Beranda / Artikel / Citroën C3 Aircross Jadi Mobil Operasional Ekspedisi Elshinta Jelang Mudik Lebaran 2026
Artikel

Citroën C3 Aircross Jadi Mobil Operasional Ekspedisi Elshinta Jelang Mudik Lebaran 2026

Tigor Sihombing
09 March 2026 08:50

Jakarta, Goodcar.id - Menjelang musim mudik Lebaran 2026, berbagai pihak mulai menyiapkan langkah untuk memastikan perjalanan masyarakat berlangsung lebih lancar. Salah satu kegiatan yang kembali digelar adalah Ekspedisi Elshinta Jelang Mudik Lebaran (EEJML) 2026, program tahunan yang bertujuan memantau kondisi jalur mudik di Pulau Jawa dan Sumatera.

Dalam kegiatan ini, Citroën Indonesia ikut berpartisipasi dengan menyediakan Citroën C3 Aircross sebagai kendaraan operasional tim ekspedisi. SUV tersebut digunakan untuk menelusuri jalur mudik dan mengumpulkan informasi terkait kondisi jalan yang akan dilalui jutaan pemudik.

Acara pelepasan ekspedisi digelar pada Jumat, 6 Maret 2026, dan dihadiri oleh sejumlah instansi yang terlibat dalam pengelolaan lalu lintas dan infrastruktur perjalanan mudik. Beberapa di antaranya adalah Korlantas Polri, Kementerian Perhubungan, PT Jasa Marga, serta PT Jasa Raharja, bersama sejumlah mitra yang turut mendukung kegiatan ini.

Ekspedisi Jelajahi Jalur Mudik Jawa dan Sumatera

Program Ekspedisi Elshinta Jelang Mudik Lebaran 2026 berlangsung selama tujuh hari, mulai 6 hingga 12 Maret 2026. Selama periode tersebut, dua tim ekspedisi akan melakukan perjalanan ribuan kilometer untuk memetakan jalur mudik utama yang biasa digunakan masyarakat.

Tim pertama bertugas menelusuri jalur Lintas Jawa, dengan rute dari Jakarta menuju Surabaya. Perjalanan ini melewati jalur Pantura serta Tol Trans Jawa yang selama ini menjadi salah satu koridor utama perjalanan mudik di Pulau Jawa.

Sementara itu, tim kedua bergerak menuju Lintas Sumatera, dengan rute Jakarta – Merak – Bakauheni – Palembang melalui Jalan Lintas Sumatera. Jalur ini menjadi salah satu rute vital bagi pemudik yang menuju berbagai daerah di Sumatera.

Sepanjang perjalanan, tim ekspedisi akan memantau berbagai aspek yang berkaitan dengan kelancaran arus mudik. Beberapa di antaranya meliputi kondisi jalan, ketersediaan rest area, hingga titik-titik yang berpotensi menjadi lokasi kemacetan.

Informasi yang diperoleh dari perjalanan ini nantinya akan disampaikan kepada masyarakat sebagai referensi dalam merencanakan perjalanan mudik.

Citroën C3 Aircross Digunakan untuk Perjalanan Ribuan Kilometer

Dalam ekspedisi tersebut, Citroën C3 Aircross digunakan sebagai kendaraan utama tim untuk menempuh perjalanan lintas kota hingga lintas pulau.

SUV ini dirancang dengan kabin yang luas serta konfigurasi ruang yang mendukung perjalanan jarak jauh. Selain itu, kendaraan ini juga dibekali suspensi khas Citroën yang dirancang untuk memberikan kenyamanan saat melintasi berbagai kondisi jalan.

Ground clearance yang cukup tinggi pada Citroën C3 Aircross juga menjadi salah satu aspek yang mendukung mobilitas kendaraan saat melewati jalur yang beragam, baik di jalan tol maupun jalur arteri antar kota.

Dengan karakter tersebut, kendaraan ini digunakan untuk menunjang mobilitas tim ekspedisi selama menempuh perjalanan panjang yang mencakup berbagai rute utama mudik di Indonesia.

Head of Sales and Marketing Citroën Indonesia, Ferdinan Hendra, mengatakan bahwa partisipasi perusahaan dalam kegiatan ini bertujuan mendukung penyediaan informasi yang akurat bagi masyarakat menjelang musim mudik.

“Citroën bangga dapat mendukung Ekspedisi Elshinta Jelang Mudik Lebaran 2026. Kegiatan ini memiliki peran penting dalam memberikan informasi kondisi jalur mudik secara langsung kepada masyarakat, sehingga pemudik dapat merencanakan perjalanan dengan lebih aman dan nyaman,” ujar Ferdinan.

Menurutnya, data yang diperoleh dari ekspedisi tersebut dapat membantu masyarakat memahami kondisi jalur yang akan dilalui sebelum memulai perjalanan mudik.

Pemerintah memperkirakan jumlah masyarakat yang melakukan perjalanan mudik pada Lebaran 2026 mencapai sekitar 143 juta orang.

Berdasarkan proyeksi tersebut, puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada 18 hingga 20 Maret 2026. Sementara itu, arus balik diprediksi berlangsung pada 23 hingga 24 Maret serta 27 hingga 28 Maret 2026.

Dengan tingginya potensi pergerakan masyarakat tersebut, pemetaan kondisi jalur mudik menjadi salah satu langkah penting untuk membantu mengantisipasi kemacetan serta memastikan perjalanan berlangsung lebih lancar.

Partisipasi Citroën Indonesia dalam kegiatan Ekspedisi Elshinta Jelang Mudik Lebaran 2026 menjadi bagian dari dukungan perusahaan terhadap mobilitas masyarakat, sekaligus menghadirkan pengalaman perjalanan yang lebih nyaman dalam berbagai kondisi jalan.

 
Kendaraan Terkait Lihat Semua