Jakarta, Goodcar.id - Pasangan pembalap Ryan Nirwan dan navigator Adi Indiarto langsung tancap gas di awal musim Kejurnas Rally 2026. Keduanya membawa tim TOYOTA GAZOO Racing Indonesia meraih kemenangan overall di dua seri pembuka yang digelar di Banjarbaru, Kalimantan Selatan, pada 8–10 Mei 2026.
Hasil ini melanjutkan tren positif tim setelah sebelumnya tampil kompetitif di Kejurnas Sprint Rally. Mobil Toyota GR Yaris Rally2 kembali menjadi tulang punggung performa tim di lintasan gravel yang menuntut konsistensi dan ketahanan kendaraan.
Sempat Terbalik Saat Latihan, Mobil Kembali Prima di Lomba

Awal pekan lomba tidak berjalan mulus. GR Yaris Rally2 sempat mengalami kecelakaan hingga terbalik saat sesi free practice. Namun tim engineer TGRI berhasil mengembalikan kondisi mobil hingga siap tempur.
Momentum langsung dibangun sejak awal lomba. Pada Super Special Stage (SS1) sepanjang 2,5 km, Ryan dan Adi mencatat waktu 02:01,2 detik—menjadi yang tercepat dan membuka peluang dominasi di seri pertama.
Konsisten di Special Stage, Unggul Tipis di Seri Pertama

Di hari pertama, Sabtu (9/5), total tujuh special stage dilombakan. Ryan dan Adi mencatat waktu terbaik di empat SS, cukup untuk mengunci posisi pertama overall.
Total waktu 44 menit 58,1 detik membawa mereka unggul sekitar 10 detik dari pesaing terdekat. Margin ini menunjukkan persaingan tetap ketat, meski TGRI tampil lebih konsisten di beberapa sektor krusial.
Sapu Bersih Seri Kedua, Selisih Makin Jauh

Masuk ke seri kedua pada Minggu (10/5), performa TGRI justru semakin solid. Dari enam SS yang dilombakan, Ryan dan Adi menyapu bersih seluruhnya dengan catatan waktu tercepat.
Mereka mencatat total waktu 42 menit 33,9 detik, unggul 33 detik dari posisi kedua. Selisih yang lebih lebar ini memperlihatkan peningkatan ritme sekaligus adaptasi yang lebih matang terhadap karakter lintasan.
Evaluasi Tim: Hasil Positif di Awal Musim
Marketing Director PT Toyota-Astra Motor, Bansar Maduma, menyebut hasil ini sebagai awal yang baik bagi tim di musim 2026.
“Selamat kepada TOYOTA GAZOO Racing Indonesia yang memulai partisipasinya di ajang rally nasional sebagai juara pertama back-to-back. GR Yaris Rally2 kembali memperlihatkan dominasinya selama dua seri lomba sekaligus memastikan Ryan Nirwan dan Adi Indiarto sebagai yang tercepat. Persiapan yang matang serta dukungan optimal dari seluruh tim terbayarkan melalui kemenangan yang membanggakan ini. Semoga catatan positif tersebut tidak hanya dapat dipertahankan hingga akhir musim, tetapi juga mampu memotivasi calon-calon pembalap Indonesia untuk terus berusaha pushing the limits for better di dunia motorsport,” ujar Bansar.
Sementara itu, Ryan Nirwan menyoroti proses pemulihan mobil sebagai bagian penting dari hasil akhir yang diraih.
“Kami bangga atas performa GR Yaris Rally2 karena kembali menjadi yang tercepat meskipun sempat mengalami accident di sesi latihan bebas. Bagi kami, proses tersebut menjadi bagian penting dari upaya untuk terus pushing the limits for better. Kami juga berterima kasih atas kolaborasi yang solid dari tim engineer TGRI karena sanggup memperbaiki dan mempertahankan peak performance mobil ini selama race weekend. Semoga hasil menggembirakan ini akan memberikan dampak positif pada tim untuk meraih target juara nasional tahun ini,” kata Ryan.
Rally Nasional dan Kedekatannya dengan Publik

Selain hasil lomba, karakter rally yang menggunakan jalan umum juga menjadi sorotan. Marketing Director TAM lainnya, Hiroyuki Oide, menilai rally memiliki kedekatan tersendiri dengan masyarakat.
“Salah satu ciri khas rally adalah diadakan di jalan yang sama dengan yang digunakan oleh masyarakat sehari-hari sehingga terasa lebih dekat dan seru bagi yang menyaksikan langsung dari sisi lintasan. Partisipasi dan prestasi TGRI diharapkan dapat menyebarkan Joy & Excitement of GR kepada semua orang dan meningkatkan antusiasme masyarakat dalam mendukung semua aktivitas balap kami untuk menjadi yang terdepan di tingkat nasional dan internasional,” ujarnya.
Modal Awal Menuju Musim Panjang
Dua kemenangan beruntun ini menjadi modal penting bagi TGRI untuk menghadapi seri-seri berikutnya di Kejurnas Rally 2026. Meski demikian, kompetisi masih panjang dan potensi perubahan posisi tetap terbuka, mengingat reli sangat bergantung pada faktor teknis, cuaca, hingga kondisi lintasan.
Hasil di Banjarbaru setidaknya memberi gambaran awal: konsistensi, kesiapan tim, dan ketahanan mobil masih jadi faktor penentu dalam perebutan gelar juara nasional tahun ini.