Beranda / Artikel / BAW Kantongi 1.400 Calon Konsumen di GIIAS 2026, T01 Jadi Model Paling Diminati
Artikel

BAW Kantongi 1.400 Calon Konsumen di GIIAS 2026, T01 Jadi Model Paling Diminati

Tigor Sihombing
26 August 2026 08:57

Jakarta, Goodcar.id - Beijing Automobile Works (BAW) mencatat 1.400 calon konsumen setelah memperkenalkan lima model perdananya kepada pasar Indonesia melalui Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026. 

Pameran yang berlangsung pada 29 Juli hingga 9 Agustus 2026 tersebut menjadi momentum awal BAW mengukur respons pasar setelah resmi masuk ke Indonesia.

Lima model yang diperkenalkan BAW terdiri dari M8, T01, X03, D5, dan T10 Pro. 

Berdasarkan data yang dihimpun selama GIIAS 2026, T01 menjadi model dengan minat tertinggi, menyumbang sekitar 30 persen dari total calon konsumen yang tercatat. Setelah T01, minat konsumen berturut-turut mengarah kepada D5, X03, M8, dan T10 Pro.

Presiden Direktur PT BAW Automobile Trading Indonesia Tocy Tang mengatakan jumlah tersebut menjadi indikator awal bagi perusahaan untuk melihat penerimaan konsumen Indonesia terhadap merek baru di pasar otomotif nasional.

“Pencapaian ini menunjukkan bahwa masyarakat Indonesia terbuka terhadap pilihan baru dan ingin mengenal lebih jauh produk serta karakter merek BAW. Bagi kami, GIIAS bukanlah akhir dari perkenalan BAW, melainkan awal dari perjalanan kami untuk membangun hubungan jangka panjang dengan konsumen Indonesia,” ujar Tocy Tang, Presiden Direktur PT BAW Automobile Trading Indonesia.

Selain T01, BAW M8 juga menjadi salah satu model yang mendapat perhatian selama pameran. 

M8 merupakan MPV listrik premium yang diposisikan sebagai salah satu produk penting dalam jajaran BAW di Indonesia. Mobil ini mengusung konsep kendaraan dengan desain elegan, kabin luas, serta sistem penggerak listrik.

Menariknya, BAW menyebut sebagian besar calon konsumen yang menunjukkan ketertarikan terhadap M8 berasal dari konsumen individu. 

Respons tersebut menjadi pertimbangan bagi perusahaan untuk mempersiapkan M8 sebelum nantinya dipasarkan secara resmi di Indonesia.

“Salah satu hal yang menarik perhatian kami adalah respons terhadap M8. Sebagian besar minat terhadap M8 berasal dari konsumen individu. 

Ini mendorong kami untuk mempersiapkan M8 sebaik mungkin sebelum kedatangannya resmi di Indonesia,” kata Tocy Tang.

Respons di GIIAS 2026 sekaligus memberikan gambaran awal mengenai model yang berpotensi mendapat perhatian konsumen Indonesia. 

Namun, angka minat tersebut masih merupakan respons selama pameran dan belum dapat disamakan dengan angka pemesanan kendaraan atau penjualan aktual.

Setelah melakukan debut di pasar Indonesia, BAW kini memasuki tahap berikutnya dengan menyiapkan fondasi operasional dan ekosistem lokal. 

Salah satu langkah yang dilakukan adalah menggandeng PT Handal Indonesia Motor untuk mengembangkan rantai pasokan sekaligus mempersiapkan proses perakitan kendaraan di Indonesia.

Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi BAW sebelum memperluas kehadirannya di pasar otomotif nasional. 

Perusahaan tidak hanya perlu menentukan produk yang akan dipasarkan, tetapi juga memastikan kesiapan produksi, layanan purnajual, ketersediaan suku cadang, serta jaringan pendukung bagi konsumen.

Dengan 1.400 calon konsumen yang tercatat selama GIIAS 2026, BAW setidaknya telah memperoleh gambaran awal mengenai respons pasar Indonesia. 

Selanjutnya, tantangan perusahaan adalah mengubah ketertarikan tersebut menjadi permintaan nyata ketika produk mulai dipasarkan secara resmi.

Bagi BAW, GIIAS 2026 bukan sekadar ajang memperkenalkan lima model baru, tetapi menjadi tahap awal untuk membaca preferensi konsumen sekaligus menentukan langkah berikutnya dalam membangun bisnis otomotif di Indonesia.

 
Kendaraan Terkait Lihat Semua