Beranda / Artikel / Mobil Bekas di Bawah Rp100 Juta, Masih Ada yang Layak Dibeli?
Artikel

Mobil Bekas di Bawah Rp100 Juta, Masih Ada yang Layak Dibeli?

Tigor Sihombing
28 September 2026 12:23

Jakarta, Goodcar.id – Mencari mobil bekas dengan dana maksimal Rp100 juta masih bukan perkara sulit pada 2026. Berdasarkan pantauan sejumlah platform jual beli mobil bekas di Jakarta, pilihan mobil bekas dengan harga di bawah Rp100 juta masih cukup banyak, mulai dari city car, hatchback, MPV, SUV hingga sedan dari berbagai merek dan tahun produksi.

Menariknya, pasar mobil bekas di bawah Rp100 juta juga tidak hanya diisi mobil tua. Beberapa unit yang ditawarkan sudah berusia relatif muda, sementara sebagian lainnya merupakan model lama yang harganya turun karena usia dan jarak tempuh. Artinya, dengan bujet yang sama, pembeli harus memilih antara mendapatkan tahun lebih muda, model lebih besar, atau kondisi mobil bekas yang lebih terawat.

Pilihan Mobil Bekas di Bawah Rp100 Juta

Salah satu contoh mobil bekas yang masih mudah ditemukan di sejumlah laman jual beli mobil bekas adalah Toyota Avanza. Pantauan pasar September 2026 menunjukkan Avanza tahun 2011 ditawarkan sekitar Rp85 juta hingga Rp100 juta, tergantung tipe, transmisi dan kondisi unit.

Pilihan mobil bekas lain datang dari Daihatsu Xenia. Sejumlah laman listing mobil bekas menawarkan Xenia R Family AT tahun 2012 di sekitar Rp100 juta, sementara Xenia tahun 2015 juga ditemukan di kisaran Rp90 juta hingga lebih dari Rp100 juta. Perbedaan harga menunjukkan tahun produksi saja tidak cukup menjadi patokan karena tipe, transmisi, kilometer, kondisi dan riwayat kendaraan ikut menentukan harga mobil bekas.

Suzuki Ertiga juga masih masuk radar pencari mobil bekas dengan bujet Rp100 juta. Data pasar September 2026 menunjukkan Ertiga produksi 2012-2015 berada pada kisaran Rp85 juta hingga Rp134 juta. Artinya, untuk mendapatkan mobil bekas Ertiga di bawah Rp100 juta, pembeli harus lebih selektif terhadap tahun dan kondisi unit yang tersedia.

Bagi yang membutuhkan mobil bekas berukuran lebih kecil, pilihannya justru cukup beragam. Suzuki Splash tahun 2013 dengan jarak tempuh sekitar 80 ribu kilometer misalnya, ditawarkan sekitar Rp60 juta pada sejumlah laman jual beli mobil bekas. Ada pula Suzuki Ignis tahun 2017 di kisaran Rp94 juta dan Toyota Yaris tahun 2009 sekitar Rp96 juta.

Pilihan mobil bekas di bawah Rp100 juta bahkan bisa masuk ke model yang secara kelas berada di atas city car. Nissan Grand Livina tahun 2014 misalnya, dapat ditemukan di kisaran Rp99 juta, sedangkan Nissan Serena tahun 2012 berada di sekitar Rp80 juta. Grand Livina tahun 2013 juga masih ditemukan di kisaran Rp73 juta hingga Rp78 juta. Namun, usia dan jarak tempuh masing-masing mobil bekas perlu diperhatikan sebelum mengambil keputusan.

Ada Juga Mobil Bekas Tahun Muda

Menariknya, pasar mobil bekas di bawah Rp100 juta tidak selalu berarti harus mengambil mobil produksi lebih dari 10 tahun lalu. Beberapa laman jual beli mobil bekas juga menampilkan Wuling Confero S tahun 2019 di kisaran Rp87 juta dengan jarak tempuh sekitar 90 ribu kilometer. Bahkan, terdapat unit Daihatsu Sigra tahun 2024 yang ditawarkan di sekitar Rp90 juta.

Kondisi tersebut memperlihatkan bahwa berburu mobil bekas tidak cukup hanya dengan memasukkan batas harga. Dua mobil bekas dengan harga sama bisa memiliki perbedaan tahun produksi yang cukup jauh. Karena itu, pencarian sebaiknya menggunakan beberapa filter sekaligus, seperti tahun, kilometer, tipe bodi, transmisi dan lokasi kendaraan.

Jangan Terpaku pada Harga Rp100 Juta

Harga mobil bekas yang berada tepat di angka Rp100 juta juga bukan berarti otomatis lebih menarik daripada unit Rp80 juta atau Rp90 juta. Dalam beberapa kasus, selisih harga dapat berasal dari kondisi mesin, riwayat servis, kelengkapan dokumen, kondisi bodi hingga jumlah kilometer.

Pada rentang Rp80 juta sampai Rp100 juta, misalnya, pembeli dapat menemukan berbagai pilihan mobil bekas dengan tahun dan tipe yang berbeda. Karena itu, harga sebaiknya digunakan sebagai titik awal pencarian, bukan satu-satunya pertimbangan ketika memilih mobil bekas.

Pasar mobil bekas di bawah Rp100 juta juga cukup lebar dari sisi model. Pembeli tidak harus memaksakan seluruh anggaran untuk membeli unit yang mendekati Rp100 juta karena pilihan dengan harga lebih rendah masih tersedia. Selisih dana tersebut justru bisa disiapkan untuk kebutuhan servis atau perbaikan setelah kendaraan dibeli.

MPV Masih Mendominasi Pilihan

Untuk kebutuhan keluarga, mobil bekas jenis MPV masih menjadi salah satu pilihan yang mudah ditemukan. Pada berbagai platform jual beli mobil bekas, model seperti Avanza, Xenia, Grand Livina, Serena, Confero dan sejumlah MPV lainnya masih muncul dalam rentang harga di bawah Rp100 juta.

Toyota Avanza menjadi salah satu contoh mobil bekas yang masih punya banyak pilihan di rentang harga tersebut. Selain Avanza, Daihatsu Xenia dan Nissan Grand Livina juga dapat ditemukan di bawah Rp100 juta, sedangkan Suzuki Ertiga lebih banyak berada di sekitar batas tersebut atau sedikit di atasnya tergantung tahun dan kondisi mobil bekas.

Jika kebutuhan utamanya hanya mobilitas perkotaan, mobil bekas jenis hatchback atau city car bisa menjadi alternatif. Harga yang lebih rendah memungkinkan pembeli mendapatkan unit dengan usia lebih muda dibandingkan MPV pada bujet yang sama.

Pasar Mobil Bekas SUV dan Sedan Juga Ramai

Bagi pencari mobil bekas yang menginginkan SUV, pilihan di bawah Rp100 juta juga tersedia, meski biasanya usia kendaraan lebih tua. Beberapa model yang masih ditemukan di pasar mobil bekas antara lain Ford EcoSport 2014 di sekitar Rp90 juta, Honda CR-V 2002 sekitar Rp65,5 juta, serta Ford Escape 2003 sekitar Rp69 juta.

Sementara itu, pasar mobil bekas sedan menawarkan pilihan yang lebih beragam dari sisi usia dan kelas. Toyota Camry 2004 misalnya, masih ditemukan di kisaran Rp69 juta, sedangkan Mercedes-Benz ML320 tahun 2000 berada di sekitar Rp59 juta. Harga murah pada mobil bekas kelas atas seperti ini tentu perlu dilihat bersama biaya perawatan dan kondisi komponen karena usia kendaraan sudah cukup tinggi.

Mobil Bekas Masih Layak Dibeli, ada Syaratnya

Pertanyaan mengenai mobil bekas di bawah Rp100 juta, masih ada yang layak dibeli? Jawabannya sangat bergantung pada unit yang ditemukan. Model yang sama, tahun yang sama, bahkan tipe yang sama bisa mempunyai kondisi berbeda karena pola penggunaan dan perawatan pemilik sebelumnya tidak selalu sama.

Karena itu, saat mencari mobil bekas, jangan hanya membandingkan harga. Pemeriksaan mesin, transmisi, kaki-kaki, sistem pendingin, AC, kelistrikan, bodi, interior, kondisi ban serta dokumen kendaraan perlu dilakukan sebelum transaksi mobil bekas.

Riwayat servis juga menjadi bagian penting dalam memilih mobil bekas. Kilometer rendah memang menarik, tetapi bukan satu-satunya indikator kondisi kendaraan. Mobil bekas dengan kilometer lebih tinggi tetapi memiliki riwayat perawatan yang jelas bisa saja lebih mudah dinilai kondisinya dibandingkan unit dengan kilometer rendah tanpa catatan servis.

Sisakan Dana Setelah Membeli

Membeli mobil bekas dengan dana Rp100 juta sebaiknya tidak berarti seluruh Rp100 juta dihabiskan untuk harga kendaraan. Masih ada biaya yang mungkin muncul setelah mobil bekas berpindah tangan, seperti servis awal, penggantian oli dan filter, aki, ban, pengerjaan kaki-kaki, pajak, balik nama atau perbaikan komponen yang ditemukan setelah pemeriksaan.

Dengan pola tersebut, mobil bekas Rp80 juta dalam kondisi sehat bisa saja membutuhkan total biaya yang berbeda dibandingkan unit Rp100 juta yang membutuhkan banyak perbaikan setelah dibeli. Harga transaksi hanya satu bagian dari biaya kepemilikan mobil bekas.

Pada akhirnya, pasar mobil bekas di bawah Rp100 juta pada 2026 masih menawarkan banyak pilihan. Dari Avanza dan Xenia untuk kebutuhan keluarga, Grand Livina dan Ertiga, sampai Yaris, Ignis, Splash, Confero serta berbagai SUV dan sedan yang usianya lebih tua.

Jadi, mencari mobil bekas di bawah Rp100 juta bukan soal menemukan mobil paling murah, tetapi mencari unit dengan kombinasi harga, usia, kondisi dan riwayat perawatan yang jelas. Pemeriksaan kendaraan tetap menjadi bagian penting sebelum transaksi mobil bekas dilakukan.

Bagi calon pembeli yang ingin mencari mobil bekas dengan proses yang lebih terukur, Goodcar.id hadir sebagai platform jual beli kendaraan tepercaya dari Indomobil Group. Setiap unit mobil bekas yang masuk dalam platform Goodcar melalui proses inspeksi kendaraan, sehingga calon pembeli memiliki informasi mengenai kondisi kendaraan sebelum menentukan pilihan.

Dengan adanya proses inspeksi tersebut, pencarian mobil bekas tidak hanya berangkat dari harga dan foto kendaraan. Kondisi unit menjadi bagian penting yang ikut diperiksa, sehingga calon pembeli dapat memiliki informasi yang lebih lengkap sebelum melanjutkan proses pembelian mobil bekas.

 
Kendaraan Terkait Lihat Semua