Beranda / Artikel / Honda SuperONE Resmi Jadi Ikon Elektrifikasi Honda, Booking Dibuka 5 Agustus 2026
Artikel

Honda SuperONE Resmi Jadi Ikon Elektrifikasi Honda, Booking Dibuka 5 Agustus 2026

Muhammad King
31 July 2026 21:08

Tangerang, GoodCar.id  – PT Honda Prospect Motor (HPM) memperdalam makna tema "Culture. Evolved." melalui sesi Media Deep Dive di GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026. Dalam sesi tersebut, Honda menjelaskan bahwa evolusi perusahaan tidak hanya diwujudkan melalui teknologi dan produk terbaru, tetapi juga melalui filosofi, engineering, desain, hingga identitas visual yang tetap berakar pada nilai-nilai yang telah menjadi ciri khas Honda.

Di tengah transformasi besar industri otomotif menuju era elektrifikasi, Honda menilai bahwa inovasi bukan sekadar menghadirkan teknologi baru. Lebih dari itu, setiap pengembangan harus tetap mempertahankan karakter dan filosofi yang selama ini membentuk identitas merek.

Melalui tema "Culture. Evolved.", Honda menegaskan bahwa teknologi, desain produk, dan pengalaman berkendara akan terus berkembang mengikuti perubahan zaman. Namun, filosofi Engineered for Driving Joy tetap menjadi benang merah yang menyatukan seluruh lini kendaraan Honda, mulai dari model bermesin konvensional, hybrid, hingga kendaraan listrik.

Salah satu simbol evolusi tersebut adalah hadirnya logo H terbaru, yang untuk pertama kalinya diperkenalkan di Indonesia melalui jajaran kendaraan listrik Honda. Logo baru ini bukan sekadar penyegaran identitas visual, melainkan representasi arah Honda menuju masa depan. Desainnya yang menyerupai dua tangan terbuka melambangkan komitmen Honda untuk terus memperluas kemungkinan mobilitas, membangun hubungan yang lebih dekat dengan masyarakat, serta melangkah maju tanpa meninggalkan nilai-nilai yang telah menjadi fondasinya.

"Bagi Honda, elektrifikasi bukanlah perubahan terhadap jati diri kami, melainkan evolusi dari cara kami mewujudkan nilai-nilai yang selalu menjadi fondasi Honda. Melalui tema 'Culture. Evolved.', kami ingin menunjukkan bahwa teknologi, produk, pengalaman, hingga identitas visual akan terus berkembang mengikuti zaman, namun filosofi Engineered for Driving Joy akan selalu menjadi karakter yang menyatukan setiap Honda, termasuk Honda SuperONE sebagai ekspresi terbaru Honda Culture di era elektrifikasi," ujar Sales & Marketing Director PT Honda Prospect Motor, Yusak Billy.

Honda SuperONE Jadi Representasi Baru Honda Culture

Honda menjelaskan bahwa budaya perusahaan dibangun di atas semangat engineering, performa, dan kecintaan terhadap pengalaman berkendara. Seluruh nilai tersebut dirangkum dalam filosofi Engineered for Driving Joy, yang menjadi dasar pengembangan seluruh model Honda.

Sebagai representasi terbaru dari filosofi tersebut di era elektrifikasi, Honda SuperONE dikembangkan dengan pendekatan "A Honda First. Electric Second." Artinya, Honda tetap mengutamakan karakter berkendara khas mereknya sebelum menghadirkan teknologi elektrifikasi.

Menurut Honda, filosofi yang sama diterapkan pada seluruh lini produknya. Setiap model memang memiliki karakter, teknologi, dan fungsi yang berbeda sesuai kebutuhan konsumen, namun semuanya tetap berangkat dari prinsip yang sama.

"Setiap model Honda memang memiliki karakter, teknologi, dan peran yang berbeda sesuai kebutuhan konsumennya. Namun apa pun modelnya, semuanya dikembangkan dengan filosofi yang sama, yaitu Engineered for Driving Joy. Itulah yang membuat setiap Honda tetap menghadirkan karakter berkendara yang khas dan tetap terasa seperti sebuah Honda, dari mesin konvensional, hybrid, hingga kendaraan listrik," ujar Sales & Marketing Division Head PT Honda Prospect Motor, Ferdianto Budiono.

Lima Prinsip yang Menjadi Fondasi Seluruh Mobil Honda

Honda menjelaskan bahwa seluruh lini kendaraannya dibangun berdasarkan lima prinsip utama, yakni Driving Performance, Purposeful Engineering, Human-Centered Design, Lasting Reliability, dan Timeless Character.

Pada aspek Driving Performance, setiap model menawarkan karakter berbeda sesuai peruntukannya. Honda Brio dirancang lincah untuk penggunaan harian, sementara Honda HR-V menggabungkan kenyamanan dengan karakter sporty. Di lini hybrid, sistem e:HEV memanfaatkan respons motor listrik untuk menghadirkan akselerasi yang halus sekaligus bertenaga. Pengalaman tersebut semakin ditingkatkan pada Honda Prelude dan Honda Civic RS e:HEV melalui teknologi Honda S+ Shift.

Sementara itu, prinsip Purposeful Engineering diwujudkan melalui pengembangan setiap detail kendaraan berdasarkan fungsi dan pengalaman berkendara yang ingin dihadirkan. Pada Honda SuperONE, pendekatan tersebut terlihat melalui bobot kendaraan yang ringan, wheel track lebih lebar, serta posisi baterai yang rendah untuk menghasilkan pusat gravitasi yang lebih stabil.

Prinsip serupa juga diterapkan pada teknologi e:HEV, mesin i-VTEC di Honda Brio, hingga desain gagang pintu belakang Honda HR-V dan Honda WR-V yang terintegrasi pada pilar C.

Honda juga mengedepankan Human-Centered Design, yaitu pendekatan yang menempatkan kebutuhan pengguna sebagai prioritas utama. Filosofi ini diwujudkan melalui fleksibilitas kabin Honda SuperONE, konfigurasi tiga baris Honda BR-V, dimensi kompak dan visibilitas Honda WR-V, hingga berbagai solusi fungsional pada kabin Honda STEP WGN e:HEV.

Di sisi lain, prinsip Lasting Reliability menjadi bagian penting dalam proses engineering, quality control, hingga manufaktur. Honda menilai keandalan produknya tercermin dari banyaknya kendaraan yang tetap digunakan lintas generasi, memiliki nilai jual kembali yang baik, serta didukung komunitas pengguna yang terus berkembang.

Sedangkan Timeless Character diwujudkan melalui desain yang tidak sekadar mengikuti tren. Honda SuperONE menghidupkan kembali semangat Honda City Turbo dalam interpretasi modern, sementara Honda Prelude membawa kembali karakter coupe dengan pendekatan desain dan teknologi masa kini. Filosofi yang sama juga terlihat pada Honda Brio sebagai basis personalisasi, Honda HR-V dengan desain yang bersih dan proporsional, serta Honda STEP WGN e:HEV yang mempertahankan identitas JDM yang kuat.

Melalui lima prinsip tersebut, Honda menegaskan bahwa seluruh produknya,mulai dari Honda Brio hingga Honda CR-V, serta dari mesin konvensional, hybrid, hingga kendaraan listrik tetap dikembangkan dengan tujuan yang sama, yaitu menghadirkan Engineered for Driving Joy.

Honda SuperONE menjadi representasi terbaru dari filosofi tersebut sekaligus menggambarkan arah pengembangan Honda di era elektrifikasi. Model ini ditujukan bagi konsumen yang mengutamakan pengalaman berkendara, engineering, heritage, serta hubungan emosional antara pengemudi dan kendaraan.

Sebagai langkah awal, Honda akan membuka pemesanan Honda SuperONE mulai 5 Agustus 2026, memberikan kesempatan bagi konsumen Indonesia untuk menjadi bagian dari evolusi terbaru Honda di era elektrifikasi.

 
Kendaraan Terkait Lihat Semua