Jakarta, GoodCar.id – Industri kendaraan komersial di Indonesia terus berkembang seiring meningkatnya kebutuhan mobilitas bisnis yang efisien dan adaptif. Menjawab kebutuhan tersebut, Wuling Motors turut berpartisipasi dalam ajang GIICOMVEC 2026 yang digelar pada 8–11 April 2026 di JIExpo Kemayoran.
Dalam pameran ini, Wuling menghadirkan dua lini kendaraan komersial andalannya, yakni Formo Max dan Mitra EV, yang dirancang untuk mendukung berbagai kebutuhan operasional bisnis di Tanah Air. Kehadiran kedua model ini menegaskan komitmen Wuling dalam menyediakan solusi mobilitas yang efisien, fleksibel, dan relevan dengan perkembangan industri.
Fleet & Commercial Vehicle Sales Manager Wuling Motors, Aditya Triananto, menyampaikan bahwa kedua produk yang ditampilkan dirancang untuk memenuhi kebutuhan bisnis yang beragam, mulai dari usaha kecil hingga skala industri.
Formo Max hadir sebagai solusi kendaraan niaga konvensional yang efisien, sementara Mitra EV menjadi representasi masa depan kendaraan komersial berbasis listrik.
Wuling menampilkan Formo Max, kendaraan niaga ringan berbentuk pikap yang telah diperkenalkan sejak 2023. Mengusung semangat “Enteng Bikin Untung”, Formo Max dirancang untuk mendukung aktivitas usaha dengan efisiensi tinggi.
Kendaraan ini menawarkan kapasitas angkut yang besar, kemudahan penggunaan, serta biaya perawatan yang relatif terjangkau. Selain itu, efisiensi bahan bakar yang optimal menjadikannya pilihan menarik bagi pelaku usaha yang membutuhkan kendaraan operasional harian dengan biaya yang lebih hemat.
Dengan karakter yang praktis dan tangguh, Formo Max cocok digunakan untuk berbagai sektor usaha, mulai dari distribusi barang, perdagangan, hingga logistik skala kecil dan menengah.
Mitra EV hadir dalam dua varian, yakni Minibus dan Blind Van, yang dapat disesuaikan dengan berbagai kebutuhan operasional. Dari sisi performa, kendaraan ini menawarkan dua pilihan jarak tempuh, yaitu hingga 300 km (Long Range) dan 400 km (Premium Range) berdasarkan standar CLTC.
Selain efisiensi energi, Mitra EV juga menawarkan kapasitas kargo luas hingga 6,5 meter kubik, yang memungkinkan pengangkutan barang dalam jumlah besar. Fitur pengisian daya cepat serta struktur rangka yang kuat semakin menambah nilai fungsional kendaraan ini.
Kemudahan akses juga menjadi keunggulan, dengan desain dua pintu geser (sliding door) yang memudahkan proses bongkar muat, terutama di area perkotaan yang padat.
Salah satu daya tarik utama Mitra EV di GIICOMVEC 2026 adalah fleksibilitasnya dalam berbagai aplikasi karoseri. Wuling menampilkan kendaraan ini dalam berbagai konfigurasi yang disesuaikan dengan kebutuhan industri.
Beberapa di antaranya mencakup:
Keberagaman aplikasi ini menunjukkan bahwa Mitra EV mampu menjadi solusi komprehensif bagi berbagai model bisnis, dari logistik hingga layanan publik.
Tidak hanya menampilkan produk, Wuling juga memberikan kesempatan kepada pengunjung untuk merasakan langsung performa Mitra EV melalui fasilitas test drive yang tersedia selama pameran berlangsung.
Langkah ini memberikan pengalaman nyata bagi calon konsumen dalam memahami keunggulan kendaraan listrik, khususnya dalam konteks operasional bisnis.
Selain itu, Wuling juga menghadirkan program penawaran spesial selama GIICOMVEC 2026. Konsumen yang melakukan pemesanan unit berkesempatan mengikuti program Lucky Dip dengan berbagai hadiah menarik, mulai dari gadget hingga e-wallet.

Kehadiran Wuling di GIICOMVEC 2026 menegaskan komitmennya dalam mendukung pertumbuhan sektor bisnis melalui solusi mobilitas yang inovatif. Dengan menghadirkan kombinasi kendaraan konvensional dan listrik, Wuling memberikan pilihan yang fleksibel sesuai kebutuhan pelaku usaha.
Ke depan, kendaraan komersial tidak hanya dituntut untuk efisien, tetapi juga adaptif terhadap perubahan teknologi dan regulasi lingkungan. Melalui Formo Max dan Mitra EV, Wuling menunjukkan kesiapan dalam menghadapi transformasi tersebut.
Langkah ini sekaligus memperkuat posisi Wuling sebagai salah satu pemain utama dalam pengembangan kendaraan komersial di Indonesia, dengan fokus pada efisiensi, fleksibilitas, dan keberlanjutan.