Jakarta, Goodcar.id - Hyundai Motor Company resmi meluncurkan Hyundai STARIA Electric di ajang Brussels Motor Show 2026, menandai langkah strategis Hyundai dalam memperluas portofolio kendaraan listrik di segmen multi-purpose vehicle (MPV). Mengusung konsep mobilitas bebas emisi yang praktis dan berorientasi gaya hidup modern, STARIA Electric hadir sebagai solusi kendaraan listrik yang mengedepankan ruang luas, kenyamanan, serta efisiensi untuk kebutuhan sehari-hari.
Pada tahap awal peluncuran, STARIA Electric diperkenalkan dalam dua varian utama, yakni Luxury dan Wagon, yang masing-masing dirancang untuk menjawab kebutuhan pengguna yang berbeda, mulai dari keluarga hingga penggunaan profesional dan operasional.
Sebagai MPV listrik premium, STARIA Electric dibekali baterai berkapasitas 84 kWh dengan sistem 800-volt high-voltage, memungkinkan pengisian daya ultra-cepat dari 10 hingga 80 persen dalam sekitar 20 menit menggunakan DC fast charging. Jarak tempuhnya mencapai sekitar 400 kilometer berdasarkan siklus WLTP, menjadikannya ideal untuk mobilitas harian maupun perjalanan jarak jauh tanpa rasa khawatir.
“Hyundai terus memperluas lini kendaraan listrik untuk menjawab kebutuhan mobilitas harian di Eropa. STARIA Electric menghadirkan keunggulan teknologi EV kami ke dalam model yang telah dipercaya konsumen, dengan mengombinasikan ruang dan fleksibilitas khas STARIA serta sistem listrik bertegangan tinggi. Hasilnya adalah solusi mobilitas listrik yang praktis dan efisien untuk berbagai kebutuhan,” ujar Xavier Martinet, President & CEO Hyundai Motor Europe.
Meski berbagi platform dan teknologi penggerak yang sama, perbedaan antara varian Luxury dan Wagon terletak pada fokus penggunaan dan pengaturan kabin.
Varian Luxury dirancang untuk mengutamakan kenyamanan penumpang. Konfigurasi 7 kursi menawarkan ruang lega di setiap baris, dengan captain seat di baris kedua yang memberikan kenyamanan ekstra. Kursi depan dan baris kedua telah dilengkapi fitur heated dan ventilated sebagai standar, menjadikannya ideal untuk perjalanan jauh maupun penggunaan harian. Kapasitas bagasi di belakang baris ketiga mencapai sekitar 435 liter, sementara pintu geser dan tailgate elektrik hadir sebagai fitur standar untuk kemudahan akses.
Sementara itu, varian Wagon lebih menonjolkan fleksibilitas dan kapasitas angkut. Konfigurasi tempat duduk memungkinkan baris kedua diisi tiga penumpang, dengan pengaturan kursi yang mudah disesuaikan untuk mengakomodasi kombinasi penumpang dan barang. Kapasitas bagasi mencapai 1.303 liter, membuatnya cocok untuk kebutuhan keluarga besar maupun operasional shuttle. Fitur kenyamanan seperti heated dan ventilated seat tersedia sebagai opsi, menyesuaikan kebutuhan pengguna.

Secara desain, STARIA Electric mempertahankan DNA khas STARIA dengan bodi panjang, atap tinggi, dan pintu geser lebar yang memudahkan akses kabin. Desain eksterior mengusung filosofi “Inside-Out”, menghadirkan tampilan futuristis sekaligus fungsional.
Interiornya mengadopsi tata letak horizontal modern, dilengkapi dua layar 12,3 inci serta sistem infotainment generasi terbaru Connected Car Navigation Cockpit (ccNC). Sistem ini mendukung pembaruan perangkat lunak over-the-air (OTA) dan integrasi nirkabel Apple CarPlay™ dan Android Auto™, memastikan pengalaman digital yang intuitif dan selalu terkini.
STARIA Electric ditenagai motor listrik 160 kW (218 PS) dengan penggerak roda depan, menghasilkan akselerasi yang halus dan linear berkat torsi instan khas kendaraan listrik. Penyempurnaan pada sistem suspensi serta penggunaan material peredam suara tambahan menghadirkan kabin yang lebih senyap dan nyaman, terutama saat melaju di jalan tol atau membawa muatan penuh.
Handling yang stabil dan mudah diprediksi menjadikan STARIA Electric cocok untuk penggunaan pribadi maupun profesional, dengan karakter berkendara yang rileks dan aman.
Untuk kenyamanan, STARIA Electric dilengkapi fitur Digital Key, Shift-by-Wire column-mounted, serta fitur rear view dan talk function yang memudahkan komunikasi antara pengemudi dan penumpang belakang.
Di sisi keselamatan, Hyundai menyematkan rangkaian Hyundai SmartSense ADAS, mencakup Forward Collision-Avoidance Assist (FCA), Lane Keeping Assist (LKA), Lane Following Assist (LFA), Smart Cruise Control (SCC), Blind-Spot Collision-Avoidance Assist (BCA), Rear Cross-Traffic Collision-Avoidance Assist (RCCA), Surround View Monitor (SVM), hingga Driver Attention Warning, didukung sistem airbag lengkap.
Hyundai STARIA Electric dijadwalkan mulai dipasarkan di Korea Selatan dan Eropa pada paruh pertama 2026, sebelum menyusul ke pasar lainnya. Peluncuran ini menegaskan komitmen Hyundai dalam menghadirkan solusi mobilitas berkelanjutan yang berpusat pada manusia, sekaligus menetapkan standar baru bagi MPV listrik modern.