Jakarta, Goodcar.id – Kali ini kami menguji Chery Tiggo 8 CSH dalam tantangan uji irit BBM, dengan rute Jakarta–Bandung.
Mobil diuji dalam medan sebenarnya, jalanan menanjak, lalu lintas bervariasi, dan kecepatan yang tidak selalu konstan.
Pada 17–18 Juni 2025, kami bersama sejumlah media nasional lainya melakukan start test drive Chery Tiggo 8 CSH dari kawasan Pantai Indah Kapuk, Jakarta Utara menuju Lembang, Bandung.
Rute menempuh jarak sekitar 150 km, melintasi tol dalam kota, Tol Cipularang, hingga jalan pegunungan dengan elevasi naik-turun.

Berbeda dari uji efisiensi konvensional, Chery menerapkan sistem lomba irit dengan kombinasi dua parameter utama, waktu tercepat dan konsumsi bahan bakar teririt.
Artinya, peserta yang tiap tim berisi 4 orang ini tidak diperbolehkan terlalu lambat, namun tetap dituntut menghasilkan angka konsumsi BBM terbaik.
Pemenang paling irit konsumsi bensin Chery Tiggo 8 CSH mencatat angka fantastis, 59,13 km/liter!
Hasil yanng baik untuk sebuah SUV 7-seater dengan dimensi besar dan bobot 2 ton, belum sama penumpang.
Sementara itu, unit yang meraih posisi kedua (tim kami), konsumsi BBM Chery Tiggo 8 CSH mencatat angka sekitar 43 km/liter, namun menjadi peserta tercepat (kedua) tiba di lokasi finish di kawasan pos pertma di KM 72.
Artinya, bahkan ketika dikemudikan dalam kondisi normal—sedikit agresif, mobil ini tetap sangat efisien.
Pencapaian efisiensi ini tidak hanya terjadi karena trik berkendara. Melainkan seluruh unit yang digunakan adalah unit standar dari pabrik, tanpa pengaturan khusus.
Ini membuktikan bahwa sistem Super Hybrid milik Chery memang benar-benar aktif bekerja dalam situasi ini.
Teknologi CSH (Chery Super Hybrid) sendiri mengandalkan kombinasi mesin bensin 1.5T + motor listrik, serta baterai Lithium Iron Phosphate (LFP) 18,3 kWh. Dalam perjalanan, kami merasakan perpindahan tenaga hybrid yang nyaris tak terasa, terutama saat perpindahan dari mode EV ke hybrid parallel.
Sistem regenerative braking yang agresif juga menjadi kunci. Setiap kali deselerasi dilakukan, energi dikembalikan ke baterai—meningkatkan efisiensi tanpa harus menginjak pedal gas lebih dalam.
Di tanjakan, motor listrik turut membantu dorongan, sementara mesin bensin hanya aktif sebagian.
Satu hal yang mengejutkan dalam test drive Chery Tiggo 8 CSH kali ini adalah bagaimana mobil tetap nyaman meski sedang diuji efisiensinya.
Suspensi multilink belakang bekerja efektif meredam guncangan jalan bergelombang, dan NVH (Noise Vibration Harshness) tergolong minim untuk ukuran SUV hybrid.
Saat dibawa agak kencang di tol, torsi instan dari motor listrik terasa responsif, membuat manuver dan overtake jadi lebih mudah.
Bahkan ketika AC dinyalakan dan kabin penuh penumpang, performa tidak drop signifikan. Semua ini dilakukan dalam mode Eco.