Beranda / Artikel / Spesifikasi New BMW iX3: SUV Listrik Neue Klasse dengan Range 805 Km dan Tenaga 469 HP
Artikel

Spesifikasi New BMW iX3: SUV Listrik Neue Klasse dengan Range 805 Km dan Tenaga 469 HP

Tigor Sihombing
14 August 2026 10:07

JAKARTA, Goodcar.id – BMW punya cara sendiri untuk menandai pergantian generasi. Pada New BMW iX3, perubahan yang dibawa tidak hanya desain baru atau peningkatan tenaga, tetapi menyentuh hampir seluruh bagian kendaraan. SUV listrik ini menjadi model pertama yang dibangun di atas arsitektur Neue Klasse, sekaligus menjadi penanda arah baru BMW untuk beberapa tahun ke depan.

Di Indonesia, New BMW iX3 diperkenalkan melalui GIIAS 2026. Model ini hadir sebagai Sports Activity Vehicle (SAV) listrik generasi terbaru dengan sejumlah teknologi yang sebelumnya belum digunakan pada model produksi BMW.

Salah satu perubahan paling besar ada pada sistem penggeraknya. New BMW iX3 50 xDrive menggunakan BMW eDrive Generasi Keenam dengan sistem kelistrikan 800 volt. Motor listriknya mampu menghasilkan tenaga hingga 345 kW atau 469 hp dengan torsi maksimum 645 Nm.

Dengan output tersebut, New BMW iX3 mampu berakselerasi dari 0 hingga 100 km/jam dalam 4,9 detik. Namun, angka performa bukan satu-satunya yang menjadi perhatian BMW. Efisiensi dan kemampuan pengisian daya juga menjadi bagian penting dari pengembangan generasi baru ini.

BMW mengklaim New BMW iX3 mampu menempuh jarak hingga 805 kilometer berdasarkan standar WLTP. Untuk pengisian cepat, sistem DC Fast Charging dapat menerima daya hingga 400 kW.

Dalam kondisi pengisian yang mendukung, baterai dapat memperoleh tambahan jarak tempuh hingga 372 kilometer hanya dalam 10 menit. Sementara pengisian dari 10 hingga 80 persen membutuhkan waktu sekitar 21 menit.

Empat Superbrains dan Cara Baru BMW Mengolah Data Kendaraan

Di balik performanya, New BMW iX3 membawa perubahan besar pada arsitektur elektronik kendaraan. BMW menyematkan empat Superbrains yang bertugas menangani berbagai fungsi utama kendaraan.

Sistem tersebut bekerja bersama BMW Operating System X dan menjadi bagian dari upaya BMW mengurangi ketergantungan pada banyak unit kontrol elektronik yang terpisah.

Salah satu teknologi yang menarik adalah Heart of Joy. Sistem ini mengoordinasikan akselerasi, pengereman, kemudi, serta energy recuperation secara terintegrasi.

BMW menyebut sistem tersebut mampu memproses parameter dinamika kendaraan hingga 10 kali lebih cepat dibandingkan sistem sebelumnya. Tujuannya bukan hanya membuat mobil lebih cepat merespons, tetapi juga membuat berbagai fungsi berkendara bekerja lebih terintegrasi.

Interior New BMW iX3 Mulai Tinggalkan Formula Lama

Perubahan besar juga terlihat dari kabin. New BMW iX3 menjadi model produksi pertama BMW yang menggunakan BMW Panoramic iDrive melalui BMW Panoramic Vision.

Konsep ini mengubah cara pengemudi melihat dan mengakses berbagai informasi kendaraan. Sistem tersebut dipadukan dengan Central Display berdesain free-cut, multifunction steering wheel terbaru, BMW Operating System X, serta BMW Intelligent Personal Assistant.

BMW juga membawa pendekatan digital yang lebih kuat pada pengalaman berkendara. Sejumlah fungsi kendaraan dapat diakses melalui layar maupun perintah suara.

Dengan pendekatan tersebut, Neue Klasse bukan hanya soal platform kendaraan listrik baru. BMW juga menjadikannya sebagai fondasi untuk mengubah hubungan antara pengemudi, kendaraan, dan sistem digital di dalam mobil.

Fitur lain yang cukup menarik dari New BMW iX3 adalah teknologi bidirectional charging. Mobil ini menjadi BMW pertama yang mendukung Vehicle-to-Load (V2L), Vehicle-to-Home (V2H), dan Vehicle-to-Grid (V2G).

Artinya, energi yang tersimpan di baterai tidak hanya digunakan untuk menggerakkan kendaraan. Dalam skenario tertentu, energi tersebut dapat dialirkan kembali untuk kebutuhan perangkat lain, rumah, maupun jaringan listrik.

Teknologi ini membuat fungsi baterai kendaraan listrik berkembang dari sekadar tempat menyimpan energi menjadi bagian dari ekosistem energi yang lebih luas.

New BMW iX3 juga penting karena posisinya sebagai model pertama dari Neue Klasse. Arsitektur tersebut nantinya tidak berhenti pada satu kendaraan.

BMW menyebut Neue Klasse akan menjadi fondasi bagi lebih dari 40 model BMW baru maupun penyegaran model yang akan diperkenalkan hingga 2027.

Karena itu, iX3 generasi terbaru ini bisa dilihat sebagai gambaran awal mengenai arah kendaraan BMW berikutnya, terutama dalam hal elektrifikasi, digitalisasi, sistem elektronik, dan pengalaman berkendara.

BMW juga mengembangkan New BMW iX3 dengan prinsip Design for Circularity. Sejumlah material daur ulang digunakan dalam kendaraan, sementara produksinya dilakukan di BMW Group Plant Debrecen, Hungaria, yang dalam kondisi operasional normal tidak menggunakan bahan bakar fosil.

Harga New BMW iX3 di Indonesia

Di Indonesia, New BMW iX3 50 xDrive ditawarkan dengan harga Rp2,269 miliar berstatus off-the-road.

BMW memberikan BMW Service Inclusive yang mencakup biaya perawatan kendaraan selama enam tahun. Selain itu tersedia garansi lima tahun tanpa batasan jarak tempuh, BMW Group Tire Coverage selama dua tahun, serta BMW Roadside Assistance Services selama tiga tahun.

Menariknya, debut New BMW iX3 di Indonesia tidak berhenti di area pameran. Mobil listrik ini akan segera menjalani perjalanan pertamanya di jalan raya Tanah Air.

New BMW iX3 dipercaya menjadi Lead Car kategori Half Marathon pada Maybank Marathon 2026. Sementara kategori Full Marathon akan dipimpin oleh MINI Aceman.

BMW Group Indonesia menyiapkan total 22 kendaraan BMW dan MINI untuk mendukung kebutuhan penyelenggaraan Maybank Marathon 2026. Dengan begitu, ajang lari tersebut sekaligus menjadi panggung pertama bagi New BMW iX3 untuk menunjukkan dirinya di jalan raya Indonesia.

 
Kendaraan Terkait Lihat Semua