Beranda / Artikel / Menelisik Teknologi GAC di Museum dan AION Factory, Sejauh Mana Inovasinya?
Artikel

Menelisik Teknologi GAC di Museum dan AION Factory, Sejauh Mana Inovasinya?

Tigor Sihombing
04 May 2026 09:19

Jakarta, Goodcar.id - Menelisik teknologi GAC di Museum dan AION Factory menjadi bagian dari rangkaian kunjungan industri yang berlangsung di Guangzhou, China. 

Agenda ini dilakukan untuk melihat secara langsung pengembangan inovasi serta kapabilitas manufaktur global yang dimiliki GAC, terutama dalam menghadapi era elektrifikasi otomotif.

Kunjungan dimulai dari GAC Technology Museum yang menampilkan perjalanan dan inovasi teknologi GAC, termasuk kolaborasi dengan GAC Honda dan GAC Toyota. 

Salah satu teknologi yang diperkenalkan adalah Magazine Battery Technology, yang dirancang untuk meningkatkan keamanan baterai kendaraan listrik melalui struktur tahan panas, sistem pendingin, serta pemantauan real-time melalui Battery Management System (BMS). 

GAC juga menghadirkan pengembangan terbaru melalui Magazine Battery Technology 2.0 dengan peningkatan stabilitas material, sistem pendinginan berlapis, serta fitur self fire-extinguishing untuk mengurangi risiko thermal runaway.

Selain teknologi baterai, GAC turut memperkenalkan sistem kendaraan pintar melalui platform ADiGO (AI Driving Intelligent System). Sistem ini mencakup berbagai fitur seperti ADiGO PILOT untuk autonomous driving, serta teknologi parkir otomatis seperti Autonomous Valet Parking (AVP) dan Home Parking Assist (HPA). 

Teknologi tersebut menjadi bagian dari pengembangan kendaraan berbasis kecerdasan buatan yang tengah dikembangkan GAC.

“Kunjungan ini memberikan gambaran menyeluruh mengenai bagaimana GAC mengembangkan teknologi kendaraan, mulai dari aspek keselamatan baterai, sistem cerdas, hingga kesiapan implementasinya dalam produk,” ujar Iqbal Taufiqurrahman, Product Planning and Strategy GAC Indonesia.

Agenda kemudian berlanjut ke GAC Trumpchi Factory yang memproduksi kendaraan berbasis mesin konvensional (ICE), hybrid (HEV), hingga plug-in hybrid (PHEV). 

Fasilitas ini mengandalkan sistem manufaktur terintegrasi dengan tingkat otomatisasi tinggi, termasuk proses stamping, welding berbasis machine vision, teknologi pengecatan, serta assembly line fleksibel. Selain itu, GAC juga menampilkan pengembangan powertrain hybrid dengan konfigurasi dual-motor multi-gear.

Kunjungan berikutnya dilakukan ke GAC AION Factory yang berfokus pada produksi kendaraan listrik berbasis smart manufacturing. Di fasilitas ini, GAC memperlihatkan pengembangan teknologi baterai masa depan, termasuk solid-state battery, serta inovasi material baterai untuk meningkatkan keamanan dan efisiensi.

Melalui rangkaian kunjungan tersebut, GAC menunjukkan integrasi antara pengembangan teknologi dan proses produksi, sejalan dengan strategi global “In Local, For Local”. Pendekatan ini diterapkan untuk menyesuaikan produk dengan kebutuhan pasar di berbagai negara, termasuk Indonesia.

 
Kendaraan Terkait Lihat Semua