Miami, GoodCar.id - Menjelang hiruk-pikuk Grand Prix Miami 2026, juara dunia empat kali Max Verstappen resmi memperkenalkan pelindung kepala terbarunya. Bukan sekadar perubahan estetika, helm ini menjadi simbol transisi besar dalam karier sang pembalap Belanda seiring dimulainya era regulasi teknis baru di Formula 1.
Meninggalkan skema warna putih-emas yang konservatif, Verstappen tampil berani dengan palet warna "Cyber Pink" dan biru elektrik. Desain ini jelas terinspirasi dari estetika synthwave khas South Beach, memberikan kontras tajam di bawah sinar matahari Florida. Meski tampil lebih flamboyan, ikon singa yang menjadi identitas personal Max tetap bertakhta di bagian crown, kali ini dengan sentuhan gradasi neon yang futuristik.
Logo Ford Racing Berdampingan dengan Red Bull

Namun, detail yang paling mencuri perhatian para pengamat di paddock bukanlah warnanya, melainkan logo yang tertera di bagian samping dan dagu. Untuk pertama kalinya, logo Ford Racing tampil berdampingan dengan Red Bull, menandai debut kemitraan mesin Red Bull-Ford Powertrains yang telah lama dinantikan.
“Miami selalu menjadi tempat untuk mencoba sesuatu yang berbeda,” ujar Verstappen dalam peluncuran digitalnya. “Tahun 2026 adalah awal dari babak baru bagi kami semua. Helm ini merepresentasikan energi dari mesin baru kami dan atmosfer unik yang hanya bisa ditemukan di sini.” Dikutip dari laman resmi Redbull Racing (30/04/2026)
Secara simbolis, helm ini juga membawa pesan determinasi. Di bagian belakang, terdapat empat bintang krom emas yang merepresentasikan koleksi gelar juara dunianya. Menariknya, Max kembali menggunakan nomor 3 di bagian depan, sebuah pengingat bahwa musim ini ia datang sebagai penantang setelah persaingan sengit dengan Lando Norris pada musim sebelumnya.
Dari sisi teknis, helm spesifikasi FIA 8860-2018 ABP ini menggunakan material serat karbon ultra-ringan dengan lapisan cat khusus yang diklaim mampu mengurangi bobot total hingga beberapa gram detail kecil yang sangat krusial dalam mobil RB22 yang baru.
Bagi para kolektor, helm edisi terbatas ini sudah dipastikan akan menjadi buruan utama. Namun bagi Verstappen, ini adalah "senjata" untuk membuktikan bahwa meski mesin dan tampilannya berubah, rasa haus akan kemenangan di sirkuit jalan raya Miami tetaplah sama.