Jakarta, Goodcar.id - Momentum Imlek sering dimaknai sebagai waktu terbaik untuk membersihkan rumah, memperbaiki energi, dan membuka peluang keberuntungan baru. Tak hanya ruang tamu atau kamar tidur, garasi dan mobil pun dipercaya memiliki peran penting dalam aliran energi menurut prinsip feng shui.
Dalam kepercayaan Tionghoa, mobil bukan sekadar alat transportasi, tetapi simbol pergerakan rezeki dan perjalanan hidup. Karena itu, penataan garasi dan kondisi kendaraan diyakini bisa memengaruhi kelancaran usaha, keselamatan, hingga harmoni keluarga.
Feng shui menekankan pentingnya arah. Idealnya, mobil diparkir menghadap ke luar agar melambangkan kesiapan menyambut peluang baru. Garasi yang terlalu gelap, lembap, atau sempit dipercaya dapat menghambat aliran energi (chi).
Pastikan sirkulasi udara baik dan pencahayaan cukup. Garasi yang terang dan rapi melambangkan jalan hidup yang lapang.
Membersihkan mobil sebelum Imlek bukan hanya tradisi estetika, tetapi juga simbol membuang kesialan lama. Interior yang berdebu atau penuh barang tak terpakai dianggap menghambat rezeki.
Beberapa orang juga menghindari menyimpan barang rusak di dalam mobil karena diyakini membawa energi stagnan.
Warna memiliki arti khusus dalam budaya Tionghoa:
Memilih warna kendaraan sering kali dikaitkan dengan elemen pribadi (shio atau elemen kelahiran), meski pada praktik modern lebih fleksibel dan simbolis.
Angka 8 dianggap paling membawa hoki karena pelafalannya mirip kata “makmur”. Angka 9 melambangkan umur panjang, sedangkan 6 diartikan sebagai kelancaran. Sebaliknya, sebagian orang menghindari angka 4 karena pelafalannya menyerupai kata “mati”.
Tak heran, kombinasi angka tertentu pada pelat nomor sering diburu kalangan pebisnis.
Garasi yang berantakan, bocor, atau penuh barang rusak diyakini mencerminkan hambatan finansial. Dalam feng shui, area ini sebaiknya tidak dijadikan gudang tak terurus.
Menambahkan unsur kayu (tanaman kecil), logam bersih, atau pencahayaan hangat dipercaya membantu menyeimbangkan energi.
Meski tidak semua orang mempraktikkan feng shui secara ketat, filosofi dasarnya tetap relevan: kebersihan, keteraturan, dan perawatan kendaraan secara rutin memang berdampak langsung pada kenyamanan dan keselamatan berkendara.
Pada akhirnya, feng shui garasi dan mobil dapat dimaknai sebagai pengingat untuk menjaga kesiapan diri menyambut perjalanan baru—baik secara harfiah maupun simbolis.