Jakarta, Goodcar.id - Seperti apa Spesifikasi Suzuki e Sky? Suzuki e Sky menjadi salah satu mobil listrik mungil yang menarik perhatian setelah versi produksinya mulai terungkap.
Mengusung format kei car khas Jepang, Suzuki e Sky menawarkan dimensi kompak dengan baterai 26 kWh, jarak tempuh hingga 310 km, serta dukungan fast charging DC 50 kW.
Secara dimensi, Suzuki e Sky memiliki panjang 3.395 mm, lebar 1.475 mm, tinggi 1.625 mm, dan jarak sumbu roda 2.460 mm. Ukuran tersebut membuatnya tetap berada dalam karakter kei car yang dirancang untuk mobilitas perkotaan dengan kebutuhan ruang yang terbatas.
Bobot kendaraan berada di kisaran 1.030 kg. Suzuki menggunakan platform Heartect e yang dikembangkan untuk kendaraan listrik berukuran kecil. Sistem penggeraknya mengandalkan roda depan dengan e-Axle yang mengintegrasikan motor listrik, inverter, dan transmisi dalam satu unit.
Suzuki belum mengungkap angka tenaga resmi motor listrik e Sky. Namun, regulasi kei car di Jepang membatasi output motor listrik maksimal hingga 63 hp atau sekitar 47 kW.
Baterai LFP 26 kWh, Range 310 Km
Suzuki e Sky menggunakan baterai lithium iron phosphate (LFP) berkapasitas 26 kWh. Dengan baterai tersebut, Suzuki menargetkan jarak tempuh hingga 310 km dalam satu kali pengisian daya.
Angka tersebut cukup tinggi untuk mobil listrik dengan kapasitas baterai yang relatif kecil. Efisiensi tersebut didukung bobot kendaraan yang ringan, optimalisasi aerodinamika, serta peningkatan efisiensi sistem penggerak listrik.
Sebagai pembanding, BYD Racco memiliki klaim jarak tempuh hingga 320 km, tetapi menggunakan baterai berkapasitas lebih besar, yakni 35,84 kWh.
Fast Charging 50 kW
Suzuki e Sky mendukung beberapa pilihan pengisian daya. Menggunakan sumber listrik rumah standar, pengisian hingga penuh membutuhkan waktu sekitar delapan jam.
Jika menggunakan wallbox dengan daya 6 kW, waktu pengisian dapat dipangkas menjadi sekitar 4,5 jam. Sementara itu, pengisian cepat DC 50 kW memungkinkan baterai terisi hingga 80 persen dalam waktu sekitar 25 menit.
Kemampuan fast charging tersebut menjadi salah satu spesifikasi penting e Sky karena memungkinkan pengisian baterai dilakukan dalam waktu lebih singkat ketika mobil digunakan secara intensif di perkotaan.
Bisa Jadi Sumber Listrik Darurat
Suzuki e Sky tidak hanya mengandalkan kemampuan berkendara. Mobil listrik ini juga dibekali Vehicle-to-Home (V2H), yang memungkinkan energi dari baterai digunakan untuk memasok listrik ke perangkat eksternal.
Melalui sistem tersebut, e Sky dapat menyalurkan listrik AC 100V dengan output hingga 1.500W. Dengan begitu, baterai kendaraan dapat dimanfaatkan sebagai sumber listrik untuk kebutuhan tertentu di luar fungsi utamanya sebagai sumber tenaga mobil.
Dimensi Kompak, Kabin Empat Penumpang

Sebagai kei car, Suzuki e Sky memiliki konfigurasi empat penumpang. Kabinnya dirancang dengan pendekatan praktis, berbeda dari Vision e-Sky Concept yang tampil lebih futuristis.
Pada bagian dashboard terdapat layar infotainment berukuran 10,1 inci yang dipadukan dengan panel instrumen digital. Suzuki juga mempertahankan tuas transmisi otomatis konvensional serta panel khusus untuk mengatur sistem pendingin kabin.
Fitur lainnya mencakup jok dan setir berpemanas, rem parkir elektrik, kompartemen tambahan di sisi penumpang, serta sistem heat pump. Heat pump bekerja bersama pemanas udara elektrik untuk membantu menjaga efisiensi penggunaan baterai saat mobil digunakan dalam kondisi cuaca dingin.
Dari sisi eksterior, e Sky mempertahankan sejumlah karakter dari Vision e-Sky. Namun, versi produksi menggunakan beberapa komponen yang lebih sederhana, seperti pelek lebih kecil, kaca spion lebih besar, serta gagang pintu konvensional.
Spesifikasi Suzuki e Sky

|
Spesifikasi |
Suzuki e Sky |
|
Jenis |
Kei car listrik |
|
Platform |
Heartect e |
|
Penggerak |
Roda depan |
|
Baterai |
LFP 26 kWh |
|
Jarak tempuh |
Hingga 310 km |
|
Fast charging |
DC 50 kW |
|
Pengisian 80% |
Sekitar 25 menit |
|
Wallbox |
6 kW |
|
Pengisian wallbox |
Sekitar 4,5 jam |
|
Pengisian rumah |
Sekitar 8 jam |
|
Bobot |
Sekitar 1.030 kg |
|
Panjang |
3.395 mm |
|
Lebar |
1.475 mm |
|
Tinggi |
1.625 mm |
|
Wheelbase |
2.460 mm |
|
Kapasitas penumpang |
4 orang |
|
V2H |
AC 100V/1.500W |
Suzuki e Sky dijadwalkan meluncur di Jepang pada musim gugur 2026. Suzuki juga menyiapkan ekspansi ke pasar Eropa dan Inggris mulai 2027. Di Jepang, mobil ini akan berhadapan dengan Nissan Sakura, Mitsubishi eK X EV, Honda N-One e, dan BYD Racco.
Dengan kombinasi baterai 26 kWh, jarak tempuh hingga 310 km, bobot sekitar 1.030 kg, fast charging DC 50 kW, dan fitur V2H, Suzuki e Sky lebih menonjolkan efisiensi dan kepraktisan sebagai mobil listrik perkotaan dibanding mengejar performa tinggi.