Hyundai Cup 2026 Jadi Momentum Persatuan ASEAN, STARGAZER Tampil Sebagai Ikon Kampanye Regional10 Jul 2026
Hyundai Cup 2026 Jadi Momentum Persatuan ASEAN, STARGAZER Tampil Sebagai Ikon Kampanye Regional10 Jul 2026
JAKARTA, GoodCar.id – Hyundai Motor Asia Pacific resmi membuka babak baru kampanye regional bertajuk “Hyundai, Driving ASEAN as One”, seiring perannya sebagai sponsor utama Hyundai Cup™ 2026 yang akan berlangsung pada 24 Juli hingga 26 Agustus 2026. Melalui kampanye ini, Hyundai ingin menegaskan komitmennya dalam menyatukan masyarakat Asia Tenggara melalui semangat olahraga, mobilitas, dan kebersamaan.
Sebagai salah satu turnamen sepak bola terbesar di kawasan ASEAN, Hyundai Cup™ 2026 tidak hanya menjadi ajang kompetisi antarnegara, tetapi juga momentum untuk mempererat hubungan masyarakat dari berbagai latar belakang budaya dan komunitas. Hyundai memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menghadirkan pesan tentang pentingnya kolaborasi dan kemajuan bersama.
Kampanye “Hyundai, Driving ASEAN as One” menjadi implementasi nyata dari visi global Hyundai Motor Company, yakni “Progress for Humanity”. Melalui visi tersebut, Hyundai percaya bahwa kemajuan yang berkelanjutan hanya dapat tercapai ketika masyarakat bergerak maju bersama dan saling terhubung.
Hyundai Cup 2026 Lebih dari Sekadar Turnamen Sepak Bola
Executive Marketing Director Hyundai Motor Asia Pacific, Faraz Shamsi, mengatakan bahwa Hyundai Cup™ 2026 merupakan representasi dari nilai-nilai yang selama ini menjadi identitas kawasan ASEAN.
“Hyundai Cup™ 2026 bukan sekadar turnamen sepak bola, tetapi perayaan atas keberagaman, ketangguhan, dan semangat kebersamaan yang menjadi karakter masyarakat ASEAN. Melalui kampanye ‘Driving ASEAN as One’, kami ingin menghadirkan pengalaman yang lebih dekat dan bermakna bagi para penggemar,” ujarnya.
Menurut Faraz, Hyundai telah memiliki pengalaman lebih dari 27 tahun dalam mendukung berbagai ajang olahraga internasional. Pengalaman tersebut menjadi landasan untuk terus menghadirkan program yang mampu membangun koneksi emosional dengan masyarakat di berbagai negara.
Hyundai STARGAZER Jadi Ikon Kampanye Regional
Dalam kampanye kali ini, Hyundai STARGAZER dipercaya menjadi model utama yang merepresentasikan semangat “Driving ASEAN as One”. MPV andalan Hyundai tersebut dipilih karena dinilai mampu menggambarkan nilai kebersamaan, kenyamanan, dan konektivitas yang dibutuhkan keluarga modern di Asia Tenggara.
Hyundai menilai STARGAZER bukan hanya kendaraan untuk mobilitas sehari-hari, tetapi juga simbol perjalanan bersama yang menghubungkan keluarga, komunitas, dan masyarakat. Kehadiran model ini di dalam kampanye menjadi representasi bagaimana mobilitas dapat menjadi sarana mempererat hubungan antarindividu.
Melalui narasi visual yang dihadirkan, STARGAZER digambarkan sebagai kendaraan yang menemani berbagai perjalanan penting, mulai dari aktivitas keluarga hingga momen kebersamaan yang membentuk ikatan sosial di tengah masyarakat.
Sosok Viral Dhika Jadi Inspirasi Kampanye
Menariknya, Hyundai juga menggandeng Dhika, sosok yang dikenal luas sebagai “Aura Farming Boy” dan viral melalui tradisi Pacu Jalur. Kehadirannya dalam kampanye ini membawa pesan tentang kerja sama tim, kepercayaan, dan semangat untuk mencapai tujuan bersama.
Nilai-nilai tersebut dinilai sejalan dengan filosofi Hyundai dalam mendorong kemajuan kolektif. Seperti halnya dalam sebuah tim dayung yang membutuhkan kekompakan seluruh anggota untuk mencapai garis akhir, Hyundai percaya bahwa kemajuan akan lebih mudah diraih ketika semua pihak bergerak ke arah yang sama.
Kisah lengkap Dhika bersama Hyundai disebut akan diperkenalkan melalui rangkaian aktivasi khusus menjelang pelaksanaan Hyundai Cup™ 2026.
Hadirkan Beragam Aktivasi untuk Penggemar di Indonesia
Menjelang kick-off Hyundai Cup™ 2026, Hyundai telah menyiapkan berbagai aktivitas bagi para penggemar di kawasan ASEAN. Program tersebut meliputi Hyundai Cup™ Trophy Tour, aktivasi stadion saat pertandingan berlangsung, giveaway eksklusif, hingga kesempatan test drive berbagai model Hyundai.
Di Indonesia, masyarakat dapat menikmati sejumlah kegiatan menarik seperti Hyundai Cup™ Corner di ajang GIIAS 2026, regional exhibition bertema Hyundai Cup™, Hyundai Cup™ Slogan Challenge, hingga acara nonton bareng yang digelar di N Brand Experience Center, Hyundai Motorstudio Senayan Park, dan jaringan dealer Hyundai terpilih.
Tak hanya itu, Hyundai juga menyiapkan konvoi komunitas serta berbagai program apresiasi bagi konsumen. Selama Juli 2026, pembeli Hyundai STARGAZER maupun peserta test drive berkesempatan mendapatkan side mirror cushion cover dan car tag edisi terbatas. Selain itu, tersedia pula program promo dengan keuntungan konsumen hingga Rp50 juta untuk pembelian STARGAZER Cartenz dan STARGAZER Cartenz X.
Melalui Hyundai Cup™ 2026, Hyundai ingin menghadirkan lebih dari sekadar dukungan terhadap dunia olahraga. Kampanye “Driving ASEAN as One” menjadi simbol komitmen perusahaan dalam membangun kebersamaan, memperkuat koneksi antarmasyarakat, serta menghadirkan mobilitas yang mampu mendukung perjalanan menuju masa depan yang lebih baik bagi kawasan ASEAN.
Lihat Selengkapnya
10 Mobil Paling Ditunggu di GIIAS 2026, Siap Ramaikan Persaingan Mobil Listrik dan Hybrid08 Jul 2026
10 Mobil Paling Ditunggu di GIIAS 2026, Siap Ramaikan Persaingan Mobil Listrik dan Hybrid08 Jul 2026
Jakarta, Goodcar.id – Pameran Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 diperkirakan akan menjadi salah satu ajang otomotif paling menarik di tahun ini.
Sejumlah pabrikan sudah menyiapkan model terbaru yang sebelumnya telah meluncur di pasar global, sementara beberapa lainnya masih berstatus rumor kuat dan diprediksi melakukan debut di Indonesia.
Dominasi kendaraan elektrifikasi diperkirakan masih berlanjut, mulai dari mobil listrik murni (BEV), plug-in hybrid (PHEV), hingga hybrid konvensional.
Berikut 10 mobil yang paling dinantikan hadir di GIIAS 2026.
1. Hyundai Ioniq 3
Mobil baru di GIIAS 2026 nantinya adalah Hyundai Ioniq 3. Model ini menjadi salah satu model yang paling dinanti setelah resmi diperkenalkan secara global.
Hyundai Ioniq 3 mengisi segmen crossover kompak dan menggunakan platform E-GMP 400V.
Dari sisi dimensi, Ioniq 3 memiliki panjang 4.155 mm, lebar 1.800 mm, tinggi 1.505 mm, dan wheelbase 2.680 mm.
Motor listrik penggerak roda depan (FWD) menghasilkan tenaga 147 PS dengan torsi 250 Nm.
Hyundai menawarkan dua pilihan baterai, yakni 42,2 kWh dan 61 kWh.
Jarak tempuhnya mencapai 344 km hingga 496 km berdasarkan standar WLTP.
Sementara pengisian daya DC dari 10 hingga 80 persen diklaim hanya membutuhkan waktu sekitar 29 menit.
Kapasitas bagasinya mencapai 441 liter sehingga tetap praktis untuk penggunaan keluarga.
2. Honda Super One
Mobil listrik di GIIAs 2026 lainnya adalah Honda Super One. Honda juga diperkirakan membawa kejutan melalui Super One, city car listrik mungil hasil pengembangan GAC Honda untuk pasar China.
Mobil ini diperkirakan memiliki panjang sekitar 3,8 meter dengan motor listrik berkekuatan sekitar 70–80 kW dan menggunakan baterai LFP.
Jarak tempuhnya diperkirakan mencapai sekitar 400 km berdasarkan siklus CLTC. Penggeraknya menggunakan konfigurasi roda depan (FWD).
Meski spesifikasi finalnya masih menunggu peluncuran resmi, Honda Super One dinilai berpotensi menjadi pesaing baru di segmen city EV yang terus berkembang.
3. Leapmotor C10
Leapmotor C10 menjadi salah satu SUV listrik asal China yang mulai menarik perhatian di berbagai negara, termasuk Indonesia.
SUV ini memiliki dimensi panjang 4.739 mm, lebar 1.900 mm, tinggi 1.680 mm dengan wheelbase 2.825 mm.
Motor listriknya menghasilkan tenaga 170 kW dengan torsi 320 Nm yang dipadukan baterai berkapasitas 69,9 kWh.
Dalam pengujian WLTP, Leapmotor C10 mampu menempuh jarak hingga 420 km dan sudah mendukung DC Fast Charging. Mobil ini juga menggunakan platform terbaru LEAP 3.0.
4. Wuling Aira
Mobil terbaru di GIIAs 2026 berikutnya ada Wuling AIRA 2026. Nama Wuling Aira mulai ramai diperbincangkan sebagai calon mobil listrik entry level terbaru Wuling, meski hingga kini belum diperkenalkan secara resmi.
Berdasarkan berbagai bocoran, mobil ini diperkirakan hadir sebagai city EV empat pintu dengan pilihan baterai sekitar 16 kWh dan 25 kWh.
Jarak tempuhnya diprediksi berada di kisaran 200 hingga 300 km berdasarkan standar CLTC dengan konfigurasi empat penumpang.
Jika benar dipasarkan di Indonesia, posisi Wuling Aira diperkirakan berada di bawah Air ev dan menjadi model listrik paling terjangkau dalam lini produk Wuling.
Harga juga diperkirakan berada di kisaran Rp170–200 jutaan, meski hingga kini belum ada konfirmasi resmi dari pabrikan.
5. Toyota Hilux EV
Toyota juga diperkirakan akan membawa Hilux EV Prototype yang sebelumnya sudah diperkenalkan di pasar global.
Mobil ini menggunakan motor listrik tunggal dengan penggerak roda belakang (RWD) dan mempertahankan konfigurasi double cabin.
Toyota belum mengumumkan kapasitas baterai maupun tenaga motor listriknya.
Namun Hilux EV diklaim tetap memiliki kemampuan angkut hingga sekitar satu ton sehingga tetap cocok digunakan sebagai kendaraan komersial.
6. Jaecoo J5 SHS
Jaecoo J5 SHS diprediksi menjadi salah satu model plug-in hybrid yang akan menarik perhatian di GIIAS 2026.
Mobil ini menggunakan mesin 1.5 liter turbo yang dipadukan motor listrik melalui sistem Super Hybrid System (SHS) dan transmisi Dedicated Hybrid Transmission (DHT).
Tenaga gabungannya diperkirakan mencapai sekitar 340 hp.
Mobil ini juga diklaim mampu melaju sekitar 120 km hanya menggunakan tenaga listrik, sementara total jarak tempuh kombinasi mesin bensin dan baterai mencapai lebih dari 1.200 km.
7. Suzuki XL7 Facelift
Suzuki XL7 Facelift juga diprediksi tampil di GIIAS 2026 meski hingga kini belum diumumkan secara resmi.
Sejumlah bocoran memperlihatkan perubahan desain pada grille depan, lampu utama, desain velg, hingga penyegaran interior.
Sementara dari sisi teknologi, Suzuki diperkirakan masih mempertahankan sistem Smart Hybrid Vehicle by Suzuki (SHVS) yang sudah digunakan pada model sebelumnya.
8. Hyundai INSTER
Mobil terbaru lainnya di GIIAS 2026 adalah Hyundai INSTER. Selain Ioniq 3, Hyundai juga memiliki amunisi baru melalui INSTER, mobil listrik kompak yang dikembangkan dari Hyundai Casper Electric.
Mobil ini memiliki panjang 3.825 mm, lebar 1.610 mm, tinggi 1.575 mm, dan wheelbase 2.580 mm.
Hyundai menawarkan dua pilihan motor listrik. Varian Standard Range menghasilkan tenaga 97 PS, sedangkan Long Range mencapai 115 PS. Keduanya memiliki torsi 147 Nm.
Pilihan baterainya terdiri dari 42 kWh dan 49 kWh dengan jarak tempuh masing-masing hingga 327 km dan 370 km berdasarkan standar WLTP.
INSTER juga sudah dilengkapi pengisian cepat DC yang mampu mengisi baterai dari 10 hingga 80 persen dalam waktu sekitar 30 menit, serta berbagai fitur modern seperti dual layar 10,25 inci, Vehicle-to-Load (V2L), OTA Update, Hyundai SmartSense, hingga wireless charging.
9. Danza B5
Denza B5 yang berubah nama setelah sakuk Indonesia menjadi DAnza B5 diprediksi menjadi salah satu SUV premium yang paling dinantikan jika benar hadir di GIIAS 2026.
SUV plug-in hybrid ini menggunakan platform DMO (Dual Mode Off-road) dengan konstruksi ladder frame sehingga dirancang memiliki kemampuan off-road yang mumpuni.
Dimensinya cukup besar dengan panjang 4.888 mm, lebar 1.970 mm, tinggi 1.920 mm, serta wheelbase 2.800 mm.
Denza B5 menggabungkan mesin 1.5 liter turbo dengan dual motor listrik berpenggerak AWD.
Pada spesifikasi China, tenaga gabungannya mencapai hingga 505 kW atau sekitar 687 PS dengan torsi sekitar 760 Nm.
Mobil ini menggunakan Blade Battery LFP berkapasitas 31,8 kWh yang mampu memberikan jarak tempuh listrik hingga 125 km (CLTC), sementara total jarak tempuh kombinasi mencapai sekitar 1.200 km.
Selain performa tinggi, Denza B5 juga menawarkan fitur off-road seperti differential lock, Tank Turn, suspensi adaptif, serta ADAS Level 2+.
10. BAIC T1
Mobil lain terbaru lainnya yang akan hadir di GIIAS 2026 adalah BAIC T!. Nama BAIC T1 belakangan mulai ramai diperbincangkan sebagai salah satu calon SUV yang berpotensi hadir di Indonesia.
Namun hingga saat ini BAIC belum mengumumkan model resmi bernama T1.
Kemungkinan besar nama tersebut masih berupa kode pengembangan atau merujuk pada model lain yang belum diluncurkan secara global.
Karena itu, spesifikasi resmi maupun jadwal peluncurannya masih belum dapat dipastikan.
Persaingan GIIAS 2026 Diprediksi Semakin Ketat
Jika seluruh model tersebut benar-benar hadir di GIIAS 2026, pameran tahun depan akan menjadi salah satu yang paling kompetitif dalam sejarah industri otomotif Indonesia.
Menariknya, mayoritas mobil yang diprediksi meluncur merupakan kendaraan elektrifikasi, mulai dari BEV, PHEV hingga hybrid.
Hal ini menunjukkan bahwa transformasi menuju mobil ramah lingkungan di Indonesia akan semakin cepat, sekaligus memberikan pilihan yang semakin beragam bagi konsumen, baik di segmen city car, SUV keluarga, hingga kendaraan komersial.
Lihat Selengkapnya
Hyundai Ioniq 3 Siap Debut di Indonesia, Ini Spesifikasi Lengkap Hatchback Listrik Terbarunya06 Jul 2026
Hyundai Ioniq 3 Siap Debut di Indonesia, Ini Spesifikasi Lengkap Hatchback Listrik Terbarunya06 Jul 2026
JAKARTA, Goodcar.id – Hyundai dipastikan membawa Hyundai Ioniq 3 ke Indonesia. Sebelum resmi diperkenalkan di Tanah Air, hatchback listrik ini lebih dulu menjalani debut global di Milan, Italia, sebagai model terbaru keluarga Ioniq yang ditujukan untuk pasar Eropa.
Berbeda dengan Ioniq 5 yang berwujud crossover, Hyundai Ioniq 3 hadir sebagai hatchback listrik kompak dengan fokus pada efisiensi, ruang kabin, dan teknologi yang lebih mudah digunakan untuk mobilitas harian.
Berikut spesifikasi lengkap Hyundai Ioniq 3.
Dimensi Hyundai Ioniq 3
Hyundai Ioniq 3 dibangun menggunakan platform Electric-Global Modular Platform (E-GMP) berarsitektur 400 volt.
Dimensinya terdiri dari:
Panjang: 4.155 mm (4.170 mm untuk varian N Line)
Lebar: 1.800 mm
Tinggi: 1.505 mm
Wheelbase: 2.680 mm
Meski berukuran kompak, Hyundai mengklaim desain lantai datar (flat floor) dan wheelbase yang panjang membuat ruang kaki serta ruang kepala tetap lega, termasuk untuk tiga penumpang di bangku belakang.
Baterai Hyundai Ioniq 3
Hyundai menawarkan dua pilihan baterai.
Standard Range
Kapasitas baterai: 42,2 kWh
Jarak tempuh: 344 km (WLTP)
Long Range
Kapasitas baterai: 61 kWh
Jarak tempuh: 496 km (WLTP)
Kedua baterai tersebut menggunakan sistem kelistrikan 400 volt yang dikembangkan Hyundai untuk memberikan keseimbangan antara efisiensi dan kecepatan pengisian daya.
Motor Listrik dan Performa
Hyundai Ioniq 3 menggunakan sistem Front Wheel Drive (FWD).
Spesifikasi motor listriknya meliputi:
Tenaga maksimum:
107,8 kW (147 PS) untuk Standard Range
99,5 kW (135 PS) untuk Long Range
Torsi maksimum: 250 Nm
Kecepatan maksimum: 170 km/jam
Akselerasi 0–100 km/jam diklaim mampu dicapai dalam:
9,0 detik (Standard Range)
9,6 detik (Long Range)
Fast Charging 10–80 Persen Kurang dari 30 Menit
Untuk pengisian daya, Hyundai Ioniq 3 mendukung DC Fast Charging.
Dalam kondisi optimal, baterai dapat diisi dari 10 persen hingga 80 persen dalam waktu:
29 menit (Standard Range)
30 menit (Long Range)
Selain itu, mobil ini juga mendukung AC Charging hingga 22 kW (opsional) dan telah dilengkapi teknologi Vehicle-to-Load (V2L) yang memungkinkan baterai kendaraan menyuplai listrik ke perangkat elektronik eksternal.
Desain Aerodinamis
Hyundai menyebut Ioniq 3 sebagai Aero Hatch, yakni hatchback dengan desain yang mengutamakan efisiensi aerodinamika.
Mobil ini memiliki drag coefficient (Cd) sebesar 0,263, salah satu yang terendah di kelasnya.
Desain eksterior mengusung filosofi Art of Steel dengan ciri khas:
Lampu Parametric Pixel LED
Empat titik pada bagian depan sebagai representasi huruf H dalam kode Morse
Pilihan velg berukuran 16, 17, 18 hingga 19 inci
Interior Lebih Lapang
Meski masuk kategori hatchback kompak, Hyundai mengklaim kabin Ioniq 3 menawarkan ruang yang setara mobil di kelas lebih tinggi.
Bagasinya memiliki kapasitas total 441 liter, terdiri dari:
Bagasi utama: 322 liter
Megabox di bawah lantai bagasi: 119 liter
Interior juga dibekali berbagai fitur kenyamanan seperti:
Relaxation Seat
Jok berpemanas dan ventilasi
Dual-zone Automatic Climate Control
Ambient LED Lighting
BOSE Premium Sound System
Material kabinnya menggunakan kombinasi bahan daur ulang dan bio-based yang terinspirasi dari desain furnitur Italia era 1970-an.
Infotainment Berbasis Android Automotive
Hyundai Ioniq 3 menjadi model pertama Hyundai di Eropa yang menggunakan sistem infotainment Pleos Connect berbasis Android Automotive OS (AAOS).
Sistem ini tersedia dengan layar 12,9 inci atau 14,6 inci, tergantung varian.
Fitur yang tersedia meliputi:
Hyundai Digital Key 2
Over-the-Air (OTA) Update
EV Route Planner
Plug & Charge
Navigasi terintegrasi
Konektivitas smartphone
Fitur Keselamatan
Hyundai turut membekali Ioniq 3 dengan paket Hyundai SmartSense.
Beberapa fitur keselamatan yang tersedia antara lain:
Highway Driving Assist 2 (HDA2)
Remote Smart Parking Assist (RSPA)
Memory Reverse Assist (MRA)
Surround View Monitor (SVM)
Blind-Spot View Monitor (BVM)
Intelligent Front Lighting System (IFS)
Selain itu, Hyundai Ioniq 3 juga telah dilengkapi tujuh airbag sebagai fitur standar.
Ringkasan Spesifikasi Hyundai Ioniq 3
Spesifikasi Hyundai Ioniq 3
Dimensi 4.155 x 1.800 x 1.505 mm
Wheelbase 2.680 mm
Motor FWD
Tenaga 107,8 kW (147 PS)
Torsi 250 Nm
Pilihan Baterai 42,2 kWh / 61 kWh
Jarak Tempuh 344 km / 496 km (WLTP)
Fast Charging 10–80% dalam 29–30 menit
Top Speed 170 km/jam
Bagasi 441 liter
Airbag 7
Sistem Infotainment Pleos Connect (Android Automotive OS)
Dengan spesifikasi tersebut, Hyundai Ioniq 3 diposisikan sebagai hatchback listrik yang mengutamakan efisiensi, kepraktisan, dan teknologi konektivitas. Saat resmi dipasarkan di Indonesia, model ini diperkirakan akan memperkuat lini kendaraan listrik Hyundai di segmen mobil kompak.
Lihat Selengkapnya
Hyundai Bocorkan Mobil Baru di GIIAS 2026, Ada EV 7 Penumpang Buatan Indonesia02 Jul 2026
Hyundai Bocorkan Mobil Baru di GIIAS 2026, Ada EV 7 Penumpang Buatan Indonesia02 Jul 2026
JAKARTA, Goodcar.id - Hyundai mulai membocorkan strategi besarnya menjelang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026. Produsen otomotif asal Korea Selatan itu memastikan akan memperkenalkan sejumlah model baru, mulai dari SUV hybrid, MPV elektrifikasi, hingga prototype mobil listrik 7 penumpang yang akan diproduksi di Indonesia.
Kehadiran mobil baru Hyundai di GIIAS 2026 menjadi bagian dari langkah perusahaan memperluas pilihan kendaraan di tengah pasar otomotif nasional yang kini tidak lagi hanya diisi mobil bermesin bensin, tetapi juga hybrid dan kendaraan listrik berbasis baterai.
Pameran GIIAS 2026 sendiri akan berlangsung pada 29 Juli hingga 9 Agustus 2026 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, Tangerang. Hyundai menempati booth di Hall 2C dan menjadikannya sebagai panggung peluncuran sejumlah produk baru.
President Director PT Hyundai Motors Indonesia, Kenny Lee, mengatakan Indonesia masih menjadi salah satu pasar prioritas Hyundai secara global. Karena itu, perusahaan terus menambah pilihan model sesuai kebutuhan konsumen di Tanah Air.
"Indonesia adalah salah satu pasar terpenting bagi Hyundai, dan komitmen kami di sini terus tumbuh setiap tahunnya. Hyundai berada dalam posisi yang unik karena mampu menghadirkan pilihan powertrain yang paling komprehensif. Kami percaya bahwa keunggulan mobilitas seharusnya dapat dinikmati oleh semua kalangan. GIIAS 2026 adalah momentum bagi kami untuk mewujudkan komitmen itu secara nyata, menghadirkan lineup EV kami yang paling menarik sejauh ini bersama peluncuran model-model baru yang akan memperluas pilihan bagi konsumen Indonesia," ujar Kenny Lee, President Director PT Hyundai Motors Indonesia.
Hyundai Siapkan SUV Hybrid, MPV EV hingga Prototype EV 7 Penumpang
Meski belum mengungkap nama model secara resmi, Hyundai memastikan akan membawa beberapa kendaraan baru yang mencakup berbagai segmen.
Line-up tersebut terdiri dari SUV listrik (EV), MPV yang tersedia dalam pilihan EV maupun hybrid (HEV), serta SUV hybrid. Strategi ini memperlihatkan Hyundai tidak hanya berfokus pada kendaraan listrik murni, tetapi juga tetap menawarkan teknologi hybrid yang saat ini permintaannya terus meningkat di Indonesia.
Selain model produksi massal, Hyundai juga menyiapkan special display EV Prototype 7-seater yang hanya dipamerkan pada 29–30 Juli 2026.
Prototype tersebut menjadi salah satu model yang paling menarik perhatian karena disebut akan diproduksi di Indonesia. Hyundai juga memastikan IONIQ 3 akan tampil di GIIAS sebagai bagian dari lini kendaraan listrik yang dipamerkan kepada publik.
Jika benar dipasarkan dalam waktu dekat, kehadiran model-model baru ini akan membuat persaingan kendaraan elektrifikasi semakin ramai. Saat ini segmen tersebut telah diisi sejumlah pemain seperti BYD, Chery, Wuling, Toyota, hingga MG yang sama-sama agresif menghadirkan produk baru.
STARGAZER Jadi Penyumbang Pertumbuhan Hyundai
Di tengah persiapan menuju GIIAS 2026, Hyundai juga mencatat hasil penjualan positif pada semester pertama tahun ini.
Perusahaan menyebut Hyundai STARGAZER mencatat pertumbuhan 10,8 persen secara year on year (YoY) di segmen MPV B.
Sementara itu, PALISADE masih mempertahankan posisi sebagai pemimpin pasar di segmen SUV E-F. Di lini kendaraan listrik, KONA Electric menjadi model dengan pertumbuhan penjualan tertinggi dibanding model BEV Hyundai lainnya.
Chief Operating Officer PT Hyundai Motors Indonesia, Fransiscus Soerjopranoto, mengatakan capaian tersebut menjadi salah satu alasan Hyundai memperluas pilihan produk pada tahun ini.
"Kinerja STARGAZER yang kuat di paruh pertama 2026 mencerminkan kepercayaan konsumen terhadap Hyundai, dan ini mendorong kami untuk terus memperluas pilihan yang kami hadirkan. Strategi kami di GIIAS adalah menghadirkan pilihan powertrain yang seimbang untuk pasar Indonesia, mulai dari ICE, HEV, hingga EV secara bersamaan, sehingga konsumen dapat memilih kendaraan yang benar-benar sesuai dengan kebutuhan mereka. Ini juga menjadi cara kami melihat peran kami dalam industri otomotif Indonesia ke depan, bukan hanya memperkenalkan model baru tetapi mengambil langkah nyata seperti memproduksi EV kami secara lokal, sehingga inovasi bermakna dapat diterjemahkan menjadi sesuatu yang dapat menumbuhkan industri itu sendiri," ujar Fransiscus Soerjopranoto, Chief Operating Officer PT Hyundai Motors Indonesia.
Hyundai Cup dan Promo STARGAZER Jadi Pendukung
Selain membawa mobil baru Hyundai di GIIAS 2026, perusahaan juga memperkuat aktivitas pemasarannya melalui dunia olahraga.
Hyundai resmi menjadi Title Partner ASEAN Cup 2026 yang kini menggunakan nama Hyundai Cup 2026. Turnamen sepak bola Asia Tenggara tersebut berlangsung pada 24 Juli hingga 26 Agustus 2026.
Selama periode tersebut Hyundai akan menggelar berbagai aktivitas, mulai dari Hyundai Cup Corner di booth GIIAS, pameran bertema sepak bola, slogan challenge, acara nonton bareng di Hyundai Motorstudio Senayan Park dan sejumlah dealer, hingga kegiatan bersama komunitas.
Di sisi penjualan, Hyundai menawarkan consumer benefit hingga Rp50 juta untuk pembelian STARGAZER Cartenz dan STARGAZER Cartenz X sepanjang Juli 2026.
Perusahaan juga menyediakan program cicilan mulai Rp3 juta selama tiga tahun, cuti cicilan satu tahun, serta trade-in benefit hingga Rp20 juta bagi konsumen yang menukarkan kendaraan lama.
Sementara untuk layanan purna jual, Hyundai mengandalkan ekosistem myHyundaiCare. Salah satu fasilitas yang ditawarkan adalah Premium Courtesy Car, yaitu mobil pengganti bagi pelanggan ketika kendaraannya menjalani perbaikan di bengkel resmi. Saat ini Hyundai menyiapkan lebih dari 250 unit kendaraan pengganti, termasuk IONIQ 5, yang tersebar di jaringan dealer di Indonesia.
Lihat Selengkapnya
Goodfriends bisa bertanya lebih jauh tentang ketersediaan unit, promo & benefit menarik, negosiasi harga ataupun simulasi kredit yang sesuai dengan kebutuhan Anda.