Jakarta, Goodcar.id – BYD kembali menegaskan komitmennya dalam membangun ekosistem kendaraan energi baru (New Energy Vehicle/NEV) melalui kehadiran BYD Di-Space di Zhengzhou, Tiongkok. Fasilitas ini menjadi salah satu museum sains pertama di dunia yang secara khusus didedikasikan untuk edukasi dan teknologi NEV, sekaligus yang pertama di Tiongkok dengan pendekatan imersif berbasis pengalaman publik.
Berlokasi di Distrik Erqi dan diresmikan pada 2024, BYD Di-Space dirancang sebagai ruang edukasi terbuka yang memungkinkan masyarakat menelusuri perjalanan hampir tiga dekade BYD dalam mengembangkan teknologi hijau. Lebih dari sekadar museum, Di-Space menghadirkan pengalaman interaktif yang mempertemukan sejarah, inovasi, dan masa depan mobilitas berkelanjutan dalam satu ruang publik.
BYD Di-Space memiliki total area pameran dalam ruang seluas 15.000 meter persegi, dilengkapi area luar ruang seluas 8.500 meter persegi. Untuk merealisasikan proyek ini, BYD menginvestasikan dana sekitar 200 juta yuan, menjadikannya bagian strategis dari pengembangan ekosistem energi baru BYD secara global.
Fungsi utama Di-Space adalah sebagai platform edukasi publik yang mendorong literasi teknologi, sekaligus membuka dialog mengenai transisi menuju mobilitas rendah emisi. Dengan pendekatan yang inklusif dan mudah dipahami, museum ini dirancang agar teknologi kendaraan listrik tidak terasa eksklusif, melainkan dekat dengan kehidupan sehari-hari.
“BYD Di-Space bukan hanya museum, tetapi wujud komitmen kami untuk menghadirkan sejarah, sains, dan teknologi NEV ke ruang publik. Kami ingin masyarakat melihat masa depan mobilitas sebagai sesuatu yang relevan dan dapat dipahami,” ujar Eagle Zhao, President Director PT BYD Motor Indonesia.

BYD Di-Space menghadirkan empat lantai ruang pameran yang dikurasi sebagai perjalanan komprehensif memahami evolusi kendaraan energi baru.
Lantai pertama mengajak pengunjung menelusuri sejarah energi dalam transportasi, sekaligus menempatkan BYD sebagai salah satu pelopor global NEV. Di area ini, pengunjung dapat melihat perjalanan evolusi kendaraan BYD, mulai dari mobil konsep pertama BYD ET yang diperkenalkan pada 2004 hingga model-model kendaraan listrik modern saat ini. Pendekatan historis ini memberi konteks kuat tentang bagaimana inovasi masa kini berakar dari perjalanan panjang riset dan pengembangan.
Lantai kedua dan ketiga menawarkan pengalaman yang lebih imersif melalui simulasi proses manufaktur serta pameran teknologi inti BYD. Beragam inovasi ditampilkan, mulai dari Blade Battery, e-Platform, sistem suspensi cerdas Yun Nian, hingga teknologi Dual Mode (DM) generasi kelima. Salah satu instalasi paling mencolok adalah Patent Waterfall, visualisasi lebih dari 10.000 paten BYD yang menegaskan kekuatan riset dan pengembangan sebagai fondasi industri NEV.
Lantai keempat difungsikan sebagai ruang pembelajaran sains dan edukasi lintas generasi. Area ini dilengkapi ruang kelas multifungsi dan ruang terbuka yang dapat dikurasi untuk berbagai kegiatan, mulai dari edukasi pelajar, diskusi komunitas, hingga forum publik. Peran ini memperkuat posisi Di-Space sebagai public learning platform, bukan sekadar ruang pameran pasif.
Melengkapi fungsinya, BYD Di-Space juga menghadirkan plaza terbuka dan aula multifungsi untuk pameran seni, kompetisi teknologi, serta kegiatan komunitas. Terdapat pula area Naked-Eye 3D Folding Corner seluas 260 meter persegi yang menyajikan visualisasi imersif evolusi NEV BYD. Selain itu, area showroom menampilkan berbagai model kendaraan BYD Group, memungkinkan pengunjung menghubungkan pemahaman teknologi dengan produk nyata.
Kehadiran BYD Di-Space memberikan gambaran konkret tentang pendekatan BYD dalam membangun ekosistem NEV secara menyeluruh, tidak hanya melalui produk, tetapi juga melalui edukasi publik dan keterbukaan teknologi. Inisiatif ini memperkuat posisi BYD sebagai salah satu penggerak utama transisi menuju mobilitas berkelanjutan di tingkat global.