Beranda / Artikel / Suzuki Victorious Contest 2025 Jadi Ajang Adu Kompetensi 246 Teknisi Motor
GoodBike

Suzuki Victorious Contest 2025 Jadi Ajang Adu Kompetensi 246 Teknisi Motor

Tigor Sihombing
25 February 2026 09:37

Purwokerto, Goodcar.id Standar layanan bengkel resmi tidak boleh stagnan. Itu yang coba dijaga oleh PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) lewat gelaran Suzuki Victorious Contest 2025 kategori Teknisi Sepeda Motor.

Babak final nasional kompetisi ini berlangsung pada 11 Februari 2026 di SMK Wiworotomo Purwokerto. Lokasi tersebut bukan dipilih secara acak, melainkan bagian dari kolaborasi jangka panjang Suzuki dengan dunia pendidikan vokasi.

Ajang ini menjadi puncak dari proses seleksi panjang yang sudah dimulai sejak level main dealer. Total ada 246 teknisi yang ikut dari tahap awal, lalu disaring secara bertahap hingga tersisa finalis terbaik di tingkat nasional.

Bagi Suzuki, teknisi adalah wajah layanan aftersales. Kualitas mereka menentukan bagaimana konsumen merasakan pengalaman servis di bengkel resmi.

Hariadi, Asst. to Aftersales Department Head of Service SIS, menegaskan pentingnya kompetisi ini bagi perusahaan.

“Suzuki Victorious Contest merupakan salah satu upaya Suzuki untuk terus menjaga dan meningkatkan kualitas teknisi yang merupakan ujung tombak layanan aftersales. Lewat cara ini, kami memotivasi para teknisi untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya dalam memberikan pelayanan sesuai standar bagi konsumen. Sejak babak penyisihan awal, kompetisi ini diikuti oleh 246 teknisi sepeda motor Suzuki,” ujar Hariadi.

Proses seleksinya dibuat berjenjang. Dari kompetisi internal di masing-masing main dealer, lanjut ke regional, hingga akhirnya bertemu di panggung nasional. Artinya, yang lolos ke final memang sudah teruji di wilayahnya masing-masing.

Di babak final, para teknisi tidak hanya diuji secara teori. Seluruh rangkaian dirancang menyerupai kondisi kerja nyata di bengkel resmi.

Ada empat tahap utama yang harus dilalui:

Tes Teori, untuk mengukur pemahaman produk dan sistem sepeda motor Suzuki.

Tes Pengukuran, yang menilai ketepatan penggunaan alat sesuai standar operasional (SOP).

Tes Praktik, menguji keterampilan teknis saat melakukan servis.

Troubleshooting, untuk melihat kecepatan dan akurasi dalam mendiagnosis serta menyelesaikan masalah kendaraan.

Setiap peserta dituntut bekerja cepat tanpa mengorbankan prosedur keselamatan dan ketelitian. Parameter penilaian mencakup presisi kerja, efisiensi waktu, hingga kepatuhan terhadap standar bengkel resmi.

Final nasional tahun ini diikuti perwakilan dari Jakarta, Makassar, Cirebon, Semarang, dan Samarinda. Suasana kompetisi tetap serius, meski acara juga diselingi hiburan lokal seperti Dalang Cilik dan Lengger Banyumasan.

Ini Para Juara Nasional 2025

Dari hasil akumulasi nilai seluruh tahap, tiga teknisi terbaik nasional berhasil ditetapkan:

  • Juara Pertama: Heru Khabib Muslim – PT Indo Sunmotor Gemilang Jakarta
  • Juara Kedua: Harsono – PT Indo Sunmotor Gemilang Semarang
  • Juara Ketiga: Rajiman – PT Insan Sarana Maju Cirebon

Ketiganya dinilai unggul dalam kombinasi pemahaman teori dan ketepatan praktik. Bukan cuma cepat, tapi juga sesuai prosedur.

Pemilihan SMK Wiworotomo Purwokerto sebagai lokasi final membawa pesan tersendiri. Kolaborasi antara industri dan sekolah kejuruan dinilai penting untuk menjaga kualitas sumber daya manusia otomotif.

Kompetisi yang sudah berlangsung sejak 1999 ini juga menjadi bentuk apresiasi bagi teknisi di jaringan resmi Suzuki. Mereka yang sehari-hari bekerja di balik layar kini mendapat ruang untuk menunjukkan kompetensinya secara nasional.

Hariadi menegaskan bahwa ajang ini bukan hanya kompetisi tahunan, melainkan bagian dari upaya berkelanjutan menjaga kualitas layanan.

“Melalui ajang yang telah berlangsung sejak tahun 1999 ini, kami ingin memastikan kualitas teknisi selalu terjaga untuk memberikan hasil kerja yang presisi bagi pelanggan. Di samping itu, kompetisi ini juga menjadi bentuk apresiasi Suzuki bagi para teknisi yang selama ini telah berkontribusi memberikan pelayanan terbaik di seluruh jaringan resmi,” tutupnya.

Di tengah persaingan industri sepeda motor yang makin kompetitif, layanan purna jual menjadi faktor pembeda. Lewat Suzuki Victorious Contest 2025, PT Suzuki Indomobil Sales menegaskan bahwa kualitas teknisi tetap jadi prioritas.

Bagi konsumen, hasilnya sederhana servis yang lebih presisi, diagnosis lebih akurat, dan standar kerja yang konsisten di seluruh jaringan resmi.

Dan di balik layar bengkel yang terlihat biasa saja, ada proses seleksi ketat yang memastikan setiap motor Suzuki ditangani oleh teknisi yang benar-benar kompeten.

 
Kendaraan Terkait Lihat Semua