Jakarta, Goodcar.id - Dasbor mobil dilengkapi berbagai lampu indikator yang berfungsi memberi informasi penting kepada pengemudi. Salah satu yang paling krusial adalah lampu indikator mesin atau check engine. Ketika lampu ini menyala, pengemudi tidak boleh mengabaikannya karena bisa menjadi tanda adanya gangguan pada sistem mesin kendaraan.
Lampu indikator mesin dapat menyala karena berbagai faktor, mulai dari masalah ringan hingga kerusakan komponen penting.
Memahami penyebabnya akan membantu pengemudi lebih waspada dan mengambil tindakan yang tepat demi keselamatan dan keawetan mobil.
Penyebab Lampu Indikator Mesin Menyala
Lampu indikator mesin pada dasbor umumnya muncul ketika sistem mendeteksi ketidakwajaran pada kinerja mesin atau komponen pendukungnya. Berikut beberapa penyebab yang paling umum terjadi.
Catalytic converter merupakan komponen pada sistem gas buang yang terletak di antara mesin dan bagian belakang kendaraan. Posisi ini memungkinkan komponen bekerja optimal saat suhu mesin tinggi.
Fungsinya adalah menyaring gas buang berbahaya seperti karbon monoksida dan nitrogen oksida agar emisi kendaraan lebih ramah lingkungan.
Jika catalytic converter bermasalah, lampu indikator mesin dapat menyala. Kondisi ini biasanya diikuti dengan konsumsi bahan bakar yang lebih boros serta penurunan tenaga mesin meskipun pedal gas diinjak lebih dalam.
Sistem kelistrikan mobil sangat bergantung pada kabel yang menyalurkan arus listrik ke berbagai komponen, termasuk sistem pengapian dan perangkat elektronik.
Sementara itu, busi berperan menghasilkan percikan api untuk membakar campuran udara dan bahan bakar di ruang mesin.
Kerusakan pada kabel atau busi, seperti pemasangan yang kurang tepat atau kabel yang mengalami korosi, dapat menyebabkan aliran listrik terganggu. Akibatnya, kinerja mesin tidak optimal dan lampu indikator mesin menyala sebagai peringatan.
Aki berfungsi sebagai sumber utama pasokan listrik pada kendaraan. Ketika aki mengalami kerusakan, mesin mobil bisa sulit dihidupkan dan aliran listrik menjadi tidak stabil.
Kondisi ini berpotensi mengganggu kerja berbagai komponen dan meningkatkan risiko saat berkendara.
Salah satu tanda aki bermasalah adalah menyalanya lampu indikator mesin, yang biasanya disertai gejala seperti mesin tersendat atau sistem elektronik tidak bekerja normal.
Tutup tangki bahan bakar memiliki fungsi sederhana namun sangat penting, yaitu mencegah kebocoran dan menjaga tekanan sistem bahan bakar.
Jika tutup ini tidak terpasang dengan rapat, sistem akan mendeteksi adanya kebocoran tekanan dan memicu lampu indikator mesin.
Selain boros bahan bakar, kondisi ini juga berisiko memicu kebakaran jika uap bensin terkena percikan api, baik saat mobil berhenti maupun berjalan.
Filter udara bertugas menyaring udara yang masuk ke ruang pembakaran agar bebas dari debu dan kotoran.
Jika filter udara kotor atau tidak terpasang dengan benar, suplai udara ke mesin menjadi tidak optimal dan memengaruhi proses pembakaran.
Saat pemeriksaan atau ketika filter bermasalah, lampu indikator mesin bisa menyala. Oleh karena itu, filter udara perlu dicek dan dibersihkan secara berkala agar performa mesin tetap optimal.
Langkah yang Perlu Dilakukan Saat Lampu Indikator Mesin Menyala
Menyalanya lampu indikator mesin tidak selalu berarti kerusakan berat. Namun, pengemudi tetap perlu mengambil langkah cepat dan tepat untuk menghindari risiko yang lebih besar.
Jika lampu indikator mesin menyala saat berkendara, segera pinggirkan kendaraan ke tempat yang aman seperti rest area atau area parkir.
Apabila berada di jalan tol, arahkan kendaraan ke bahu jalan terdekat, nyalakan lampu hazard, dan pasang segitiga pengaman sekitar 50 meter di belakang mobil.
Setelah kendaraan berhenti dengan aman, segera matikan mesin. Mintalah seluruh penumpang untuk keluar dari mobil, terutama jika berada di lokasi yang berisiko, guna menghindari kemungkinan bahaya seperti kebakaran.
Periksa komponen yang memungkinkan dicek secara mandiri, seperti tutup tangki bahan bakar atau kondisi aki. Jika perlu membuka kap mesin, pastikan suhu mesin sudah benar-benar dingin untuk menghindari cedera akibat panas.
Apabila setelah pemeriksaan sederhana lampu indikator masih menyala, sebaiknya jangan memaksakan kendaraan untuk terus digunakan.
Jika masalah tidak dapat ditangani sendiri, segera hubungi mekanik profesional atau bengkel terpercaya.
Dalam kondisi darurat atau saat berada di jalan tol, layanan derek dapat menjadi solusi untuk membawa mobil ke bengkel terdekat. Pastikan juga layanan tersebut sesuai dengan perlindungan asuransi kendaraan yang Anda miliki.
Lampu indikator mesin merupakan sinyal penting yang tidak boleh diabaikan. Dengan memahami penyebab dan langkah penanganannya, pengemudi dapat menjaga keselamatan berkendara sekaligus mencegah kerusakan mesin yang lebih serius.