Beranda / Artikel / Chery Bongkar Fakta Soal Insentif Mobil Listrik yang Hanya Berlaku Sampai 2025
Artikel

Chery Bongkar Fakta Soal Insentif Mobil Listrik yang Hanya Berlaku Sampai 2025

Tigor Sihombing
14 September 2025 16:25

Kerawang, Goodcar.id - Seperti diketahui, rencananya insentif mobil listrik berakhir tahun ini. Pemerintah Indonesia resmi menetapkan bahwa insentif mobil listrik berupa pembebasan bea masuk serta keringanan PPnBM dan PPN untuk importasi CBU hanya berlaku hingga akhir Desember 2025. 

Kebijakan tersebut menjadi salah satu strategi pemerintah dalam mempercepat ekosistem kendaraan listrik sekaligus memastikan adanya investasi dan transfer teknologi di Tanah Air. Namun, bagi para produsen otomotif, langkah ini juga berarti harus menyiapkan strategi jangka panjang agar bisa tetap kompetitif di pasar.

Respons Chery Indonesia

Menanggapi hal ini, Chery Indonesia melalui Head of Brand Department PT Chery Sales Indonesia (CSI), Rifkie Setiawan, menyampaikan bahwa pihaknya memahami keputusan pemerintah. Menurutnya, kebijakan tersebut sudah melalui kajian mendalam dan studi kelayakan sebelum akhirnya diterapkan.

“Artinya semua yang dilakukan pemerintah kan sudah study kelayakan dan lain-lain. Jika nantinya subsidi akan disetop atau dialokasikan ke yang lain, Chery ikut saja,” kata Rifkie saat ditemui di Karawang, Jawa Barat.

Ia juga menambahkan, jika Chery juga tidak hanya bergantung pada segmen mobil listrik murni (EV). Pabrikan asal Tiongkok ini tengah mengembangkan strategi yang lebih luas dengan menghadirkan line up powertrain beragam, termasuk teknologi Super Hybrid, EV serta model ICE (Internal Combustion Engine).

Chery Belum Beli Lahan Pabrik

Terkait rencana pembangunan pabrik baru, Rifkie juga mengatakan bahwa Chery belum membeli lahan karena masih dalam tahap mempelajari kebutuhan jangka panjang. Keputusan mendirikan fasilitas produksi penuh tidak didasarkan pada banyaknya dealer yang sudah ada, melainkan dari hasil studi langsung yang dilakukan pusat Chery di Tiongkok.

Semua mobil Chery saat ini masih dirakit secara CKD (Completely Knocked Down) di fasilitas Handal, Bekasi. Kapasitas perakitan di lokasi tersebut diperkirakan bisa memenuhi kebutuhan sekitar 2.000–3.000 unit per bulan.

“Kalau bicara pabrik, ya Handal itu juga pabrik kita. Investasi yang kita lakukan di sana tidak kecil untuk mendukung TKDN hingga 40%. Semua barang yang dipasang itu memang dari kita,” kata Rifkie.

 
Kendaraan Terkait Lihat Semua