Jakarta, Goodcar.id — Wuling Motors mengungkap detail perkembangan fitur voice command pada Darion, model terbaru yang sekaligus menjadi debut sistem operasi baru Wuling bernama Ling OS di Indonesia. Danang Wiratmoko, Product Planning Wuling Motors, menjelaskan bahwa Darion menjadi produk pertama Wuling di Tanah Air yang menawarkan sistem perintah suara bilingual—Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris—dengan peningkatan responsivitas secara signifikan.
Menurut Danang, saat sesi uji coba, beberapa media sempat merasakan perbedaan perilaku sistem ketika masih berada pada pengaturan bahasa Inggris. Ketika diganti ke Bahasa Indonesia, AI langsung terasa lebih responsif. “Secara default tadi kita sempat nyoba Bahasa Inggris, tapi setelah diganti ke Bahasa Indonesia responnya memang lebih cepat. Pilihan bahasa ini sebenarnya soal preferensi pengguna,” ujarnya.
Library Perintah Suara Kini Lebih Mudah Diakses
Salah satu peningkatan penting pada Darion adalah hadirnya library perintah suara yang tampil lebih jelas di layar kontrol. Pengguna tidak perlu lagi menghafal semua perintah. Daftar komando bisa langsung dibuka melalui antarmuka Ling OS.
Fitur ini bukan hal baru bagi Wuling. Danang mengingatkan bahwa saat peluncuran voice command Bahasa Indonesia pertama kali di Almaz generasi awal, daftar perintah juga tersedia—namun tersembunyi di menu seperti “manual book digital”. Pada Darion, pendekatannya dibuat jauh lebih mudah ditemukan sehingga pengguna langsung tahu apa saja yang bisa diucapkan.
“Letaknya sekarang lebih visible, lebih mudah dilihat. Kalau dulu bentuknya kayak file manual, sekarang ditaruh di bagian yang lebih intuitif,” jelas Danang.
Evolusi Teknologi Voice Command Wuling
Danang menegaskan bahwa kehadiran dua pilihan suara—termasuk opsi suara perempuan yang sempat mengundang candaan ringan di sesi pengetesan—adalah bagian dari evolusi teknologi Wuling.
Menurutnya, sejak voice command Indonesia pertama dirilis, Wuling terus mengembangkan kemampuan pengenalan suara agar paham lebih banyak variasi perintah dan konteks. “Cara pengenalannya makin bagus, jenis perintahnya makin banyak, dan suaranya juga bisa dipilih. Ada evolusi berkelanjutan,” katanya.
Selain untuk pasar lokal, fitur ini juga disiapkan agar Darion dapat berkompetisi di pasar global. “Darion ini ide awalnya lahir di Indonesia, tapi secara global juga disiapkan untuk pasar lain. Jadi ketika waktunya tiba, kami sudah siap dalam hal voice command,” tambahnya.
Ling OS Jadi Tulang Punggung Produk Wuling Berikutnya
Lewat Darion, Wuling memperkenalkan Ling OS, sistem operasi baru yang akan menjadi backbone untuk generasi produk berikutnya. Danang menyebutkan bahwa ke depan, bukan tidak mungkin fitur voice command bilingual pada Darion akan hadir di model lain, termasuk lini Almaz dan produk Wuling di segmen berbeda.
“Karena voice command ini bagian dari sistem operasi, ketika Ling OS digunakan di produk-produk mendatang, kemungkinan besar teknologi dan fitur-fitur ini bisa ikut dikembangkan untuk model lain,” ujarnya.
Meskipun Darion PHEV memiliki fokus besar pada efisiensi berkendara, Danang memastikan fitur-fitur seperti voice command, pilihan mode berkendara, hingga pengaturan sistem infotainment tetap menjadi perhatian utama Wuling agar pengalaman pengguna tetap lengkap dan modern.