Jakarta, Goodcar.id - Perawatan kelistrikan motor masih sering luput dari perhatian pemilik kendaraan roda dua. Banyak pengendara lebih fokus pada ganti oli, kondisi ban, atau servis mesin, sementara sistem kelistrikan motor dianggap aman selama motor masih bisa digunakan. Padahal, masalah kelistrikan motor kerap muncul secara perlahan dan berdampak langsung pada kenyamanan serta keselamatan berkendara.
Sistem kelistrikan motor memiliki peran penting dalam mengoperasikan berbagai fungsi, mulai dari starter, lampu, panel instrumen, hingga sistem injeksi pada motor modern. Jika perawatan kelistrikan motor diabaikan, risiko gangguan seperti motor sulit hidup, lampu redup, atau mesin mati mendadak bisa meningkat, terutama saat digunakan harian.
Salah satu bagian kelistrikan motor yang sering dilupakan adalah kabel dan soket motor. Seiring waktu, getaran mesin dan kondisi jalan dapat membuat soket menjadi longgar. Ditambah paparan air hujan dan debu, kabel dan soket motor berpotensi mengalami korosi. Gejala awal masalah kelistrikan motor biasanya ditandai dengan lampu sein tidak berfungsi, klakson mati, atau indikator panel yang tidak stabil.
Aki juga menjadi komponen penting dalam perawatan kelistrikan motor yang kerap diabaikan. Banyak pengguna baru menyadari kondisi aki saat motor sudah tidak bisa distarter. Padahal, aki yang mulai melemah dapat memengaruhi kinerja sistem kelistrikan motor secara keseluruhan. Pada motor injeksi, kondisi aki sangat berpengaruh terhadap kerja ECU dan sensor, sehingga performa motor bisa menurun tanpa disadari.
Area Kelistrikan di Bawah Jok
Area kelistrikan motor di bawah jok juga perlu mendapat perhatian khusus. Bagian ini sering terkena cipratan air, terutama saat hujan atau melewati genangan. Jika saluran pembuangan air tersumbat, air dapat mengendap dan memicu karat pada kabel dan soket motor. Dalam jangka panjang, kondisi tersebut dapat memicu korsleting ringan hingga masalah kelistrikan motor yang lebih serius.
Masalah kelistrikan motor sering tidak muncul secara tiba-tiba, melainkan bertahap. Oleh karena itu, pemeriksaan rutin menjadi bagian penting dari perawatan kelistrikan motor. Membersihkan soket, memastikan kabel tidak terkelupas, serta mengecek kekencangan konektor dapat membantu mencegah gangguan pada sistem kelistrikan motor.
Perhatikan Aksesoris Tambahan
Penggunaan aksesori tambahan juga perlu diperhatikan. Pemasangan lampu tambahan, klakson aftermarket, atau charger tanpa perhitungan yang tepat bisa membebani sistem kelistrikan motor. Beban listrik berlebih berisiko mempercepat kerusakan aki dan memicu masalah kelistrikan motor, terutama jika instalasi tidak rapi dan tanpa pengaman.
Perawatan kelistrikan motor memang sering dianggap sepele karena tidak terlihat langsung seperti komponen mesin. Namun, perhatian rutin terhadap sistem kelistrikan motor justru membuat kendaraan lebih andal dan aman digunakan. Di era motor modern yang semakin mengandalkan teknologi elektronik, perawatan kelistrikan motor bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan.