Jakarta, Goodcar.id — Ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026 yang berlangsung pada 5–15 Februari di JIExpo Kemayoran dimanfaatkan Kia sebagai panggung penting untuk memperkuat hubungan dengan konsumen Indonesia. Bukan cuma soal pamer produk, Kia datang dengan pendekatan yang lebih praktis: menawarkan spesial benefit yang langsung menyentuh kebutuhan pembeli.
Di tengah pasar otomotif yang makin kompetitif, Kia mengatakan bahwa konsumen saat ini tidak hanya mencari mobil, tapi juga kemudahan, rasa aman, dan nilai tambah sejak awal kepemilikan. Karena itu, strategi Kia di IIMS 2026 diarahkan pada kombinasi antara produk, program penjualan, dan komunikasi yang lebih dekat dengan calon pengguna.
“Melalui kehadiran kami di IIMS 2026, Kia ingin semakin dekat dengan konsumen Indonesia dengan menawarkan spesial benefit pada setiap pembelian seluruh unit Kia,” ujar Randy R. Murdoko, VP Sales/Channel of Kia Sales Indonesia. “IIMS menjadi momen penting karena konsumen datang dengan kebutuhan yang nyata, dan kami ingin memastikan setiap penawaran yang kami hadirkan benar-benar relevan dengan ekspektasi konsumen.”
Spesial Benefit Kia IIMS 2026
Selama IIMS 2026, setiap konsumen yang melakukan pembelian unit Kia berkesempatan mendapatkan berbagai benefit tambahan. Program ini bukan sekadar gimmick, tapi dirancang sebagai bagian dari pengalaman kepemilikan sejak hari pertama.
Beberapa benefit yang ditawarkan antara lain Samsung Tab A11+, uang elektronik senilai Rp500.000, hingga voucher Samsung dengan nilai mencapai Rp30 juta. Skema ini memberi keuntungan langsung yang bisa dirasakan konsumen, baik untuk kebutuhan digital maupun aktivitas harian.
Langkah ini sejalan dengan tren konsumen Indonesia yang makin rasional. Mereka tidak hanya melihat harga mobil, tapi juga menghitung total value yang didapat, mulai dari produk, layanan, hingga bonus yang menyertai transaksi.
Dengan kata lain, Kia mencoba menjawab pola pikir pembeli modern: beli mobil bukan cuma soal unitnya, tapi juga soal apa yang didapat setelah tanda tangan SPK.
Harga The All New Carens

Di IIMS 2026, Kia membawa The All New Carens sebagai salah satu tulang punggung penawarannya. Model ini diposisikan sebagai MPV keluarga yang menyasar pengguna aktif, baik untuk mobilitas harian maupun perjalanan jarak menengah.
The All New Carens ditawarkan dalam tiga varian:
Trendy: Rp319.000.000
Motion: Rp359.000.000
Signature: Rp399.000.000
Struktur harga ini memberi ruang bagi konsumen dengan kebutuhan dan anggaran berbeda. Dari varian entry hingga yang lebih lengkap, Carens diarahkan sebagai mobil keluarga yang fungsional tanpa kehilangan sisi kenyamanan.
Di segmen MPV yang padat pemain, kehadiran Carens dengan banderol yang relatif kompetitif membuatnya tetap relevan bagi keluarga urban yang mencari kendaraan serbaguna.
Harga New Sonet
Selain Carens, Kia juga membawa New Sonet sebagai opsi SUV kompak untuk pasar urban. Model ini menyasar konsumen muda dan keluarga kecil yang membutuhkan mobil praktis untuk aktivitas kota.
Harga New Sonet di IIMS 2026 adalah:
Trendy: Rp289.000.000
Motion: Rp314.000.000
Signature: Rp339.000.000
Dengan pendekatan harga yang adaptif, New Sonet diposisikan sebagai SUV yang lebih realistis untuk kebutuhan mobilitas perkotaan. Bukan hanya soal tampilan, tapi juga soal bagaimana mobil ini masuk ke perhitungan logis konsumen.
Kia melihat bahwa segmen SUV kompak masih jadi primadona, terutama di kota besar, dan Sonet menjadi jawaban mereka untuk pasar yang dinamis ini.
Strategi Kia: Bukan Sekadar Jualan, Tapi Bangun Relasi
Partisipasi Kia di IIMS 2026 memperlihatkan perubahan pendekatan. Fokusnya tidak lagi semata pada memajang produk, tetapi membangun relasi yang lebih dekat dengan konsumen.
“Kami ingin memastikan konsumen tidak hanya mendapatkan kendaraan yang sesuai, tetapi juga penawaran yang memberikan nilai lebih sejak awal kepemilikan,” ujar Randy menegaskan.
Dengan kombinasi antara spesial benefit, pembaruan produk, dan komunikasi yang lebih relevan, Kia menempatkan IIMS 2026 sebagai momentum untuk membaca pasar sekaligus menjawabnya secara langsung.
Di tengah peta persaingan otomotif Indonesia yang makin padat, strategi seperti ini menjadi penentu: bukan siapa yang paling keras promosi, tapi siapa yang paling nyambung dengan kebutuhan nyata konsumen.