Jakarta, Goodcar.id - Tren SUV bergaya boxy semakin ramai di Indonesia, dan kini Suzuki Jimny punya lawan baru. Jetour T2, SUV asal Tiongkok, dipastikan siap dipasarkan di Tanah Air dengan bekal mesin bensin 2.0 turbo yang menjanjikan tenaga besar untuk melibas berbagai medan.
Menariknya, Jetour T2 akan hadir pertama kali tanpa varian PHEV (plug-in hybrid electric vehicle). Namun, Jetour sudah menyiapkan strategi lanjutan. Mereka bakal menawarkan pilihan mesin 1.5 turbo dan PHEV di tahap berikutnya, tergantung kebutuhan serta respons pasar Indonesia. Langkah ini terlihat realistis mengingat tren elektrifikasi di Indonesia semakin berkembang.
Secara teknis, Jetour T2 sudah mengandalkan sistem AWD (All-Wheel Drive) dan XWD (intelligent four-wheel drive system) yang memberi pengalaman berkendara lebih stabil, baik di jalan aspal maupun jalur off-road. "Tak hanya itu, Jetour T2 akan diproduksi secara CKD (Completely Knocked Down) alias dirakit lokal," kata Direktur Pemasaran Jetour Indonesia M. Ranggy Radiansyah kepada Goodcar.id 23 September 2025 di bilangan Cipete Jakarta Selatan.
Strategi ini bisa membuat harga jualnya lebih kompetitif di segmen SUV boxy yang memang sedang diminati konsumen.
Segmen SUV Boxy yang Tumbuh Pesat

Kehadiran Jetour T2 jelas menyasar ceruk pasar yang sedang naik daun. Desain boxy dengan gaya tangguh bukan hanya tren global, tetapi juga punya basis penggemar kuat di Indonesia. Suzuki Jimny selama ini menjadi ikon SUV mungil bergaya retro, dan Jetour T2 tampaknya ingin menawarkan alternatif dengan ukuran lebih besar, mesin lebih bertenaga, serta fitur yang lebih modern.
Jetour juga menyiapkan berbagai aksesori adventure untuk T2. Hal ini tentu menarik bagi konsumen yang doyan aktivitas luar ruang, seperti camping, touring, atau sekadar gaya hidup urban dengan nuansa off-road.
Berdasarkan data NJKB (Nilai Jual Kendaraan Bermotor), Jetour T2 varian 4x4 sudah tercatat dengan nilai Rp295 juta. Untuk varian mesin 1.5 turbo dipatok Rp275 juta, sementara versi PHEV di angka Rp305 juta. Perlu dicatat, angka NJKB bukan harga jual resmi, melainkan patokan pajak. Harga on-the-road biasanya lebih tinggi setelah ditambah berbagai biaya.
Rencananya, Jetour T2 akan melakukan debut resminya di Indonesia pada ajang GJAW (Gaikindo Jakarta Auto Week). Kehadirannya tentu bakal memanaskan persaingan di segmen SUV boxy, sekaligus memberi warna baru di tengah dominasi Jimny.