Jakarta, Goodcar.id - Menjelang debut resminya di Indonesia pada ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026, iCAR mulai memperkenalkan identitas merek serta rencana kehadirannya di pasar otomotif nasional. Berada di bawah naungan Chery Group, iCAR akan memasuki Indonesia sebagai merek otomotif baru dengan fokus pada desain, teknologi, dan pengembangan produk berbasis mobilitas modern.
Kehadiran iCAR di Indonesia menjadi bagian dari langkah global merek tersebut. Dalam pengembangannya, iCAR memanfaatkan teknologi Chery yang telah digunakan di berbagai pasar internasional, dipadukan dengan pendekatan digital dalam perancangan produk dan sistem kendaraan. Pendekatan ini diterapkan untuk mendukung kebutuhan mobilitas harian pengguna.
Filosofi “i” di Balik Nama iCAR
Nama iCAR mengandung sejumlah makna yang menjadi dasar pengembangan merek. Huruf “i” merepresentasikan beberapa aspek, seperti intelligence, internet, innovation, individual, inspiration, dan information. Nilai-nilai tersebut digunakan sebagai panduan dalam pengembangan teknologi, desain kendaraan, serta sistem pendukung yang disematkan pada produk iCAR.
Filosofi tersebut juga menjadi dasar dalam pengembangan kendaraan yang dirancang untuk penggunaan harian, dengan dukungan sistem digital dan fitur keselamatan yang disesuaikan dengan kondisi lalu lintas modern.
iCAR V23 Jadi Model Perdana di Indonesia
Rencana kehadiran iCAR di Indonesia akan diawali dengan peluncuran iCAR V23 sebagai model perdana. Kendaraan ini mengusung desain boxy dengan pendekatan modern, serta dilengkapi fitur keselamatan dan struktur bodi yang dirancang untuk berbagai kondisi penggunaan.
iCAR V23 tercatat meraih peringkat keselamatan 5-Star ASEAN NCAP, berdasarkan hasil pengujian yang diumumkan pada 26 Desember 2025. Dengan pencapaian tersebut, V23 menjadi kendaraan bergaya boxy pertama yang memperoleh peringkat tertinggi dari lembaga pengujian keselamatan tersebut.
Raih Nilai Tinggi di Seluruh Kategori ASEAN NCAP

ASEAN NCAP merupakan sistem penilaian keselamatan kendaraan di kawasan Asia Tenggara. Penilaian dilakukan pada empat kategori utama, yaitu Adult Occupant Protection (AOP), Child Occupant Protection (COP), Safety Assist (SA), dan Motorcyclist Safety (MS).
Berdasarkan hasil pengujian, iCAR V23 memperoleh peringkat lima bintang di seluruh kategori tersebut.
Pada kategori Adult Occupant Protection, V23 mencatat skor 31,77 poin dengan tingkat pencapaian 99%. Dalam uji tabrak frontal 40% pada kecepatan 64 km/jam, airbag depan mengembang sesuai standar, sistem tegangan tinggi nonaktif secara otomatis, serta baterai tetap dalam kondisi aman tanpa kebocoran, asap, atau api. Struktur kabin dan pilar kendaraan tetap mempertahankan integritasnya, dan seluruh pintu dapat dibuka setelah benturan.
Pada uji tabrak samping dengan kecepatan 50 km/jam, V23 meraih nilai 8 poin, dengan airbag samping yang mengembang sesuai dengan skenario pengujian.
Struktur Bodi dan Perangkat Keselamatan
Struktur bodi iCAR V23 menggunakan kombinasi material baja, dengan sekitar 18% baja cetak panas dan 70% baja berkekuatan tinggi. Seluruh varian kendaraan ini dilengkapi enam airbag sebagai perlengkapan standar, serta sabuk pengaman dengan pretensioner dan load limiter untuk kursi depan dan belakang.
Fitur-fitur tersebut dirancang untuk bekerja pada berbagai skenario benturan, termasuk benturan frontal, samping, dan kondisi terguling.
Perlindungan Anak dan Fitur Keselamatan Aktif
Dalam kategori Child Occupant Protection, V23 mencatat skor 42,5 poin. Pengujian dilakukan menggunakan kursi keselamatan anak untuk usia 18 bulan dan 3 tahun, sesuai dengan metode pengujian ASEAN NCAP.
Pada kategori Safety Assist, iCAR V23 dibekali sistem persepsi 1V3R yang terdiri dari satu kamera depan beresolusi 8MP dan tiga radar gelombang milimeter. Sistem ini mendukung fungsi Autonomous Emergency Braking (AEB), yang meraih nilai penuh pada pengujian AEB City dan AEB Inter-Urban, dengan total skor 18 poin.
Sistem Blind Spot Detection
ASEAN NCAP juga mengevaluasi perlindungan terhadap pengendara sepeda motor melalui pengujian sistem deteksi blind spot. Pada kategori ini, iCAR V23 memperoleh skor 14 poin, termasuk 8 poin untuk fitur Blind Spot Detection (BSD).
Sistem BSD menggunakan radar gelombang milimeter yang terpasang di sisi bumper belakang untuk memantau area belakang dan samping kendaraan. Sistem akan memberikan peringatan visual melalui spion dan peringatan tambahan saat pengemudi mengaktifkan lampu sein dalam kondisi blind spot terdeteksi.
Dengan total skor 91,02 poin, iCAR V23 resmi meraih sertifikasi 5-Star ASEAN NCAP. Pencapaian ini menjadi bagian dari persiapan iCAR menjelang peluncuran resminya di Indonesia pada ajang IIMS 2026.