan pengalaman berkendara yang menjadi ciri khas merek premium asal Ingolstadt tersebut. Teknologi Lebih Intuitif dan Pengalaman Berkendara Lebih Personal Selain desain yang semakin dinamis, Audi juga memberikan petunjuk mengenai peningkatan pengalaman berkendara melalui teknologi yang lebih intuitif dan terintegrasi. Sejalan dengan tren global industri otomotif premium, Audi terus mengembangkan sistem digital yang mampu memberikan pengalaman pengguna yang lebih mudah, personal, dan terkoneksi. Teknologi menjadi bagian penting dalam membangun hubungan antara kendaraan dan pengemudi, sekaligus meningkatkan kenyamanan selama perjalanan. Pendekatan ini terlihat dari arah pengembangan produk Audi secara global yang semakin berfokus pada personalisasi, konektivitas, serta kemudahan penggunaan dalam aktivitas sehari-hari. Siap Menjadi Sorotan di Pasar Premium Indonesia Meskipun Audi Indonesia masih menyimpan rapat identitas model yang dimaksud, teaser terbaru ini berhasil membangun antusiasme di kalangan penggemar otomotif premium. Perpaduan desain yang lebih sporty, teknologi yang semakin modern, serta komitmen mempertahankan DNA quattro menjadikan model ini berpotensi menjadi salah satu peluncuran paling menarik di segmen kendaraan premium tahun ini. Menjelang peluncuran resminya, Audi terus memberikan berbagai petunjuk yang memperlihatkan arah transformasi merek tersebut. Sebuah evolusi yang menghadirkan desain lebih emosional, pengalaman berkendara lebih personal, serta teknologi yang semakin cerdas, namun tetap berakar pada filosofi dan karakter Audi yang telah dipercaya selama puluhan tahun. Lihat Selengkapnya
Changan Jadi Kendaraan Oprasional Java Jazz 2026, Bawa Deepal S07 ke Panggung Musik
02 Jun 2026
Changan Jadi Kendaraan Oprasional Java Jazz 2026, Bawa Deepal S07 ke Panggung Musik 02 Jun 2026 Jakarta, Goodcar.id - Kehadiran merek otomotif dalam ajang musik bukan hal baru, tetapi langkah Changan di Java Jazz Festival 2026 menunjukkan arah strategi yang lebih spesifik: mendekat ke gaya hidup urban. Dalam gelaran yang berlangsung pada 29–31 Mei 2026 lalu di kawasan PIK 2, Tangerang, Changan mengambil peran sebagai Official Transportation dengan mengandalkan SUV listrik Deepal S07. Deepal S07 digunakan sebagai kendaraan operasional bagi musisi, baik lokal maupun internasional, selama acara berlangsung. Artinya, kendaraan ini langsung bersentuhan dengan kebutuhan mobilitas intensif dalam event berskala besar. “Tahun ini, Changan dipercaya untuk turut mendukung gelaran Java Jazz Festival 2026 sebagai Official Transportation bagi para musisi lokal dan internasional. Kami sangat antusias dapat menjadi bagian dari festival musik bergengsi ini yang menghadirkan kolaborasi lintas industri dan kreativitas dalam satu panggung. Melalui partisipasi ini, kami ingin menghadirkan pengalaman mobilitas yang nyaman dan berkelas bagi para musisi selama berlangsungnya acara, sekaligus memperkenalkan karakter modern dan inovatif dari Deepal S07 sebagai kendaraan listrik masa kini,” ujar Setiawan Surya, CEO Changan Indonesia. Strategi Masuk Lewat Lifestyle Jika dilihat lebih dalam, langkah ini mengarah pada pendekatan yang berbeda. Alih-alih hanya menonjolkan spesifikasi teknis, Changan mencoba menempatkan Deepal S07 dalam konteks pengalaman—khususnya di lingkungan kreatif dan hiburan. Java Jazz dikenal sebagai festival yang tidak hanya menghadirkan musik, tetapi juga gaya hidup urban dengan audiens yang relatif segmented. Di titik ini, kendaraan listrik seperti Deepal S07 diposisikan sebagai bagian dari ekosistem tersebut, bukan sekadar alat transportasi. Pendekatan ini relevan di tengah perubahan perilaku konsumen, terutama di kota besar, yang mulai melihat kendaraan sebagai bagian dari identitas gaya hidup, bukan hanya kebutuhan mobilitas. Dalam konteks penggunaan sebagai kendaraan musisi, kenyamanan kabin menjadi faktor penting. Deepal S07 membawa sejumlah fitur yang secara spesifik menyasar pengalaman tersebut. Pusat infotainment mengandalkan layar sentuh 15,6 inci yang disebut Sunflower Screen, didukung chip Qualcomm Snapdragon 8155. Sistem ini dirancang untuk memberikan respons cepat dan tampilan grafis yang halus. Di sisi audio, kendaraan ini dibekali 14 speaker yang diklaim mampu menghadirkan pengalaman menyerupai ruang konser. Ini menjadi poin menarik, mengingat penggunaannya dalam festival musik. Konsep interior yang diusung adalah “Luxury Yacht”, dengan ruang kabin yang luas serta elemen desain yang cenderung minimalis namun elegan. Fitur seperti ventilated seat hingga baris belakang dan panoramic sunroof berukuran 1,9 meter persegi juga memperkuat kesan tersebut. Dari luar, Deepal S07 tampil dengan pendekatan desain futuristik. Garis bodi dibuat tegas dengan siluet aerodinamis, dipadukan lampu depan berdesain agresif. Detail seperti pelek two-tone 20 inci dan frameless door di keempat sisi menjadi elemen yang memperkuat positioning sebagai SUV listrik premium. Desain ini tampaknya disesuaikan dengan target pasar yang menginginkan tampilan berbeda dari SUV konvensional. Untuk mendukung mobilitas selama acara, Deepal S07 dibekali baterai berkapasitas 79,97 kWh. Motor listriknya menghasilkan tenaga 160 kW dengan torsi 320 Nm. Dalam kondisi penuh, kendaraan ini diklaim mampu menempuh jarak hingga 560 kilometer. Fitur DC Fast Charging juga tersedia untuk mendukung efisiensi waktu pengisian daya. Di sisi keamanan, Changan menyematkan 19 fitur Advanced Driver Assistance Systems (ADAS), termasuk Automatic Emergency Braking, Lane Assist, hingga Driver Alert System. Selain itu, terdapat enam airbags dan kamera 360 derajat untuk meningkatkan visibilitas pengemudi. Dengan harga Rp599 juta (OTR Jakarta), Deepal S07 masuk ke segmen SUV listrik menengah ke atas. Di segmen ini, persaingan mulai ramai dengan berbagai pemain baru yang membawa pendekatan teknologi serupa. Namun, pendekatan Changan melalui event seperti Java Jazz bisa menjadi pembeda. Alih-alih hanya bersaing di angka spesifikasi dan harga, mereka mencoba membangun asosiasi merek melalui pengalaman langsung. Lihat Selengkapnya

TANYA LEBIH JAUH TENTANG UNIT

Goodfriends bisa bertanya lebih jauh tentang ketersediaan unit, promo & benefit menarik, negosiasi harga ataupun simulasi kredit yang sesuai dengan kebutuhan Anda.