Jakarta, Goodcar.id - Motor listrik semakin jamak digunakan di kota-kota besar. Praktis, senyap, dan biaya operasionalnya rendah. Namun di balik kemudahan itu, masih banyak pengguna yang mengira motor listrik nyaris bebas perawatan. Padahal, umur motor listrik sangat ditentukan oleh kebiasaan kecil sehari-hari, terutama saat musim hujan.
Bukan soal teknologi canggih atau kapasitas baterai besar. Justru hal-hal sederhana sering menjadi penentu apakah motor listrik bisa dipakai bertahun-tahun atau cepat bermasalah.
Tidak Membiarkan Motor Kehujan Lama
Salah satu kebiasaan paling sering diabaikan adalah membiarkan motor listrik kehujanan terlalu lama. Meski semua motor listrik sudah dirancang tahan air, paparan hujan dan kelembapan secara terus-menerus tetap berisiko. Air bisa merembes ke celah kecil di sekitar soket, konektor, atau port pengisian daya.
Parkir di Tempat Teduh
Karena itu, parkir di tempat teduh atau setidaknya menggunakan cover motor saat hujan masih menjadi langkah paling masuk akal. Sederhana, tapi efeknya besar untuk jangka panjang.
Tidak Langsung Mengecas Motor Habis Kehujanan
Kesalahan lain yang kerap terjadi adalah langsung mengecas motor setelah kehujanan. Port charger merupakan salah satu titik paling sensitif pada motor listrik. Air yang tersisa, meski tidak terlihat, bisa memicu gangguan kelistrikan jika langsung dialiri listrik. Membiarkan motor kering selama 30–60 menit sebelum dicas jauh lebih aman dan dianjurkan banyak pabrikan.
Selalu Hindari Genangan Air
Soal berkendara, masih banyak pengguna motor listrik yang menganggap genangan air sebagai hal sepele. Padahal, air banjir atau genangan jalanan mengandung lumpur, pasir, dan kotoran yang bisa mempercepat kerusakan komponen elektronik. Menghindari genangan tinggi bukan berarti berlebihan, melainkan bentuk perlindungan paling realistis.
Selalu Dibersihkan
Setelah dipakai hujan, motor listrik juga sebaiknya dibersihkan secara ringan. Tidak perlu dicuci dengan semprotan bertekanan tinggi. Cukup lap bagian luar, kolong, dan area roda untuk menghilangkan sisa air dan kotoran. Kebiasaan ini membantu mencegah karat sekaligus menjaga kondisi komponen luar tetap rapi.
Cek Karet-karet
Hal yang sering luput diperhatikan adalah kondisi segel dan karet pelindung. Retak kecil atau karet yang mulai getas bisa menjadi pintu masuk air. Pengecekan visual secara berkala sudah cukup untuk mendeteksi potensi masalah sejak awal, tanpa perlu alat khusus.
Selalu Servis Berkala
Motor listrik juga bukan berarti bebas servis. Pemeriksaan berkala di bengkel, terutama untuk kabel, konektor, dan sistem kelistrikan, tetap penting. Banyak kasus kerusakan besar justru berawal dari masalah kecil yang dibiarkan terlalu lama.
Pada akhirnya, merawat motor listrik tidak selalu soal biaya besar atau perlakuan rumit. Konsistensi melakukan kebiasaan sederhana justru menjadi kunci agar motor tetap awet, aman digunakan, dan tidak merepotkan di kemudian hari.
Di tengah cuaca yang makin sulit diprediksi, kebiasaan kecil inilah yang sering menjadi pembeda antara motor listrik yang tahan lama dan motor listrik yang cepat bikin pemiliknya kapok.