Audi Revolut F1 Team Resmi Melangkah ke Formula 1 202612 Jan 2026
Audi Revolut F1 Team Resmi Melangkah ke Formula 1 202612 Jan 2026
Jakarta, Goodcar.id - Audi akhirnya melangkah dari tahap konsep menuju realitas lintasan. Pabrikan asal Jerman itu mencatat tonggak krusial dalam proyek Formula 1 mereka setelah sukses melakukan fire-up pertama mobil Audi Revolut F1 Team, sebuah momen yang menandai hidupnya Audi Power Unit generasi terbaru dalam konfigurasi penuh di atas sasis.
Dalam dunia Formula 1, fire-up bukan sekadar mesin dinyalakan. Ini adalah titik validasi paling awal bahwa ribuan komponen mekanis, elektris, hingga sistem kontrol mampu bekerja sebagai satu kesatuan. Bagi Audi, keberhasilan ini menjadi sinyal bahwa proyek Formula 1 mereka telah keluar dari fase desain dan simulasi, menuju tahap performa nyata.
Keberhasilan fire-up ini juga memperlihatkan kompleksitas kolaborasi lintas negara yang menjadi fondasi Audi Revolut F1 Team. Pengembangan unit penggerak dilakukan di Neuburg an der Donau, Jerman, sementara sasis dirancang dan dirakit di Hinwil, Swiss. Dukungan teknologi tambahan datang dari fasilitas Audi di Bicester, Inggris.
Model kerja semacam ini menegaskan karakter khas proyek Audi di Formula 1: terstruktur, presisi, dan sangat sistematis. Tidak ada ruang untuk improvisasi. Semua proses diuji berlapis sebelum akhirnya mesin benar-benar dinyalakan dalam kondisi terpasang penuh.
Bagi internal tim, suara mesin yang hidup untuk pertama kalinya bukan hanya pencapaian teknis, tetapi juga momen emosional. Ia menjadi representasi dari ribuan jam rekayasa, pengujian, dan keputusan teknis yang akhirnya bertemu dalam satu titik.
Manajemen Audi memandang fire-up ini sebagai fondasi penting menuju fase berikutnya. Setelah mesin berhasil menyala dan sistem utama tervalidasi, fokus tim akan beralih ke pengujian lebih lanjut, termasuk persiapan track testing menjelang musim Formula 1 2026.
Bagi Audi Revolut F1 Team, momen ini juga menjadi indikator bahwa kerja lintas divisi mulai dari powertrain, sasis, hingga operasional tim berjalan seirama. Validasi awal semacam ini krusial sebelum mobil benar-benar diuji dalam kondisi ekstrem di lintasan.
Targetnya jelas: debut kompetitif di Melbourne pada musim 2026, tanpa mengorbankan karakter utama Audi efisiensi, kontrol, dan keandalan.
Masuknya Audi ke Formula 1 bukan semata soal prestise. Bagi pabrikan ini, F1 adalah laboratorium teknologi paling ekstrem. Filosofi Vorsprung durch Technik kembali diuji dalam tekanan tertinggi, di mana presisi dan efisiensi menjadi penentu, bukan hanya kecepatan puncak.
Teknologi yang dikembangkan di Formula 1 diyakini akan menjadi fondasi bagi kendaraan produksi Audi ke depan, termasuk model-model yang dipasarkan di Indonesia. Prinsipnya konsisten: teknologi balap bukan untuk dipamerkan, melainkan untuk ditransfer dan disempurnakan agar relevan di jalan raya.
Menuju Peluncuran Resmi Tim
Setelah fire-up pertama ini, Audi Revolut F1 Team akan melangkah ke agenda penting berikutnya. Identitas dan livery resmi tim dijadwalkan meluncur pada 20 Januari 2026 di Berlin, disusul rangkaian pengujian di Circuit de Barcelona-Catalunya.
Langkah-langkah ini mempertegas bahwa proyek Audi di Formula 1 bukan eksperimen jangka pendek. Ini adalah investasi jangka panjang, dengan pendekatan khas Jerman: senyap, terukur, namun progresif.
Dengan mesin yang kini telah menyala, perjalanan Audi menuju Formula 1 2026 tidak lagi sekadar janji. Ia telah memasuki fase paling nyata—di mana suara mesin menjadi awal dari pembuktian.
Lihat Selengkapnya
Ofero Luncurkan Stareer 5 Lit,Dua Baterai Tembus 130 Kilometer09 Jan 2026
Jakarta, Goodcar.id – PT Ofero Technology Indonesia (Ofero) resmi meluncurkan Ofero Stareer 5 Lit, sepeda listrik premium terbaru yang diposisikan sebagai flagship model dalam jajaran produk Ofero. Kehadiran Stareer 5 Lit menegaskan komitmen Ofero dalam menghadirkan solusi mobilitas listrik berbasis baterai lithium yang efisien, tangguh, dan relevan dengan gaya hidup modern masyarakat Indonesia.
Mengusung tagline “Dua Baterai, Tembus 130 KM”, Stareer 5 Lit menjadi diferensiasi utama Ofero di segmen sepeda listrik jarak jauh. Model ini dibekali sistem dual lithium battery yang memungkinkan jarak tempuh hingga 130 kilometer dalam satu kali pengisian daya, memberikan kebebasan mobilitas lebih luas bagi pengguna dengan aktivitas tinggi, baik untuk perjalanan harian maupun kebutuhan jarak menengah hingga jauh.
Sales Manager Ofero, Super Wang, menyampaikan bahwa Stareer 5 Lit dirancang sebagai representasi standar baru sepeda listrik premium di Indonesia. “Melalui sistem dua baterai lithium dan beragam fitur unggulan, Stareer 5 Lit kami hadirkan untuk memberikan kebebasan berkendara tanpa kompromi—baik dari sisi performa, keamanan, maupun kenyamanan,” ujarnya.
Performa Tangguh untuk Pakai Harian
Sebagai model flagship, Stareer 5 Lit membawa peningkatan signifikan pada sektor performa. Sepeda listrik ini dibekali motor bertenaga 1.200 watt, menghadirkan akselerasi yang responsif sekaligus kemampuan menanjak yang stabil. Karakter ini membuat Stareer 5 Lit cocok digunakan di berbagai kondisi jalan, termasuk area perkotaan dengan kontur menantang.
Dari sisi keselamatan, Ofero kembali menegaskan posisinya sebagai inovator dengan menghadirkan Traction Control System (TCS), menjadikan Stareer 5 Lit sebagai sepeda listrik pertama di Indonesia yang dilengkapi fitur ini. TCS berfungsi menjaga traksi roda agar tetap optimal dan mengurangi risiko selip, terutama saat berkendara di jalan basah atau licin. Sistem pengereman juga ditingkatkan melalui penggunaan rem cakram ganda berdiameter 220 mm di bagian depan dan belakang untuk daya henti yang lebih maksimal.
Kenyamanan dan Fungsionalitas yang Menyeluruh
Kenyamanan menjadi salah satu fokus utama pengembangan Stareer 5 Lit. Sepeda listrik ini dilengkapi jok full memory foam sepanjang 600 mm yang dirancang ergonomis, memberikan kenyamanan optimal bagi pengendara maupun penumpang. Ofero juga menyediakan aksesoris sandaran belakang yang dijual terpisah untuk menambah kenyamanan berkendara.
Aspek fungsional turut diperkuat melalui kapasitas bagasi bawah jok sebesar 22 liter, memungkinkan pengguna membawa barang bawaan tanpa mengorbankan estetika maupun kenyamanan. Desainnya yang menyerupai motor listrik membuat Stareer 5 Lit relevan bagi berbagai segmen pengguna, mulai dari remaja, pekerja aktif, hingga kebutuhan mobilitas keluarga.
Teknologi Baterai Lithium Berstandar Global
Stareer 5 Lit menggunakan baterai lithium 60V 24Ah dengan garansi hingga 3 tahun dan usia pakai mencapai 4–5 tahun, atau dua kali lebih tahan lama dibanding baterai timbal. Ofero memperkuat komitmennya terhadap kualitas melalui kerja sama dengan Phylion, produsen baterai lithium berstandar otomotif global yang telah dipercaya secara internasional.
Identitas futuristik Stareer 5 Lit juga tercermin pada sistem pencahayaan. Lampu depan LED berbentuk “X” memiliki intensitas hingga 50.000 cd dengan jarak sorot mencapai 100 meter, dilengkapi lampu kabut untuk visibilitas optimal. Fitur tambahan seperti tombol “P” (parking) dan “ARS” (emergency mode) menghadirkan pengalaman berkendara yang lebih intuitif dan aman. Sistem keamanan juga diperkuat melalui steerer lock (kunci stang) untuk perlindungan ekstra saat parkir.
Standar Baru Sepeda Listrik Premium
Melalui peluncuran Stareer 5 Lit, Ofero menegaskan ambisinya untuk menjadi pemimpin inovasi sepeda listrik berbasis lithium di Indonesia. Model ini tidak hanya menawarkan jarak tempuh panjang, tetapi juga menyatukan performa, keamanan, kenyamanan, dan desain futuristik dalam satu produk. Ofero Stareer 5 Lit ditawarkan dengan harga Rp11.999.000 (OTR Jabodetabek) untuk varian satu baterai, menjadikannya pilihan kompetitif di segmen sepeda listrik premium.
Dalam acara peluncuran, Ofero turut mengundang konsumen yang telah melakukan pemesanan untuk menjadi yang pertama merasakan Stareer 5 Lit. Ofero juga menyediakan area test ride bagi mitra bisnis, influencer, dan komunitas, serta melakukan pengiriman unit perdana ke seluruh jaringan resmi Ofero di Indonesia.
Brand Department Ofero, Auditya Gunawan, menyampaikan bahwa Stareer 5 Lit menjadi tolok ukur baru sepeda listrik premium nasional. “Dengan Stareer 5 Lit, kami tidak sekadar meluncurkan produk baru, tetapi menetapkan benchmark baru untuk sepeda listrik jarak jauh di Indonesia,” ujarnya.
Lihat Selengkapnya
GAC Perkuat Keamanan Data di Era Mobil Pintar dan Terkoneksi08 Jan 2026
GAC Perkuat Keamanan Data di Era Mobil Pintar dan Terkoneksi08 Jan 2026
Jakarta, Goodcar.id - Ketika mobil terintegrasi dengan perangkat digital, perannya tak lagi sebatas alat transportasi. Kendaraan modern mampu menjaring, mengolah, dan mengirim data secara terus-menerus. Dari titik inilah isu keamanan data mengemuka—menjadi taruhan besar bukan hanya bagi pabrikan, tetapi juga bagi negara dan publik.
Kesadaran akan risiko tersebut mendorong berbagai produsen otomotif mulai menata ulang cara mereka mengelola data. GAC Group termasuk yang memilih mengambil langkah formal. Pada 24 Desember 2025, pabrikan asal Tiongkok itu mengumumkan perolehan Sertifikasi Sistem Manajemen Keamanan Data Kendaraan.
Sertifikasi ini disebut sebagai yang pertama di industri otomotif Tiongkok. Namun yang diuji bukan sekadar kecanggihan teknologi. Standar yang digunakan menilai keseluruhan ekosistem perusahaan, mulai dari struktur organisasi, kebijakan internal, hingga relasi GAC dengan mitra di sepanjang rantai industri. Artinya, yang diperiksa adalah tata kelola, bukan hanya sistem.
Penilaian semacam ini tidak hadir dalam ruang hampa. Dalam beberapa tahun terakhir, pemerintah Tiongkok memperketat regulasi terkait pengelolaan data. Beijing mengesahkan Undang-Undang Keamanan Data serta Undang-Undang Perlindungan Informasi Pribadi, yang secara langsung berdampak pada industri otomotif.
Sektor otomotif menjadi perhatian khusus karena kendaraan pintar dipandang sebagai “sumber data bergerak”. "Mobil bukan hanya merekam kondisi teknis, tetapi juga lokasi, pola berkendara, hingga kebiasaan pengguna. Data semacam ini, jika tidak dikelola dengan ketat, berpotensi menimbulkan risiko yang lebih luas," tulis GAC dalam keterangan resminya dikutip 8 Januari 2026.
Dalam konteks tersebut, sertifikasi yang diraih GAC dapat dibaca sebagai bentuk kepatuhan terhadap regulasi yang kian ketat. Namun, pada saat yang sama, langkah ini juga merupakan strategi. Di tengah persaingan global, citra sebagai produsen yang aman dalam mengelola data menjadi nilai penting, terutama ketika pasar semakin sensitif terhadap isu privasi.
Tekanan terhadap pabrikan pun tidak lagi datang semata dari regulator. Konsumen dan mitra internasional mulai menaruh perhatian pada bagaimana data dikumpulkan dan dilindungi. Keamanan data kini menjadi bagian dari reputasi, bukan sekadar urusan kepatuhan administratif.
GAC menyatakan sistem keamanan data mereka diterapkan sejak tahap perancangan kendaraan hingga layanan purna jual, mencakup merek HYPTEC, GAC, dan AION. Pendekatan menyeluruh ini, jika konsisten dijalankan, berpotensi menekan risiko kebocoran data di sepanjang siklus hidup kendaraan.
Namun di sinilah ruang kritisnya muncul. Sertifikasi menunjukkan kesiapan struktural, tetapi bukan jaminan mutlak. Sejarah industri teknologi memperlihatkan bahwa pelanggaran data kerap terjadi justru pada perusahaan yang telah mengantongi berbagai standar keamanan. Tantangan utama terletak pada implementasi harian dan pengawasan berkelanjutan.
Bagi konsumen, isu ini mungkin terasa jauh dari pengalaman berkendara sehari-hari. Tetapi ketika mobil semakin terhubung dengan ponsel, rumah, dan infrastruktur kota, pertanyaan tentang siapa yang memegang kendali atas data menjadi semakin relevan. Data kendaraan bukan sekadar informasi teknis; ia dapat memetakan pola hidup penggunanya.
Karena itu, langkah GAC setidaknya membuka diskusi yang lebih luas: masa depan mobil pintar tidak bisa dilepaskan dari tata kelola data yang transparan dan dapat diaudit. Sertifikasi bisa menjadi titik awal, tetapi kepercayaan publik hanya akan terbentuk melalui konsistensi dan keterbukaan.
Di tengah euforia teknologi otomotif, GAC memilih menyoroti sisi yang jarang dipamerkan. Apakah langkah ini akan berkembang menjadi standar baru industri atau sekadar keunggulan sesaat, waktu yang akan menjawab.
Lihat Selengkapnya
Hino Team Sugawara Kembali Tantang Dakar Rally 202608 Jan 2026
Hino Team Sugawara Kembali Tantang Dakar Rally 202608 Jan 2026
Jakarta, Goodcar.id - Dakar Rally 2026 kembali menjadi panggung ujian paling keras bagi industri otomotif global. Ajang reli lintas benua yang berlangsung di Arab Saudi pada 3–17 Januari 2026 ini menempuh jarak sekitar 8.000 kilometer, melewati kombinasi gurun terbuka, dataran berbatu, hingga jalur ekstrem yang menuntut ketahanan mesin dan presisi kru. Di tengah persaingan ketat tersebut, Hino Team Sugawara kembali turun gelanggang, menandai partisipasi ke-35 pabrikan truk asal Jepang itu di reli paling brutal di dunia.
Hino Team Sugawara merupakan kolaborasi antara Hino Motors Ltd. dan Japan Racing Management yang konsisten menjaga reputasi Jepang di kategori truk.
Pada Dakar Rally 2026, Hino turun di kelas truk dengan mengandalkan HINO 600 Series, sebuah medium-duty truck yang secara konsep lebih dekat dengan kendaraan niaga harian ketimbang prototipe balap ekstrem. Justru di situlah letak tantangannya. Hino tidak membawa kendaraan yang sepenuhnya terpisah dari DNA produksi massal, melainkan truk yang merepresentasikan teknologi yang juga digunakan untuk kebutuhan logistik global.
Teruhito Sugawara kembali memegang peran sentral sebagai Team Director sekaligus pembalap utama. Ia didampingi navigator Hirokazu Somemiya dan mechanic onboard Yuji Mochizuki. Kombinasi pengalaman dan koordinasi kru menjadi faktor krusial untuk menjaga konsistensi di lintasan yang berubah karakter hampir setiap etape. Dakar bukan tentang kecepatan semata, melainkan soal membaca medan dan menjaga ritme agar kendaraan tetap utuh hingga garis akhir.
Keikutsertaan Hino Team Sugawara di Dakar Rally 2026 juga memiliki dimensi strategis. Sebagai satu-satunya tim truk dari Asia yang bersaing di kategori ini, Hino membawa misi membuktikan bahwa medium-duty truck bermesin enam silinder segaris berkapasitas 8.866 cc masih relevan dan kompetitif di panggung global. Di tengah dominasi truk-truk Eropa dengan spesifikasi ekstrem, pendekatan Hino yang menekankan keseimbangan performa dan daya tahan menjadi pembeda.
Memasuki fase full-scale competition, reli memasuki Special Stage (SS) sepanjang 305 kilometer di sekitar Yanbu. Etape ini menjadi salah satu ujian awal yang menentukan. Hino Team Sugawara memulai lomba dari posisi ke-13 berdasarkan hasil prolog, namun mampu memperbaiki posisi ke peringkat ke-9 di kelas truk. Hasil ini bukan lompatan instan, melainkan buah dari strategi menjaga konsistensi dan meminimalkan risiko.
Kondisi lintasan di SS Yanbu didominasi kerikil berat dan batu besar pada paruh pertama, kombinasi yang kerap menjadi penyebab utama kerusakan ban dan suspensi. Namun HINO 600 Series mampu melewati etape tersebut tanpa kendala berarti. Tidak ada laporan ban bocor atau masalah mekanis serius, sebuah indikator penting dalam reli sekelas Dakar. Penyesuaian setelan suspensi terbukti efektif meningkatkan kenyamanan sekaligus menjaga kendali truk di permukaan kasar.
Dari sudut pandang teknis, kemampuan adaptasi HINO 600 Series menjadi sorotan. Truk ini menunjukkan stabilitas manuver yang konsisten di berbagai kondisi lintasan, dari jalur cepat hingga area teknis yang menuntut kontrol presisi. Di Dakar Rally, performa semacam ini sering kali lebih menentukan daripada kecepatan puncak, karena kesalahan kecil bisa berujung pada kerusakan fatal.
Rute Dakar Rally 2026 sendiri dirancang semakin sulit dari hari ke hari. Dari Yanbu, rombongan reli bergerak menuju Al-Ula dengan karakter medan yang lebih kompleks. Special Stage berikutnya membentang hingga 400 kilometer, menghadirkan kombinasi bukit pasir, dataran berbatu, dan jalur terbuka yang menguji ketahanan mesin dalam waktu lama. Total jarak reli yang mencapai ribuan kilometer menjadikan manajemen kendaraan dan stamina kru sebagai faktor penentu.
Sejarah panjang Hino di Dakar Rally memberi konteks penting pada pencapaian ini. Sejak debut sebagai pabrikan truk Jepang pertama di ajang tersebut, Hino dikenal sebagai tim yang konsisten menuntaskan reli. Finis beruntun selama puluhan tahun bukan sekadar statistik, melainkan bukti pendekatan teknik yang mengutamakan keandalan jangka panjang. Filosofi ini pula yang kemudian diturunkan ke produk niaga Hino di berbagai pasar.
Lihat Selengkapnya
Goodfriends bisa bertanya lebih jauh tentang ketersediaan unit, promo & benefit menarik, negosiasi harga ataupun simulasi kredit yang sesuai dengan kebutuhan Anda.