Barcelona, GoodCar.id – Program uji coba pra-musim Cadillac dijadwalkan berlanjut pada Rabu (28/1) di Sirkuit Catalunya, Barcelona. Tim pendatang baru di Formula 1 tersebut mengincar hasil yang lebih bersih dan produktif setelah melewati hari pertama yang penuh tantangan. Sebagai kontestan ke-11 di grid F1, Cadillac menunjukkan kesiapan operasional yang impresif dengan menjadi salah satu tim pertama yang turun ke lintasan pada Senin lalu. Kesiapan ini merupakan kelanjutan dari kesuksesan sesi shakedown di Silverstone dua pekan sebelumnya.
Berdasarkan regulasi yang mengizinkan tim melantai selama tiga dari lima hari tes di Barcelona, Cadillac memilih untuk absen pada hari Selasa. Langkah strategis ini diambil guna memberikan ruang bagi para teknisi untuk melakukan evaluasi mendalam dan membedah berbagai kendala teknis yang muncul di hari pembuka.
(Sumber Foto : Top Gear)Valtteri Bottas: Menjalani sesi pagi yang cukup solid dengan melahap 33 lap, termasuk simulasi long-run di akhir sesi.
Sergio Perez: Mengalami kendala teknis saat mengambil alih kemudi di sore hari, sehingga hanya mampu mencatatkan 11 lap.
Secara catatan waktu, Cadillac tertinggal 6,5 detik dari pembalap tercepat. Namun, tim menegaskan bahwa performa murni bukanlah prioritas mereka saat ini. Sergio Perez, mantan pembalap Red Bull, mengakui adanya "banyak masalah" pada mobil barunya, namun tetap optimis. "Ini hari pertama kami, jadi tetap ada sisi positifnya. Lebih baik semua masalah muncul sekarang agar beberapa hari ke depan bisa berjalan lebih mulus," ungkap Perez. Ia juga menyoroti betapa berbedanya karakter mesin dan mobil baru ini, yang ia sebut sebagai perubahan regulasi terbesar sepanjang kariernya.

Prinsipal Tim, Graeme Lowdon, menekankan bahwa bagi Cadillac, pekan ini murni merupakan sesi pencarian kesalahan. "Kami bekerja secara metodis menyisir seluruh sistem mobil. Mobil-mobil ini sangat kompleks, tapi saya puas dengan kemajuan yang ada. Fokus kami adalah debugging (pembenahan sistem)," ujar Lowdon. Lowdon menjelaskan bahwa tim sebenarnya bisa saja memaksakan Perez untuk memutar lebih banyak lap pada Senin sore, namun mereka memilih berhenti lebih awal untuk melakukan investigasi mendalam terhadap masalah yang muncul.
"Kuncinya adalah memastikan setiap masalah yang muncul segera dicoret dari daftar kendala. Kami beruntung memiliki pekan shakedown di sini sebelum menghadapi dua tes resmi di Bahrain. Kami ingin menuntaskan semua 'gremlin' teknis di Barcelona agar bisa tampil maksimal saat di Bahrain nanti," pungkasnya.